makam raja firaun tutankhamun

Makam Raja Tutankhamun, Kisah Ditemukannya Mumi Firaun berusia 4000 tahun!

Hai, Sobat Zenius! Pernah mendengar kisah tentang Raja Tutankhamun? Atau pernah mendengar kisah Raja Firaun Mesir? Well, kisah mengenai raja-raja Mesir ini memang sangat menarik diikuti. Buktinya, banyak sekali film yang mengangkat tema Mesir Kuno, seperti film Prince of Egypt, The Mummy, dan masih banyak lagi. 

Menariknya lagi, ada film yang mengangkat kisah Raja Tutankhamun juga, loh! Kalau kalian pernah mendengar film The Curse of King Tut’s Tomb atau TUT Series, kedua film ini membahas kisah sang Raja Firaun Tutankhamun. 

Tak dapat dipungkiri, Mesir merupakan sumber harta arkeologi terkaya yang ada di bumi. Dan, penemuan makam Raja Tut merupakan penemuan arkeologi terbesar sepanjang masa. Oleh karena itu, kisah penemuan makamnya pun sangat menarik untuk dibahas, nih, guys

Yuk, langsung saja kita bahas penemuan makam yang hampir tidak pernah tersentuh lebih dari 3000 tahun ini!

Raja Tutankhamun

makam raja firaun tutankhamun
King Tutankhamun. Sumber: nationalgeographic.org

Siapa, sih, Raja Tutankhamun? Well, sebelum membahas kisah ditemukannya makam Firaun Tutankhamun. Sebaiknya, kita mengetahui dahulu, nih, profil singkat dari Raja Mesir Kuno ini.

Tutankhamun atau yang lebih dikenal dengan sebutan Raja Tut, King Tut, King Tutankhamun, atau Raja Tutankhamun adalah salah satu firaun Mesir kuno. Meski begitu, masa pemerintahan Firaun Tutankhamun ini tidak begitu lama. Ia memerintah mesir sejak tahun 1333 SM, saat ia berumur sembilan tahun hingga meninggal di tahun 1323 SM.

Setelah meninggal, ia dimumikan sesuai dengan tradisi di Mesir dan dimakamkan bersamaan dengan harta karun, perhiasan, dan berbagai karya seni. Oh iya, apabila kalian ingin mengetahui lebih jauh mengenai proses mumifikasi, kalian bisa membaca artikel ‘Proses Mumifikasi dalam Tradisi Mesir Kuno’ ini, ya!

Ditemukannya Makam Raja Tutankhamun

Howard Carter merupakan seorang arkeolog Inggris yang pindah ke Mesir. Ia memiliki bakat yang luar biasa dalam artistik sehingga memutuskan untuk menggunakan keterampilannya itu untuk bekerja sebagai ilustrator bersama para arkeolog. 

penemu mumi tutankhamun
Howard Carter. Sumber: thoughtco.com

Selama bergabung dengan para arkeolog, Carter mempelajari banyak hal tentang arkeologi. Hingga akhirnya, Carter pun menjadi seorang arkeolog. Selama menjadi arkeolog, Carter memiliki ketertarikan dan keinginan yang besar untuk bekerja di Lembah Para Raja (Valley of the Kings), Luxor, Mesir. 

Sementara itu, seorang bangsawan Inggris Lord Carnarvon juga memiliki ketertarikan dengan Lembah Para Raja. Ia pun bersedia untuk mendanai penggalian dan memberikan izin menggali pada tahun 1914.

makam raja tutankhamun
Lembah para raja. Sumber: britannica.com

Akan tetapi, pecahnya Perang Dunia ke-1 menyebabkan rencana penggalian ini sempat tertunda, nih, guys! 

Hingga berakhirnya Perang Dunia ke-1 pada tahun 1917, Carter dan Carnarvon pun melanjutkan rencana penggalian. Namun, setelah bertahun-tahun melakukan penggalian nyatanya Carter tidak menemukan hasil apapun. 

Hingga pada tahun 1922, Carnarvon yang merasa frustasi pun mengatakan pada Carter jika ia ingin menarik dana penggalian ini apabila tidak ada hasil apapun. Mendengar hal tersebut Carter pun mencoba meyakinkan Carnarvon dan meminta waktu 1 tahun lagi. Akhirnya, Carnarvon pun menyetujuinya dan memberikan Carter waktu 1 tahun. 

Carter tidak patah semangat dan terus melanjutkan proyek penggalian makam. Seperti kata pepatah, usaha memang tidak mengkhianati hasil. Akhirnya, pada tanggal 4 November 1922, anggota tim dari Carter menemukan anak tangga pertama menuju bawah tanah. Carter dan tim pun merasa sangat senang dan terus melanjutkan penggalian tersebut. 

makam raja tutankhamun
Makam Tutankhamun. Sumber: britannica.com

Hingga keesokan paginya pada tanggal 5 November 1922, 12 anak tangga menuju ke bawah pun terungkap dan terlihat juga bagian atas dari pintu masuk. 

Kemudian, pada tanggal 6 November 1922, Carter pun segera mengirim telegram ke Carnarvon untuk memberitahukannya tentang penemuan luar biasa tersebut. Tiga minggu kemudian, pada tanggal 23 November, Carnarvon dan putrinya Lady Evelyn Herbert tiba di Luxor, Mesir. 

Lalu, keesokan harinya, Carter dan timnya pun memulai penggalian kembali. Akhirnya, pada akhir November, ditemukanlah ruang depan dari makam Raja Tutankhamun. 

makam king tutankhamun
Howard Carter dan Lord Carnarvon di depan makam Tutankhamun. Sumber: historyhit.com

Makam ini berukuran cukup kecil untuk seorang Firaun Mesir sehingga para arkeolog berpendapat jika kematian Raja Tutankhamun pasti secara tidak terduga. Makam yang sudah berusia 4000 tahun ini terdiri dari empat ruangan yaitu lampiran (annex), ruang depan (antechamber), ruang pemakaman (burial chamber), dan perbendaharaan (treasury).

makam raja firaun tutankhamun
Peta makam Raja Tutankhamun. Sumber: tutstresure.weebly.com

Ruang Depan Makam Raja Tutankhamun

makam raja tutankhamun
Ruang depan makam Raja Tutankhamun. Sumber: egy-king.com

Di dalam ruangan Annex terdapat berbagai barang seperti permainan papan, piring, dan minyak yang tersimpan dalam keadaan berantakan. Sementara itu, di ruang depan makam dipenuhi dengan lebih dari 5000 artefak, termasuk patung emas, furnitur, kereta, pakaian, senjata, dan 130 tongkat raja yang lumpuh. 

Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa sebuah makam berisikan barang-barang tersebut. Sebenarnya, ini hal yang wajar dilakukan oleh orang-orang Mesir kuno, loh! Pasalnya, mereka percaya dengan menyimpan artefak dan harta karun dapat menemani sang Firaun Tutankhamun menuju alam baka. 

makam raja tutankhamun
Ruang depan makam King Tut. Sumber: stringfixer.com

Sebelum membuka pintu masuk ke dalam makam Tutankhamun, barang-barang peninggalan yang ada di ruang depan harus dipindahkan terlebih dahulu. Selain itu, barang-barang tersebut juga harus didokumentasikan dahulu, kemudian dipindahkan secara hati-hati. Oleh karena itu, Carter membutuhkan waktu hingga tujuh minggu untuk membersihkan ruang depan ini. 

Kamar Pemakaman Raja Tutankhamun

makam king tutankhamun
Pintu masuk makam Tutankhamun pemisah antara ruang depan dengan ruang makam firaun. Sumber: thoughtco.com

Lalu, tanggal 17 Februari 1923, akhirnya Carter dan tim mulai membongkar pintu masuk menuju kamar pemakaman. Sarkofagus Raja Tutankhamun pun akhirnya terungkap. Peti mati tersebut dalam bentuk manusia dengan panjang 7 kaki 4 inci dan terdiri dari 3 lapis. Lapis terdalam terbuat dari emas sedangkan dua lapis terluar terbuat dari kayu. 

mumi tutankhamun
29-30 Oktober 1925, Carter dan seorang pekerja Mesir memeriksa peti Raja Tutankhamun. Sumber: bbc.com

Di dalam peti tersebut ditemukan topeng dari emas yang dipakai di kepala mumi Tutankhamun. Tak hanya itu, ditemukan juga banyak perhiasan, belati, serta jimat di atas mumi Tutankhamun. Hasil otopsi mengatakan bahwa Firaun Tutankhamun bukanlah seorang pria tua, melainkan seorang pemuda berusia antara 17-19 tahun.

firaun tutankhamun
Topeng emas yang terdapat dalam peti mumi Tutankhamun. Sumber: khanacademy.org

Baca Juga: Hari Toilet Sedunia, Sejarah Toilet dan Perannya dalam Perkembangan Peradaban!

Ruang Perbendaharaan

makam raja firaun tutankhamun
Patung anubis yang berada di ruang perbendaharaan. Sumber: rarehistoricalphoto.com

Di sebelah kanan ruang pemakaman, terdapat pintu masuk ke ruang perbendaharaan. Di sini tersimpan tersimpan organ-organ dalam Raja Tutankhamun yang sudah dibalsem serta tersimpan banyak harta karun. Selain itu, ditemukan juga peti mati kecil yang berisi dua janin prematur yang sudah dimumikan. Menurut para ahli, dua mumi ini merupakan anak-anak dari Tutankhamun. 

makam raja firaun tutankhamun
Ruang Perbendaharaan. Sumber: rarehistoricalphoto.com

Kutukan Makam Mumi Firaun

Meninggalnya Lord Carnarvon empat bulan setelah menyaksikan makam Raja Tutankhamun sering dikaitkan dengan “Kutukan Firaun”. Pasalnya, di atas pintu masuk menuju ruang pemakaman terdapat tulisan hieroglif kuno yang berarti “Kematian akan datang bagai kepakan sayap pada mereka yang mengganggu istirahat Pharaoh”. Konon, dalam kurun waktu 12 tahun, beberapa orang yang ikut menyaksikan makam Firaun Tutankhamun meninggal setelahnya. 

Di tahun 1923, Pangeran Ali Kemal Fahmy yang ikut menyaksikan makam Raja Tut telah ditembak mati oleh istrinya. Selain itu, di tahun 1924, Sir Archibold Douglas Reid ilmuwan yang meneliti Mumi Tutankhamun meninggal akibat penyakit. 

Disusul oleh Arthur Mace anggota tim penggalian yang meninggal dunia di tahun 1928. Dan, masih terdapat beberapa daftar korban lainnya yang meninggal dunia setelah melihat makam King Tut. Meskipun begitu, tidak semua orang memercayai tentang kutukan Firaun ini. Nah, kalau Sobat Zenius percaya, gak, nih? Hehe.

Baca Juga: Sejarah Rupiah dan Sebelum ada Rupiah, Dengan Mata Uang Apa Orang Indonesia Bertransaksi?

Well, itu dia kisah ditemukannya makam Raja Tutankhamun. Tak bisa dipungkiri bahwa Mesir merupakan sumber harta arkeologi terkaya di bumi. Dan, penemuan makam Raja Tut merupakan salah satu penemuan besar yang dapat menulis sejarah kuno. Bahkan, sampai sekarang Lembah Para Raja masih terus didatangi oleh para turis asing. 

Setelah membaca kisah ini, pasti banyak dari kalian yang tertarik menjadi seorang arkeolog seperti Carter, bukan? Nah, bagi kalian yang tertarik dengan jurusan arkeolog, di Indonesia juga ada loh jurusan arkeolog. Beberapa PTN yang bisa kalian pilih yaitu UI, UGM, Universitas Jambi, dan masih banyak lagi. 

Oh iya, kalau masih ada yang ingin ditanyakan mengenai kisah Raja Tutankhamun ini, bisa langsung komen di bawah, ya. See you!

Referensi:

History. 2020. Tutankhamun. Diakses melalui situs https://www.history.com/topics/ancient-history/tutankhamen

Britannica. 2021. Tutankhamun King of Egypt. Diakses melalui situs https://www.britannica.com/biography/Tutankhamun

National Geographic. 2021. Nov 4, 1922 CE: Excavation King Tutankhamun’s Tomb Begins. Diakses melalui situs. https://www.nationalgeographic.org/thisday/nov4/king-tuts-tomb-discovered/

BBC. 2021. King Tutankhamun: How a tomb cast a spell on the world. Diakses melalui situs. https://www.bbc.com/culture/article/20191029-king-tutankhamun-the-tragic-cause-of-the-pharaohs-cult

Historyhit. 2021. How was Tutankhamun’s Tomb Discovered? Diakses melalui situs https://www.historyhit.com/entrance-tutankhamens-tomb-found/

Thoughtco. 2021. The Discovery of King Tut’s Tomb. Diakses melalui situs https://www.thoughtco.com/tomb-of-king-tut-discovered-1779242