Istilah PTS, PAS, dan PAT selalu muncul di dunia sekolah, dari SD, SMP, sampai SMA. Pada dasarnya, baik PTS, PAS, maupun PAT merujuk pada ujian yang ditempuh tiap tahun ajaran, meski sebelumnya disebut dengan istilah berbeda.

Hasil penilaian ketiga ujian ini akan jadi bahan pengisian nilai rapor tiap semesternya. Selain jadi pertimbangan kelulusan SMA, nilai rapor juga bisa dipakai buat seleksi SNMPTN. Singkatnya, SNMPTN adalah jalur penerimaan perguruan tinggi yang menyeleksi siswa berdasarkan nilai rapor semester 1-5 dan prestasi akademis/non-akademis selama SMA.

Apa itu PTS, PAS, PAT?

Sebelum masuk ke maknanya, perlu diingat kalau ada 2 semester dalam satu tahun ajaran:

  1. Semester Ganjil : Juli-Desember

  2. Semester Genap : Januari-Juni

Ada beberapa ujian di tiap semester, yaitu sebagai berikut.

Penilaian Tengah Semester

Penilaian Tengah Semester

Sebelumnya, Penilaian Tengah Semester atau PTS dikenal dengan istilah Ujian Tengah Semester (UTS). Dalam kurikulum terbaru, istilah diganti jadi PTS, namun inti kegiatannya tetap sama. PTS menguji seluruh materi pelajaran yang telah diberikan selama tiga bulan akademis pertama, baik di semester ganjil (PTS ganjil) maupun semester genap (PTS genap).

Penilaian Akhir Semester

Penilaian Akhir Semester

PAS adalah singkatan dari Penilaian Akhir Semester. Sebelumnya, PAS dikenal dengan istilah Ujian Akhir Semester (UAS). PAS dilaksanakan tiap akhir semester ganjil. PAS bertujuan menguji capaian pembelajaran selama 6 bulan (semester satu).

Penilaian Akhir Tahun

Penilaian Akhir Tahun

Karena sama-sama dilaksanakan pada akhir semester, PAT dan PAS sering dianggap sama. Padahal, keduanya beda karena pelaksanaan PAT di akhir tahun ajaran (semester genap), sedangkan PAS di akhir semester ganjil. Dulunya, PAT lebih dikenal dengan nama Ujian Kenaikan Kelas. PAT hanya diikuti kelas 7 dan 8 SMP serta 10 dan 11 SMA, sebagai syarat kenaikan kelas. Di sisi lain, siswa kelas 9 SMP dan 12 SMA akan mengikuti Ujian Sekolah (US) sebagai syarat kelulusan.

Materi PTS, PAS, dan PAT

Pada dasarnya, PTS, PAS, dan PAT menguji semua mata pelajaran yang telah diberikan sebelum hari-H ujian. PTS menguji materi pelajaran selama tiga bulan pertama tiap semester; PAS menguji materi pelajaran yang diberikan sepanjang semester ganjil; PAT menguji materi pelajaran yang diberikan sepanjang semester genap. Beberapa guru mungkin menguji seluruh materi semester ganjil dan genap pada PAT.

Nah, Zenius punya puluhan ribu video materi belajar yang bisa bantu persiapan PTS, PAS, PAT untuk sebagian besar mata pelajaran dari kelas 1 SD-12 SMA. Kamu bisa buka link di bawah ini sesuai kelas dan mata pelajaran yang mau kamu pelajari.

Pelaksanaan PTS, PAS, PAT

Jadwal Pelaksanaan PTS, PAS, PAT

Pemerintah daerah akan merilis kalender akademis tiap tahun ajaran. Kalender akademis dari Pemda ini akan jadi patokan tiap sekolah untuk menetapkan jadwal pelaksanaan PTS, PAS, dan PAT di sekolah masing-masing. Perkiraan jadwal masing-masing ujian di bawah ini berdasarkan pelaksanaannya tiap tahun ajaran di wilayah DKI Jakarta. Daerah lain bisa 1-2 minggu lebih awal atau telat.

KegiatanPelaksanann
PTSBiasanya dilaksanakan sekitar bulan September (semester ganjil) dan Februari (semester genap). Jadwal pelaksanaan tergantung ketentuan dari tiap sekolah.
PASDilakuakan setiap akhir semester ganjil, biasanya di bulan Desember.
PAT Biasanya dilakukan pada bulan Juni di akhir semester genap sebagai ujian kenaikan kelas.

Sistem Penilaian PTS, PAS, dan PAT

Sekolah dan guru tiap pelajaran dibebaskan untuk melaksanakan ujian dengan format atau bentuk yang dirasa sesuai, bisa berupa ujian pilihan ganda, isian singkat, atau soal uraian/esai.

Hasil PTS, PAS, dan PAT selanjutnya akan diolah guru berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Angka KKM menjadi batas untuk menentukan mampu atau tidaknya siswa menguasai suatu materi pelajaran. Guru merumuskan sendiri angka KKM dengan mempertimbangkan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, dan kondisi sekolah. Jadi, lain mata pelajaran, lain pula angka KKM-nya.

Tiap sekolah juga berhak menentukan angka KKM-nya masing-masing. Misal, sekolah A untuk mata pelajaran Matematika, menetapkan angka KKM sebesar 65. Sementara sekolah B untuk mata pelajaran yang sama, angka KKM-nya mencapai 70. Meskipun berbeda-beda dalam angka, KKM berfungsi sama di tiap sekolah sebagai angka minimal yang wajib dicapai. Di bawah angka tersebut, siswa harus mengikuti remedial.

Hasil Penilaian PTS, PAS, dan PAT

Hasil penilaian PTS, PAS, dan PAT menjadi bahan pengisian rapor siswa, namun bukan satu-satunya indikator kenaikan kelas. Untuk mengukur kemampuan siswa naik tingkat, ada beberapa indikator lain yang berpengaruh antara lain:

  • Penugasan selama proses belajar-mengajar: dilakukan secara individu maupun kelompok sesuai karakteristik tugas. Penugasan lebih ditekankan pada pemecahan masalah dan tugas produktif lainnya.s
  • Penilaian sikap/karakter: menjadi tanggung jawab wali kelas, dilakukan melalui observasi dan teknik penilaian lain yang relevan.s
  • Penilaian keterampilan: dilakukan untuk menilai kemampuan siswa menerapkan pengetahuan dalam melakukan tugas tertentu.s

Selain jadi pertimbangan kelulusan SMA, nilai rapor juga bisa dipakai buat seleksi SNMPTN. SNMPTN adalah jalur penerimaan perguruan tinggi yang menyeleksi siswa berdasarkan nilai rapor semester 1-5 dan prestasi akademis/non-akademis selama SMA.

Tips Belajar Menghadapi PTS, PAS, PAT

Sesuai penjabaran di atas, bentuk ujian dan cara menilai PTS, PAS, dan PAT bergantung kreativitas guru mapel masing-masing. Untuk mapel yang sama aja, beda guru, bisa beda banget soalnya. Nah, gimana caranya menghadapi variasi bentuk ujian dan soal yang macam-macam ini? Kamu perlu punya fondasi yang kokoh!

Coba mulai tanamkan mindset belajar untuk paham materi sampai ke akarnya. Ketimbang cuma menghafal rumus/definisi yang akhirnya bakal kamu lupakan kelar ujian, coba deh pahami, “Dari mana sih asalnya rumus ini?” atau “Kenapa sih ada definisi begini?”

Ketika belajar dengan mindset seperti ini, kamu akan dapat faedah yang ga bakal kamu dapetin kalau belajarnya cuma dengan menghafal. Apa aja?

Pertama, proses belajar tuh jadi lebih seru karena kamu berusaha menelusuri cerita dibalik suatu rumus/definisi. Beda banget dengan menghafal yang bikin belajar itu boring. Terus, pas kamu udah tahu asal-usul dari rumus/definisi, pastinya lebih nempel di otak, daripada hafal doang.

Walaupun awalnya terkesan ribet dan butuh waktu lebih lama untuk paham materi sampai ke akarnya daripada sekadar ngafal dengan SKS (sistem kebut semalam), sebenarnya mindset ini akan membangun proses belajar kamu jadi lebih efisien. Kok bisa?

Tiap bab pelajaran itu terkoneksi satu sama lain. Supaya bisa nyambung belajar suatu bab, kamu perlu paham materi di bab-bab sebelumnya. Bayangin kalau kamu cuma ngafal SKS di bab-bab sebelumnya. Tiap mau ulangan atau ujian semester, kemungkinan besar kamu ngafal atau belajar ulang dari awal lagi.

Tapii.. Kalau kamu paham sampai ke akarnya, bakal lebih mudah memahami materi di bab selanjutnya. Malah berasa nyambungnya. Kamu juga jadi ga perlu belajar ulang tiap kali mau ulangan atau ujian semester. Belajarnya jadi lebih efisien dan hemat waktu kan?! :) Kamu jadi bisa punya waktu lebih buat kegiatan lain sebagai remaja, mulai dari ikut organisasi, ikut lomba, eksplor hobi, hangout sama teman, atau bahkan pacaran. Jadi, akademis aman, sosial juga aman ;)

Kalau udah punya fondasi yang kokoh, matengin persiapan PTS, PAS, dan PAT dengan perbanyak latihan soal. Ini bakal ngebantu banget untuk mengekspos diri kamu dengan buanyak bentuk variasi soal. Jadi, nanti ga kaget lagi dengan variasi soal yang dibikin masing-masing guru. Latihan soal yang banyak menjelang ujian, juga bantu kamu ga kagok menghadapi suasana ujian.

Penting juga untuk cari tahu format ujian dan penilaian guru-guru. Kalau kamu udah tahu “aturan main” masing-masing guru, bikin strategi custom untuk tiap mapel. Ada guru yang ujiannya pake soal pilihan ganda, di sini latihan soal ngebantu banget. Ada guru yang ujiannya pake soal esai, mungkin kamu perlu perbanyak refresh konsep materinya. Dan lain-lain.

Gimana Zenius Bisa Bantu Persiapan PTS, PAS, dan PAT?

Nah, untuk menemani persiapan PTS, PAS, dan PAT; Zenius punya berbagai fitur yang bisa sangat membantu kamu belajarl. Berikut fitur-fitur Zenius yang bisa kamu manfaatkan untuk senjata menaklukkan PTS, PAS, dan PAT:

Video Materi dan Latihan Soal

Video Materi dan Latihan Soal

Ratusan ribu video dan latihan soal untuk SD, SMP, SMA siap nemenin kamu belajar kapan aja, mulai dari mana aja. Kepepet butuh review materi pagi-pagi sebelum ujian, bisa. Mau belajar ulang dari awal semalaman suntuk, bisa. Setiap bab materi dilengkapi pembelajaran konsep dan latihan soal untuk mengevaluasi pemahamanmu. Belajarnya juga nyaman karena video materi Zenius disajikan dalam berbagai format, mulai dari whiteboard sampai video animasi. Tinggal sesuaikan aja dengan kuota dan mood belajar kamu.

Live Class

Live Class

Kalau lewat video materi, kamu bisa belajar mandiri buat memahami materi dasarnya, kamu bisa dapetin pengalaman belajar interaktif langsung bareng tutor dengan fitur Live Class Zenius. Kamu bisa mantepin pemahaman materi dengan insight keren dari tutor-tutor andalan Zenius. Beda dengan penyampaian materi video belajar yang satu arah, Live Class menghadirkan tutor untuk berinteraksi langsung dengan kamu. Kalau kamu punya pertanyaan, bisa langsung dijawab tutor saat sesi Live Class.

Prediksi PTS, PAS, dan PAT

Prediksi PTS, PAS, dan PAT

Lewat fitur Prediksi PTS/PAS/PAT, Zenius mencoba mensimulasikan kondisi ujian yang sebenarnya. Beda dengan latihan soal, di fitur ini, kamu bakal ngerjain soal dengan dibatasi waktu. Jadi kamu bisa berlatih buat manage waktu ngerjain ujian. Enaknya lagi, sistemnya akan otomatis hitungin skor yang kamu dapat. Ada pembahasan soal juga untuk evaluasi kelemahan. Cobain fitur Prediksi PTS/PAS/PAT GRATIS lewat laman Try Out di zenius.net.

Kata Mereka yang Pernah Belajar Bareng Zenius

Picture of the author

Indah Shafira

Master in Education - Harvard University

Indah Shafira

Zenius ngajarin aku pola pikir logis yang membantuku melewati tantangan hidup, apalagi pas kuliah di luar negeri. Dari Zenius, aku juga belajar untuk melihat masalah dari banyak sudut pandang, yang membantuku berperan sebagai Konsultan Pendidikan di Bank Dunia.

Coba kerjain Try Out nya lewat web ataupun Zenius app

Coba Lewat Web

ios
android