Belajar
ZeniusLand
Guru
Profesional

Panduan Lengkap: SBMPTN

Informasi Umum

Apa Itu SBMPTN?

`Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) adalah seleksi masuk PTN dengan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria lain yang ditetapkan bersama oleh PTN. Jadi, sejak tahun 2019, SBMPTN sudah tidak menggunakan ujian lagi. Peserta harus mendapatkan nilai UTBK terlebih dahulu, setelah itu baru mendaftarkan diri di SBMPTN, termasuk memilih PTN dan jurusannya. UTBK itu ujiannya, SBMPTN itu seleksinya. `

`Dengan begitu, strategi memilih PTN dan jurusan akan sangat menentukan kelulusan kamu di SBMPTN ini. Khusus untuk SBMPTN tahun 2020 dan 2021, proses seleksi dilakukan secara bersamaan (UTBK-SBMPTN).`

Syarat Mendaftar SBMPTN 2021

`Keikutsertaan dalam UTBK merupakan syarat utama yang harus kamu penuhi untuk mengikuti SBMPTN 2021. Adapun persyaratan lainnya adalah sebagai berikut:`

  1. `Memiliki akun LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi).`
  2. `Siswa SMA/MA/SMK/sederajat lulusan tahun 2019, 2020, dan yang akan lulus tahun 2021 dengan usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021). `
  3. `Tidak lulus pada jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2019, 2020, dan 2021.`
  4. `Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga, maka wajib menyertakan portofolio.`
  5. `Peserta harus membayar biaya UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.`

Oke, jelas ya kalau syarat utama dalam mendaftar SBMPTN adalah keikutsertaan dalam UTBK. Jadi, seleksinya benar-benar murni dari performa peserta saat ujian. Tidak peduli saat SMA dulu kamu peringkat satu atau selalu yang paling bawah, tidak peduli kamu dari keluarga kaya atau kurang mampu. Selama nilai UTBK kamu nanti bagus dan sesuai dengan standar PTN dan program studi yang kamu ambil, kamu bisa lolos.

Pelaksanaan SBMPTN

Tahapan Pendaftaran SBMPTN 2021

`Setelah kamu memenuhi persyaratan mengikuti SBMPTN 2021, langkah selanjutnya adalah melakukan pendaftaran. Alur pendaftaran SBMPTN 2021 secara umum relatif simpel. Tahun 2021, pelaksanaan UTBK dan SBMPTN digabung lagi seperti pada tahun sebelumnya. Jadi, pas daftar UTBK (buat ujiannya), sekaligus daftar SBMPTN (pilih prodinya).`

`Berikut ini langkah-langkah dalam mendaftar UTBK-SBMPTN 2021.`

  • Login ke portal http://portal.ltmpt.ac.id menggunakan email dan password yang sudah kamu daftarkan. Kalau belum memiliki akun LTMPT, lakukan registrasi terlebih dahulu.
  • Lengkapi data diri kamu.
  • Pilih PTN dan program studi yang kamu inginkan.
  • Unggah portofolio bagi kamu yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga. Tata cara pengisian portofolionya bisa kamu unduh di laman http://download.sbmptn.ac.id
  • Pilih lokasi UTBK dan waktu/gelombang yang kamu inginkan.
  • Cek nomor pendaftaran yang tertera.
  • Lakukan konfirmasi kartu peserta ujian.
  • Jangan lupa untuk mengunduh kartu peserta ujian.

Setelah kartu peserta ujian sudah kamu konfirmasi, maka kamu tidak bisa lagi untuk mengganti data diri maupun pilihan program studi. Jadi, pastikan kamu mempersiapkannya dengan matang sebelum melakukan pendaftaran. Saat melakukan pendaftaran, kamu juga harus teliti dan kroscek lagi sampai data benar-benar sesuai dan meyakinkan.

Selain itu, kamu juga tidak perlu menginput nilai UTBK, karena data akan secara otomatis terhubung ke sistem data LTMPT, sehingga PTN bisa langsung melihat nilai UTBK kamu.

Jadwal SBMPTN 2021

Pelaksanaan UTBK akan dibagi menjadi 2 gelombang, dan setiap peserta hanya boleh memilih pada satu gelombang saja. Untuk pilihan gelombang dan lokasi UTBK, kamu harus mengisinya pada saat pendaftaran. Jadi, pastikan di waktu yang tertera ini kamu sudah mempersiapkan semuanya dengan baik ya.

Berikut adalah jadwal pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021.

WaktuKegiatan
7 Februari - 12 Maret 2021Registrasi akun LTMPT
15 Maret - 1 April 2021Pendaftaran UTBK-SBMPTN
12 - 18 April 2021Pelaksanaan UTBK Gelombang I
26 April - 2 Mei 2021Pelaksanaan UTBK Gelombang II
14 Juni pukul 15:00Pengumuman hasil SBMPTN

Ketentuan Umum SBMPTN 2021

SBMPTN 2021 memiliki ketentuan umum yang harus ditaati oleh para pesertanya. Berikut adalah ketentuannya.

  • Peserta hanya boleh mengikuti UTBK 2021 sebanyak satu kali.
  • Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk mengikuti SBMPTN dan seleksi calon mahasiswa di PTN tahun 2021. Jadi, kalau pada tahun 2020 kamu sudah pernah mengikuti UTBK, maka kamu harus tetap mengikuti UTBK lagi di tahun 2021 untuk mengikuti SBMPTN 2021.
  • Pilih PTN dan program studi yang kamu inginkan.
  • Kelulusan SBMPTN 2021 didasarkan pada hasil UTBK dan bisa ditambah dengan kriteria lain yang sesuai dengan prestasi atau talenta yang dimiliki peserta.

Ketentuan Memilih PTN dan Program Studi

Selain ketentuan umum, SBMPTN 2021 juga memiliki ketentuan bagi pesertanya saat memilih PTN dan program studi yang diinginkan. Dengan kamu memperhatikan ketentuan ini, maka kamu bisa membuat strategi dalam memilih PTN dan program studinya supaya peluang untuk lulus SBMPTN 2021 semakin besar. Berikut ini ketentuannya.

Program studi yang ada di PTN terbagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok Saintek dan kelompok Soshum. Supaya mudah dalam membedakannya, kamu bisa menggunakan istilah IPA untuk Saintek dan IPS untuk Soshum.
  • Contoh kelompok Saintek (sains dan teknologi): Pendidikan Dokter, Kedokteran Gigi, Farmasi, Pertanian, Teknik, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Statistika.
  • Contoh kelompok Soshum (sosial dan humaniora): Bahasa dan Sastra, Seni, Manajemen, Ekonomi, PGSD, Akuntansi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Politik, Hukum, Hubungan Internasional.
Kamu dapat memilih maksimal dua program studi, baik keduanya dalam PTN yang sama, maupun masing-masing berada pada PTN yang berbeda. Perhatikan juga ketentuan di bawah ini.
  • jika semua program studi yang dipilih berasal dari kelompok Saintek, maka peserta mengikuti kelompok ujian Saintek.
  • jika semua program studi yang dipilih berasal dari kelompok Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Soshum.
  • jika peserta memilih program studi dari kelompok Saintek dan Soshum, maka peserta mengikuti kelompok ujian Campuran.
Proses seleksi SBMPTN dilakukan berdasarkan urutan pilihan program studi yang kamu ambil. PTN akan terlebih dahulu menyeleksi pilihan pertama kamu. Kalau kemudian pilihan pertama dinyatakan lolos, maka pilihan kedua tidak akan diikutkan seleksi lagi. Tapi, kalau ternyata pilihan pertama kamu tidak lolos, baru berkas kamu dilempar ke PTN pilihan berikutnya.
Daftar PTN/Politeknik dan program studi, daya tampung, dan jumlah peminat bisa dilihat di https://sidata-ptn.ltmpt.ac.id/ptn_sb.php

Penerimaan SBMPTN

Persentase Kelulusan SBMPTN 2021

Memangnya seberapa besar sih tingkat persentase kelulusan UTBK-SBMPTN pada tingkatan Nasional? Coba kamu perhatikan ilustrasi di bawah ini.

Dari total peserta yang mengikuti UTBK-SBMPTN, kurang dari 25% peserta lulus SBMPTN. Sisanya mengalami kegagalan. Ada banyak sekali faktor yang menyebabkan peserta gagal dalam SBMPTN. Untuk meminimalisir kegagalan dan memperbesar peluang lulus, kamu perlu strategi yang matang dalam menghadapi UTBK-SBMPTN 2021.

Strategi Memaksimalkan Peluang di SBMPTN

Walaupun SBMPTN adalah seleksinya, bukan berarti kamu bisa asal daftar dan pilih. Strategi yang matang bisa bantu kamu memaksimalkan peluang lulus di jurusan dan PTN yang kamu inginkan. Apa saja strategi yang harus dipersiapkan? Simak uraian di bawah ini.

Mayoritas dari kita pasti ingin tembus di PTN favorit seperti UI, ITB, UGM, UNPAD, dll. Tentu saja jurusannya juga yang favorit. Tapi, perlu kamu ingat bahwa PTN favorit dengan jurusan yang favorit tentu memiliki banyak sekali peminat, yang berarti tingkat persaingan akan semakin tinggi.

Supaya peluang kamu diterima di SBMPTN besar, kamu juga harus mempertimbangkan pilihan PTN dan jurusan yang sesuai dengan kemampuan kamu. Memang benar bahwa impian harus dikejar dan tidak ada yang tidak mungkin. Tapi, memahami kemampuan diri khususnya dalam bidang akademik juga tidak boleh disepelekan.

`Nah gimana caranya mengukur kemampuan diri sendiri? `

Kamu bisa evaluasi nilai tryout UTBK kamu. Inilah gunanya kamu rajin ikut tryout. Kamu jadi tau kemampuan kamu udah sampai mana. Kamu jadi bisa ambil pilihan yang realistis. Jadi kamu ga pilih jurusan berdasarkan harapan kosong belaka. Tapi beneran keukur berdasarkan kemampuanmu. Jujurlah pada diri sendiri. Kalau memang kamu langganan dapat nilai 500-an pas tryout, terima itu.

Kalau kamu paksakan, peluang untuk lulus SBMPTN di jurusan tersebut semakin kecil, karena sainganmu pasti banyak yang unggul di bidang tersebut. Meskipun ternyata kamu lulus SBMPTN berkat usaha keras kamu berlatih soal, kamu akan kesulitan lulus dari jurusan tersebut karena tidak sesuai dengan kemampuan yang dominan dalam diri kamu. Jadi, pahami kemampuan diri sendiri ya!

Kamu bisa menganalisis kelulusan dengan melihat histori nilai UTBK yang lolos ke tiap prodi pada tahun sebelumnya, lalu bandingkan dengan rata-rata nilai tryout kamu.

Berikut ini 10 besar jurusan dengan nilai UTBK tertinggi tahun 2020 lalu.

NoPTN SBMPTN Saintek 2020Rata - rata TPSPTN SBMPTN Soshum 2020Rata - rata TPS
1Kedokteran UGM642,53FSRD ITB638,86
2Aktuaria UGM641,92HI UI633,55
3Pendidikan Dokter UI640,13HI UGM630,00
4Aktuaria UI638,66Akuntansi UGM628,62
5Teknik Industri UI637,32Akuntansi UI627,75
6STEI ITB636,11Manajemen UI627,17
7FTI ITB635,75Manajemen UGM625,27
8Statistika UGM645,56Ilmu Ekonomi UI624,39
9Kedokteran Unair644,87Sastra Inggris UI623,78
10Sistem Informasi UI633,46Psikologi UI622,98

Usahakan nilai tryout kamu 5-10% lebih tinggi dari nilai yang lolos ke prodi targetmu tahun lalu, buat jaga-jaga aja. Selain itu, kamu juga bisa tanya-tanya ke kakak kelas yang lolos ke prodi tujuanmu tahun lalu, nilai UTBK mereka berapa. Jadi kamu bisa ngukur, apakah nilaimu udah cukup realistis untuk masuk ke sana.

Seleksi dilakukan berdasarkan tingkat prioritas. Letakkan jurusan dan PTN yang sangat ingin kamu pilih pada pilihan pertama. Tapi, bukan berarti pilihan kedua asal-asalan milih yang penting bisa kuliah ya. Kamu juga perlu mempertimbangkan dengan matang program studi apa yang akan kamu masukkan pada pilihan kedua.

Pilih program studi yang juga ingin kamu jalankan pada pilihan kedua. Karena, ketika pilihan pertama ternyata tidak lulus, maka kamu punya kesempatan untuk berkuliah di pilihan kedua kamu. Jadi, tetap harus yang sesuai keinginan ya.

`Supaya urutan pilihan prodi kamu bisa lebih strategis, kamu bisa mengurutkan berdasarkan tingkat persaingan. Kamu bisa membandingkan banyaknya peminat dan jumlah/kuota yang diterima pada tahun-tahun sebelumnya. Caranya, buat daftar jumlah peminat tahun lalu dan kuota penerimaan tahun ini. Lalu, ubah data tersebut menjadi persentase. Dari situ kamu bisa lihat manakah jurusan yang persentasenya besar dan kecil.`

Semakin kecil persentase, maka jurusan tersebut akan semakin ketat. Nah, kalau kamu mau cari jurusan yang sesuai passion dan dengan tingkat keketatan yang sedikit lebih rendah, maka carilah yang persentasenya besar.

Ini contoh data persaingan kelulusan prodi Kedokteran & Ilmu Hukum di beberapa PTN (2015-2016)

ProdiNama UniversitasRasio Peminat / Kuota
Fakultas KedokteranUniversitas Indonesia2,99%
Fakultas KedokteranUniversitas Padjajaran2,99%
Fakultas KedokteranUniversitas Gadjah Mada2,29%
Fakultas KedokteranUniversitas Brawijaya2,69%
Fakultas KedokteranUniversitas Airlangga3,72%
ProdiNama UniversitasRasio Peminat / Kuota
Ilmu HukumUniversitas Indonesia2,29%
Ilmu HukumUniversitas Padjajaran4,15%
Ilmu HukumUniversitas Diponegoro4,26%
Ilmu HukumUniversitas Brawijaya5,36%
Ilmu HukumUniversitas Jendral Soedirman3,83%
Ilmu HukumUniversitas Gadjah Mada3,30&

Dari data di atas, kamu jadi lebih realistis nentuin urutan. Kamu bisa taruh PTN yang paling ketat di Pilihan Pertama, lalu taruh Ptn yang agak longgar persaingannya di Pilihan Kedua.

Misal, kalau kamu mau masuk Kedokteran, mungkin kamu bisa taruh FK UI/UGM di pilihan pertama, lalu FK Brawijaya di pilihan kedua yang persaingannya lebih longgar . Begitu juga buat kamu yang masuk FH. Kamu bisa pilih FH UI yang persaingannya paling ketat di Pilihan Pertama, lalu pilih FH Brawijaya yang paling tidak ketat di Pilihan Kedua.

Selain menganalisis pilihan jurusan dan PTN, untuk lulus SBMPTN juga harus memperhatikan nilai UTBK. Karena inilah yang akan menjadi penentu utama kelulusan kamu. Setelah kamu menentukan kelompok ujian apa yang akan kamu ikuti (Saintek atau Soshum), selanjutnya mulai pelajari materi-materi yang akan diujikan dengan metode Deliberate Practice dan rajin ikut Try Out UTBK. Untuk panduan belajar UTBK lebih lengkap, kamu bisa baca artikel ini.

Selain strategi di atas, kamu juga bisa cek beberapa tips dan trik memaksimalkan peluang di SBMPTN pada postingan blog Zenius berikut ini:

Gimana Zenius Bisa Bantu Persiapan UTBK?

Nah, karena amunisi utama untuk daftar SBMPTN adalah nilai UTBK, Zenius punya beragam fitur untuk bantu persiapan UTBK kamu.

<b><a href="/zencore/">ZenCore</a> </b>

ZenCore

Pernah ga sih kamu ngerasa nge-blank atau ga nyambung sama satu materi, padahal kamu udah coba belajar materi itu berulang-ulang selama berjam-jam? Tenang, itu bukan berarti kapasitas kamu kurang ya. Tapi mungkin nih, itu tandanya banyak konsep sebelum materi itu yang belum kamu pahami. Contohnya, sulit bisa ngerti integral, kalau konsep turunan aja belum paham. Gimana mau ngerti turunan, kalau aljabar aja belum fasih. Boro-boro ngerti aljabar, kalau konsep perpangkatan aja belum ngerti. Begitu seterusnya.
Nah, Zenius punya fitur spesial untuk bantu kamu nambal kebolongan konsep-konsep fundamental, yaitu ZenCore. Kemampuan fundamental yang kuat penting banget buat bisa jawab soal UTBK yang membutuhkan logika solid. Tambah lagi, fundamental yang kuat juga bantu kamu lebih efektif dan efisien belajar materi-materi UTBK yang lebih sulit. `
`ZenCore juga dilengkapi dengan sistem yang adaptif menyesuaikan kemampuan kamu. Kalau kamu banyak bolongnya, ZenCore akan menyesuaikan biar kamu bisa nambal dari 0. Begitu juga sebaliknya, kalau kamu udah lumayan jago, ZenCore bakal kasih kamu soal yang lebih menantang.
<b><a href="/utbk/">Video Materi dan Latihan Soal</a></b>

Video Materi dan Latihan Soal

Sejak 2004, Zenius udah membangun ratusan ribu video pembelajaran UTBK yang fokus pada pemahaman mendalam. Level soal UTBK beda jauh dengan level soal ulangan sekolah. Untuk bisa menjawab soal UTBK, kamu perlu nalar yang kuat dan pemahaman terintegrasi. Ga cukup dengan menghafal, apalagi sistem kebut semalam. Di tiap video belajar Zenius, para tutor berusaha menjelaskan asal-usul dari suatu rumus/definisi biar kamu beneran ngerti dan keasah nalarnya.
Kamu bisa pilih playlist UTBK - Subject Based kalau udah punya rencana belajar sendiri dan pengen ada fleksibilitas urutan belajar materi. Atau bisa pilih playlist UTBK - Unit Based, kalau kamu pengen dituntun belajarnya dengan ngikutin alur unit materi yang udah disusun tim Zenius.
Selain video materi, ada juga puluhan ribu latihan soal UTBK beserta video penjelasannya, yang udah kita kumpulin di fitur Deprak UTBK. Kamu bisa akses di Zenius App ya.
<b><a href="/tryouts/">Try Out UTBK</a></b>

Try Out UTBK

Lewat fitur Try Out UTBK, Zenius mencoba mensimulasikan kondisi ujian yang sebenarnya. Beda dengan latihan soal, di fitur ini, kamu bakal ngerjain soal dengan dibatasi waktu. Jadi kamu bisa berlatih buat manage waktu ngerjain ujian. Tryout UTBK di Zenius juga udah pake sistem IRT scoring seperti UTBK aslinya. Sistemnya akan otomatis hitungin skor yang kamu dapat dan dibandingkan dengan peserta tryout lain.
Pemeringkatan hasil TO Zenius pake persentil. Misalnya, ada 1000 orang ikutan tryout Zenius. Hasil tryout 1000 orang tadi bakal diurutin jadi 100 urutan. Kalau kamu dapat angka persentil 70, berarti kamu udah ngunggulin 70 persen peserta lain dalam tryout tersebut.
Dari hasil tryout UTBK itu, kamu juga bisa akses Rasionalisasi Jurusan untuk tau apakah nilai TO kamu kira-kira cukup untuk lolos di jurusan ampus impianmu. Last but not least, ada pembahasan soal dalam bentuk video yang langsung available setelah TO untuk bantu kamu evaluasi kelemahan.
<b><a href="/fitur/live-class/">Live Class</a></b>

Live Class

Kalau lewat video materi, kamu bisa belajar mandiri buat memahami materi dasarnya, kamu bisa dapetin pengalaman belajar interaktif langsung bareng tutor dengan fitur Live Class Zenius. Kamu bisa mantepin pemahaman materi dengan insight keren dari tutor-tutor andalan Zenius. Beda dengan penyampaian materi video belajar yang satu arah, Live Class menghadirkan tutor untuk berinteraksi langsung dengan kamu. Kalau kamu punya pertanyaan, tutor bisa jawab dan langsung coaching kamu di sesi Live Class. Pembawaan tutor Zenius juga santai banget, jadi kamu bisa lebih rileks belajarnya. Ada teman-teman seperjuangan yang ikut Live Class bareng, jadi berasa lebih semangat persiapan UTBK-nya.
<b>Konsultasi Jurusan</b>

Konsultasi Jurusan

Nah, buat mantepin pilihan jurusan, kamu juga bisa konsultasi langsung dengan psikolog profesional yang difasilitasi Zenius. Konsultasi jurusan ini dilakukan via Whatsapp. Jadi, kebingungan kamu ketika harus memilih program studi apa dan PTN mana akan terjawab dengan berbagai pertimbangan.

Kata Mereka yang Pernah Belajar Bareng Zenius

Picture of the author

Afiifah Fitriani

Proteksi Tanaman - Universitas Gadjah Mada

Afiifah Fitriani

Alhamdulillah aku bisa ngelewatin masa gap year bareng Zenius Ultima. Aku cuma ikut zenius doang, ga ikut bimbel lain atau beli buku SBM segambreng. Tapi zenius doang worth it bgt buat aku. Aku mulai ubah cara belajarku. Dan Alhamdulillah tahun ini aku keterima di PTN impian aku.

Maksimalkan Peluang Lolos SBMPTN Bareng Zenius!

Belajar Sekarang

ios
android
huawei