Jurnal Umum – Fungsi, Cara Membuat, dan Contohnya – Materi Ekonomi Kelas 12

Jurnal Umum

Hi Sobat Zenius! Kalau elo punya cita-cita jadi pengusaha, elo wajib banget simak materi kali ini. Karena gue bakal ngajak kalian buat cari tahu tentang apa yang dimaksud dengan jurnal umum. Lalu, apa fungsi dan gimana sih cara membuatnya? Elo bisa tahu juga contoh bentuk dari jurnal yang satu ini. Jadi, simak terus ya penjelasannya!

Jurnal Umum
Apa itu jurnal umum? (Sumber Freepik)

Pengertian Jurnal Umum

Jurnal umum adalah jurnal yang dipakai untuk melakukan pencatatan segala jenis bukti transaksi keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu tanpa membedakan jenis transaksinya.

Makanya, tadi gue bilang kalau elo punya cita-cita jadi pengusaha, elo wajib banget simak materi ini karena nantinya bakal berguna banget buat elo kalau nanti punya suatu perusahaan. Misalnya aja perusahaan dagang. 

Selain jurnal umum, ada juga nih jurnal khusus. Nah, keduanya ini punya perbedaan ya. Terus apa perbedaan jurnal khusus dan umum? Kalau jurnal khusus merupakan jurnal yang dikelompokkan secara khusus sesuai dengan jenis transaksinya. Jadi bedanya ada di jenis transaksi nih, yang satu tidak membedakan jenis transaksi, yang satu mengelompokkan jurnal sesuai dengan jenisnya. 

Baca Juga: Pengertian Neraca Lajur, Fungsi, dan Contohnya – Materi Ekonomi Kelas 12

Fungsi Jurnal Umum

Supaya elo lebih paham nih tentang pentingnya, gue bakal jabarin fungsi dari jurnal ini ya. Fungsi jurnal umum antara lain adalah:

  1. Fungsi Analisis

Dalam fungsi analisis ini pencatatan yang dilakukan di jurnal ini adalah hasil analisis transaksi. Proses analisis ini meliputi penggolongan nama akun, pencatatan kredit atau debit, serta jumlah atau besarnya transaksi. 

  1. Fungsi Pencatatan

Jurnal ini mencatat semua transaksi, seperti perubahan harta, utang, modal pendapatan, dan beban. Semua dapat diketahui dengan lengkap sehingga nantinya memudahkan dalam membuat laporan keuangan.

  1. Fungsi Historis

Dikatakan fungsi historis karena semua transaksi yang terjadi dicatat berdasarkan tanggal transaksi. Dalam hal ini jurnal umum menggambarkan aktivitas suatu perusahaan setiap hari secara berurutan dan terus menerus.

  1. Fungsi Informatif 

Di dalam jurnal ini juga terdapat informasi dan penjelasan bukti pencatatan transaksi yang terjadi pada perusahaan. 

Gimana? Banyak banget kan fungsinya? Nah, kalau elo masih kepo, elo bisa langsung aja cek video pembelajaran dari Zenius

Jurnal Umum
 Bentuk Jurnal Umum (Arsip Zenius)

                                   

Baca Juga: Cara Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) – Materi Ekonomi Kelas 12

Cara Membuat Jurnal Umum

Dalam pembuatannya, jurnal umum memiliki prinsip-prinsip atau tahapan, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Identifikasi bukti transaksi
  2. Menentukan akun yang mengalami pengaruh terhadap transaksi yang terjadi
  3. Menentukan apakah terjadi pengurangan atau penambahan terhadap akun tersebut
  4. Menetapkan apakah melakukan kredit atau mendebit akun tersebut
  5. Membuat catatan transaksi ke dalam jurnal umum
Jurnal Umum
Contoh pencatatan pada jurnal umum (Sumber Jurnal.id)

Buat versi praktiknya, elo bisa buka video pembelajaran Zenius dengan tinggal klik banner di bawah

belajar materi pelajaran ekonomi di zenius

Baca Juga: Tahap Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Dagang – Materi Ekonomi Kelas 12

Contoh Soal Jurnal Umum dan Pembahasan

  1. Jurnal umum perlu ditulis secara berurutan dan sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi. Hal ini bertujuan agar perusahaan dapat melihat secara kronologis transaksi-transaksi yang telah terjadi di periode-periode sebelumnya. Hal tersebut berkaitan dengan salah satu fungsi jurnal umum, yaitu ….

A. fungsi pencatatan

B. fungsi analisis

C. fungsi informatif

D. fungsi historis

E. fungsi kritis

Jawaban: D. fungsi historis

Pembahasan: fungsi historis adalah pencatatan transaksi akuntansi dilakukan berurutan berdasarkan tanggal transaksi dari yang paling lama hingga yang paling baru.

Nah, itu tadi guys pembahasan kita kali ini. Semoga elo bisa paham dengan penjelasan yang udah gue tulis ini, Tapi elo tenang aja, kalau elo masih kepo atau mungkin masih ada yang elo rasa kurang informasinya, elo bisa banget langsung aja ke aplikasi atau websitenya Zenius ya! Elo bisa akses banyak informasi yang pastinya bakal bikin elo makin Cerdas, Cerah dan Asik. Jadi, buruan daftar ya!

Baca Juga: Perbedaan FOB Shipping Point dan FOB Destination Point – Materi Ekonomi Kelas 12

Bagikan Artikel Ini!