cara menghitung hpp

Cara Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) – Materi Ekonomi Kelas 12

Artikel ini akan membahas tentang pengertian, manfaat, dan cara menghitung Harga Pokok Penjualan. Penasaran? Baca penjelasannya di sini, yuk!

Hi, guys! Seringkali kita mendengar tentang istilah Harga Pokok Penjualan (HPP) atau dalam bahasa Inggris yaitu Cost of Goods Available Sale (COGS) di suatu perusahaan. Yap, memang betul bahwa HPP ini merupakan komponen penting yang bisa digunakan untuk menentukan apakah suatu perusahaan mengalami keuntungan atau justru kerugian dalam suatu penjualan.

Selain itu, manfaat lainnya juga ada lagi lho. Buat kamu yang penasaran dengan pengertian dan manfaat dari HPP, serta bagaimana sih cara perhitungannya, langsung aja baca penjelasan di bawah ini, yuk

Apa Itu Harga Pokok Penjualan (HPP)?

Sebelum masuk ke manfaat dan perhitungan, kamu harus paham dulu pengertian dari HPP itu sendiri.

HPP adalah semua biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk menghasilkan produk atau jasa yang telah dijual dalam suatu periode. Perhitungan yang termasuk HPP ini merupakan biaya langsung yang mempengaruhi barang jadi atau jasa terjual itu. Seperti biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead.

Jadi, biaya seperti penjualan, iklan, pengembangan, maupun riset itu gak masuk dalam perhitungan HPP, guys.

cara menghitung harga pokok penjualan atau hpp
Perhitungan HPP selama satu periode (sumber gambar: pixabay.com/stevepb)

Kalau dilihat secara umum, harga pokok itu ada 3, yaitu harga pokok persediaan, harga pokok produksi, dan harga pokok penjualan. Nah, ketiganya sama-sama penting bagi perusahaan. Hanya saja, kebutuhan ketiganya berbeda-beda.

Kalau di perusahaan, pihak yang lebih fokus kepada harga pokok persediaan adalah manajer bagian pembelian (Purchase Manager). Untuk harga pokok produksi akan difokuskan oleh manajer produksi (Production Manager). Sedangkan, pihak yang lebih fokus kepada harga pokok penjualan adalah manajemen puncak (Top Level Management).

Itulah mengapa HPP masuk dalam komponen laporan laba rugi, yang tentunya akan menjadi perhatian bagi perusahaan dalam mengendalikan operasionalnya. Sampai di sini apakah kamu semakin semangat untuk mengetahui bagaimana cara menghitung HPP? Keep reading!

Manfaat Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Wait, sebelum masuk ke perhitungan, aku mau bahas sedikit tentang manfaat dari menghitung HPP. Kira-kira apa aja ya manfaatnya?

Patokan untuk Menentukan Harga Jual

HPP bertujuan untuk mengukur biaya yang sesungguhnya dalam memproduksi barang atau jasa yang terjual untuk periode tertentu. Nah, dengan adanya hal tersebut, maka perusahaan bisa dengan akurat menentukan harga jual yang tepat.

Mengetahui Laba yang Diinginkan Perusahaan

Apabila harga jual yang telah ditentukan ternyata lebih besar dari HPP, berarti perusahaan akan mendapatkan keuntungan atau laba. Sebaliknya, ketika harga jual yang ditawarkan oleh perusahaan lebih rendah daripada HPP, maka perusahaan akan mengalami kerugian.

Membantu Manajemen dalam Mengendalikan Biaya

Selain kedua hal di atas, manfaat lainnya dari menghitung HPP yaitu bisa memudahkan manajemen dalam menganalisa seberapa baik pengendalian biaya pembelian dan tenaga kerja (upah/gaji). Ternyata, selain Top Level Management, para investor juga bisa lho ikut menghitung HPP suatu perusahaan untuk mengetahui margin kotor bisnis (gross margin) dan melakukan analisis terhadap persentase pendapatan yang masih tersedia untuk menutup biaya operasionalnya.

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Cara Hitung Harga Pokok Penjualan (HPP) - Materi Ekonomi Kelas 12 9
Penghitungan HPP dalam bisnis harus memperhatikan terlebih dulu istilah pembelian bersih, persediaan awal, dan persediaan akhir. (Sumber gambar: Tribun News)

Ini dia yang ditunggu-tunggu. Udah gak sabar ya buat mencari tau sebenarnya bagaimana sih cara menghitung HPP? Siap-siap ya, karena sesaat lagi kamu bakal paham cara perhitungannya dan bisa mengaplikasikannya langsung. Tapi, sebelum itu kamu harus tau dulu istilah-istilah berikut ini:

Pembelian Bersih

Pembelian bersih adalah semua hasil pembelian barang atau jasa yang dilakukan perusahaan, baik dilakukan secara tunai maupun kredit. Kemudian, ditambah dengan biaya angkut pembelian, serta dikurangi potongan pembelian dan retur pembelian.

Pembelian bersih = Pembelian + Biaya angkut pembelian – Potongan pembelian – Retur pembelian

Sehingga, diperoleh nilai pembelian bersih dalam suatu periode.

Persediaan Awal

Persediaan awal adalah persediaan yang tersedia di awal periode, misalnya awal bulan atau awal tahun. Saldo awal ini bisa dicek di neraca saldo periode berjalan.

Persediaan Akhir

Persediaan akhir adalah persediaan barang yang tersedia di akhir periode, misalnya akhir bulan atau akhir tahun buku berjalan. Saldo ini diperoleh dari perhitungan stock opname.

Setelah mengetahui ketiga istilah di atas, sekarang saatnya mengetahui rumus HPP, yaitu:

HPP = Pembelian bersih + Persediaan awal – Persediaan akhir

Contoh Soal Harga Pokok Penjualan dan Pembahasan

menghitung rumus anuitas
Pemahaman HPP sangat penting, terutama jika kamu berminat menggeluti dunia bisnis (photo by Karolina Grabowska from Pexels).

Untuk lebih memudahkan kamu dalam memahami cara menghitung HPP, aku udah menyiapkan contoh soal dan pembahasannya di bawah ini.

Sebuah toko kue sedang menyelesaikan laporan keuangan akhir tahun 2020, dan menghitung jumlah persediaan sebagai berikut:

Persediaan awal barang tahun 2020 = Rp 500.000.000.

Pembelian baru selama tahun 2020 = Rp 650.000.000.

Persediaan akhir barang tahun 2020 = Rp 300.000.000.

Pembahasan:

HPP = Pembelian bersih + Persediaan awal barang – Persediaan akhir barang

HPP = Rp 650.000.000 + Rp 500.000.000 – Rp 300.000.000

HPP = Rp 850.000.000.

Jadi, toko kue tersebut menjual barang dagangannya sebesar Rp 850.000.000 selama tahun 2020.

Dari penjelasan di atas, kamu udah paham kan pasti dengan Harga Pokok Penjualan dan bagaimana cara perhitungannya? Nah, coba kamu analisis usaha kecil-kecilan kamu atau usaha orang lain! Semoga informasi di atas bermanfaat ya buat kamu. Have a nice day!

Baca Juga Artikel Materi Ekonomi Lainnya

Materi Ekonomi Tentang Konsep Manajemen

Materi Ekonomi Tentang Konsep Badan Usaha

Materi Ekonomi Tentang Indeks Harga

Bagikan artikel ini