7 Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Inggris, Kamu Pernah Gini? 9

7 Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Inggris, Kamu Pernah Gini?

Artikel ini akan membahas 7 salah kaprah dalam penggunaan Bahasa Inggris yang sering terjadi di sekitar kita. Yuk simak dan pahami!

Bahasa Inggris dan bahasa Indonesia terkadang memiliki kemiripan, tapi tidak sedikit pula perbedaan tersebut yang sering diabaikan. Mengabaikan perbedaan dan menggunakan suatu kata/frasa yang salah akan terdengar aneh. Jadi untuk menghindari hal itu, yuk kita  telusuri tujuh kata atau frasa yang sering digunakan dengan kurang tepat.7 Kesalahan umum penggunaan bahasa Inggris

Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Inggris

Kata atau frasa yang akan dibahas kali ini diambil dari kesalahan paling umum yang sering ditemui saat chatting, mengirim email atau saat berkomunikasi langsung. Nah disini aku gak akan cuman menjelaskan, tapi aku juga akan memberikan contoh dialog singkat supaya kalian tahu sebenarnya salahnya ada dimana. 

Thanks God

Kesalahan penggunaan Bahasa Inggris pertam kita mulai dengan yang paling umum, yaitu ‘Thanks God’, sering banget ditulis di caption media sosial orang Indonesia. Sebenarnya gak masalah kalau menggunakan frasa ini, tapi tergantung konteks. Kalau kamu mau mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, boleh banget pakai ‘thanks God’ tapi kalau kamu mau mengucap syukur sebaiknya hilangin ‘s’ nya supaya jadi ‘thank God’. Nah kita lihat dulu yuk contoh penggunaanya.

Alan  : Thanks God it’s Friday.
Boni  : Yeah, thank God, so happy that it’s finally Friday.
Terjemahan:
Alan  : Makasih Tuhan udah Jumat.
Boni  : Iya, syukurlah, seneng banget udah jumat.

Agak aneh kan kalau diterjemahkan? Konteksnya adalah si Alan dan Boni bersyukur udah Jumat karena besoknya libur. Kalau kita pakai kata ‘thanks’ yang artinya adalah ‘makasih’ kan kurang cocok. Jadi seharusnya diganti jadi ‘thank God’ seperti yang digunakan si Boni. Sebenarnya penggunaan ‘thanks’ digabungkan dengan kata Tuhan (God) itu juga tidak salah, tapi kamu harus perhatiin konteksnya ya sebelum diketik dan diucapkan ke orang lain.

Ingat saja, Thank God: Bersyukur, Thank(s) God: mengucapkan terima kasih kepada Tuhan.

Baca Juga Artikel Lainnya Tentang Bahasa Inggris dari Zenius

3 Hal Tentang Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Yang WAJIB Lo Tahu!
5 Ungkapan Maaf Dalam Bahasa Inggris
5 Tips Jitu Belajar Bahasa Inggris Anti-Bosan
7 Salah Kaprah Penggunaan Bahasa Inggris
Idiom dalam Bahasa Inggris
Siapa Bilang Bahasa Inggris itu Ribet
Tips Ngerjain Soal Reading pada UTBK Bahasa Inggris
Greetings: Menyapa dalam Bahasa Inggris

I’m boring

Kalau yang ini jangan dipakai-pakai lagi ya guys, karena kalo diterjemahin artinya ‘aku MEMBOSANKAN’ duh, mana ada yang mau bilang dirinya membosankan. Yuk kita lihat dulu dialog singkat berikut ini;

Doni   : Hey, let’s go to the cinema. I’m so boring.
Fiona  : You’re not boring Doni, why should we go to the cinema?
Doni   : What do you mean “not boring” ? There’s no fun here, don’t you want to go?
Fiona  : Ooo.. you mean you’re bored, if that’s the case let’s go.
Terjemahan:
Doni   : Eh, yuk ke bioskop, aku membosankan (bosan).
Fiona  : Kamu nggak membosankan kok, kenapa kita harus ke bioskop?
Doni   : Apa maksudmu nggak bosan? Ga asik banget disini, kamu gak mau pergi?
Fiona  : Ooo.. maksudmu kamu bosan, kalau gitu yuk cabut.

Tuh kan aneh, kalau kamu ngomong ke sesama orang Indonesia sih sepertinya masih akan dimaklumi, tapi kalau kamu ngomong ke bule ‘I’m boring’ kamu bakal 100% membuat orang berpikir kamu aneh, kecuali kalau tujuan kamu ngomong begitu adalah memang untuk mendeskripsikan dirimu sendiri, ya gapapa.

Pokoknya pahami dulu maksud kalimat ini, ingat saja, bilang ‘I’m bored’ jika ingin mendeskripsikan kamu bosan, dan ‘I’m boring’ jika ingin mendeskripsikan dirimu sebagai seseorang yang tidak asik.

Tambahan, kalimat yang menggunakan ‘boring’ dan ‘bored’ dengan benar:

  • This party is boring. -> pesta ini membosankan.
  • You are boring. -> kamu membosankan.
  • I’m bored with the same routine. -> Aku bosan dengan rutinitas yang itu-itu saja.
  • Sarah is bored with the food in the cafeteria -> Sarah bosan dengan makanan kantin.

Breakfasting

Nah yang ini, mumpung lagi bulan puasa perlu dibahas nih. Sebagian besar orang terkadang suka keliru dengan terjemahan buka puasa dalam Bahasa Inggris. Buka puasa artinya kan kita berhenti puasa, jadi kata ‘buka’ yang biasa diterjemahkan sebagai ‘open’ secara literal dalam konteks buka puasa bisa diartikan sebagai ‘break’ atau menyudahi suatu aktivitas. Kalau ‘puasa’, dalam bahasa inggris menjadi ‘fasting’ dengan kata dasarnya ‘fast’ sebagai kata kerja. Nah jadi kenapa salah kalau digabung menjadi breakfasting? 

Walaupun di Google Translate ‘breakfasting’ artinya buka puasa, di kamus Bahasa Inggris Oxford, Cambridge dan lainnya, ‘breakfasting’ dianggap seperti ‘breakfast’ saja. Jadi, breakfasting itu dianggap sebagai breakfast + -ing, yang bisa diartikan jadi ‘sedang sarapan’. Eh tapi penutur asli Bahasa Inggris gak akan menggunakan kata ‘breakfasting’ ini ya, hanya ‘breakfast’ aja cukup kok karena itu juga sudah merupakan kata kerja untuk sarapan.

Aldi      : It’s almost time for breakfasting, where should we eat?
Henry  : What do you mean? It’s almost 6 p.m. what do you mean breakfast.
Aldi      : breakfasting, you know… when you stop fasting for the day.
Henry  : Ooo.. you mean breaking fast. Let’s go to this Turkish place that just opened last week.
Terjemahan:
Aldi      : Ini sudah mau jam sarapan (buka puasa) nih, mau makan dimana?
Henry  : Maksudnya? Ini kan udah mau jam 6 sore kok sarapan?
Aldi      : breakfasting. Itu loh.. Saat kamu berhenti puasa.
Henry  : Ooo.. maksud kamu buka puasa. Yuk kita ke restoran Turki yang baru buka minggu lalu.

Agak membingungkan bukan? Bagi orang bule yang belum mengerti konteks orang Indonesia ngomong ‘breakfasting’ pasti kebingungan, jadi saat berbicara sama rekan asing kamu, kamu boleh banget menggunakan ‘breaking fast’ daripada ‘breakfasting’ ya.

**Fun Fact:
Breakfast yang artinya sarapan, berasal dari konsep puasa juga loh. Sebagian besar orang kan tidur di malam hari, yang berarti mereka nggak akan makan selama berjam-jam yang merupakan aksi puasa yang tidak resmi. Setelah “puasa” selama tidur, kita akan bangun dan makan kan? Nah jadi bisa diartikan kita sedang buka puasa saat sarapan. Oleh karena itu, sarapan Bahasa inggrisnya adalah ‘breakfast’. 

Thanks before

Kita lanjut ke frasa paling populer yaitu thanks before. Karena sudah terbiasa mendengar dan menggunakannya, kita pasti tidak akan merasa aneh setiap kali ‘thanks before’ muncul. Frasa ‘thanks before’ berawal dari orang Indonesia yang sering sekali mengatakan terima kasih sebelumnya. ‘Thanks before’ adalah terjemahan langsung dari ‘terima kasih sebelumnya’, thanks/thank you: terima kasih, dan before: sebelumnya.

Jono         : Good afternoon Mr. Jones, here is my article, would you mind checking and commenting on it before I publish it? Thanks before.
Mr. Jones: Good afternoon, thanks for sending it to me, I’ll send it back to you ASAP. By the way thanks before what?
Jono         : Thank you, sir. Oh, I’m just saying thank you before you reply.
Mr. Jones: Oh alright then, thanks again, will get back to you soon.
Terjemahan:
Jono         : Selamat siang Mr. Jones, ini artikel saya, bolehkah Bapak cek dan memberikan komentar sebelum saya publish? Terima kasih sebelumnya
                     (thanks before).
Mr. Jones: Selamat siang, terima kasih sudah mengirimkan ini, saya akan segera cek dan mengembalikannya padamu. Tapi kamu berterima kasih sebelum
                     apa? (apakah ada kelanjutan?)
Jono         : Terima kasih Pak. Oh itu saya cuman berterima kasih sebelum bapak membalas.
Mr. Jones: Oh begitu, terima kasih, saya akan kontak kembali kamu nanti.

Tapi sebenarnya before yang merupakan proposisi yang seharusnya disambungkan dengan kata benda, jadi kalau mau tetap ngomong ‘thanks before’ akan benar kalau ditambahkan kata ‘hand’ sebagai kata benda setelah kata before. Sehingga jadinya ‘thanks beforehand’. Selain ‘thanks beforehand’ ada alternatif yaitu ‘thanks in advance’.

Join with us

‘Join with us’, gak 100% salah, hanya dalam konteks grammar agak aneh. ‘Join with us’ adalah terjemahan langsung dari ‘gabung bersama kita’. Nah gampangnya begini, karena kamu dan teman-teman kamu yang mengajak orang lain (misal si A) bergabung sama kalian, maka sudah jelas si A harus bergabung sama siapa, jadi tidak perlu lagi kata ‘with’ di tengah. Kalau kamu mau menyuruh si A untuk pergi bareng kelompok yang lain,  juga sama saja, kata ‘with’ tidak begitu diperlukan. Yuk kita lihat contoh dialog berikut ini biar kamu tahu penggunaan bahasa Inggris yang tepat;

Group A                : Hey come join us, we have plenty of space.
Sam – Group A    : Wait, we’re waiting for Jim and Andrew, there would be no more space.
Diane – Group A : Oh right sorry, go join group B they might have space.
Group B                : Oh yeah, one of our friends canceled, come join us.
Terjemahan:
Group A                 : Eh sini bareng kami aja, masih banyak tempat.
Sam-Group A        : tunggu, kita kan lagi nungguin Jin dan Andrew, nanti ga ada tempat lagi.
Diane-group A      : Oh iya, maaf, gabung bareng grup B aja, mungkin ada tempat.
Group B                  : Oh, iya, teman kami ada yang cancel, yuk gabung bareng kami aja.

Karena kata ‘join’ sudah mengandung unsur mengajak untuk bergabung bersama-sama, maka tidak diperlukan lagi kata ‘with’ untuk menyambung dengan subjek pembicaraan. Analoginya,, join: gabung bareng; + with: bareng + us: kami = ‘gabung bareng bareng kami’, hasilnya ada pengulangan kata “bareng” sehingga menjadikan kalimat kurang efektif, maka penggunaan kata “with” tidak dianjurkan dalam penggunaan Bahasa Inggris. 

I ever

Kesalahan penggunaan bahasa Inggris berikutnya adalah ‘I ever’. Pernah gak sih kalian ditanyain pertanyaan “pernah gak?”, eh aku juga barusan nanya hahaha. Berarti pernah ya. Nah, penggunaan bahasa Inggris ‘pernah’ yang biasa kita ketahui selama ini adalah ‘ever’, dan alhasil jika ditanya “pernah atau nggak” dalam penggunaan Bahasa Inggris, jawabannya adalah ‘I ever’. Tapi sebenarnya jawaban seperti itu kurang tepat, lebih tepat kalau kita menjawab menggunakan kata ‘have’.

Supaya lebih mudah diingat, ingat saja kalau pertanyaan ‘pernah gak pernah’ pasti diawali dengan kata ‘have’; “Have you ever …?” jadi, alangkah lebih aman jika kamu menggunakan ‘have’ juga saat menjawab pertanyaannya;  I have done this, I have done that.

Salma   : Jacob, have you ever jumped over these bushes?
Jacob    : I ever done it. It was so hard, I almost fell. Have you done it to Salma?
Salma   : Yes I have, it really was hard, I almost didn’t make it.
Terjemahan:
Salma    : Jacob, apakah kamu pernah melompati semak-semak ini?
Jacob     : Pernah (ever). Susah banget, aku hampir jatuh. Kalau kamu Salma?
Salma    : Iya pernah, memang susah, aku hampir gak berhasil.

Dari percakapan di atas kalian bisa lihat perbedaannya kan? Sebenarnya cara-cara ini tidak ada yang salah dan para penutur asli Bahasa Inggris juga pasti mengerti, tapi resikonya adalah kamu akan dianggap aneh saja saat menggunakan ‘I ever’ saat menjawab. Jadi coba ingat-ingat kembali pembahasan ini saat akan menjawab pertanyaan “have you ever..” dalam penggunaan Bahasa Inggris selanjutnya ya.

Keep spirit/ Fighting (versi Korea)

Dalam penggunaan bahasa Inggris terkadang memang susah banget nyari kata yang pas untuk menyemangati seseorang, akhirnya muncullah penggunaan frasa ‘keep spirit’ di Indonesia. Frasa ini gak salah kalau digunakan tapi asing bagi penutur asli dalam penggunaan Bahasa Inggris. Karena bisa menjadi 2 arti yang berbeda yaitu; tetap semangat atau menyimpan roh jika diterjemahkan secara langsung. 

Ada pula ‘Fighting’ yang biasa digunakan oleh orang Korea untuk menyemangati seseorang. Basisnya memang penggunaan Bahasa Inggris tapi maknanya harus dimengerti dengan kreativitas berbahasa, karena kalau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, fighting adalah berantem. Daripada menggunakan contoh dialog, untuk yang terakhir ini aku akan memberikan kalian list kalimat penyemangat yang lebih familiar bagi rekan bule mu ya.

  • Good luck!
  • Break a leg!
  • You’ve got this!
  • Keep it up!
  • You’re doing great!
  • Don’t give up!
  • Go! Go! Go!
  • Keep going!
  • Dan masih banyak lainnya, kamu juga bisa mengutip quotes atau menyanyikan ‘cheers’ seperti cheerleaders untuk menyemangati siapapun.

Nah, itulah 7 salah kaprah dalam penggunaan Bahasa Inggris yang sering terjadi di sekitar kita. Untuk menghindari kekeliruan seperti ini di penggunaan Bahasa Inggris lainnya, yuk jadikan Zenius  teman belajarmu! Semoga artikel ini dapat membantu kalian untuk terdengar lebih native saat berbahasa Inggris ya. Kalau sekiranya ada komen, saran, atau diskusi yang ingin disampaikan, boleh banget ditulis di kolom komentar. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Baca Juga Artikel Bahasa Inggris Lainnya:

Materi Bahasa Inggris Idiom 

Materi Bahasa Inggris Pronunciation

Tips Belajar Bahasa Inggris