8 Kesalahan Umum dalam Belajar UN Bahasa Inggris SMA

Artikel ini menjabarkan semua tipe soal UN SMA Bahasa Inggris dan membahas kesalahan umum dalam persiapan belajar UN SMA Bahasa Inggris yang perlu kamu hindari.

Hey hey guuys. Ketemu lagi nih sama gue. Kalo sebelumnya gue udah pernah berbagi tips supaya jago ngerjain soal-soal Reading Bahasa Inggris untuk SBMPTN, kali ini saatnya gue bahas soal UN alias Ujian Nasional. Walaupun tidak lagi menjadi penentu kelulusan, tentunya lo ga mau sampai UN SMA ini mengganggu perjalanan lo masuk universitas.

Nah, apa aja sih yang perlu ketahui dan persiapkan supaya lancar ngerjain UN Bahasa Inggris SMA nanti? Yang jelas kita perlu tau battlefield-nya. Yep benar, di tulisan kali ini gue akan share tipe-tipe soal UN Bahasa Inggris SMA. Selain itu, gue akan berbagi suatu hal yang ga kalah pentingnya. Gue akan bahas satu per satu kesalahan-kesalahan umum dalam mempersiapkan diri buat UN yang biasa dilakukan murid-murid tanpa sepengetahuan mereka.

Mereka yang seringkali melakukan kesalahan-kesalahan ini, tanpa sadar melakukan proses belajar yang kurang efektif, akhirnya ya skill Bahasa Inggrisnya jadinya gak berkembang dan cuma segitu-gitu aja deh. Oke deh, daripada panjang lebar lagi, langsung masuk aja ya ke rincian tipe soal UN.

 

UN-BINGG

Tipe Soal UN Bahasa Inggris SMA

UN Bahasa Inggris SMA dari beberapa tahun terakhir terdiri dari:

  1. 15 soal Listening. Mendengarkan suara rekaman berupa percakapan ataupun monolog. Udah gitu akan ada pertanyaan yang mengacu pada suara rekaman tersebut.
  2. 30 soal Reading Comprehension. Pertanyaan berdasarkan bacaan: teks pendek macam surat/email, brosur/iklan & pengumuman; teks panjang dengan jenis-jenis teks yang ada di materi kurikulum kita.
  3. 2 soal menyusun paragraf/kalimat acak
  4. 3 soal kalimat rumpang dari 1 teks

Apa gunanya tipe soal dirincikan seperti di atas? Tentunya supaya lo bisa mengatur fokus belajar lo. Tinggal atur deh waktu untuk sering-sering latihan Reading, diikuti latihan Listening. Tapi selain itu, poin 3 dan 4, tidak boleh dilupakan tapii jangan sampe menyita waktu belajar lo terlalu banyak ya.

Nah setelah lo tau pemetaan soal UN SMA, artinya o udah bisa meramu rencana belajar lo buat UN nanti. What’s next? Sekarang sebelum mulai belajar, ada baiknya lo simak dulu 8 Kesalahan Umum dalam Belajar untuk UN Bahasa Inggris di bawah ini. Siapa tahu sebetulnya selama ini lo melakukan salah satu dari kesalahan ini tanpa lo sadari

8 Kesalahan Umum Pas Belajar Buat UN Bahasa Inggris

1. Ternyata belajar Bahasa Inggris cuma H-1 bulan sebelum UN. Itu juga seminggu sekali (duh!)

Siap-siap. Cuma kesalahan #1 yang gue tulis sepanjang ini. Karena ini. penting. abis.

Yang namanya belajar, terutama belajar bahasa, itu ibarat lo belajar alat musik. Kita ambil contohnya piano. Dulu gue les piano beberapa tahun. Gue pikir setiap masuk kelas piano, gue bakalan belajar mainin lagu-lagu klasik yang enak. Ternyata, gue kaget banget kalo 90% dari waktu yang ada di kelas gue habiskan untuk belajar tangga nada dan latihan jari! PR piano yang dikasih gurunya pun tangga nada dan latihan jari yang diulang-ulang terus sampai engap. Kapan belajar lagunya? Cuma secuil dari jumlah waktu kelas.

Gue males tuh latihan jari, karena males gue malah latihan main lagunya doang. Ternyata gurunya bisa tau, kalo gue selama ini males latihan jari dan tangga nada, karena gue mainin lagu dengan tersendat-sendat, meskipun udah latihan mainin lagunya. Dimarahin deh gue. Gara-gara itu, mulai deh gue latihan jari dan tangga nada. Hasilnya? It worked!

Nah di dalam bahasa Inggris, kebanyakan dari kita selalu mikirnya yang penting bisa reading, writing, listening, dan speaking, kayak main lagu enak di piano. Belajar Bahasa Inggris emang rada beda dengan belajar mata pelajaran lain, karena belajar bahasa inggris itu gak bisa dikebut dengan cara SKS. Kira-kira kenapa sih kita gak bisa belajar SKS? Karena fondasi bahasa yang nempel di otak kita itu perlu dilatih secara rutin dan konsisten, bukan cuma menghafal materi ujian atau memahami rumus hitungan.

Bayangin deh kenapa kita bisa secara umum kita sangat mudah membaca, menulis, mendengar, maupun berbicara dengan Bahasa Indonesia? Karena lingkungan kita secara gak sengaja mewajibkan kita untuk “belajar” Bahasa Indonesia terus-terusan. Coba pikirin berapa tahun umur lo? Itu sama aja kayak waktu yang lo habiskan buat berbahasa Indonesia.

Nah, coba usahakan lo juga bisa membuat otak lo terbiasa mencerna Bahasa Inggris sebagaimana lo terus belajar berbahasa Indonesia. Memang sih negara kita bukan English-speaking countries seperti di India, Singapura, atau Filipina. Belajarnya perlu agak diniatin. Tapi untuk anak remaja seumuran lo, justru waktu yang paling tepat untuk betul-betul memperlancar Bahasa Inggris supaya nanti ke depannya lo bisa menyambut banyak kesempatan yang lebih besar.

Jadi, belajar Bahasa Inggris yang bener itu gak bisa lagi cuma setengah-setengah, perlu komitmen, rutinitas, frekuensi, dan juga pengulangan. Bisa nggak sih kita belajar vocab dan grammar dalam waktu 30 hari? 24 jam? Wah, dijamin nggak bisa, bro. Coba singkirkan buku-buku yang ngajarin cara cepet deh. Itu cuma bikin lo terbiasa berpikir bahwa semuanya bisa tercapai secara instan, padahal kenyataannya gak seperti itu.

 

2. Kekeuh gak belajar grammar mentang-mentang gak keluar di ujian.

Walaupun, materi grammar ini gak keluar di UN maupun SBMPTN, tapi tanpa mengetahui struktur bahasa yang tepat, lo akan banyak mendapatkan hambatan dalam mencerna Bahasa Inggris dengan baik, contohnya dalam proses reading maupun listening. Selain itu, belajar grammar sampai betul-betul paham itu adalah sebuah investasi yang luar biasa penting buat lo di kemudian hari. Dengan memahami penggunaan grammar yang tepat, lo gak akan pernah takut salah lagi kalo mau nulis pake Bahasa Inggris, lo akan jadi jauh lebih mudah berinteraksi dan berkomunikasi dalam skala global yang memberikan lo peluang belajar maupun kesempatan berkarya yang sangat luas.

Buat kamu yang grammar-nya masih harus ngulang, gua sangat menyarankan lo untuk review ulang materi grammar dari kelas 10, 11, dan 12. Kalo lo serius belajarnya, gak akan waktu lama kok sampai lo bener-bener jago. Tapi manfaatnya akan terus nempel di otak lo sampai sepanjang hidup lo!:

Buat kamu yang grammar dasarnya masih harus ngulang, ini video kilatnya:

 

3. Kalo ketemu vocab yang susah = langsung down.

aak

Nah! Kalo dari 1 teks, 10% vocabnya kita gak tahu, tenang aja. Emang wajar kok kalo lo gak bisa sampai tahu 100% semua vocabnya. Tapi coba deh lo beranikan diri untuk menebak arti dari suatu vocab yang kita gak tahu dari sebuah teks, asalkan ada clue-nya. Jadi, kalo nemu vocab yang kita nggak tahu, yang perlu kita lakukan adalah menerka dulu, jangan langsung down dulu ya. Ketika level vocab kita intermediate, udah mulai kita belajar yang namanya kata dasar dalam bahasa Inggris. Coba kita lihat:

 

4. Belajar gak tepat sasaran: Kebanyakan menghafal!

Kebanyakan dari murid kelas XII yang mau UN akan menghabiskan waktunya untuk…menghafal jenis teks. Itu loh yang exposition, narratives, recount, etc. Sampai detil-detil strukturnya pun kita hafalkan.

inc

Sebenernya gak usah sampai seserius itu. Justru itu cara belajar yang nggak tepat! Teks-teks seperti yang di atas hanya perlu kita mengerti tujuan dan isi konteksnya tentang apa. Toh, nanti yang diuji adalah pemahaman kita soal isinya teksnya, bukan tentang hafalan nama teks dan lain-lain.

Masih ingat nggak sih di kelas X, XI, dan XII, kita belajar English Expressions? Contoh lihat konten expressing happiness ini. Video ini hanya sebatas ngasih contoh gimana caranya kita menunjukkan kebahagiaan. Aslinya, ada buanyak banget ekspresi yang nunjukin kebahagiaan kita, di luar video ini. Makanya it is not a wise decision to memorize these things. Kita hanya perlu mengerti aja.

 

5. Mikirin hal nggak penting: “Baca soal dulu atau baca teks dulu?”

emma

Stop it. Gue selalu aja ketemu murid yang pusing mikirin ini sampe panik sendiri. Padahal yang namanya kita ngerjain soal reading itu bakalan bolak-balik juga antara baca soal dan teksnya. Lagian teks itu bisa gampang dan bisa susah, kalo susah teksnya yang tinggal cek dulu soalnya, dan sebaliknya kalo teksnya gampang ga ada salahnya baca teksnya dulu. Terus bolak-balik deh. Baca soal dulu atau baca teks dulu bukan keputusan yang krusial dan membawa perubahan signifikan dalam menjawab soal. So, seriously stop it. 

 

6. Berhenti nonton film Bahasa Inggris karena mau ujian listening Bahasa Inggris

Lho justru sebetulnya nonton film berbahasa Inggris itu bagus, apalagi kalo gak ada subtitlenya! UN juga menguji listening comprehension skill kita. Coba, dari sekarang latihan nonton film berbahasa Inggris tanpa subtitles deh. Itung-itung sembari bersantai di tengah-tengah belajar.

Picture4

7. Latihan reading pake buku sekolah

Di ujian, kita bisa menemukan teks dari yang gampang gak ketulungan sampe yang susah. Di buku sekolah, palingan kita ketemu teks yang tingkat kesulitannya segitu-segitu aja. Kalo kita belajar dari buku sekolah doang, kayaknya kemampuan membaca kita susah untuk meningkat. Coba deh intip dunia luar dengan membaca artikel-artikel yang ada di berbagai macam website.

Untuk membantu kita mengerti konteks sebuah bacaan, kita juga perlu baca berbagai macam topik. Yang tadinya bacanya otomotif terus, coba sekali-sekali baca tentang kepribadian orang, hukum, maupun gosip. Yang tadinya bacanya buku fiksi, coba intip juga yang non-fiksi. Hal ini bikin kita gampang ngerti gaya tulisan dari macam-macam penulis, mempercepat kita membaca, memperkuat vocab, dan juga memperluas wawasan kita. Jangan lupa, ada perbedaan loh antara membaca buat ujian sama membaca normal.

h05pm
*le menjelang ujian Bahasa Inggris

8. Baca doang, tapi nggak pernah latihan ngerjain soal reading.

Kalo udah sering baca, jangan lupa latihan soalnya broh! Kan nanti ketika ujian, kita diujinya pakai soal untuk nguji kita sejauh apa ngerti sebuah bacaan in English. Untuk itu perlu banget kita tahu dasar-dasar dalam ujian reading. Setelah itu, kita juga perlu memahami apa yang biasa ditanyakan dalam ujian bahasa Inggris. Jangan lupa juga bahwa kita bisa ngecek juga contoh-contoh reading texts untuk UN Bahasa Inggris 2015 di dalam kurikulum kita:

****

Gimanaa?? Adakah selama ini lo melakukan satu dari kesalahan di atas? Kalo ngga ada, baguus. Kalo ada, selamat. Selamat, lo akhirnya bisa diingetin dan berkesempatan untuk drop; itu kesalahan demi proses belajar yang lebih baik. Hehehe. Baiklah, semoga temuan gue hasil observasi lapangan pas murid-murid belajar Bahasa Inggris di atas bisa membantu lo untuk mempersiapkan diri lebih mantap buat UN 2015 nanti. Good luck for your national exam zzzzzz Guuys…

==========CATATAN EDITOR===========

Merasa melakukan salah satu kesalahan di atas? Share your story ya on comment section below. Kalo ada di antara lo yang mau ngobrol atau diskusi lebih lanjut sama Donna tentang persiapan UN SMA Bahasa Inggris, bisa langsung juga tinggalin comment di bawah artikel ini.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan membership zenius.net di sini.