Panduan Belajar UN SMA Matematika IPA 2017

Panduan Belajar UN SMA Matematika IPA 2017

Halo, pembaca setia Zenius Blog. Ketemu lagi dengan gue, Ivan Alim. Apa kabarnya nih? Buat yang lagi duduk di kelas 12, pasti lagi super sibuk dan pusing ya dengan setumpuk tugas, persiapan ulangan, dan persiapan UN dari sekolah. Nah, pada kesempatan kali ini, artikel Zenius Blog hadir untuk meringankan sedikit beban belajar lu. Di sini, gue akan berbagi tips belajar untuk Ujian Nasional SMA Matematika IPA 2017.

Ngomongin persiapan UN, biasanya ada yang bertanya seperti ini:

“Kira-kira topik apa saja yang harus dikuasai untuk UN Matematika IPA 2017 nanti?”

Sebenarnya kita sendiri bisa menelusuri materi apa aja yang sebaiknya kita kuasai berdasarkan informasi yang tertera di kisi-kisi UN 2017 yang sudah resmi dirilis pemerintah. Oke deh, tanpa berbasa-basi lagi, yuk kita langsung intip kisi-kisi UN SMA Matematika IPA 2017.

 

Perbandingan Kisi-kisi UN 2017 dengan soal UN tahun-tahun sebelumnya

Sebelum kita membandingkan silabus UN 2017 dengan soal-soal UN Matematika IPA tahun sebelumnya, gue mau menampilkan dulu kisi-kisi UN 2017 untuk Matematika IPA yang dikeluarkan oleh pemerintah:

Dari kisi-kisi di atas, kita setidaknya sudah mendapatkan gambaran tentang materi-materi yang akan diujikan di UN 2017. Dari sini, muncul pertanyaan baru:

“Apakah kisi-kisi UN 2017 ini jauh berbeda jika dibandingkan dengan soal UN pada tahun-tahun sebelumnya?”

Mengapa ini penting untuk ditanyakan? Karena jika perbedaannya tidak terlalu banyak, maka kita tetap bisa menggunakan soal-soal UN tahun sebelumnya sebagai alat ukur kesiapan kita dalam menghadapi UN 2017. Untuk bisa menjawab pertanyaan ini, mari kita coba klasifikasikan soal-soal UN tahun sebelumnya berdasarkan topik yang diujikan.

KELASTOPIKKISI UN 2017UN 2016UN 2015UN 2014UN 2013
Kelas 10Pangkat, Akar, dan Logaritmaada3 soal3 soal3 soal2 soal
Persamaan dan Fungsi Kuadratada2 soal2 soal2 soal3 soal
Sistem Persamaan Linearada1 soal2 soal2 soal1 soal
Pertidaksamaan---- -
Logika-2 soal2 soal2 soal2 soal
Trigonometri Dasarada3 soal1 soal2 soal1 soal
Dimensi Tigaada2 soal2 soal2 soal2 soal
jumlah soal11 soal12 soal13 soal11 soal
Kelas 11Statistikaada2 soal2 soal2 soal1 soal
Peluangada3 soal3 soal3 soal4 soal
Trigonometri Lanjutada1 soal2 soal1 soal2 soal
Persamaan Lingkaranada1 soal1 soal1 soal1 soal
Sukubanyak-2 soal1 soal1 soal1 soal
Fungsiada2 soal1 soal1 soal2 soal
Limitada2 soal2 soal2 soal2 soal
Turunanada3 soal1 soal1 soal1 soal
jumlah soal16 soal13 soal12 soal14 soal
Kelas 12Integralada5 soal6 soal 6 soal5 soal
Program Linearada1 soal--1 soal
Matriksada2 soal1 soal1 soal1 soal
Vektor--3 soal3 soal3 soal
Transformasi Geometriada1 soal1 soal1 soal1 soal
Baris dan Deretada3 soal2 soal2 soal2 soal
Eksponen dan Logaritma lanjutanada1 soal2 soal2 soal2 soal
jumlah soal13 soal15 soal15 soal15 soal

Dari tabel di atas, kita bisa mengambil kesimpulan:

Secara keseluruhan, sebenernya topik-topik yang akan diujikan pada UN tahun ini (berdasarkan kisi-kisi UN 2017) tidak jauh berbeda dengan topik-topik UN tahun-tahun sebelumnya.

Hanya saja, kalo mau dilihat lebih detil, ada 4 perbedaan jelas dari perbandingan di atas:

  • Untuk UN di tahun-tahun sebelumnya, selalu ada soal yang menguji materi tentang Logika Matematika. Namun, di UN 2016, soal tentang logika matematika tidak diujikan. Begitu pula untuk UN tahun ini, materi Logika Matematika tidak dicantumkan di kisi-kisi.
  • Untuk UN tahun 2013 - 2016, tidak ada soal yang menguji topik Pertidaksamaan. Begitu pula di UN tahun 2017.
  • Untuk UN tahun 2013 - 2015, selalu ada soal tentang Vektor. Namun, di UN 2016 dan UN 2017, soal tentang vektor tidak diujikan.
  • Untuk UN tahun 2013 - 2016, ada soal tentang Sukubanyak. Sedangkan untuk UN tahun 2017, topik sukubanyak tidak diujikan.

Jika lu punya waktu mepet untuk mempersiapkan diri buat UN, lu bisa skip materi Logika Matematika, Pertidaksamaan, Vektor, dan Sukubanyak. Keempat topik ini ga akan diujikan di UN 2017 nanti. Tapii, kalau lu masih punya waktu lebih untuk belajar, ga ada salahnya juga untuk memahami keempat materi ini sehingga lo bisa belajar Matematika secara menyeluruh. Ini akan ngebantu lu untuk menyicil/mengejar persiapan belajar SBMPTN.

 

Materi yang harus dipelajari untuk UN SMA Matematika IPA 2017?

Mungkin lu masih bingung membaca kisi-kisi yang gue tampilin di atas. Lu masih bingung memetakan topik yang disebutkan di kisi-kisi tersebut dengan bab buku pelajaran sekolah. Nah, di sini gue akan merangkum seluruh daftar materi yang dimaksud dalam kisi-kisi UN 2017 dari pemerintah. Buat yang udah join di zenius.net, lu tinggal pelajari materi di bawah ini untuk memenuhi standar kisi-kisi dari pemerintah:

Oiya, mulai tahun 2016 kemarin, kisi-kisi UN bukan cuma menampilkan topik-topik yang akan diujikan, tapi juga level kognitifnya. Ada 3 level kognitif yang terdapat di kisi-kisi, yaitu:

  1. Level Pengetahuan dan Pemahaman (paling mudah)
  2. Level Aplikasi
  3. Level Penalaran (paling susah)

Nah, materi mana aja nih yang punya tingkat kesulitan termudah dan materi apa aja yang punya tingkat kesulitan tertinggi? Seperti yang bisa lu lihat sendiri di cuplikan kisi-kisi di atas, tidak ada satu pun topik/materi yang hanya menguji level kognitif pengetahuan dan pemahaman saja. Semua materi yang disebutkan di kisi-kisi masuk ke ketiga level kognitif. Oleh karena itu,

Daripada memusingkan soalnya bakal sesusah atau segampang apa, lebih baik persiapkan saja tiap topik sebaik mungkin.

 

Strategi Belajar untuk Persiapan UN SMA Matematika IPA 2017

Oke, sampai di sini kita sudah tau materi apa aja yang perlu dipersiapkan buat UN SMA Matematika IPA 2017 nanti. Sekarang mari kita susun strategi belajar untuk menghadapi ujian tersebut. Sebenarnya, apa yang akan gue sampaikan di sini mirip dengan hal-hal yang sudah disampaikan di artikel Wisnu yang berjudul: Panduan Belajar UN SMA Matematika IPA 2016. Kira-kira, seperti apa strategi belajar yang efektif untuk menghadapi UN 2017 nanti?

1. Jangan hanya menghapal tipe soal, tanpa menguasai konsep dasarnya.

Tipe soal UN dari tahun ke tahun tidak banyak berubah. Akibatnya, banyak bimbingan belajar yang membahas soal UN dengan menggunakan cara cepat karena tipe soalnya memang bisa dihapal. Mereka hapalkan saja metode penyelesaian soalnya, kemudian dapat jawabannya. Pembahasan soal di buku-buku juga sudah banyak yang memberikan trik-trik cepat seperti ini. Bahkan, guru-guru di sekolah pun banyak yang ikut-ikutan mengajarkan cara cepat.

Kalau lu ikut-ikutan belajar dengan menghapal cara cepat, mungkin nilai UN lu bisa bagus, tapi ada konsekuensi yang harus lu tanggung nantinya, yaitu:

  • Lu tidak paham prinsip dasarnya.
  • Lebih banyak stresnya karena banyak hal yang harus dihapal (berbagai tipe soal dihapalkan semuanya).
  • Belajarnya jadi tidak menarik.
  • Stres dan membosankan, lama-lama jadi benci terhadap matematika, padahal matematika itu bermanfaat sampai kapanpun.
  • Ketika mempersiapkan diri untuk belajar SBMPTN, lu harus mulai dari awal lagi karena belum paham konsep utamanya.

Nah, karena lebih banyak kerugiannya daripada manfaatnya, sebaiknya hal-hal di atas dihindari sebisa mungkin. Daripada menghapal tipe soal, mending kalian berusaha benar-benar mengerti setiap konsep dari topik-topik yang sedang dipelajari. Dengan begitu, apa yang kalian pelajari akan terus nempel dan terus kepake untuk SBMPTN, ujian masuk mandiri berbagai perguruan tinggi, hingga sampai kuliah.

2. Mulai dari pelajari konsep bab per bab.

Bagaimana cara belajar yang benar untuk bisa memahami setiap konsep yang ada? Caranya adalah dengan mempelajari setiap bab yang ada secara bertahap, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan latihan soal di setiap masing-masing bab. Jangan belum apa-apa langsung mengerjakan soal campuran. Supaya kalian mengerti mengapa latihan soal per bab itu penting, coba baca artikel Wisnu tentang deliberate practice.

Alasan lain mengapa mempelajari masing-masing bab itu penting adalah supaya kalian tidak perlu pusing memikirkan bab mana yang termasuk dalam kategori level kognitif mana di UN seperti yang terlihat di kisi-kisi. Mengapa bisa demikian? Pertama, karena kita sudah lihat analisis kisi-kisi di atas bahwa tidak ada satupun bab yang hanya menguji level kognitif pengetahuan dan pemahaman saja. Kedua, karena lu belajar tidak hanya untuk menghadapi UN, tapi juga untuk menghadapi SBMPTN. Dengan cara seperti ini, lu bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi UN dan SBMPTN sekaligus. Jadi, jangan sampai persiapan belajar untuk UN ini mengakibatkan persiapan belajar SBMPTN lu terbengkalai.

3. Uji kemampuan kalian dengan mengerjakan soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya.

Untuk bisa mengetahui hasil belajar lu selama ini dan sejauh mana kesiapan lu dalam menghadapi UN nanti, caranya adalah dengan mencoba mengerjakan soal-soal UN tahun-tahun sebelumnya. Setidaknya, coba kerjakan soal-soal UN enam tahun terakhir. Berapa banyak yang bisa lu jawab? Kemudian, topik-topik dari bab mana saja yang belum dikuasai? Khusus untuk topik-topik yang belum dikuasai dengan baik, coba diulangi lagi materinya sampai kalian paham betul.

Kalian bisa lihat daftar soal-soal UN Matematika IPA selama enam tahun terakhir:

Kalau mau latihan soal lebih banyak, lu bisa lihat selengkapnya di sini.

****

Kira-kira itulah yang bisa gue bagi mengenai panduan belajar untuk UN SMA Matematika IPA 2017 nanti. Semoga artikel ini bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian yang berkaitan dengan hal ini. Intinya, UN 2017 mirip dengan UN tahun-tahun sebelumnya. Jadi, lu tetap bisa mengandalkan latihan soal UN tahun-tahun sebelumnya untuk mengetahui sejauh mana kesiapan kalian hingga saat ini. Ingatlah selalu untuk mulai dari belajar topik per bab terlebih dahulu sebelum mengerjakan latihan soal dan kuasailah konsep dasarnya agar persiapan belajar untuk UN ini tidak mengganggu persiapan belajar SBMPTN. Persiapkan diri sesegera mungkin. Selamat belajar ya.

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi sama Ivan tentang persiapan UN SMA Kimia 2017, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini ya.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan vouchernya di sini.

About 

Ivan Alim adalah tutor Matematika Zenius Education. Ivan menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Teknik Universitas Indonesia jurusan Teknik Mesin Kelas Internasional Double Degree.

Follow Facebook Ivan di Ivan Alim

  • Putri Zuchairoh

    Bang, kalau gue fokus ke sb aja gimana? Cuma masalahnya, materi matdas sb nelum semuanya yg gue kuasai. Jadi butuh waktu yang cukup lama buat pelajarin per bab nya.

    • Ivan Alim

      Tidak apa-apa. Justru kita menyarankan untuk langsung fokus ke SBMPTN karena dengan belajar SBMPTN secara serius, UN bakal jadi lebih mudah. Seperti yang gue tulis di atas, jangan sampai persiapan belajar UN ini mengganggu persiapan belajar untuk SBMPTN.

  • lolca

    kenapa gue kalau ngerjain un mtk waktunya selalu nggak cukup ya padahal udah paham konsepnya 🙁 perlu bnyk latian soal atau gmn bang?

    • Ivan Alim

      Coba biasakan untuk mencari solusi yang lebih efisien ketika menyelesaikan suatu soal. Nanti lama-lama bisa cepat mengerjakan soalnya. Selain itu, kemungkinan lu lama menyelesaikan soal bisa juga disebabkan oleh kemampuan aljabarnya yang masih lemah.

  • Nadia

    Kalau belajar SBMnya lama gimana ya? Aku udah jalan matdas kurang lebih 1 bulan tapi masih di materi barder, itu pun masih rada bingung kalau ada soal yg dibikin nyleneh. Kalau menurut jadwal yg aku buat nih seharusnya udah pindah ke fisika seminggu yg lewat, tapi pas aku coba buka starting physics ada yg bingung ttg grafik turunan, jadi balik ke math lg. Malah waktunya mepet hmmm. Jadi bagusnya aku tetep di matdas atau gimana ya bang? Mohon sarannya bang.

    • Ivan Alim

      Sebaiknya kuatkan dulu dasar-dasar matematikanya supaya belajar fisikanya cenderung lebih mudah.

  • Tami

    ka yang biologi kapannn???

  • Elvira

    Kak, menurut kakak, belajar integral atau turunan dulu?

    • Ivan Alim

      Tentu saja belajar turunan dulu. Itu karena untuk bisa memahami integral, lu harus mengerti konsep dasar yang ada di turunan.

  • Hendrik Frans

    Kayaknya perhitungan No.3 di
    https://www.zenius.net/c/399/soal-persamaan-kuadrat-matematika-ipa
    ada yang salah

    • Ivan Alim

      Iya, ada yang salah. Di bagian ((3+k)^2-4(3+2k)geq0), itu seharusnya begini:

      ((3+k)^2-4(3+2k)>=0)
      (k^2+6k+9-12-8k>=0)
      (k^2-2k-3>=0)
      ((k-3)(k+1)>=0).

      Nanti kita perbaiki deh.

  • Agus Sutiono

    Kalau kita mementingkan SNMPTN dulu sblum UN brrti kita harus relain UN dong bang. Sama sekarang kan ada USBN juga bang, gimana tuh?

  • Game man

    Min, saya baru nih di zenius.
    Kalau belajar Matdas/mat Ipa bagusan lewat materi per kelas/sbmptn??
    Trs kalau video yg per kelas lengkapan di matjib/matpem??
    Ada tips ga min??