Persiapan SBMPTN Matematika, Pelajari Materi KTSP atau K-13?

Sedang persiapan SBMPTN Matematika tapi bingung lebih baik belajar materi KTSP atau Kurikulum 2013? Berikut adalah tips untuk belajar SBMPTN Matematika.

Kurikulum 2013, kadang disebut Kurtilas atau K-13, sudah memasuki tahun ke 3 di beberapa sekolah. Namun, pelaksanaan kurikulum 2013 ini tidak serentak. Sebagian besar sekolah masih menggunakan kurikulum yang lama, yaitu KTSP. Akibatnya, anak-anak SMA Kelas 12 di season (tahun ajaran) 2016-2017 ini memiliki dua jenis kurikulum, kurikulum 2013 dan KTSP. Materi yang diajarkan di Kurikulum 2013 tentu beda dengan yang diajarkan di KTSP.

Kalau gitu untuk SBMPTN nanti, harus belajar pakai kurikulum yang mana dong?

pertanyaan-ktsp-k13-di-blog

Kalau kita melihat statistiknya, sebenarnya sekolah yang sudah menjalankan Kurikulum 2013 itu baru sedikit banget. Menurut data yang gue dapet, penerapan K-13 baru ada di 1270 SMA. Sementara jumlah SMA di Indonesia yang sudah terakreditasi ada sekitar 11.036 (data tahun 2010). Jadi, baru sekitar 10% SMA yang sudah menerapkan Kurikulum 2013. Melihat fakta ini, harusnya sih materi yang dimasukkan dalam SBMPTN itu hanya yang KTSP aja ya.

SMA-KTSP-K13
Perbandingan jumlah SMA yang menerapkan KTSP vs K-13

 

Meskipun begitu, kita perlu hati-hati mengambil kesimpulan di atas. Karena seperti biasa, panitia SBMPTN nggak pernah terbuka terhadap materi yang diujikan, beda dengan UN yang selalu ada kisi-kisinya. Kalau panitia SBMPTN memutuskan untuk masukin materi Kurikulum 2013 ke soal-soal SBMPTN, bisa aja. Jadi, gimana dong nih? Kalau sekolah gue masih pakai kurikulum KTSP, apakah gue harus belajar materi Kurikulum 2013 juga? Nah, ini dia yang akan gue jawab di artikel ini. Di artikel ini gue akan jelasin perbedaan antara kedua kurikulum itu dan kira-kira gimana lo bisa menyiasatinya untuk menghadapi SBMPTN 2016 nanti, khususnya untuk Matematika karena perbedaan materi KTSP dengan K-13 di pelajaran ini cukup mencolok dibandingkan pelajaran-pelajaran lain.

 

Sebelum lanjut baca artikel ini..

By the way, sebelum lo melanjutkan baca artikel ini, pastikan dulu lo udah pernah baca artikel gue tentang tips belajar Matematika untuk persiapan SBMPTN yah. Karena di artikel itu gue menjelaskan terlebih dahulu beberapa hal penting berikut ini:

  • Bahwa materi yang lo pelajari di kelas 12 itu cuma 20-25% dari total materi yang diujikan di SBMPTN. Sisanya adalah materi kelas 10, 11, dan bukan materi SMA.
  • Bahwa soal-soal yang ada di SBMPTN itu kebanyakan campuran berbagai topik (bab).
  • Statistik topik yang diujikan di SBMPTN

Nah, kalau udah baca, berarti udah tau lah ya bahwa apapun kurikulum yang lo ambil sekarang, jangan pernah cuma mengandalkan apa yang lo pelajari di kelas 12 ini aja, karena memang materi SBMPTN itu lebih banyak mengulang materi yang pernah diajarkan di kelas 10 dan kelas 11.

So, sekarang pertanyannya, gue harus ngulang dengan materi KTSP atau materi Kurikulum 2013 nih? Yuk, kita berusaha jawab pertanyaan ini dengan melihat perbedaan antara materi KTSP dan Kurikulum 2013 dulu.

 

Bedanya KTSP dan Kurikulum 2013

Kalau kita telaah mendalam, sebenernya banyak banget perbedaan antara KTSP dengan Kurikulum 2013. Mulai dari perbedaan filosofis, aspek penilaian, konsep peminatan, pelaporan hasil belajar, sampai urutan bab yang di pelajari di tiap-tiap pelajaran. Meskipun begitu, sebagian besar perbedaan itu nggak relevan untuk kita bahas di artikel ini, yang relevan cuma perbedaan antara bab yang dipelajari di KTSP dengan bab yang dipelajari di Kurikulum 2013. Sekarang, gue mau tunjukin perbedaan bab-babnya, khususnya untuk matematika. Karena di matematika ini perbedaannya rada mencolok, sementara di pelajaran lain cenderung hampir nggak ada bedanya.

Biar enak melihatnya, kita pakai diagram Venn aja yah. Dan gue akan membagi menjadi 3 daerah, yaitu daerah A, B, dan C.

Venn-Diagram

 

Daerah A – Materi yang eksklusif ada di KTSP doang

Daerah ini menunjukkan topik yang ada di KTSP, tapi nggak ada di K-13. Pada sebagian besar pelajaran, daerah ini berisikan himpunan kosong. Artinya, semua yang ada di KTSP, pasti ada juga di K-13. Tapi untuk matematika, ada nih, meskipun cuma satu bab aja, yaitu bab Logika. Kalau mau tahu isi bab itu kayak apa, di bawah ini gue kasih linknya.

Gue sendiri agak menyayangkan sih kalau bab itu dihapus dari kurikulum karena di bab itu lo bisa belajar tentang bagaimana menggunakan aturan-aturan logika untuk mengambil kesimpulan yang valid dalam kehidupan sehari-hari.

Daerah B – Materi yang ada di KTSP, ada juga di K-13

Daerah ini menunjukkan topik yang ada baik di KTSP maupun di K-13. Untuk matematika, semua bab ini ada di daerah B:

Daerah C – Materi yang eksklusif ada di K-13 doang

Daerah ini menunjukkan topik yang ada di K-13, tapi nggak di KTSP. Untuk matematika, yang termasuk daerah ini antara lain:

 

Persiapan SBMPTN Matematika

So, balik lagi ke persiapan SBMPTN. Kalau begitu, kira-kira untuk SBMPTN nanti, soal-soal SBMPTN itu diambil dari KTSP atau dari Kurikulum 2013? Well, nggak ada yang bisa jawab ini dengan pasti selain panitia SBMPTN itu sendiri tentunya. Selama belum ada pernyataan resmi dari panitia, sampai sekarang yang bisa kita lakukan cuma menebak aja. Meskipun kita nggak tau kurikulum apa yang akan dipakai di SBMPTN, menurut gue sih, cara belajarnya tetep sama aja kok, yaitu mulai dari KTSP. Loh, kenapa mulai dari KTSP? Okay, gue jelasin di bawah ini yah.

 

1. Semua basic yang perlu lo ketahui ada di KTSP

Hampir semua topik baru yang ada di Kurikulum 2013 cuma merupakan pengembangan dari topik yang ada di KTSP. Fungsi eksponen dan logaritma itu pengembangan dari konsep eksponen dan logaritma. Sistem persamaan kuadrat dan kuadrat itu pengembangan dari Sistem Persamaan secara umum. Sistem pertidaksamaan kuadrat merupakan pengembangan dari sistem pertidaksamaan dan fungsi kuadrat. Di irisan kerucut, bagian lingkaran dan parabola udah ada di KTSP, sisanya cuma hiperbola dan elips yang baru. Bunga, pertumbuhan, peluruhan, dan matematika keuangan itu pengembangan dari konsep eksponen. Dst.

Jadi, lebih baik lo fokus untuk perkuat basic-nya dulu di KTSP. Untuk matematika, topik yang perlu lo kuasai udah tersedia di link berikut ini:

Di kedua link itu lo bisa memperkuat pemahaman lo terhadap konsep-konsep matematika per topik.

2. Latihan Soal Campuran

Berikutnya, ketika basic-nya udah kuat, wajib banget untuk lanjut ke latihan soal campuran. Kenapa? Karena seperti yang gue sebutin di artikel ini, kebanyakan soal SBMPTN itu nggak cuma menguji pemahaman lo di satu topik. Sering kali dalam satu soal, lo membutuhkan pemahaman di 2, 3, atau bahkan 4 topik sekaligus. Okay, jadi di mana gue bisa dapet latihan soal campuran untuk matematika? Ya di sini:

Soal-soal campuran yang ada di dua link di atas nggak cuma diambil dari soal SBMPTN, tapi diambil juga dari berbagai soal tes lainnya dan ada juga yang kita bikin sendiri soalnya. Kenapa begitu? Karena soal-soal itu dirancang supaya lo bisa menghadapi soal serumit dan sekompleks apapun di SBMPTN atau ujian mandiri.

Dari berbagai soal yang ada di latihan soal campuran di atas, banyak juga yang sebenarnya udah keluar dari materi KTSP dan ternyata ada di materi Kurikulum 2013. Contohnya soal ini nih:

contoh-soal-pertumbuhan-di-SBMPTN

Ini adalah soal pertumbuhan. Di Kurikulum 2013, pertumbuhan itu dibahas di satu bab sendiri (bareng sama bunga dan peluruhan). Tapi apakah yang nggak belajar Kurikulum 2013 jadi nggak bisa ngerjain? Ya bisa dong. Kan seperti yang gue bilang di atas, ini hanya pengembangan dari konsep Eksponen dan Logaritma. So, kalau lo bener-bener ngerti konsep Eksponen dan Logaritma, lo juga bisa ngerjain soal ini.

By the way, seperti biasa, coba dong kerjain soal di atas terus jelasin gimana cara lo ngerjainnya di comment di bawah! 🙂

3. Materi Kurikulum 2013 yang bukan sekedar pengembangan KTSP

Ada nggak sih materi Kurikulum 2013 yang bener-bener ilmu baru, yang bukan sekedar pengembangan KTSP? Ada juga sih. Kalau lo bener-bener penasaran pengen mencicipi materi tersebut, untuk matematiknya, boleh lo buka bab ini:

Cuma gue harus pertegas di sini yah: Untuk yang sekolahnya masih pakai KTSP, don’t spend too much time untuk menguasai materi Kurikulum 2013 itu. Lo boleh masuk ke situ hanya jika materi-materi basic-nya udah lo kuasai bener-bener. Inget bahwa tes SBMPTN itu adalah tes seleksi. Lo nggak harus ngerjain seluruh soalnya untuk bisa diterima (kecuali kalau pilihan jurusan lo tingkat kesulitannya tinggi banget kayak FK UI atau STEI ITB). Lebih baik lo fokus untuk menguasai basic-nya.

****

Oke deh, gue harap melalui penjelasan panjang lebar gue di atas, lo udah mulai ada bayangan dan ga bingung lagi tentang persiapan SBMPTN tahun depan. So, ga ada lagi ya excuse bernada patah semangat dalam menyiapkan diri buat SBMPTN hanya karena terintimidasi dengan adanya kurikulum baru. Padahal mah, kalo ditilik-tilik lagi, tetap jurus utamanya adalah perkuat konsepnya. Sebagai penutup, gue rangkum lagi ya hal-hal penting yang mesti lo perhatikan dalam mempersiapkan diri buat menghadapi SBMPTN Matematika 2016 nanti.

  • Perkuat konsep-konsep dasar di KTSP
  • Banyakin latihan soal campuran
  • Boleh intip materi eksklusif K-13, tapi jangan berlebihan, kecuali lo cari nilai perfect buat masuk jurusan unggulan (atau sekedar belajar for fun, bukan sebagai bagian dari strategi SBMPTN).

Berikut adalah persebaran topik SBMPTN matematika dasar TKPA selama 2011-2016

 

Kemudian berikut di bawah ini adalah persebaran topik SBMPTN Matematika IPA/Saintek tahun 2011-2016

 

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi sama Wisnu tentang persiapan SBMPTN Matematika Dasar atau IPA, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan membership zenius.net di sini.