Memahami Zaman Renaissance atau Renaisans, Sejarah dan Latar Belakangnya – Materi Sejarah Kelas 11

Sejarah Zaman Renaissance atau Renaisans

Bukan hanya soal mahakarya seni yang ikonik, zaman renaissance meninggalkan begitu banyak pengaruh terhadap kebudayaan Eropa. Bagaimana sejarahnya?

Sobat Zenius, elo tahu nggak apa lukisan di bawah ini?

Ilustrasi lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci
Ilustrasi lukisan Monalisa karya Leonardo da Vinci. (Arsip Zenius)

Yap, apa lagi kalau bukan lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang ikonik banget. Mahakarya berupa lukisan minyak ini sempat kembali viral beberapa bulan yang lalu, setelah dilempari kue oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.

Nah, Sobat Zenius, lukisan Mona Lisa merupakan salah satu karya seni yang dibuat pada masa Renaissance. Wah, kalau melihat ke belakang, ada banyak banget mahakarya oleh seniman ternama pada zaman itu.

Misalnya, ada Patung David oleh Michelangelo, desain arsitektur Katedral Santa Maria del Fiore oleh Filippo Brunelleschi, lukisan The School of Athens oleh Raphael, berbagai literatur oleh William Shakespeare, dan masih banyak lagi.

Zaman Renaissance atau dalam bahasa Indonesia Renaisans, tidak hanya menonjolkan perkembangan dunia seni dan budaya saja, melainkan juga aspek lainnya di dunia sains, penemuan, filsafat, dan pengetahuan.

Jadi penasaran deh, gimana sih latar belakang terjadinya Renaissance, dan apa saja dampaknya terhadap dunia? Mari kita bahas sejarah singkat Renaissance melalui artikel kali ini.

Pengertian Renaisans

Sebelum kita menyelam lebih jauh dalam pembahasan sejarah masa Renaissance, kita perlu memahami terlebih dahulu apa itu Renaissance.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Renaissance dalam bahasa Indonesia dapat dituliskan sebagai Renaisans. Istilah Renaisans ini pertama kali dikenalkan oleh seorang ahli sejarah asal Prancis bernama Jules Michelet.

Secara etimologi, Renaisans berasal dari bahasa Latin yang terdiri dari “re” (lagi) dan “naisans” (kelahiran). Dalam bahasa Perancis Renaissance berarti terlahir atau kelahiran kembali.

Istilah ini biasa digunakan untuk menandakan suatu periode atau masa peradaban di abad ke-14 hingga abad ke-17 Masehi di Eropa, di mana Renaissance dalam sejarah peradaban Eropa berarti kelahiran kembali kebudayaan kuno Yunani dan Romawi.

Untuk memahami konsep renaisans dengan lebih baik, gue punya rekomendasi video materi dari Zenius, nih. Elo tinggal klik link video di bawah ini saja. Selamat menonton!

Video: Konsep Renaisans

Video materi konsep renaisans
Yuk, nonton video materi konsep renaisans di Zenius! (Arsip Zenius)

Jadi, dapat disimpulkan bahwa Renaisans atau Renaissance adalah masa gerakan perubahan di Eropa yang terjadi di abad ke-14 hingga abad ke-17 Masehi, di mana masyarakat berusaha untuk mempelajari kembali nilai-nilai humanisme yang sudah ada sejak masa Romawi Yunani.

Gampangnya Sobat Zenius, ingat saja bahwa Renaisans itu merupakan masa-masa masyarakat Eropa terlahir kembali, di berbagai aspek.

Pertanyaannya, kok bisa ya terjadi masa atau gerakan seperti ini? Untuk menjawab itu, kita perlu membahas latar belakang dari gerakan ini di bagian selanjutnya.

Latar Belakang Renaissance

Di bagian sebelumnya, gue sempat menyebutkan bahwa, Renaisans itu bisa dibilang seperti masa-masa di mana ada gerakan yang kembali menilik nilai-nilai humanisme masa Romawi Yunani, kan?

Pada masa ini, muncul sebuah istilah “Renaissance Man” atau Manusia Renaisans, yang menekankan bahwa manusia itu bisa melakukan apa saja yang ia mau bila memang berkeinginan.

Pemikiran itu muncul karena adanya dorongan dan pemicu yang kemudian membuka lembaran masa Renaissance nih, Sobat Zenius.

Kira-kira apa saja ya yang memicu dan mendorong lahirnya masa Renaisans? Yuk, nonton video materi Zenius yang menarik banget soal latar belakang kemunculan zaman Renaisans.

Video: Penyebab Terjadinya Renaisans

Video materi latar belakang renaissance.
Video materi latar belakang renaissance. (Arsip Zenius)

Oke Sobat Zenius, ternyata ada berbagai faktor yang melatar belakangi masa Renaisans ini. Pada masa Renaisans, pengaruh gereja melemah. Salah satu penyebabnya adalah kejenuhan terhadap kehidupan gerejawi yang mendominasi.

Kala itu masyarakat yang mulai jenuh dengan dominasi gereja ditambah dengan usaha membaca kembali berbagai literatur klasik Romawi Yunani mendorong pemikiran dan filsafat yang terus berkembang.

Selain itu, kemunculan Renaisans ditandai dengan jatuhnya kekuasaan Konstantinopel pada tahun 1453. Sejak Konstantinopel jatuh, jalur perdagangan harus berubah, dan titik temu perdagangan yang baru itu berada di Italia.

Adanya pemikiran yang perkembang serta ketersediaan dana yang melimpah, merupakan salah satu faktor yang mendukung adanya suatu gerakan perubahan yang kemudian membuat Italia terlahir kembali. 

Seiring berjalannya waktu, tidak hanya Italia, namun negara-negara lain di Eropa pun juga merasakan “terlahir kembali”.

Berikut ini infografi yang menjelaskan latar belakang renaissance secara singkat.

Informasi latar belakang renaissance Zenius.
Flashcard Renaissance oleh Zenius (Dok. Zenius Education)

Jadi, tonggak awal kemajuan masyarakat Eropa pada masa Renaisans ditandai dengan kemunculan masyarakat yang mulai menggunakan penalaran mereka untuk berekspresi dan berkarya, Sobat Zenius.

Dengan majunya intelektualitas masyarakat yang juga terus didukung oleh dana yang mumpuni, banyak tokoh-tokoh Renaissance yang muncul dengan karya-karya yang keren banget.

Kira-kira dari penjelasan tadi apa saja nih dampak Renaissance? Pada masa Renaissance, kebebasan untuk berkarya dan berpikir terus berkembang, berbagai aspek kehidupan (ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya) berkembang, serta pengaruh gereja yang dulunya dominan berkurang.

Next, kita bahas ciri-ciri renaisans ya.

Baca Juga: Sejarah Evolusi Peradaban Eropa dan Periodisasi Lengkapnya – Materi Sejarah Kelas 11

Ciri-Ciri Renaissance

Masa kelahiran kembali alias Renaisans tidak terlepas dari ciri-ciri yang akan kita bahas di bagian ini. Apa saja?

Pertama, berkembangnya ilmu pengetahuan di Eropa. Pada masa ini, masyarakat banyak mempelajari karya filsuf dan ilmuwan kuno zaman Yunani Romawi. Sehingga, pemikiran Humanisme dan Rasionalisme sangat berkembang. Temuan mesin cetak pada masa ini mempermudah persebaran ilmu pengetahuan.

Kedua, berkurangnya pengaruh Gereja Katolik Roma. Sebelum masa Renaissance, gereja merupakan salah satu pihak dominan yang memegang kekuasaan tertinggi. Namun, pada masa Renaisans, masyarakat mulai memiliki pemikiran baru dan pengaruh gereja pun tidak sedominan dulu.

Ketiga, munculnya penemuan dan karya baru yang menekankan sisi humanisme. Ada begitu banyak aspek yang berkembang pada masa Renaisans, mau itu aspek budaya, seni, politik, filsafat, dan sains. Semua ini karena adanya pemikiran humanisme yang fokus studi dari sisi manusia.

Salah satu kota termasyhur, yang bisa dibilang sebagai salah satu ikon dari zaman Renaisans adalah Kota Florence (atau Firenze) di Italia. Elo bisa melihat pemandangan kota cantik ini di bawah ini.

Ilustrasi Patung David oleh Michelangelo dan pemandangan Kota Florence di Italia.
Ilustrasi Patung David oleh Michelangelo dan pemandangan Kota Florence di Italia. (Arsip Zenius)

Cantik banget, ya! Di situ elo bisa melihat ada satu gedung megah dengan atap berbentuk kubah, kan? 

Desain gedung tersebut merupakan salah satu desain arsitektur karya arsitek zaman renaisans, Filippo Brunelleschi.

Selanjutnya kita bahas beberapa tokoh Renaissance, yuk!

Tokoh Renaissance

Hmm, ngomongin soal tokoh Renaissance itu tidak ada habisnya deh. Soalnya, banyak banget tokoh keren yang karya benar-benar berpengaruh pada dunia.

Salah satu tokoh Renaissance yang paling sering disebut adalah Leonardo da Vinci, karena karya dan kontribusinya di bidang seni, sains, musik, penemuan, serta literatur.

Sebagai seniman dan ilmuwan, Leonardo da Vinci benar-benar merepresentasikan “Manusia Renaisans” yang bisa melakukan apapun. Hal itu bisa dilihat dari karya-karyanya yang meliputi berbagai bidang.

Kalau elo penasaran sama contoh tokoh Renaisans lainnya, kebetulan banget nih, ada beberapa biografi tokoh renaissance di Zenius Blog.

Tokoh renaissance.
Tokoh Renaissance. (Arsip Zenius)

Gue sediakan link artikelnya, ya. Elo cuma perlu klik nama tokohnya di bawah ini.

Mantap banget ya penemuan dan karya mereka? Sekarang, waktunya kita coba mengerjakan contoh soal, nih. Pembahasannya disediakan juga, lho.

Baca Juga: Pengertian Merkantilisme, Latar Belakang, Hingga Dampaknya – Materi Sejarah Kelas 11

Contoh Soal

Contoh Soal 1

Temuan yang memicu lahirnya masa Renaisans adalah…

A. Kereta Api

B. Telegram

C. Mesin Cetak

D. Kompas

E. Lampu

Pembahasan

Masa Renaisans merupakan periode di mana Eropa “terlahir kembali” berkat berkembangnya gagasan humanisme dan juga ilmu pengetahuan. Penyebaran ini dapat terjadi dengan luas karena adanya temuan mesin cetak yang membantu persebaran ilmu pengetahuan, Sobat Zenius.

Jadi, jawabannya adalah C.

Contoh Soal 2

Pendekatan humanisme membawa andil besar bagi lahirnya Renaisans karena….

A. Memposisikan manusia sebagai manusia

B. Menggambarkan manusia seada-adanya

C. Memposisikan manusia sebagai tolok ukur dari semuanya

D. Membuat karya seni dengan tema manusia

E. Menghidupkan gerakan pemikiran baru di Italia

Pembahasan

Wah Sobat Zenius, kira-kira mana nih jawaban yang paling tepat? Sebelum zaman Renaisans, masyarakat cenderung menggunakan sudut pandang teologis (keagamaan) untuk memahami segala sesuatu.

Namun pada masa Renaisans, masyarakat mulai menggunakan nalar dan pendekatan humanisme yang memposisikan manusia sebagai tolok ukur dari semuanya, baik untuk sains, seni, budaya, dan lain sebagainya.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

*********

Oke Sobat Zenius, itulah pembahasan singkat mengenai zaman Renaisans atau Renaissance. Kalau elo ingin mempelajari materi Sejarah lainnya dengan lebih dalam dan asyik, coba deh nonton video materi Zenius dan akses soal-soalnya.

Sejarah-UTBK

Pastikan elo log in akun Zenius elo ya supaya bisa akses video dan soalnya. Sampai di sini dulu artikel kali ini, dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Referensi

Renaissance man – Britannica (Updated 2020)

Sejarah Lukisan Monalisa, Mahakarya Leonardo da Vinci yang Dilempari Kue – Suara.com (2022)

The Renaissance – The New York Times (2000)

Bagikan Artikel Ini!