Organisasi BPUPKI dan tugas-tugasnya

BPUPKI – Sejarah Pembentukan, Tugas, dan Tujuan Berdirinya

Elo pernah jadi salah satu anggota panitia untuk pembentukan acara di sekolah, nggak? Kalau gue pribadi, pernah. Waktu gue duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), gue pernah jadi panitia yang mengurus pentas seni (pensi). 

Jadi, gue terlibat mulai dari rapat harian bareng panitia lainnya, pembuatan proposal, sampai mengurus keberlangsungan acara. Nah, waktu itu kebetulan panitia di sekolah gue menyiapkan segala hal buat pensi dari 6 bulan sebelum hari H. 

Setelah gue pikir-pikir lagi, ternyata butuh waktu yang lama buat nyiapin sebuah acara sampai matang, ya? Duh, apalagi kalau menyiapkan kemerdekaan negara, nih? 

Seperti yang elo tau, kemerdekaan Indonesia ini nggak datang secara tiba-tiba aja, gengs. Bahkan, ada panitianya sendiri yang sengaja dibentuk buat menyiapkan hal-hal yang dibutuhkan di hari kemerdekaan.

Yap! Bener banget. Nama panitianya yaitu BPUPKI. Apa itu kepanjangan BPUPKI? Tugasnya ngapain aja, ya? Bikin proposal kayak buat pensi? Bukan, tentunya beda, dong. 

Yuk, gue jelasin tentang organisasi panitia kemerdekaan Indonesia dan tugas-tugas yang mereka jalani pada masanya!

Apa Itu BPUPKI?

Sidang BPUPKI kedua
Pertemuan BPUPKI (dok. Wikimedia Commons oleh Arsip Nasional Republik Indonesia)

Mungkin elo udah tau kalau kepanjangan BPUPKI adalah Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. 

Tapi, elo tau nggak sih, sebenarnya organisasi yang dikenal juga sebagai Dokuritsu Junbi Cosakai ini ngapain? Emangnya, kemerdekaan Indonesia nggak bisa langsung digelar, ya? Kenapa harus ada badan penyelidik dulu?

Oke, jadi gini. Pengertian BPUPKI adalah sebuah badan organisasi yang dibuat untuk mengurus kemerdekaan Indonesia. 

Nah, tujuan BPUPKI ini sebenarnya sama kayak namanya. Yap! Buat menyelidiki segala sesuatu yang berkaitan dengan usaha membentuk negara Indonesia.

Tapi, kerjaannya nggak sesimpel itu. Ada banyak yang dikerjain sama organisasi ini mulai dari awal pembentukan sampai pembubarannya. Apa aja, tuh? Yuk, gue bahas satu per satu di bawah ini.

Baca Juga: Persiapan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – Materi Sejarah Kelas 11 

Pembentukan BPUPKI

Gimana sih, awal pembentukan BPUPKI? Terus, bagaimana suasana pembentukan BPUPKI? Kira-kira, suasananya panas atau mencekam nggak, ya? 

Jadi, awal ceritanya ini dimulai saat kekalahan Jepang dari Amerika Serikat di Perang Dunia II. Saat kalah perang, Jepang otomatis terdesak, dong? Mereka butuh bantuan dari rakyat Indonesia, nih. 

Makanya, pas lagi ada sidang parlemen Jepang di tanggal 7 September 1944, perdana menteri dari Jepang yang bernama Kuniaki Koiso ngasih harapan buat kemerdekaan Indonesia.

Harapan kayak gimana? Jadi, bapak perdana menteri Jepang pada saat itu memperbolehkan Indonesia buat merdeka. Nggak sekadar harapan palsu kayak omongan mantan, gengs. 

Harapan ini berbuah pelan-pelan menjadi kenyataan. Salah satunya, yaitu terbentuknya panitia buat mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Yap! Akhirnya, pembentukan Dokuritsu Junbi Cosakai di tanggal 1 Maret 1945 menjadi jalan pertama menuju kemerdekaan. 

Siapa yang membentuk BPUPKI? Tentunya, orang Jepang. Lebih tepatnya sih, dibentuk oleh Letnan Jenderal Kumakici Harada. 

Terus, gimana sih, susunan organisasi BPUPKI? Menurut informasi yang gue dapatkan dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), BPUPKI secara resmi dilantik oleh Jepang dengan jumlah anggota sebanyak 60 orang.

Dari puluhan anggota tersebut, organisasi ini dipimpin oleh K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat, dan diwakili oleh R.P. Soeroso. Tapi, anggotanya nggak cuma berisi sama orang Indonesia aja, lho. 

K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat, ketua BPUPKI yang terpilih
K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (dok. Wikimedia Commons oleh pemerintah Indonesia)

Yap! Ada orang Jepangnya juga. Nah, anggota BPUPKI yang merupakan orang Jepang adalah Ichibangase yang menjabat sebagai ketua muda.

Eh, tapi ngomong-ngomong, menurut elo, mengapa orang Jepang membentuk BPUPKI? Bukannya mereka menjajah Indonesia, ya? Bahkan, mereka mengadakan kerja paksa yang namanya romusha di Indonesia. Kenapa malah mau memerdekakan negara kita? 

Elo bisa cari tahu ceritanya dengan cara klik banner di bawah ini, ya! Psst … materinya dijelasin sama salah satu tutor Zenius yang asik banget penjelasannya, lho!

Pelajari materi Sejarah di video materi belajar Zenius

Baca Juga: Latar Belakang Keterlibatan Jepang pada Perang Dunia II 

Tugas BPUPKI

Terus, tugas BPUPKI ini ngapain aja? Nah, gue punya beberapa gambarannya, nih.

Keempat tugas BPUPKI yang dijalankan selama masa terbentuknya organisasi
Tugas BPUPKI (Arsip Zenius)

Jadi gini, penjelasan tugas BPUPKI versi lengkapnya;

  1. Pembuatan dasar negara

Pertama-tama, mereka bertugas membuat dasar negara yang akhirnya kita kenal sebagai Pancasila. 

  1. Membuat reses

Jadi, anggota organisasi penyelidik ini juga bertugas untuk membuat reses, nih. Simpelnya, reses merupakan masa istirahat atau kegiatan mereka di luar organisasi yang dibuat untuk satu bulan.

  1. Membantu Panitia Sembilan

Membantu tugas-tugas Panitia Sembilan. Salah satunya, yaitu menghasilkan Piagam Jakarta. Nah, piagam ini merupakan rancangan awal dari pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) milik Republik Indonesia.

  1. Membentuk panitia kecil

Panitia kecil merupakan panitia yang berisi delapan orang dengan tujuan menampung serta membahas informasi-informasi mengenai kemerdekaan Indonesia.

Sidang BPUPKI

Selain itu, mereka juga disibukkan dengan adanya sidang, nih. Bukan, bukan sidang di meja hijau atau pengadilan, ya.

Jadi, sidang BPUPKI ini ada dua. Sidang BPUPKI pertama dilakukan pada tanggal 29 Mei-1 Juni 1945. Hah? Sidangnya empat hari? Iya.

Soalnya, mereka membahas usulan pertama dari dasar negara, yaitu Pancasila. Makanya, for your information, Pancasila ini dibuat atas adanya sidang juga. Banyak anggota yang ngasih saran buat isi dasar negara Indonesia. 

Terus, siapa saja anggota BPUPKI yang mengusulkan rumusan dasar negara? Beberapanya yaitu Soekarno, Soepomo, sama Muhammad Yamin.

Terus, gimana caranya sampai akhirnya ada 5 sila dalam Pancasila? Nah, elo bisa banget cari tau jawabannya di artikel Hari Lahir Pancasila, Berawal dari Satu Pertanyaan, ya!

Terus, sidang BPUPKI kedua dilanjutkan pada tanggal 10 Juli 1945. Nah, pembahasannya ini seputar rancangan isi hukum dasar. Maksudnya? Jadi, mereka membahas Undang-Undang Dasar (UUD), gengs. Mulai dari pembukaan, sampai batang tubuhnya.

Simpelnya, organisasi penyelidik kemerdekaan ini punya tugas yang cukup padat mulai dari awal mula terbentuknya. Terus, semua tugas juga akhirnya bisa diselesaikan sama mereka nih, sampai akhirnya organisasi tersebut dibubarkan.

Kapan BPUPKI dibubarkan? Tepatnya, di tanggal 7 Agustus 1945. Nah, pembubaran mereka ini memang karena tugasnya sudah selesai, gengs. Pas tugas mereka selesai, akhirnya terbentuklah organisasi baru bernama Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

 Baca Juga: 4 Catatan Penting Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 

Contoh Soal BPUPKI

Setelah pembahasan di atas, gue harap elo jadi mengerti lebih jauh tentang salah satu organisasi penting yang membantu terbentuknya negara Indonesia, ya.

Supaya pembelajaran kita makin menyangkut di benak elo, gue punya satu pertanyaan kuis, nih. Yuk, kerjain contoh soal di bawah ini, ya!

Contoh Soal 1

Bagaimana sikap bangsa Indonesia dengan pembentukan BPUPKI?

A. Bersikap tertutup atau tidak menerima

B. Bahagia, senang, dan sangat menyambut tali silaturahmi

C. Bersikap terbuka, mampu menerima walaupun masih ragu

D. Mengadakan demo besar-besaran 

Jawaban:

Pada saat itu, bangsa Indonesia menyambut terbentuknya Dokuritsu Junbi Cosakai sebagai salah satu hal yang cukup positif dan menenangkan. Soalnya, hal itu menjadi salah satu bukti kalau Indonesia akan merdeka.

Meskipun demikian, bangsa Indonesia juga masih menunjukkan adanya keraguan akan pembentukan organisasi tersebut. Pasalnya, ada orang Jepang juga yang ikut menjadi anggota organisasi tersebut. Jadi, jawaban yang paling tepat dari pertanyaan di atas adalah C.

Kesimpulan

Jadi, BPUPKI sebenarnya punya peran yang penting banget buat negara Indonesia, lho. Bayangin aja, kedua hal penting mulai dari Pancasila sampai UUD aja dibahas sama mereka sejak puluhan tahun lamanya. 

Nah, sekarang gue mau nanya pendapat elo, nih. Kalau misalkan dulu Dokuritsu Junbi Cosakai nggak terbentuk, kira-kira Indonesia bakal punya dasar negara sama UUD, nggak? Share pendapat elo di bawah, ya!

Oh iya, selain contoh soal di atas, Zenius juga menyediakan puluhan soal buat elo persiapan try out, lho. Lumayan banget nih, bisa sambil mengasah kemampuan elo mengerjakan soal-soal nantinya. Penasaran mau langsung coba, kan? Elo bisa langsung klik link di bawah ini aja, ya!

Latihan Try Out Bareng Zenius 

Selain itu, Zenius juga punya materi pembelajaran Sejarah lainnya yang nggak kalah keren dan menarik, lho. Apalagi, video materi Sejarah di bawah ini langsung diajarin sama salah satu tutor kita yang gokil abis! Penasaran? Tonton aja videonya langsung, ya!

Reference:

Akhir Kependudukan Jepang di Indonesia – Materi Belajar Zenius

Janji Kemerdekaan: Pembentukan BPUPKI – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2020)

Pengetahuan Sosial Sejarah – Drs. Tugiyono (2004)

Sejarah, Susunan Organisasi, dan Hasil Sidang BPUPKI – Katadata (2021)

Anggota Panitia Sembilan dan Tugasnya dalam Sidang BPUPKI – Katadata (2021)

Sumber foto: Wikimedia Commons

Bagikan Artikel Ini!