Sejarah Evolusi Peradaban Eropa dan Periodisasi Lengkapnya – Materi Sejarah Kelas 11

Materi Sejarah kelas 11 tentang evolusi peradaban Eropa, mulai dari Zaman Klasik, Zaman Pertengahan, Renaisans, kemunculan merkantilisme dan Reformasi Gereja, Abad Pencerahan, sampai terjadinya Revolusi Industri.

Sobat Zenius pasti udah nggak asing lagi sama istilah evolusi. Kata ini sering muncul di pelajaran Sejarah, terutama di pembahasan perubahan manusia purba ke manusia modern.

Tapi, elo udah pernah dengar belum tentang evolusi peradaban? Iya, nggak cuma makhluk hidup aja yang berevolusi, peradaban juga. Salah satunya adalah peradaban Eropa.

Seperti yang kita tahu, evolusi merupakan suatu perubahan yang pelan, tapi pasti. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), istilah ini diartikan sebagai perubahan, baik pertumbuhan atau perkembangan, yang dilakukan secara berangsur-angsur.

Nah, itulah yang terjadi sama peradaban Eropa. Selama kurun waktu ribuan tahun, evolusi peradaban Eropa menyebabkan munculnya Zaman Renaisans, merkantilisme, Reformasi Gereja, Zaman Pencerahan, sampai Revolusi Industri.

Evolusi peradaban Eropa dimulai dari zaman klasik, pertengahan, renaisans, pencerahan, sampai industri.
Periodisasi peradaban Eropa yang dimulai dari Zaman Klasik sampai Zaman Industri. (Arsip Zenius)

Wah, saking banyaknya istilah dalam peradaban Eropa, jadi pusing sendiri. Makanya, biar bisa paham, elo harus tahu dulu gimana periodisasi sejarah Eropa sampai akhirnya bangsa tersebut jadi bangsa yang besar seperti sekarang. Yuk, baca penjelasannya di artikel ini!

Peradaban Eropa Zaman Klasik

Sebelum masuk ke pembahasan awal peradaban Eropa, gue mau minta elo buat perhatikan gambar berikut. Elo tahu nggak, apa nama bangunan ini?

Maison Carrée merupakan kuil Romawi Kuno yang terletak di Nimes, Prancis.
Maison Carrée yang terletak di Prancis. (Dok. Wikimedia Commons)

Ini adalah bangunan kuil Romawi Kuno yang bernama Maison Carrée di Nimes, Prancis. Pas pertama kali lihat gambarnya, mungkin elo bakal teringat sama film atau series yang berlatar mirip zaman Yunani dan Romawi Kuno kayak Game of Thrones (2011).

Nggak salah kalau elo berpikiran gitu. Karena, Maison Carrée memang merupakan salah satu bangunan yang dipengaruhi oleh arsitektur klasik dari Yunani dan Romawi Kuno.

Seperti Maison Carrée, sejarah awal peradaban Eropa juga dimulai dari Yunani dan Romawi Kuno. Kedua peradaban tersebut kemudian dikenal dengan nama Zaman Klasik atau Classical Age.

Pada masa Yunani Kuno, muncul empat tahap peradaban, yaitu mycenaean, archaic, klasik, dan helenistik. Di setiap tahapnya, bangsa Yunani menunjukkan kemajuan yang pesat dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Sobat Zenius bisa baca penjelasan selengkapnya tentang peradaban Yunani Kuno dengan klik artikel berikut: Peradaban Yunani Kuno, Peninggalan, dan Hasil Kebudayaannya.

Seperti peradaban Yunani Kuno, peradaban Romawi Kuno juga mengalami kemajuan dalam berbagai bidang, terutama seni. Hal ini terlihat dari peninggalan-peninggalan kebudayaan yang dimiliki Roma, salah satunya Colosseum.

Secara lebih jelas, pembahasan tentang peradaban Romawi Kuno bisa elo baca di artikel berikut: Peradaban Romawi Kuno dan Peninggalannya.

Sayangnya, setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi di abad IV Masehi, perkembangan peradaban Eropa mulai meredup. Sampai akhirnya, bangsa Eropa memasuki Zaman Pertengahan.

Hm… apa yang dimaksud sama zaman pertengahan? Peristiwa apa aja yang terjadi di zaman itu? Kita cari tahu bareng-bareng, ya!

Peradaban Eropa Zaman Pertengahan

Selama kurun waktu 1.000 tahun setelah keruntuhan Kekaisaran Romawi, Eropa ada dalam Zaman Pertengahan atau Medieval Age. Karena ilmu pengetahuan nggak berkembang, zaman ini sering dijuluki “Zaman Kegelapan” atau Dark Age.

Coba elo bayangin, deh, gimana jadinya kalau di dunia ini nggak ada ilmu pengetahuan. Elo nggak akan mengenal teknologi canggih yang bisa meringankan pekerjaan sehari-hari. Bahkan, elo juga nggak bisa belajar Sejarah kayak sekarang.

Tanpa ilmu pengetahuan, kehidupan kita bakal gitu-gitu aja dan nggak akan bisa maju. Nah, itulah yang dialami Eropa di Zaman Pertengahan.

Setelah kekaisaran Romawi Barat hancur pada tahun 476 M, masyarakat Eropa kayak nggak punya arah. Terjadi kemunduran ilmu pengetahuan karena adanya kebangkitan religi yang menyebabkan kehidupan masyarakat didominasi gereja. 

Di zaman ini, Sains dianggap sebagai suatu hal yang bisa mengalihkan manusia dari ketuhanan. Akibatnya, inovasi dalam dunia ilmu pengetahuan semakin terbatas dan peradaban canggih pun tenggelam. Apalagi, muncul berbagai kekacauan politik, krisis ekonomi, dan wabah penyakit pes.

Selain itu, berkembang juga sistem feodalisme yang dikenalkan William dari Normandie. Sistem ini membagi masyarakat ke dalam beberapa kelompok, yaitu raja, bangsawan dan agamawan, ksatria, pedagang dan pengrajin, serta petani.

sistem feodalisme membagi masyarakat ke dalam beberapa kelompok, dengan Raja di posisi paling atas dan para pekerja di bagian terbawah.
Sistem feodalisme yang membagi masyarakat ke dalam beberapa kelompok. (Arsip Zenius)

Elo jadi semakin paham, kan, kenapa Zaman Pertengahan disebut juga sebagai Zaman Kegelapan? Karena, kehidupan masyarakat di masa itu benar-benar susah dan mereka terpaksa tunduk sama penguasa.

Materi Video Eropa Zaman Pertengahan

Buat elo yang udah berlangganan paket belajar Zenius, pembahasan tentang Zaman Pertengahan Eropa yang disebut juga sebagai Zaman Kegelapan bisa elo tonton selengkapnya lewat video materi. Jangan lupa login dulu buat akses videonya, ya!

[Tonton Video]

Peradaban Eropa Zaman Renaisans

Setelah melewati perjalanan panjang, akhirnya peradaban Eropa memasuki Zaman Renaisans. Zaman ini ditandai dengan adanya kelahiran kembali budaya Yunani dan Romawi yang berciri etika, estetika, dan rasionalitas.

Tapi, dua kebudayaan itu nggak muncul secara tiba-tiba, ya. Menurut elo, apa hal yang melatarbelakanginya?

Oke, gue bahas dulu dari asal muasal istilah renaisans. Renaisans berasal dari bahasa Latin “re” yang berarti lagi dan “naisans” yang berarti kelahiran. Jadi, renaisans bisa diartikan sebagai kelahiran kembali. 

Istilah renaisans diberikan oleh J. Michelet pada abad ke-14. Pada saat itu, masyarakat Eropa berusaha untuk mempelajari kembali nilai-nilai humanisme yang sebelumnya ada pada masa Yunani dan Romawi.

Nah, dari sini, muncul lagi kebudayaan Yunani dan Romawi secara perlahan. Di satu sisi, lahir juga golongan bangsawan dan saudagar yang mempertanyakan kedudukan kekuasaan gereja.

Tapi, nggak sampai di situ aja. Ada hal lain yang melatarbelakangi hadirnya Zaman Renaisans, di antaranya:

  • adanya bentuk reaksi kaum intelektual atas kejenuhan terhadap kehidupan gerejawi.
  • lahirnya saudagar kaya di Italia setelah Konstantinopel jatuh ke Turki Ottoman.
  • perubahan jalur perdagangan Eropa yang menyebabkan banyak kota dagang di Italia.
  • ditemukannya mesin cetak yang memicu perkembangan literasi.

Intinya, di Zaman Renaisans, masyarakat Eropa udah mulai mencoba untuk berubah ke arah yang lebih baik. Mereka perlahan-lahan sadar kalau ilmu pengetahuan itu penting banget buat kehidupan karena para bangsawan mau mengemukakan pemikirannya.

Nggak cuma memunculkan lagi budaya Yunani dan Romawi, berbagai peristiwa yang terjadi di Zaman Renaisans juga menghadirkan sistem merkantilisme dan Reformasi Gereja. Tenang, keduanya bakal gue bahas di bagian selanjutnya. Simak baik-baik, ya!

Materi Video Eropa Zaman Renaisans

Materi peradaban Eropa tentang Zaman Renaisans bisa elo lihat secara lengkap di video belajar Zenius. Kalau elo udah berlangganan paket belajar, langsung aja login dan tonton video materinya dengan klik tombol di bawah ini!

[Tonton Video]

Merkantilisme pada Peradaban Eropa

Di Zaman Renaisans, masyarakat Eropa udah mulai mengembangkan perdagangan. Karena itu, secara perlahan, sistem feodalisme digantikan dengan merkantilisme yang merupakan paham tentang sistem ekonomi.

Elo masih ingat, kan, apa alasan utama Inggris, Perancis, dan Spanyol menjelajah berbagai negara? Yup, selain untuk menguasai daerah dan mendirikan koloni baru, mereka juga melakukan perjalanan untuk mengambil kekayaan sumber daya alam dan melakukan perdagangan.

Hal tersebut dilakukan bangsa Eropa karena mereka mengenal suatu sistem ekonomi yang mengharuskan mereka untuk menjelajah. Nah, sistem inilah yang disebut dengan merkantilisme.

merkantilisme diartikan sebagai sebuah teori ekonomi yang memperhitungkan bagaimana suatu negara itu kaya.
Pengertian merkantilisme. (Arsip Zenius)

Lebih jelasnya, merkantilisme adalah sebuah teori ekonomi yang menyatakan bahwa kekayaan atau kesejahteraan sebuah negara hanya ditentukan oleh banyaknya modal atau aset yang dimiliki oleh negara bersangkutan. 

Terus, gimana cara penerapannya? Jadi, sistem merkantilisme dilaksanakan melalui kegiatan perdagangan yang diatur sepenuhnya oleh negara. Sehingga, masyarakat bisa berdagang secara aktif dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Karena adanya merkantilisme, masyarakat Eropa percaya kalau perekonomian negara bisa berkembang jika mereka lebih banyak melakukan ekspor. Kemakmuran negara nantinya diukur dari seberapa banyak sumber daya terbatas yang bisa dikumpulkan, contohnya emas dan perak.

Sampai sini udah paham, kan, tentang apa itu merkantilisme? Secara lebih detail, elo bisa baca pembahasan merkantilisme di artikel berikut: Pengertian Merkantilisme, Latar Belakang, Hingga Dampaknya.

Materi Video Merkantilisme

Elo bisa pelajari selengkapnya tentang merkantilisme dalam peradaban Eropa lewat video materi yang ada di Zenius. Klik tombol di bawah ini buat nonton videonya. Jangan lupa login dulu, ya!

[Tonton Video]

Munculnya Reformasi Gereja

Zaman Renaisans nggak hanya mempengaruhi perdagangan tapi juga sikap masyarakat terhadap kehidupan beragama yang salah satunya ditunjukkan lewat Reformasi Gereja. Gereja di sini bukan berarti bangunannya, ya. Tapi lebih ke gereja sebagai sebuah lembaga keagamaan.

Pada saat itu, banyak praktik lama gereja yang korup dan dianggap udah nggak sesuai. Karena itu, tujuan utama dilakukannya Reformasi Gereja adalah untuk memisahkan gereja dengan negara. Maksudnya gimana, tuh?

Jadi, elo udah tahu, kan, sebelumnya masyarakat Eropa tunduk oleh keputusan gereja. Terutama di Zaman Pertengahan yang semua kehidupan masyarakatnya bersifat religius.

Tapi, sejak masuk Zaman Renaisans, pemikiran masyarakat mulai berkembang dan terbuka. Mulai tumbuh paham sekularisme yang merupakan pemisahan antara agama dan badan negara.

Eits, bukan berarti masyarakatnya jadi nggak beragama atau nggak ke gereja lagi. Pemisahan ini ditujukan untuk pejabat atau pendiri gereja yang sebelumnya mengatur urusan negara. Lewat Reformasi Gereja ini, mereka diminta keluar dari perpolitikan.

Selain kritik kekecewaan atas praktik gereja, Reformasi Gereja juga disebabkan karena adanya alasan lain, yaitu:

  • adanya penyimpangan dalam praktik jual beli surat pengakuan dosa.
  • gereja mulai bermewah-mewah dan dianggap kurang wajar.
  • munculnya kesadaran nasionalisme masyarakat Eropa.
  • keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan gereja.
  • adanya ketimpangan ekonomi antara masyarakat dan penguasa.

Materi Video Reformasi Gereja

Penjelasan tentang alur peristiwa reformasi gereja bisa elo tonton selengkapnya di video belajar Zenius. Langsung aja klik tombol di bawah ini dan login buat akses videonya secara gratis!

[Tonton Video]

Peradaban Eropa Zaman Pencerahan

Evolusi peradaban Eropa berlanjut ke Abad Pencerahan atau Enlightenment Age. Di zaman yang berlangsung dari tahun 1685–1815 ini, masyarakat Eropa merasa terinspirasi untuk mencari pengetahuan dan kehidupan yang lebih baik.

Meskipun pemikiran masyarakatnya sama-sama mulai terbuka, tapi Zaman Renaisans dan Zaman Pencerahan itu jelas berbeda, ya. Zaman Renaisans merupakan masa peremajaan, sementara Zaman Pencerahan merupakan masa pendewasaan bagi bangsa Eropa.

Oh, iya, ada juga yang menyebut Zaman Pencerahan sebagai aufklarung. Aufklarung adalah kata dari bahasa Jerman yang mempunyai arti sama yaitu pencerahan atau penerangan. Jadi, elo nggak perlu bingung kalau nantinya ketemu sama kata tersebut dalam soal. Karena, zaman yang dimaksud adalah Zaman Pencerahan.

Zaman ini ditandai dengan tingginya optimisme masyarakat tentang kemampuan manusia dalam menciptakan kemajuan. Mereka mulai menggunakan pemikirannya untuk meneliti berbagai hal secara kritis, termasuk dalam kehidupan bernegara.

Masyarakat mulai menggunakan metode ilmiah sebagai landasan dalam merumuskan permasalahan dan solusi. Wah, keren banget. Pemikiran masyarakatnya benar-benar berkembang sampai terjadi perubahan yang besar dalam ilmu pengetahuan.

di abad pencerahan, pemikiran masyarakat didasarkan pada metode ilmiah yang terdiri dari hipotesis, eksperimen, dan observasi.
Metode ilmiah yang dikembangkan oleh masyarakat Eropa di Abad Pencerahan. (Arsip Zenius)

Selain itu, berbagai pemikiran yang lahir di peradaban Eropa Zaman Pencerahan berdampak juga ke tatanan politik dan ekonomi. Hal inilah yang kemudian mendorong terjadi berbagai peristiwa. Elo bisa nebak, nggak, apa aja?

Iya, Zaman Pencerahan membawa masyarakat Eropa sampai pada Revolusi Amerika, Revolusi Perancis, dan Revolusi Industri. Tapi, di bagian berikutnya, gue akan fokus ke Revolusi Industri aja, ya, guys.

Materi Video Zaman Pencerahan

Buat Sobat Zenius yang udah berlangganan paket belajar, langsung aja klik tombol di bawah ini buat tonton penjelasan selengkapnya tentang Zaman Pencerahan. Login dulu, ya, biar bisa akses videonya!

[Tonton Video]

Peradaban Eropa Zaman Industri

Di peradaban Eropa akhir, muncul Zaman Industri yang ditandai dengan adanya Revolusi Industri. Lebih tepatnya, di zaman ini, masyarakat Eropa mulai menggunakan mesin dalam operasional industri secara besar-besaran.

Revolusi Industri awalnya terjadi di Inggris sekitar abad 18, lalu berkembang cepat ke negara Eropa lainnya seperti Perancis, Jerman, dan Belanda. Bahkan, perubahan ini juga menyebar ke seluruh dunia termasuk Jepang.

Meski begitu, salah satu peristiwa penting yang menjadi awal era Revolusi Industri adalah penemuan mesin tekstil pada tahun 1727 dan 1767, serta penemuan mesin uap pada tahun 1769.

penemuan mesin tekstil dan mesin uap menjadi peristiwa awal era revolusi industri.
Penemuan mesin tekstil dan mesin uap sebagai awal Revolusi Industri. (Arsip Zenius)

Elo bisa ngebayangin, dong, gimana perubahan yang terjadi? Dari yang awalnya proses produksi hanya mengandalkan tenaga otot, tenaga angin, dan tenaga air, kemudian ditemukan mesin yang meringankan pekerjaan manusia. Karena Revolusi Industri, proses produksi menjadi lebih hemat tenaga, biaya, dan waktu.

Seiring perkembangannya, penggunaan mesin untuk menggantikan tenaga manusia nggak hanya terjadi di bidang manufaktur aja. Revolusi juga terjadi di bidang pertanian, pertambangan, dan transportasi yang dipicu oleh adanya penemuan-penemuan mesin lain untuk berbagai kegiatan.

Materi Video Zaman Pencerahan

Pembahasan selengkapnya tentang Revolusi Industri bisa elo tonton di video belajar Zenius. Buat akses materinya, elo cukup login dan klik tombol di bawah ini!

[Tonton Video]

Dampak Evolusi Peradaban Eropa bagi Kehidupan Masa Kini

Oke, sekarang elo semakin paham tentang sejarah peradaban Eropa dari masa ke masa. Mulai dari Zaman Klasik, Pertengahan atau Kegelapan, sampai mereka masuk ke zaman modern yang diawali dengan Zaman Renaisans, Zaman Pencerahan, dan Revolusi Industri.

Meskipun dari awal udah bahas peradaban Eropa, elo sempat bertanya-tanya nggak, kenapa materi ini harus elo pelajari? Kita kan, bangsa Indonesia, kenapa harus belajar sejarahnya Eropa?

Well, peristiwa-peristiwa yang terjadi selama evolusi peradaban Eropa punya pengaruh yang besar banget bagi kehidupan manusia saat ini, termasuk Indonesia. Salah satunya, Revolusi Industri berdampak pada munculnya kapitalisme yang membuat arus usaha menjadi lebih dinamis.

Selain itu, di bidang infrastruktur, ada pembangunan irigasi yang bermanfaat bagi pengairan pertanian. Ditambah, pengembangan rel kereta api juga memperlancar kegiatan transportasi kita sampai sekarang.

Terus, dampak lainnya yang paling bisa elo rasain adalah terbukanya kesempatan untuk bersekolah dan mendapatkan pendidikan. Berbagai sekolah yang dibuka pada saat itu memunculkan kaum terpelajar yang akhirnya jadi pelopor Pergerakan Nasional. 

Ya… seperti yang gue tuliskan sebelumnya. Kalau di Zaman Renaisans masyarakatnya nggak mulai terbuka sama pemikiran bangsawan dan ilmu pengetahuan, mungkin sampai sekarang elo akan kesulitan untuk belajar.

Menurut elo sendiri, apa pengaruh peradaban Eropa lainnya bagi bangsa kita? Coba tulis pendapat elo di kolom komentar, ya!

Kalau elo penasaran tentang dampak peradaban Eropa, terutama setelah Revolusi Industri, elo bisa baca penjelasan selengkapnya di artikel ini: Apa Pengaruh Revolusi Industri 4.0 dalam Kehidupan Sehari-hari?.

Buat elo yang mau memperdalam materi tentang peradaban Eropa, elo bisa tonton video-video materinya secara lengkap di Zenius. Langsung aja klik banner di bawah ini, ya!

Sejarah Evolusi Peradaban Eropa dan Periodisasi Lengkapnya - Materi Sejarah Kelas 11 9

Contoh Soal tentang Peradaban Eropa

Kalau udah selesai memahami materi peradaban Eropa, sekarang waktunya elo buat latihan soal. Langsung aja kita cek contoh soalnya bareng-bareng!

Contoh Soal 1

Abad Pertengahan diakhiri dengan peristiwa ….

a. Naiknya Paus Leo Kesepuluh

b. Jatuhnya Kekaisaran Romawi Barat

c. Eksplorasi tanah baru oleh bangsa Eropa

d. Penaklukan Inggris oleh William dari Normandie

e. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Ottoman

Pembahasan

Ada beberapa alasan yang menyebabkan berakhirnya peradaban Eropa Zaman Pertengahan sampai munculnya Zaman Renaisans. Dari penjelasan yang udah gue tuliskan di atas, elo udah bisa menyebutkan salah satunya, kan?

Betul, selain munculnya golongan menengah baru yang mempertanyakan kedudukan kekuasaan gereja, Zaman Pertengahan mulai berakhir setelah Konstantinopel jatuh ke Turki Ottoman. 

Pada saat itu, muncul saudagar kaya di Italia yang berpengaruh besar dalam peradaban Zaman Renaisans. Mereka mulai merubah jalur perdagangan Eropa dan menjadi Italia sebagai pusatnya.

Dengan begitu, jawaban yang tepat untuk soal ini adalah e. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Ottoman.

Contoh Soal 2

Istilah renaissance dalam sejarah peradaban Eropa berarti ….

a. Kelahiran sikap optimisme masyarakat tentang kemampuan manusia dalam memajukan kehidupan.

b. Kebangkitan untuk melawan kolonialisme.

c. Kelahiran kembali budaya Yunani dan Romawi.

d. Kebangkitan nasionalisme masyarakat Eropa.

e. Keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan gereja.

Pembahasan

Istilah renaissance atau renaisans berasal dari bahasa Latin “re” dan “naisans” yang berarti kelahiran kembali. Tapi, apanya sih, yang lahir?

Di Zaman Renaisans, pemikiran masyarakat mulai terbuka dan muncul pemahaman tentang pentingnya ilmu pengetahuan. Karena itu, secara perlahan-lahan, budaya Yunani dan Romawi Kuno lahir kembali.

Muncul bangsawan dan saudagar yang mempunyai keinginan untuk memajukan ilmu pengetahuan, seni, dan teknologi, seperti yang dilakukan masyarakat Eropa sebelumnya pada masa Yunani dan Romawi Kuno.

Nah, udah jelas, kan? Istilah renaisans dalam peradaban Eropa mempunyai arti c. Kelahiran kembali budaya Yunani dan Romawi.

*****

Oke deh, itulah gambaran singkat tentang evolusi peradaban Eropa. Semoga artikel ini membantu elo buat lebih memahami proses perubahannya, mulai dari Zaman Klasik, Pertengahan, Renaisans, kemunculan merkantilisme dan Reformasi Gereja, Abad Pencerahan, sampai terjadinya Revolusi Industri.

Nggak cuma topik tentang peradaban Eropa, elo juga bisa cek materi Sejarah kelas 11 lainnya di video belajar Zenius. Caranya, elo bisa klik link berikut ini. Selamat belajar, Sobat Zenius!

Materi Sejarah Kelas 11

Referensi

Evolusi Peradaban Eropa – Materi Zenius Kelas 11

Peristiwa Di Eropa Yang Berpengaruh Terhadap Kehidupan Umat Manusia  – Alin Rizkiyan Putra, S.Pd (2020)

Pemikiran Dibalik Peristiwa Renaissance dan Aufklarung – Heri Purwanto, S.S (2019)

Sejarah Eropa (Dari Eropa Kuno Hingga Modern) – Dr. Sumardi, M.Hum. (2019)

Middle Ages – Britannica (n.d.)

Sejarah dan Perkembangan Revolusi Industri – Listhari Baenanda, binus.ac.id (2019)

Bagikan Artikel Ini!