struktur bunga

Materi IPA Kelas 8: Struktur dan Fungsi  Tumbuhan

Artikel ini membahas mengenai materi IPA kelas 8 yaitu Struktur dan fungsi tumbuhan yang terdiri dari akar, batang, daun, dan buah.

Siapa yang punya atau merawat tanaman di rumah? Nah, kalo kalian punya, pernah gak sih kalian penasaran, kenapa sih tumbuhan itu bentuknya kayak gitu? Meskipun setiap jenis tumbuhan itu unik dan memiliki ciri khas nya masing-masing, namun pada umumnya semua tanaman memiliki struktur yang serupa, dan memiliki fungsinya masing-masing, untuk itu pada artikel ini kita bakal ngebahas mengenai struktur dan fungsi tumbuhan. 

Sama halnya dengan manusia yang setiap organnya memiliki peran dan fungsinya masing-masing, begitu pula dengan organ pada tumbuhan, dimana setiap bagiannya berperan bagi kehidupan dari tumbuhan itu sendiri. Materi ini merupakan materi yang akan kalian temui pada mata pelajaran IPA kelas 8, untuk penjelasan lebih lanjut baca sampai habis ya 🙂

Akar

Pada umumnya dalam tumbuhan kita menemukan bahwa akar merupakan organ yang tidak terlihat atau berada di bawah permukaan tanah, berwarna kecoklatan atau kekuningan, dan memiliki ujung yang runcing. 

Jika dipotong memanjang, akar terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian diferensiasi, bagian pemanjangan, dan bagian pembelahan. 

  • Diferensiasi, ketika jaringan mulai berkembang berbeda dengan jaringan lainnya atau ketika sel menjadi spesialis, contohnya epidermis menjadi rambut akar
  • Pemanjangan, biasanya daerah pendewasaan yaitu dari sel yang kecil menjadi sel yang besar.
  • Pembelahan (ujung), merupakan jaringan yang selalu membelah dikarenakan memiliki meristem apikal, contohnya tudung akar yang berfungsi untuk menembus tanah.

Jika dipotong secara melintang, akar dibagi menjadi bagian luar adalah bagian kulit (epidermis), tengahnya bagian korteks, bagian dalamnya endodermis, bagian pusat yaitu silinder pusat. 

Silinder pusat merupakan tempat dimana akar mentransportasikan unsur hara dan juga mineral ke atas untuk fotosintesis. Silinder pusat dibagi menjadi perisikel, pembuluh, (xilem dan floem). Xilem membawa air, floem yang membawa hasil fotosintesis.

Pada umumnya, jenis akar dibagi menjadi 2 yaitu akar tunggang dan akar serabut. Dimana untuk tumbuhan monokotil (berkeping satu) seperti jagung, padi, rumput, memiliki akar serabut, sedangkan untuk tumbuhan dikotil (berkeping dua) seperti kacang tanah dan mangga memiliki akar tunggang. 

Fungsi akar bagi tumbuhan:

  • Untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah.
  • Menghantarkan atau mengangkut air dan zat-zat makanan ke seluruh organ tumbuhan.
  • Sebagai penunjang untuk memperkokoh berdirinya tumbuhan.
  • Menyimpan cadangan makanan sebagai alat perkembangbiakan vegetatif (perkembang biakan tanpa adanya perkawinan). 
  • Pada tumbuhan tertentu akar digunakan sebagai alat respirasi, contohnya pohon bakau.

Batang

Berbeda dengan akar yang pada umumnya dibawah permukaan tanah, batang merupakan organ tumbuhan yang berada diatas permukaan tanah, dan juga merupakan tempat daun, bunga dan juga buah melekat. 

Dimana pada batang juga terdapat yang disebut nodus (buku) dan juga internodus (ruas), nodus merupakan tempatnya daun, bunga, buah dan juga tunas melekat, sementara internodus merupakan bagian batang yang letaknya diantara nodus. Tidak hanya akar, batang pada tumbuhan monokotil dan dikotil juga memiliki perbedaan, yaitu salah satunya pada tumbuhan monokotil, ruas pada tumbuhan terlihat jelas, sedangkan pada dikotil, ruas pada tumbuhan tidak terlihat jelas. 

Fungsi batang pada tumbuhan:

  • Batang berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan cadangan makanan
  • Batang berfungsi sebagai tempat melekatnya daun, bunga, dan buah
  • Batang berfungsi menyalurkan air serta garam atau mineral ke daun dan juga menyalurkan zat makanan ke seluruh organ tumbuhan.
  • Batang berfungsi mengarahkan tumbuhan supaya mendapatkan cahaya matahari yang cukup, sehingga dapat melakukan fotosintesis dengan maksimal

Daun

Secara struktural, struktur bagian luar daun pada umumnya dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Lembaran, atau disebut lamina, tempat dimana klorofil itu tersebar
  • Tangkai, atau petiolus, yang menghubungkan daun dengan batang
  • Upih, bagian ujungnya, untuk memeluk batang.

Sementara jika daun diiris, maka jaringan daun terdiri dari epidermis, mesofil, dan epidermis bawah.

  • Epidermis, untuk melindungi daun, menjadi stomata. Stomata adalah modifikasi dari epidermis bawah. 
  • Mesofil, untuk mesofil, yang terdiri dari mesofil palisade, mesofil bunga karang atau jaringan spon, organ neonnya bernama kloroplas, dimana didalam kloroplas terdapat klorofil.
  • Jaringan pembuluh, untuk transport bahan mentah dan hasil fotosintesis, yang berisi xilem (karbon dioksida dan air) dan floem (glukosa).

Sama halnya dengan akar dan batang, tumbuhan monokotil dan dikotil juga dapat dibedakan dari daunnya, yaitu tumbuhan monokotil biasanya memiliki daun yang bentuk tulangnya sejajar contohnya daun jagung, sedangkan untuk dikotil biasanya memiliki bentuk tulang yang menjala atau menjari contohnya daun pepaya. 

Fungsi Daun pada tumbuhan:

  • Sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis, yaitu dengan persamaan reaksi sebagai berikut:
    reaksi fotosintesis
  • Adanya stomata pada daun yang berfungsi sebagai alat pernapasan sehingga daun berfungsi sebagai alat respirasi.
  • Sebagai alat reproduksi vegetatif, contohnya tanaman cocor bebek yang daunnya berfungsi untuk memperbanyak tanaman.
  • Mengatur proses transpirasi, yaitu proses kehilangan air akibat penguapan melalui stomata dan kutikula.
  • Proses gutasi, yaitu proses pelepasan air (berupa cairan) dari jaringan daun yang berbentuk tetesan-tetesan. 

Bunga

Daun dan bunga sebenarnya adalah satu organ, dimana bagian dari daun nantinya akan menjadi bunga. Namun berbeda dengan daun, bunga adalah alat perkembang biakan generatif, dimana bunga biasanya memiliki warna yang menarik untuk memikat serangga atau hewan lain untuk membantu penyerbukan. 

struktur bunga
Sumber gambar: ayuayatul.blogspot.com

Meskipun biasanya bentuknya berbeda-beda, pada umumnya bunga memiliki struktur seperti gambar diatas, dimana terdapat benang sari yaitu sebagai alat kelamin jantan, dan putik sebagai alat kelamin betina. Namun hanya tumbuhan yang disebut memiliki bunga sempurna yang memiliki kedua alat kelamin seperti gambar diatas, contohnya seperti bunga sepatu, sedangkan ada juga bunga yang hanya memiliki salah satu alat kelamin saja baik itu putik saja atau benang sari saja, dan bunga jenis ini disebut bunga yang tidak sempurna. 

Sama halnya dengan organ yang lain, tumbuhan monokotil dan dikotil juga dapat dibedakan salah satunya dari jumlah kelopak bunganya, dimana pada umumnya tumbuhan monokotil memiliki bunga dengan jumlah kelopak kelipatan 3, dan dikotil biasanya memiliki bunga dengan jumlah kelopak kelipatan 4 dan 5. 

Buah

Berbeda dengan bunga, buah biasanya berkembang biak dengan memiliki putik atau alat kelamin betina, yang disebut bakal buah dan mengandung bakal biji. Putik pada terbagi menjadi 3 bagian, yaitu bakal buah atau ovarium, tangkai putik atau stilus, dan kepala putik atau stigma. 

Sedangkan untuk buah yang lengkap terdiri dari kulit, daging buah, dan biji, dan untuk buah yang sudah matang, buah memiliki 3 lapisan yaitu lapisan eksokarp, yaitu lapisan terluar yang pada umumnya tidak tembus air, kemudian lapisan mesokarp, yaitu lapisan yang berserat dan berdaging, dan yang terakhir lapisan endokarp yaitu lapisan paling dalam yang berbatasan dengan biji.

Kurang lebih begitulah guys pembahasan mengenai struktur dan fungsi tumbuhan, kalo kalian lebih suka pembahasan dalam bentuk video dan dibahas oleh tutor zenius, kalian bisa akses materi struktur dan fungsi tumbuhan secara gratis lho! Gak cuma itu, ada soal evaluasinya juga buat mengukur tingkat pemahaman kalian. Semoga artikel ini membantu kalian ya, semangat!

Baca juga Artikel Lainnya

Konsep Aljabar
Teks Persuasi
Unsur Buku Fiksi dan Non Fiksi