jaringan tumbuhan

6 Jenis Jaringan Tumbuhan: Materi Biologi Kelas 11

Pernahkah Bapak/Ibu guru memperhatikan jenis jaringan tumbuhan? Tidak hanya manusia, tumbuhan juga memiliki beberapa jenis jaringan. Nah, jaringan-jaringan inilah yang membantu mereka untuk tumbuh dan berkembang dimana setiap jenisnya punya fungsi dan peran yang berbeda-beda.

Sejak pandemi, banyak siswa yang mengikuti hobi baru orang tua mereka yaitu bercocok tanam. Tanpa disadari, kegiatan itu jadi suatu hobi baru untuk mengisi waktu luang selama beraktivitas di rumah. Tak sedikit juga siswa yang aktif mengikuti kegiatan orang tua untuk bercocok tanam karena senang atau bahkan penasaran dengan cara tumbuhan berkembang. Momen ini bisa Bapak/Ibu guru manfaatkan untuk mengenalkan jenis jaringan tumbuhan yang membantu tumbuhan untuk mendapatkan nutrisi.

Setiap makhluk hidup punya unit terkecil dalam struktural yang disebut dengan sel, baik manusia, hewan, dan juga tumbuhan. Sel-sel itu bergabung dan kemudian membentuk jaringan untuk menjalankan fungsi yang sama. Dari jaringan itu nantinya akan membentuk organ. Kegiatan bercocok tanam yang dilakukan siswa bisa mengarahkan mereka untuk mendapatkan pemahaman tentang jenis jaringan tumbuhan itu sendiri. Materi ini juga masuk dalam bab Jenis dan Organ Tumbuhan pada pelajaran Biologi Kelas 11, lho.

Apa Itu Jaringan Tumbuhan?

Untuk memulai pembahasan tentang jenis jaringan tumbuhan, Bapak/Ibu guru bisa memberikan pertanyaan ke siswa.

“Kenapa pohon bisa bertambah tinggi?”

Pertanyaan itu akan memacu rasa penasaran siswa dan mereka akan mencoba menemukan jawabannya sendiri, sebelum Bapak/Ibu guru jelaskan. 

jaringan tumbuhan
Proses pertumbuhan pada tanaman (Foto dari Freepik)

Pohon atau tumbuhan lainnya bisa bertambah tinggi karena mereka mengalami yang namanya proses pertumbuhan. Proses pertumbuhan terjadi saat adanya pertambahan jumlah sel yang menyebabkan tinggi, volume, atau massa tubuh tumbuhan berubah. Nah, sel-sel yang sama akhirnya membentuk jaringan tumbuhan.

Setelah muncul pemahaman siswa tentang jaringan tumbuhan, Bapak/Ibu guru bisa masuk ke bagian penjelasan jenis-jenis jaringan tumbuhan. Jaringan tumbuhan adalah kumpulan sel yang mempunyai bentuk, asal, fungsi, dan struktur yang sama. Jaringan itu sendiri terdiri dari jaringan muda (meristem) dan jaringan dewasa.

Jenis-jenis Jaringan Tumbuhan

Jaringan Meristem/Jaringan Muda

Jaringan muda berasal dari sel-sel yang sifatnya meristematik atau aktif membelah. Jaringan meristem sendiri dibagi ke dalam dua jenis, meristem primer dan meristem sekunder.

jaringan meristem
Jaringan meristem (Foto dari iStock)

1. Meristem primer

Meristem primer berfungsi untuk pertumbuhan primer, contohnya pertumbuhan panjang akar dan batang pada tumbuhan. Karena untuk pertumbuhan, jaringan meristem primer ada di bagian ujung tumbuhan. Ada dua jenis meristem primer yaitu apikal (pertumbuhan panjang di atas dan bawah), serta interkalar (pertumbuhan panjang pada cabang lateral).

2. Meristem sekunder

Meristem sekunder berperan untuk perkembangan besar diameter dari batang. 

Jaringan Permanen/Jaringan Dewasa

Jaringan meristem atau muda akan berdiferensiasi menjadi jaringan permanen atau jaringan dewasa. Jaringan permanen ini sudah memiliki fungsi khusus. Berdasarkan fungsinya, jaringan permanen dibedakan menjadi beberapa macam.

1. Jaringan epidermis (jaringan pelindung)

Epidermis adalah jaringan terluar tumbuhan yang berfungsi untuk melindungi jaringan di bawahnya, seperti daun, batang, dan akar. Jaringan ini terdiri dari 1-2 baris sel, selnya tersusun rapat, dinding selnya tipis, dan tidak memiliki kloroplas. 

Lebih detailnya, jaringan epidermis memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Pelindung tubuh tumbuhan dari gangguan mekanik, patogen, atau kehilangan air dan nutrisi lainnya.
  • Sekresi getah
  • Pembatas penguapan pada tumbuhan yang dilakukan oleh stomata
  • Penyimpan cadangan air
  • Penyerapan air dan hara yang dilakukan oleh sel-sel epidermis akar
  • Tempat difusi oksigen dan karbondioksida yang dilakukan oleh sel-sel epidermis daun yang bermodifikasi menjadi stomata

Sel-sel epidermis bisa bermodifikasi menjadi struktur yang berbeda dengan fungsi yang juga berbeda. Turunan dari sel epidermis antara lain stomata, trikoma, rambut akar, konikal sel, sel kipas, daan velamen.

2. Jaringan parenkim

Jaringan parenkim memiliki ciri sel berbentuk polihedral, dinding sel tipis, dan ada ruang antar sel besar. Fungsi dari jaringan ini adalah sebagai pengisi tubuh tumbuhan. Ada beberapa jenis jaringan parenkim lainnya yaitu aerenkim (menyimpan udara), klorenkim (bisa melakukan fotosintesis), parenkim penimbun (menyimpan cadangan makanan), parenkim air (menyimpan air), dan parenkim asimilasi (pembuat zat makanan).

3. Jaringan penyokong (jaringan penguat)

Jaringan penyokong dibagi ke dalam dua jenis, yaitu kolenkim dan sklerenkim. 

  • Kolenkim memiliki ciri-ciri terjadi penebalan tidak merata pada dinding sel, berupa sel hidup dan tidak ada ruang antarsel. 
  • Sklerenkim adalah jaringan penyokong yang terjadi penebalan di dinding sel, umumnya berupa sel mati, dan tidak ada nukleus serta sitoplasma.

4. Jaringan pembuluh

Ada dua jenis jaringan pembuluh, yaitu xilem dan floem. 

  • Xilem adalah jaringan yang tidak memiliki sekat antar sel dan dinding selnya tipis mengandung lignin. Fungsi dari jaringan ini untuk mengangkut air dan mineral dari akar ke seluruh tubuh tumbuhan. Jaringan xilem sendiri terdiri dari trakea, trakeid, parenkim xilem, dan serat xilem.
  • Floem berupa sel hidup yang berfungsi mengangkut hasil fotosintesis. Jaringan ini terdiri dari sel tapis, sel pendamping, parenkim floem, dan serat floem.

5. Jaringan gabus

Jaringan gabus terbentuk saat jaringan epidermis rusak untuk segera menutup dan melindungi bagian dalam dari tumbuhan. 

Dari penjelasan tentang pengertian dan jenis jaringan tumbuhan di atas, diharapkan bisa membantu Bapak/Ibu guru dalam menyampaikan materi tentang Jaringan dan Organ Tumbuhan kepada siswa. Yang perlu diingat, mulailah kelas dengan mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan kegiatan atau kebiasaan siswa sehari-hari. Selain memunculkan rasa penasaran, pertanyaan-pertanyaan itu juga bisa menarik perhatian siswa untuk mendengarkan penjelasan selanjutnya.

Setelah memberikan pertanyaan dan sedikit penjelasan, Bapak/Ibu guru juga bisa menggunakan video materi Biologi kelas 11 yang ada di Zenius untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Bagikan video dan soal latihan yang ada melalui kelas di Zenius untuk Guru agar proses belajar siswa menjadi lebih mudah. Oh iya, ada satu rekomendasi video yang bisa Bapak/Ibu guru bagikan ke siswa mengenai materi tumbuhan nih. Silakan ditonton dan dibahas dalam kelas ya, Bapak/Ibu guru!

Baca Juga Artikel Lainnya

Teori Pembentukan Tata Surya

Siswa Nakal, Gimana Cara Mengatasinya?

Benda Bangun Datar di Sekitar Kita

Bagikan artikel ini: