Pertanyaan untuk Anak

Daftar Pertanyaan Umum untuk Asah Penalaran Anak

Setiap hari, Ibu dan Ayah mungkin sering mendapatkan pertanyaan dari anak. Mulai dari pertanyaan-pertanyaan sederhana seperti “Ibu sedang masak apa?” hingga pertanyaan-pertanyaan yang membuat Ibu dan Ayah bingung menjawabnya seperti “kenapa ikan disebut ikan?”.

Alih-alih hanya menjawab pertanyaan anak, bagaimana kalau Ibu dan Ayah juga memberikan pertanyaan untuk anak? Memberikan pertanyaan bisa jadi salah satu cara menunjukkan minat dan perhatian Ibu dan Ayah terhadap anak, lho.

Menurut konselor Robert C. Crosby dalam tulisannya di situs Emerge, hanya dalam lima menit memberi pertanyaan untuk menunjukkan perhatian pada anak, hubungan Ibu dan Ayah dengan anak akan lebih kuat daripada lima bulan mencoba membuat mereka tertarik lewat berbagai permintaan atau aturan.

Belajar Rasa Main ZeniusLand

Selain membantu menunjukkan perhatian Ibu dan Ayah terhadap anak, masih ada beberapa manfaat lain memberikan pertanyaan kepada anak seperti berikut.

Manfaat Memberikan Pertanyaan untuk Anak

1. Mengasah Keterampilan Sosial Anak

Memberikan pertanyaan untuk anak dapat mengasah keterampilan sosial anak.
Memberikan pertanyaan dapat mengasah keterampilan sosial anak. (dok. Freepik)

Menurut Robert, orang tua yang mengajukan pertanyaan untuk anak tidak hanya memperkuat pengaruh pengasuhan Ibu dan Ayah terhadap mereka, tetapi juga memperkuat keterampilan sosial mereka dengan meniru perilaku Ibu dan Ayah. 

Anak akan mempelajari cara mengajukan pertanyaan dengan melihat bagaimana cara Ibu dan Ayah memberikan pertanyaan untuk mereka. Pengalaman ini dapat mengasah kemampuan komunikasi yang dibutuhkan dalam hubungan sosial.

Baca Juga: Contoh Sikap Peduli Terhadap Sesama dan Manfaatnya untuk Anak

2. Membangun Quality Time dengan Anak

Memberikan pertanyaan untuk anak bisa jadi momen quality time yang menyenangkan.
Memberikan pertanyaan kepada anak dapat menambah quality time. (dok. Freepik)

Meski sibuk, Ibu dan Ayah harus meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak. Berapa pun waktu yang Ibu dan Ayah luangkan akan sangat berarti bagi anak.

Memberikan pertanyaan untuk anak bisa jadi salah satu momen quality time yang menyenangkan bagi anak.

Ibu dan Ayah bisa menanyakan berbagai hal, mulai dari menanyakan bagaimana aktivitas anak di sekolah, hingga memancing anak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengasah nalar.

3. Mengasah Kemampuan Penalaran Anak

Memberikan pertanyaan untuk anak dapat mengasah kemampuan penalaran.
Memberikan pertanyaan dapat mengasah kemampuan penalaran anak. (dok. Freepik)

Terakhir, memberikan pertanyaan untuk anak dapat membantu Ibu dan Ayah mengasah kemampuan penalaran mereka.

Dilansir dari Parents, ahli parenting Michele Borba menyebutkan bahwa mendorong anak untuk menjawab berbagai pertanyaan dapat membantu anak untuk berpikir lebih terbuka. Selain itu, memberikan pertanyaan kepada anak dapat mendorong rasa ingin tahu dan imajinasi anak.

Baca Juga: 7 Cara Mendidik Anak agar Sukses dalam Studi

Lantas, pertanyaan-pertanyaan apa saja yang bisa Ibu dan Ayah tanyakan kepada anak? Berikut beberapa pertanyaan untuk anak yang sudah Zenius rangkum.

Daftar Pertanyaan untuk Anak

Ibu dan Ayah bisa menanyakan berbagai pertanyaan untuk mengasah penalaran anak.
Ibu dan Ayah bisa menanyakan berbagai pertanyaan untuk mengasah penalaran anak. (dok. Freepik)

Anak memiliki pemahaman yang berbeda-beda tergantung pada usianya. Oleh karena itu, pertanyaan yang Ibu dan Ayah ajukan untuk anak harus disesuaikan pula dengan usianya.

1. Daftar Pertanyaan untuk Anak Usia Prasekolah

  • Kalau boneka kamu bisa berbicara, apa yang akan mereka katakan?
  • Apa kamu senang saat Ibu atau Ayah memelukmu?
  • (Saat anak sedang menggambar) Apa yang sedang kamu gambar?
  • Kira-kira, apa yang akan kamu impikan nanti malam?
  • Kalau kamu berada di luar rumah sepanjang hari, apa yang akan kamu lakukan?
  • Menurutmu, bagaimana cara hewan berbicara?
  • Apa yang akan kamu lakukan supaya hari ini terasa spesial?
  • Menurutmu hewan apa yang akan menjadi pengemudi yang hebat?
  • Kamu senang nggak kalau temanmu berbagi makanan atau mainan denganmu? Kenapa kamu merasa senang?
  • Siapa tokoh buku cerita favorit kamu?
  • Selama ini kan Ibu dan Ayah bantu kamu untuk mandi, sekarang kamu mau nggak mandi sendiri tanpa bantuan Ibu dan Ayah?
  • Jika kamu harus memberi semua orang di keluarga kita nama baru, siapa saja nama baru itu?
  • Apa yang membuat kamu senang?
  • Jika kamu bisa melakukan semua yang kamu suka sekarang, apa yang akan kamu lakukan?
  • Jika kamu memiliki seekor naga untuk dipelihara, apa nama yang akan kamu berikan? 

2. Daftar Pertanyaan untuk Anak Usia TK

  • Karakter apa yang paling membuatmu tertawa?
  • Kalau kamu membuka toko, apa yang akan kamu jual?
  • Kalau kamu jadi superhero, siapa nama superhero kamu, terus kekuatan apa yang kamu miliki?
  • Kalau kamu bisa menanam apa saja di halaman, apa yang akan kamu tanam?
  • Apa yang kamu sukai untuk diberikan kepada orang-orang?
  • Apakah kamu tersenyum atau tertawa lebih sering hari ini?
  • Kalau kamu seorang koki, makanan apa yang akan kamu masak untuk Ibu dan Ayah?
  • Liburan nanti kamu mau jalan-jalan ke mana? Kamu mau kesana dengan mobil, kereta, atau pesawat?
  • Jika kamu dapat mengajukan pertanyaan apapun kepada hewan liar, apa yang akan kamu tanyakan?
  • Menurutmu, apa hal terbaik tentang alam?
  • Kalau kamu bisa menjadi seorang fotografer selama sehari, apa yang akan kamu potret?
  • Apakah menurut kamu akan menyenangkan untuk belajar bahasa lain?
  • Jika kamu bisa membuat hari libur baru, apa itu?
  • Apa benda teraneh yang pernah kamu makan?
  • Apa yang akan kamu lakukan jika kamu membuat aturan di rumah?
  • Apa yang membuat seseorang pintar?

3. Daftar Pertanyaan untuk Anak Usia Sekolah

  • Apa yang suka kamu lamunkan?
  • Ceritakan sesuatu tentang kamu yang menurut kamu mungkin tidak Ibu atau Ayah ketahui.
  • Apa yang kamu suka lakukan dengan teman-temanmu?
  • Apa kenangan yang membuatmu bahagia?
  • Apa yang kamu nantikan saat bangun tidur?
  • Kalau kamu berada di pantai, apa hal pertama yang kamu lakukan?
  • Apa yang membuatmu merasa berani?
  • Apa yang membuatmu merasa dicintai?
  • Bagaimana kamu menunjukkan kepada orang-orang bahwa kamu peduli?
  • Jika kamu bisa memberikan Rp1 miliar untuk amal, ke mana kamu akan menyumbangkannya?
  • Jika kamu menulis sebuah buku, tentang apa buku itu?
  • Jika kamu mendesain pakaian, seperti apa bentuknya?
  • Bagaimana kamu paling suka membantu orang lain?
  • Apa yang membuatmu merasa bersyukur?
  • Jika kamu membuat gua di hutan, apa yang ada di dalamnya?
  • Apa yang membuatmu merasa berenergi?
  • Jika kamu berada dalam sebuah film, seperti apa karakter kamu?
  • Apa yang membuat teman kamu begitu luar biasa?
  • Apa yang membuatmu begitu hebat?
  • Apa tiga hal yang ingin kamu lakukan saat liburan ini?
  • Jika kamu memiliki teman di seluruh dunia, bagaimana caramu mengobrol dengan mereka?
  • Jika kamu bergabung dengan sirkus, kamu akan menjadi apa?
  • Jika kamu seorang guru dan dapat mengajar siswa kamu apa saja, apa yang akan kamu ajarkan kepada mereka?
  • Jika seorang teman meminta kamu untuk menyimpan rahasia yang kamu rasa tidak nyaman untuk disimpan, apa yang akan kamu lakukan?

Baca Juga: 3 Bahaya Bullying Verbal Terhadap Anak dan Cara Menghindarinya

Nah, itu dia beberapa contoh pertanyaan yang bisa Ibu dan Ayah tanyakan kepada anak.

Ingat, kemampuan penalaran merupakan salah satu kemampuan yang dibutuhkan anak agar dapat berpikir kritis dan logis. Lewat daftar pertanyaan yang sudah dibagikan di atas, Ibu dan Ayah jadi bisa mengajak anak untuk lebih mengasah penalaran logisnya, deh.

Selain memberikan pertanyaan untuk anak, ada banyak cara yang bisa Ibu dan Ayah lakukan untuk mengasah kemampuan ini. Misalnya, dengan mengajak anak belajar sembari bermain menggunakan aplikasi edukatif ZeniusLand.

Dalam aplikasi ini, ada berbagai cerita dan permainan interaktif yang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Ibu dan Ayah dapat men-download melalui PlayStore ataupun AppStore, atau dengan klik banner di bawah ini.

zeniusland

Download ZeniusLand

Aplikasi edukasi online dipenuhi dengan cerita seru dan permainan interaktif, untuk mengasah kemampuan berpikir kritis. Dirancang khusus untuk anak usia 7–12 tahun.

Daftar Pertanyaan Umum untuk Asah Penalaran Anak 17
Daftar Pertanyaan Umum untuk Asah Penalaran Anak 18
Bagikan Artikel Ini!