pendapatan nasional

Pendapatan Nasional: Materi Ekonomi Kelas 11

Artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian pendapatan nasional, konsep, hingga perhitungannya.

Hi, guys! Kali ini aku akan membahas tentang pendapatan nasional. Kalau kita berbicara mengenai pendapatan, artinya bisa dilihat dari berbagai sisi. Ada gaji/upah bagi karyawan, laba/keuntungan bagi pengusaha, maupun bunga dari hasil investasi atau menabung. Nah, sekarang kita berbicara tentang pendapatan nasional. Wah, di situ ada kata Nasional, pasti ada hubungannya nih sama negara. Oh, berarti pendapatan suatu negara ya? Eh, bener gak sih, atau salah ya? Oke, aku akan membahasnya di sini agar kamu paham dan gak bingung lagi sama yang namanya pendapatan negara. Yuk ah, langsung aja cus ke pembahasan!

pendapatan nasional
Pendapatan Nasional (sumber gambar: unsplash.com/agent_illustrateur)

Apa Itu Pendapatan Nasional?

Pengertian pendapatan nasional dilansir dari toppr, adalah hasil bersih atau nilai total dari semua kegiatan perekonomian suatu negara selama periode satu tahun dan dinilai dalam bentuk uang. Definisi pendapatan nasional juga bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, sbb:

  1. Dilihat dari nilai seluruh produk (barang dan jasa) yang dihasilkan oleh suatu negara.
  2. Dilihat dari total pendapatan seluruh faktor produksi dari suatu negara, seperti pendapatan masyarakat umum yang bekerja, berwirausaha, dan pendapatan negaranya, dll.
  3. Dilihat dari total pengeluaran seluruh faktor produksi, seperti belanja barang dan jasa, pembangunan, pembelian teknologi atau barang oleh pengusaha, dll.

Nah, dilihat dari definisi tersebut, kamu pasti berpikir apa manfaat dari mengetahui pendapatan nasional? Kalau udah melakukan pengeluaran, ya udah aja sih gak usah dihitung-hitung lagi, terus ribet juga karena negara harus tau pendapatan masyarakatnya. Nambah-nambahin tugas negara aja. Eitsss.. Penting lho mengetahui pendapatan nasional, guys. Berikut beberapa manfaat dari pendapatan nasional.

  1. Untuk mengukur laju pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan adanya data pendapatan nasional, negara bisa tau apakah ada peningkatan dari laju pertumbuhan ekonomi negara dari tahun ke tahun, mengalami kemajuan atau kemunduran. Sehingga, bisa dilakukan evaluasi ke depannya.
  2. Untuk membandingkan kemajuan perekonomian antar negara. Nah, dari sini bisa dilihat mana saja negara yang masuk kategori negara maju dan berkembang. Semakin tinggi pendapatan nasionalnya, berarti negara tersebut semakin maju.
  3. Untuk mengetahui struktur perekonomian suatu negara. Kita bisa lihat suatu negara mendapatkan pendapatan paling tinggi dari sektor mana, apakah pertanian atau industri.
  4. Menjadi landasan perumusan kebijakan pemerintah. Setelah pemerintah mengetahui tingkat perekonomian negaranya, maka bisa dilakukan evaluasi terkait dengan kebijakan agar bisa ditingkatkan lagi.

Konsep Pendapatan Nasional

Setelah mengetahui pengertian dari pendapatan nasional, sekarang kita beralih ke konsep-konsepnya, yuk!

Produk Domestik Bruto (PDB) atau Gross Domestic Product (GDP)

GDP adalah jumlah seluruh produk yang dihasilkan oleh masyarakat di suatu negara. GDP menggunakan konsep geografis atau wilayah. Jadi, warga negara asing (WNA) yang tinggal di suatu negara dalam jangka waktu tertentu juga dihitung untuk mendapatkan data GDP ini. Contohnya perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, maka pendapatannya akan dihitung ke dalam GDP-nya Indonesia.

Produk Nasional Bruto (PNB) atau Gross National Product (GNP)

Berbeda dengan GDP yang menggunakan konsep geografis, GNP menggunakan konsep kepemilikan atau kewarganegaraan. GNP merupakan jumlah seluruh produk yang dihasilkan oleh warga negaranya. Jadi, misalnya ada warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Malaysia, maka pendapatan dia juga dihitung dalam GNP-nya Indonesia.

Berikut adalah rumus perhitungannya:

GNP = GDP – pendapatan faktor netto dari luar negeri

Produk Nasional Netto (PNN) atau Net National Product (NNP)

NNP adalah GNP yang telah dikurangi depresi atau penyusutan modalnya.

Berikut adalah rumus perhitungannya:

NNP = GNP – depresiasi

Pendapatan Nasional Netto atau Net National Income (NNI)

NNI adalah NNP yang telah dikurangi pajak tidak langsung.

Berikut adalah rumus perhitungannya:

NNI = NNP – pajak tidak langsung

Pajak tidak langsung itu apa sih? Pajak tidak langsung adalah pajak yang pembayarannya bisa dialihkan ke orang lain. Contohnya ketika kamu makan di restoran, kemudian di bill tersebut ada tulisan PPN, pajak tersebut bisa kamu yang bayar, bisa juga udah dibayarkan oleh restorannya.

Pendapatan Pribadi atau Personal Income (PI)

PI adalah NNI yang dikurangi dengan pembayaran jaminan sosial, laba ditahan, pajak perusahaan, dan ditambah dengan transfer atau subsidi yang dibayarkan pemerintah kepada masyarakat.

Berikut adalah rumus perhitungannya:

PI = NNI – pembayaran jaminan sosial – laba ditahan – pajak perusahaan + transfer (tunjangan)

Pendapatan Disposibel atau Disposable Income (DI)

DI adalah PI yang dikurangi dengan pajak langsung.

Berikut adalah rumus perhitungannya:

DI = PI – pajak langsung

Pajak langsung adalah pajak yang tidak bisa dialihkan ke orang lain. Misalnya pajak penghasilan. Nah, pajak itu ‘kan gak bisa dialihkan ke orang lain, karena dihitung dari penghasilan masing-masing orangnya.

Metode Perhitungan Pendapatan Nasional

Ada beberapa metode yang digunakan untuk menghitung pendapatan nasional. Coba deh kamu ingat-ingat lagi ketiga definisi dari pendapatan nasional pada bagian pengertian di atas.

rumus pendapatan nasional
Cara menghitung pendapatan nasional (sumber gambar: pixabay.com/Bru-nO)

Pendekatan Produksi (Output Approach)

Pendapatan nasional dilihat dari nilai seluruh produk (barang dan jasa) yang dihasilkan oleh suatu negara

Metode pertama adalah dengan cara pendekatan produksi. Metode ini merupakan metode perhitungan dengan menggunakan nilai tambah produk atau nilai produk jadi. Tujuannya untuk apa sih? Tentu saja agar tidak terjadi perhitungan ganda akibat produksi bertingkat.

Cara perhitungannya, sbb:

Nilai Tambah (NT) = Nilai Output (NO) – Nilai Input Antara (NI)

Pendekatan Pendapatan (Income Approach)

Pendapatan nasional dilihat dari total pendapatan seluruh faktor produksi dari suatu negara

Metode selanjutnya adalah perhitungan dengan menggunakan jumlah seluruh pendapatan yang diterima oleh rumah tangga konsumsi suatu negara. Pendapatan yang dihitung tersebut meliputi pendapatan faktor produksi dari suatu negara, seperti upah/gaji, bunga, sewa, dan laba. Selain itu, ada juga pendapatan non faktor produksi.

Cara perhitungannya adalah sbb

PN = w (wages/salary) + i (interest) + r (rent) + p (profit)

Metode Pengeluaran (Expenditure Approach)

Pendapatan nasional dilihat dari total pengeluaran seluruh faktor produksi

Metode yang terakhir adalah metode perhitungan yang menggunakan seluruh pengeluaran pelaku kegiatan ekonomi di suatu negara. Apa aja sih yang dihitung? Ada konsumsi rumah tangga (consumption), investasi perusahaan (investment), pengeluaran pemerintah (government expenditure), dan ekspor impor (X-M atau ekspor netto).

Cara perhitungannya adalah sbb:

PN =  C + I + G + (X-M)

Itu dia penjelasan mengenai pendapatan nasional yang bisa kamu pelajari di mata pelajaran Ekonomi kelas 11. Udah paham belum mengenai materi di atas? Kalau masih belum paham, kamu bisa kok terus belajar dengan menonton video pembelajaran Zenius di sini. Tentunya kamu akan didampingi oleh kakak kece yang bisa membantumu dalam belajar pendapatan nasional. Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu ya, guys. Have a nice day!

Baca Juga Artikel Lainnya

Lembaga Jasa Keuangan

Bank Sentral

Peran Pelaku Ekonomi dalam Kegiatan Ekonomi

Bagikan artikel ini: