objek studi geografi kelas 10 zenius

Mengenal Objek Studi Geografi – Materi Geografi Kelas 10

Di sini lo akan mengetahui alasan pentingnya belajar belajar geografi, ruang lingkup dan aspek geografi, dan objek studi geografi.

Apa yang ada di benak lo ketika mendengar atau membaca kata geografi? Beberapa dari lo ada yang menjawab gambaran muka bumi, yang biasa kita sebut peta. Ada juga yang menjawab tentang seluk-beluk batuan di bumi. Nah, ternyata ketika kita mempelajari geografi, maka kita akan belajar juga bagaimana caranya berpikir spasial (spatial thinking).

berpikir spatial dalam objek studi geografi zenius
Ilmu geografi untuk melatih kemampuan berpikir spasial (dok. Wikimedia Commons)

Waduh, spatial thinking itu istilah apaan sih? Kalau kita tengok KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), spasial berarti segala hal yang berkenaan dengan ruang atau tempat. Selain itu, kita juga bisa mengatakan bahwa berpikir spasial merupakan proses yang mendukung eksplorasi dan pemahaman. Cara berpikir ini penting lho bagi perkembangan manusia, termasuk konsep pemetaan dan keterampilan. Contohnya tentang visualisasi hubungan ruang, kenapa kok banyak pemukiman terletak di dekat sumber air, gimana caranya menentukan transformasi peta dunia menjadi peta provinsi, memperkaya perspektif seperti perbedaan budaya barat dan timur, dan membantu kita untuk mengingat gambar di tempat dan ruang. Jadi, berpikir spasial itu penting sebagai kerangka berpikir kita dalam melihat suatu fenomena.

Itu salah satu alasan pentingnya mempelajari geografi, kira-kira alasan lainnya untuk belajar geografi apa sih?

Baca Juga: Materi Geografi: Dinamika Planet Bumi

Mengapa Perlu Belajar Geografi?

Salah satu alasan kenapa kita perlu belajar geografi adalah untuk melatih berpikir spasial. Tanpa kita berpikir spasial, maka sebuah data hanyalah data, kita gak bisa menginterpretasikan data tersebut. Misalnya ada data COVID-19 di Indonesia. Tanpa kemampuan berpikir spasial, kita gak bisa nih menafsirkan data tersebut, kenapa ada daerah yang penyebarannya landai, dan kenapa ada yang sangat tinggi. Siapa yang sebenarnya salah, apakah karena faktor lingkungan, pemerintah, atau manusianya yang gak taat protokol kesehatan? Nah, semua itu bisa dijawab dengan cara berpikir spasial.

Selain mengasah berpikir spasial, alasan-alasan lain dari pentingnya belajar geografi di antaranya:

  1. Mengetahui karakteristik setiap ruang di bumi (wilayah).
  2. Mengenal karakteristik lingkungan sekitar.
  3. Bisa melihat interaksi antara manusia dan sekitarnya (lingkungan).
  4. Mengenal budaya masyarakat dan lingkungan sekitar.

Yap, secara umum itu dia alasan dari pentingnya belajar geografi. Sekarang lo udah tahu kan kalau belajar geografi itu punya manfaat yang cukup besar dalam kehidupan kita, gak hanya bikin lo bisa baca peta dan tahu seluk-beluk batuan di bumi aja. Intinya, selama kita berada dalam satu ruang, geografi akan tetap relevan, karena geografi adalah science of where.

Ruang Lingkup dan Aspek Geografi

Setelah lo mengetahui pentingnya belajar geografi, selanjutnya kita akan membahas lebih jauh tentang apa itu geografi. Tapi sebelum itu, lo udah tahu belum sih apa arti geografi yang sesungguhnya?

Kalau kita tengok KBBI, geografi artinya ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi. Dari situ aja kita udah bisa menilai kalau bahasan geografi itu sangat luas, iya gak? Nah, sekarang coba kita lihat dari bahasanya, yaitu “geo” yang artinya bumi, dan “graphein” yang artinya tulisan. Jadi, kalau kita coba simpulkan, geografi merupakan studi ragam ruang dalam mengapa dan bagaimana hal-hal bisa berbeda dari satu tempat dan tempat lain, dari situ kita bisa telusuri tentang permukaannya seperti apa, iklimnya bagaimana, flora dan faunanya ada apa aja, dan yang lainnya.

Dari situ kita bisa menjabarkan, apa aja sih yang dipelajari di ilmu geografi dilihat dari aspek-aspek geografi.

Aspek Geografi

Kajian utama geografi meliputi dua aspek yakni aspek fisik dan aspek sosial. Aspek fisik dalam kajian geografi bisa diartikan secara fisik atau bentuk, dengan kata lain aspek-aspek yang bisa kita lihat. Contoh aspek fisik geografi antara lain lingkungan dan batuan. Gak usah jauh-jauh deh, sekarang coba lo keluar rumah, dan perhatikan apa yang ada di sekitar lo. Ada tanaman, tanah, batu, hewan, dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa lo lihat fisik/bentuknya, kan?

Lalu, ada lagi aspek sosial geografi yang gak bisa dilihat secara fisik atau bentuk. Contoh aspek sosial geografi adalah politik, ekonomi, dan budaya. Kita ambil contoh budaya, yang namanya budaya itu kan gak bisa dilihat secara bentuk ya, perlu dilakukan pengamatan dan analisis dari kebiasaan-kebiasaan manusianya. Dari situ kita bisa tahu, “Oh, budaya masyarakat sini gotong-royong”. Lo juga bisa lihat pada contoh politiknya, antara negara yang satu dan negara lainnya memiliki perbedaan sistem tatanan negara.

aspek geografi sosial zenius
aspek geografi sosial (dok. pxhere)

Oke, sampai sini udah paham ya mengenai aspek-aspek geografi? Makin yakin kan kalau bahasan geografi itu luas banget? Saking luasnya, dibutuhkan ilmu-ilmu penunjang geografi seperti biogeografi (biologi-geografi), geofisika (geografi-fisika), geopolitik (geografi-politik), geoekonomi (geografi-ekonomi), dan lain-lain.

Baca Juga: Mengenal Gerhana Bulan Total, Si ‘Bulan Merah Darah’

Objek Studi Geografi

Apa sih pengertian objek studi geografi? Objek studi geografi ini merupakan landasan atau dasar dalam belajar geografi. Nah, yang akan kita bahas di sini ada dua objek, yaitu objek material dan objek formal.

objek studi geografi material zenius
Objek studi geografi (dok. cuplikan video zenius)

Objek Studi Geografi Material

Contoh objek studi geografi material adalah geosfer. Contohnya ketika lo lagi jalan-jalan ke suatu pantai. Di sana lo akan merasa bahwa cuacanya panas tapi banyak angin, nah itu bisa dikaji lebih dalam di atmosfer. Kemudian, lo melihat lagi ke arah pepohonan yang ada di sekitar pantai, itu termasuk dalam kajian biosfer. Di ujung pantai, lo melihat pegunungan, itu akan dikaji ke dalam litosfer. Untuk air laut dan sungai-sungai kecil di sekitarnya akan dikaji dalam hidrosfer. Selanjutnya, lo melihat di pantai itu banyak banget orang, yang akan dikaji dalam antroposfer. Kesimpulannya, dalam geosfer itu akan dibahas mengenai atmosfer, biosfer, litosfer, hidrosfer, dan antroposfer.

Objek Studi Geografi Formal

Sedangkan, untuk objek formal merupakan cara pandang kita dalam melihat objek material geografi. Gimana sih pandangan lo dalam melihat atmosfer, biosfer, litosfer, hidrosfer, dan antroposfer. Misalnya ketika lo bertemu atau lagi telepon-teleponan sama teman lo yang ada di Canada. Kalian saling menceritakan tentang daerah masing-masing. Lo cerita ke teman lo kalau di Jakarta panas, musim hujan sering banjir, macet, kalau mau liburan enaknya ke Bandung yang udaranya dingin, banyak pohon, ada pegunungan, dan lain-lain. Begitu pun dengan teman lo di Canada yang menceritakan kalau di sana sedang turun salju, udaranya dingin, orang-orangnya menggunakan bahasa Inggris dan Prancis, dan hal-hal lainnya. Jadi, masing-masing orang punya perspektif tentang suatu daerah.

*****

Buat lo yang mau belajar mengenai objek studi geografi versi video bisa banget langsung meluncur ke video belajar Zenius yang bisa lo akses secara GRATIS di website dan aplikasi Zenius.

Oke, sampai sini jelas ya. Kita coba review lagi deh supaya makin paham. Pertama, kita tahu nih sepenting apa sih belajar geografi. Ternyata belajar geografi itu sangat penting, salah satunya dapat mengasah kemampuan berpikir spasial kita yang membuat kita bisa mengolah atau menginterpretasikan data. Nah, di geografi itu kita belajar banyak hal mulai dari aspek fisik hingga aspek sosial. Terakhir, kita juga membahas tentang objek studi geografi yang terbagi lagi menjadi dua: material dan formal.

Baca Juga Artikel Lainnya

Dinamika Hidrosfer dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

Skala Peta, Rumus, dan Macamnya – Materi Geografi Kelas 10

Dinamika Kependudukan Indonesia: Geografi Kelas 11

Bagikan Artikel Ini!