kerajaan gowa tallo zenius education

Silsilah dan Peninggalan Kerajaan Gowa Tallo – Materi Sejarah Kelas 10

Kerajaan Gowa Tallo seringkali disebut sebagai Kesultanan Gowa Tallo, Kerajaan Gowa, dan Kerajaan Makassar. Hmm … Kenapa ya? Penasaran? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini, yuk!

Halo, Sobat Zenius! Elo pernah mendengar julukan Ayam Jantan dari Timur? Siapa yang mendapat julukan itu? Yap, Sultan Hasanuddin. Kalau dalam bahasa Belanda, Ayam Jantan dari Timur yaitu De Haantjes van Het Oosten.

Selain menjadi Pahlawan Nasional, Sultan Hasanuddin juga merupakan Sultan Gowa ke-16 yang memimpin Kerajaan Gowa Tallo, tepatnya pada tahun 1653ー1669.

Eh sebentar deh, kenapa kita langsung bahas Sultan Hasanuddin sebagai salah satu pemimpin Kerajaan Gowa Tallo? Oke, niat awalnya gini, gue mau bahas Sultan Hasanuddin karena ia dijuluki sebagai Ayam Jantan dari Timur. Nah, ternyata Kesultanan Gowa Tallo juga menggunakan ayam jago sebagai lambang kerajaannya, guys.

Kehidupan Kerajaan Gowa Tallo

Kerajaan Gowa Tallo sering juga disebut dengan Kerajaan Gowa, Kesultanan Gowa, atau Kerajaan Makassar. Kenapa? Karena Gowa lebih dominan, guys. Nanti elo akan menemukan alasannya setelah selesai membaca artikel dan menonton video Zenius tentang Gowa Tallo.

Oh iya, ngomong-ngomong tentang lambang kerajaan yang sebelumnya udah gue sebutkan. Ini dia lambang ayam jagonya Kesultanan Gowa Tallo.

lambang kerajaan gowa tallo zenius
Lambang kerajaan Gowa Tallo adalah ayam jago (dok. Wikimedia Commons)

Selain karena julukan yang diberikan kepada Sultan Hasanuddin, lambang ayam jago juga dipercaya oleh orang Bugis sebagai keberanian. Elo tahu kan sabung ayam? Nah, ayam jago yang biasa digunakan sebagai sabung ayam, itu artinya ayam tersebut yang paling hebat, bisa dikatakan ayam yang paling berani. Itulah mengapa Gowa Tallo menggunakan ayam jago sebagai lambang kesultanannya.

Nah, yang menarik dari Kerajaan Gowa Tallo adalah “1 tempat 2 raja”. Eh gimana tuh? Kita bahas singkat mengenai kehidupan Kerajaan Gowa Tallo ya.

Jadi, Kerajaan ini terbentuk pada tahun 1300-an dan hanya terdiri dari satu kerajaan, yaitu Kerajaan Gowa. Tapi, ada perebutan kekuasaan di antara anak Tunatangka Lopi. Dari perebutan kekuasaan tersebut, Batara Gowa mengalahkan saudaranya yang bernama Karaeng Loe ri Sero. Nggak terima, Karaeng Loe ri Sero kemudian mendirikan kerajaan di tempat yang sama bernama Kerajaan Tallo.

Nah, pada tahun 1565 kedua kerajaan bersatu dengan adanya kebijakan Rua Karaeng na Se’re (dua raja dan satu rakyat). Hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin.

Ngomong-ngomong tentang agama, kita tahu nih kalau Kesultanan Gowa Tallo merupakan kerajaan Islam. Ternyata sebelum memeluk agama Islam, raja dan masyarakatnya memeluk agama animisme dan Hindu, guys. Itu lho kepercayaan terhadap makhluk halus dan roh nenek moyang. Mereka percaya bahwa setiap benda di Bumi mempunyai jiwa yang harus dihormati supaya gak mengganggu manusia. Nah, raja yang pertama kali memeluk Islam adalah Karaeng Matoaya dari Kerajaan Tallo, tepatnya pada 22 September 1605.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Cirebon – Materi Sejarah Wajib Kelas 10

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapanmu sekarang juga!

download aplikasi zenius play store
download aplikasi zenius app store
download aplikasi zenius app gallery

Lokasi dan Wilayah Kerajaan Gowa Tallo

Sesuai namanya, Kesultanan Gowa Tallo terletak di daerah Makassar, artinya ada di Sulawesi. Tapi, nggak hanya Sulawesi aja lho, guys. Wilayah kekuasaan Gowa Tallo menyebar hingga ke Kalimantan dan Nusa Tenggara. Ibukotanya ada di Kota Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Coba elo perhatikan peta kekuasaan kesultanan Gowa Tallo berikut ini:

letak kerajaan gowa tallo di pulau sulawesi berada di selatan Makassar
Peta kerajaan Gowa Tallo (dok. Wikimedia Commons)

Silsilah Kerajaan Gowa Tallo

Silsilah Kerajaan Gowa Tallo bisa dikatakan cukup rumit, guys. Selain karena panjangnya masa pemerintahan, kerajaan ini juga memiliki 2 raja setiap masa pemerintahan. Oke, kita bahas dulu raja-raja sebelum Gowa Tallo masuk Islam, jadi ketika mereka masih menganut animisme. Oh iya, tapi kali ini gue akan lebih fokus bahas silsilah Kerajaan Gowa ya, karena Gowa ini yang lebih dominan dibandingkan Tallo.

  1. Tumanurung Bainea (±1300).
  2. Tumassalangga Barayang.
  3. Puang Loe Lembang.
  4. I Tuniatabanri.
  5. Karampang ri Gowa.
  6. Tunatangka Lopi (±1400).
  7. Batara Gowa Tuminanga ri Paralakkenna.
  8. Pakere Tau Tunijallo ri Passukki.
  9. Daeng Matanre Karaeng Tumapa’risi’ Kallonna (awal abad ke-16, sekitar tahun 1546).
  10. I Manriwagau Daeng Bonto Karaeng Lakiyung Tunipallangga Ulaweng (1546-1565).
  11. I Tajibarani Daeng Marompa Karaeng Data Tunibatte.
  12. I Manggorai Daeng Mameta Karaeng Bontolangkasa Tunijallo (1565-1590).
  13. I Tepukaraeng Daeng Parabbung Tuni Pasulu (1593).

Nah, raja yang mendirikan Benteng Fort Rotterdam, Benteng Somba Opu, dan menyatukan Gowa Tallo adalah raja ke-10.

Iya gue tahu kok, elo pasti kesulitan dalam mengeja nama-nama raja tersebut. Sama gue juga. Nah, raja-raja yang memerintah setelah menjadi kerajaan Islam namanya udah nggak sesulit pada masa Pra Islam kok, guys. Tenang ya.

  1. Sultan Alauddin I.
  2. Sultan Malikussaid.
  3. Sultan Hasanuddin.
  4. Sultan Amir Hamzah.
  5. Sultan Mohammad Ali.
  6. Sultan Abdul Jalil.
  7. Sultan Ismail.
  8. Sultan Najamuddin.
  9. Sultan Sirajuddin.
  10. Sultan Abdul Chair.
  11. Sultan Abdul Kudus.
  12. Sultan Maduddin.
  13. Sultan Zainuddin.
  14. Sultan Abdul Hadi.
  15. Sultan Abdul Rauf.
  16. Sultan Muhammad Zainal Abidin.
  17. Sultan Abdul Kadir Aididin.
  18. Sultan Muhammad Idris.
  19. Sultan Muhammad Husain.
  20. Sultan Muhammad Tahir Muhibuddin.
  21. Sultan Muhammad Abdul Kadir Aiduddin.

Oke, sekarang kalau ditanya, siapa sultan atau raja Kerajaan Gowa pertama yang memeluk Islam? Jawabannya adalah Sultan Alauddin I. Kalau pertanyaannya siapa raja Tallo yang pertama masuk Islam, jawabannya adalah Karaeng Matoaya.

Baca Juga: Menilik Sejarah Kerajaan Majapahit – Materi Sejarah Kelas 10

Sumber Sejarah Kerajaan Gowa Tallo

Kita lanjut ke sumber sejarah Kesultanan Gowa Tallo. Salah satu sumber Kesultanan Gowa Tallo adalah Benteng Fort Rotterdam.

benteng fort rotterdam peninggalan kerajaan gowa tallo zenius
Benteng Fort Rotterdam (dok. Wikimedia Commons)

Dari namanya, elo akan mengira bahwa benteng tersebut dibangun oleh Belanda. Eitss, kurang tepat boy. Benteng tersebut dibangun oleh Kesultanan Gowa Tallo. Lho kok bisa? Akan gue ceritain di poin-poin di bawah ini ya.

Sumber sejarah lainnya ada apa aja sih? Seperti yang udah gue bilang di awal, kerajaan ini berdiri udah lama banget, yaitu sejak tahun 1300ー1960. Sehingga, ada banyak banget sumber sejarah atau peninggalannya, antara lain:

Catatan Tome Pires

Selain berkunjung ke Banten dan mencatat mengenai Kesultanan Banten, ternyata Tome Pires juga datang ke Gowa dan melihat bagaimana keadaan di sana selama masa kepemimpinan kerajaan Gowa Tallo.

Benteng Fort Rotterdam

Oke, sebelumnya gue udah menyinggung tentang Benteng Fort Rotterdam yang katanya dibangun oleh Kesultanan Gowa Tallo. Yap betul, seorang raja bernama Lakiung membangun benteng ini sebelum akhirnya direbut oleh Belanda pada masa VOC. Lakiung juga yang kemudian mendirikan Benteng Somba Opu dan menyatukan antara Gowa dan Tallo. Awalnya, benteng ini bernama Jum Pandang. Kemudian, diubah menjadi Fort Rotterdam oleh Cornelis Speelman.

Benteng Somba Opu

Benteng ini juga dibangun oleh raja Lakiung. Tapi, meskipun dikuasai oleh VOC, Belanda nggak merenovasi bangunan benteng ini seperti Fort Rotterdam, sehingga bangunannya tetap asli. Sayangnya, benteng ini kemudian dihancurkan oleh Belanda. Tapi, masih ada sisa-sisa bangunannya kok tenang aja, jadi elo bisa berwisata ke benteng ini dan melihat jejak peninggalannya.

Keruntuhan Kerajaan Gowa Tallo

Apa penyebab runtuhnya Kerajaan Gowa Tallo? Gue ceritakan singkatnya dari awal ya. Jadi, pada awal abad ke-17ーsaat Sultan Hasanuddin memerintah kerajaanーVOC mulai datang ke Sulawesi dan menginginkan kekuasaan di daerah tersebut. Sebab, daerah tersebut cukup strategis bagi jalur rempah. Sultan Hasanuddin jelas nggak terima dong, ia aktif memerangi VOC karena nggak mau VOC memonopoli jalur rempah.

VOC akhirnya menggunakan taktik Devide et Imperaーpolitik adu dombaーdengan cara mendukung Arung Palakka, Sultan Bone. Tujuannya jelas, supaya mereka bisa menguasai Kerajaan Gowa-Tallo. Taktik tersebut berhasil menarik mundur pasukan Sultan Hasanuddin. Sehingga, VOC bisa memaksa Sultan Hasanuddin untuk menandatangani Perjanjian Bongaya yang merugikan Gowa Tallo pada 18 November 1667.

Baca Juga: Silsilah dan Peninggalan Kerajaan Kutai – Materi Sejarah Kelas 10

Kalau elo masih penasaran dan suka dengan penjelasan yang disampaikan lewat video, elo cukup klik banner di bawah ini dan simak cerita tutor Zenius soal Kerajaan Gowa Tallo, ya!

banner yang harus diklik untuk menonton materi belajar sejarah gowa tallo

Contoh Soal Kerajaan Gowa Tallo

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi di atas, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Siapa pendiri Kerajaan Gowa Tallo?

a. Sultan Hasanuddin

b. Sultan Alauddin I

c. Tumanurung Bainea

d. Tumassalangga Barayang

e. I Manriwagau Daeng Bonto Karaeng Lakiyung Tunipallangga Ulaweng

Jawab: c. Tumanurung Bainea.

Pembahasan: Kerajaan Gowa Tallo didirikan oleh Tumanurung Bainea sebagai pemimpin pertama Gowa pada awal abad ke-14 atau sekitar tahun 1300-an.

Contoh Soal 2

Nama Gubernur Jenderal yang memberikan nama Rotterdam kepada Benteng Fort Rotterdam adalah ….

a. P Coen

b. Cornelis Speelman

c. Rijckloff van Goens

d. Joan Maetsuycker

e. Johannes Camphuys

Jawab: b. Cornelis Speelman.

Pembahasan: Cornelis Speelman merupakan Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang lahir di Rotterdam. Ia memilih nama tersebut kepada benteng sebagai penghormatan terhadap kota kelahirannya.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang Kerajaan Gowa Tallo? Buat elo yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi ini di video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini secara GRATIS menggunakan akun yang sudah elo daftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Bagikan Artikel Ini!