Sejarah Mudik di Indonesia, Seperti Apa?

sejarah mudik

Apa momen yang paling elo tunggu pas mendekati Hari Raya Idul Fitri? Kayaknya kita satu pemikiran nih … tentu aja mudik!

Sejarah mudik ini seakan udah jadi kegiatan wajib dan rutin buat orang Indonesia yang dilakukan pas Hari Lebaran. Tapi sayangnya, semenjak pandemi Covid-19 berlangsung, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mulai diberlakukan untuk mengantisipasi penyebaran Coronavirus.

Beberapa aturan seperti harus vaksin, antigen, dan bahkan tes Polymerase Chain Reaction (PCR) pun harus dijalani dulu sebelum mudik, nih. Bahkan, sampai ada larangan mudik yang tertulis dalam Surat Edaran Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Jadi, tahun ini bisa mudik, nggak?!

Tenang, tenang … melansir informasi dari Detik Health, kabarnya aturan PPKM mulai dilonggarkan, lho. Jadi, buat elo yang sudah divaksinasi lengkap dan booster, elo nggak diwajibkan buat melakukan tes antigen atau PCR.

Menurut Siti Nadia Tarmizi, juru bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, kebijakan kelonggaran PPKM ini masih di tahap evaluasi dan masih menunggu terbitnya surat edaran resminya. Jadi, masih akan terus mengalami pertimbangan tergantung kondisi pandemi sekarang.

Wah, semoga aja kita semua bisa mudik di tahun ini, ya!

Btw, kalau ngomongin mudik, elo tahu nggak sejarah mudik udah ada di Indonesia sejak kapan? Kabarnya, sejarah mudik ini hadir sejak zaman Majapahit, lho!

Penasaran sama cerita lengkapnya? Baca artikel ini sampai habis, ya!

Baca Juga: Bagaimana Sampah Plastik Mengurai dan Zero Waste?

Apa itu Mudik?

Sebelum kita masuk ke sejarah mudik, coba kita selaraskan pengertian mudik dulu, ya. Jadi, apa itu mudik?

Meskipun begitu, ternyata mudik nggak cuma berlaku di Hari Lebaran aja, lho. Di negara lain, ada juga yang namanya mudik saat perayaan Imlek, Golden Week sama mudik pada saat Thanksgiving.

Kegiatan mudik yang dilakukan juga nggak jauh beda sama mudik Lebaran di Indonesia, nih. Di China pun, masyarakatnya berbondong-bondong mudik buat mengunjungi dan merayakan perayaan Imlek bareng sama keluarga mereka.

Lalu ada Golden Week, atau yang biasa disebut dengan waktu liburan panjangnya orang Jepang. Waktu liburnya ini biasanya berlangsung dari bulan April sampai ke awal bulan Mei. karena waktu liburnya panjang, biasanya orang-orang pada mudik ke kampung halaman masing-masing, nih.

Buat Thanksgiving juga sama! Di Amerika Serikat, Thanksgiving ini merupakan sebuah hari libur nasional untuk merayakan musim panen. Nah, awalnya Thanksgiving cuma dirayakan di Inggris aja. Kemudian akhirnya pada tahun 1961, perayaan ini masuk ke AS dan mulai ditetapkan sebagai hari libur nasional pada tahun 1786.

Dalam merayakan Thanksgiving, orang-orang juga banyak yang mudik, nih. Karena perayaan biasa dirayakan bersama keluarga, nggak beda jauh kayak Lebaran dan Imlek. Seru banget, kan?

Baca Juga: Kenapa Orang Indonesia Suka Makan Mie Instan?

Sejarah Mudik

Setelah udah semakin tahu tentang apa itu mudik dan jenisnya, sekarang gue mau ajak elo jalan-jalan menelusuri sejarah mudik, nih.

Dari informasi yang gue baca di Kompas, katanya sejarah mudik ini udah ada sejak zaman kerajaan. Wah, udah lama banget, dong!

Jadi, kebiasaan mudik ada sejak zaman Majapahit (tahun 1200-an) dan Mataram Islam (tahun 1500-an). Pernyataan ini juga dituturkan sama Silverio Raden Lilik Aji Sampurno, Dosen Sejarah Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Pada saat itu, namanya belum dikenal dengan istilah mudik, sih. Jadi masih berupa kegiatan pulang ke rumah gitu.

Karena wilayah kekuasaan Mataram cukup luas, maka kerajaan nempatin banyak pejabatnya di beberapa daerah kekuasaan. Dari sinilah para pejabat tersebut punya momen buat ‘pulang’ ke pusat kerajaan dan mengunjungi kampung halamannya.

Selain para pejabat di Kerajaan Mataram, mudik ini juga dilakukan sama pejabat dari Kerajaan Mataram Islam. Biasanya pejabat yang ditugaskan buat berjaga di daerah kekuasaan bakalan mudik untuk menghadap Raja pada saat Idul Fitri. Mirip sama mudik, kan?

Buat istilahnya sendiri, mudik baru mulai populer di tahun 1950-an, tepatnya setelah Indonesia merdeka. Kata mudik sendiri digunakan buat para perantau (orang yang bekerja dan tinggal di luar kampung halamannya), ketika mereka mau pulang ke kampung halaman.

Sejarah Mudik di Indonesia, Seperti Apa? 26
Mudik dalam bahasa Jawa dan Betawi. (Arsip Zenius)

Melansir dari Historia, Data Statistik Kependudukan tahun 1948–1949 menunjukkan jumlah penduduk Jakarta hanya sekitar 800.000 orang saja. Nah, setelah tahun 1950, tiba-tiba jumlahnya melonjak hingga 1,4 juta. Itu artinya banyak pendatang baru yang merantau ke pusat kota dan bikin kegiatan mudik semakin ramai pada saat itu.

Bahkan, kegiatan mudik menjadi salah satu aktivitas rutin berskala nasional sampai sekarang.

Nah, di tahun 2018, jumlah penduduk yang mudik meningkat hingga 7%, lho. Melansir dari Ekonomi Bisnis, menurut data Sistem Informasi Angkutan & Sarana Transportasi, jumlah pemudik Indonesia mencapai angka 20 juta lebih! Wah, banyak banget!

Namun, jumlahnya menurun di era pandemi, karena hadirnya PPKM juga. Terus, gimana ya mudik di era pandemi?

Baca Juga: Krisis Energi, Bagaimana Kabar Energi Terbarukan dan Energi Masa Depan?

Mudik di Era Pandemi

Cukup mengagetkan ya, mengetahui kalau sejarah mudik ternyata udah hadir sejak zaman kerajaan. Pemberitaan tentang mudik juga jadi salah satu berita yang selalu menarik perhatian banyak orang.

Bahkan, kalau udah mendekati Hari Raya Idul Fitri, biasanya berita bakal penuh nih sama pemberitaan terkait mudik. Kalau dulu mudik bisa dilakukan dengan mudah, gimana ya mudik di era pandemi kayak sekarang?

Kayak yang udah sempat gue mention sebelumnya, semenjak pandemi berlangsung, rasanya jadi sulit buat orang-orang mudik ke kampung halaman. Apalagi adanya aturan ketat mengenai PPKM dan surat edaran resmi yang berisikan larangan mudik selama bulan suci Ramadhan yang dikeluarkan tahun 2021.

Menurut informasi dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, hal tersebut dilakukan karena data yang menunjukkan kalau angka penyebaran Coronavirus di Indonesia masih cukup tinggi, yaitu sampai menembus angka 1 juta pada April 2021.

Kembali ke berita mengenai pelonggaran larangan mudik dan kebijakan PPKM di tahun 2022, kalau Indonesia udah memberikan vaksinasi kepada 70% penduduknya, termasuk anak-anak sebanyak 234 juta, maka kemungkinan besar kita bisa melakukan banyak kegiatan secara normal lagi, termasuk kegiatan mudik.

Duh, rasanya udah nggak sabar ya ingin bisa beraktivitas secara normal lagi tanpa bayang-bayang Coronavirus.

Buat elo yang udah punya rencana mau mudik di Hari Raya Idul Fitri tahun ini, coba ceritain kegiatan mudik versi elo, yuk!

Editor: Tentry Yudvi Dian Utami

Aturan COVID-19 Mulai Dilonggarkan, Sudah Boleh Mudik? Eits, Tunggu Dulu – Detik Health (2022)

SE Ka Satgas Nomor 13 Tahun 2021 Larangan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Pengendalian COVID-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442H – Covid19.go.id (2021)

China berupaya cegah mudik massal saat Imlek 2021, dari iming-iming angpau hingga layanan kesehatan gratis – BBC News Indonesia (2021)

Mengenal Thanksgiving, Tradisi Mudik Warga Amerika – TIMES Indonesia (2020)

Asal Kata dan Sejarah Mudik, Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Lebaran Halaman – Kompas (2021)

Sejarah Mudik Lebaran – Historia (2021)

Larangan Mudik ASN Dan Kebutuhan Silaturahmi Di Masa Pandemi Covid-19 – Kementerian Keuangan (2021)

Golden Week, Waktu Liburan Panjang ala Orang Jepang Bikin Jalanan Padat – KoKu Japan (2021)

Kemenhub: Jumlah Pemudik 2018 Tumbuh 5%-7% – Ekonomi Bisnis (2018)

Bagikan Artikel Ini!