Perbedaan Merger dan Akuisisi Beserta Tujuannya – Materi Ekonomi Kelas 10

Perbedaan merger dan akuisisi zenius education

Elo pasti nggak asing dengan istilah merger dan akuisisi kan? Nah, tahu nggak sih perbedaan merger dan akuisisi itu apa? Yuk, langsung cari tahu perbedaannya di bawah ini!

Halo, Sobat Zenius! Gue mau sedikit flashback ke tahun 2021, tepatnya pada tanggal 17 Mei 2021. Elo masih ingat nggak ada perusahaan ojek online yang bergabung dengan platform belanja online yang warnanya sama-sama hijau? Yap, Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo.

contoh merger perusahaan zenius education
Penggabungan dua perusahaan (Dok. Cuplikan video Zenius).

Penggabungan dua perusahan tersebut merupakan upaya untuk memperluas dan mengambangkan usaha. Selain GoTo, ternyata ada juga perusahaan yang melakukan penggabungan usaha, seperti Bank Syariah Indonesia dan juga Facebook.

Eitss … tapi perlu elo ketahui, bahwa kasus GoTo dan Facebook itu berbeda jenis penggabungan ya, guys. Lho, memang penggabungan usaha ada jenis-jenisnya? Lalu, yang dimaksud dengan penggabungan usaha itu apa sih?

Baca Juga: Apa itu Startup? Ketahui Contoh, Karakter, dan Strateginya!

Penggabungan Usaha

Gue akan membahas penggabungan usaha secara umum di poin ini.

“Penggabungan usaha merupakan usaha untuk menyatukan dua atau lebih perusahaan menjadi sebuah kesatuan ekonomi.”

Penggabungan ini termasuk dalam simbiosis mutualisme, artinya antar perusahaan yang bergabung sama-sama untung dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat. Karena, tujuan utama dari dilakukannya penggabungan badan usaha adalah untuk memperluas dan mengembangkan usaha.

Sifat Penggabungan Badan Usaha

Coba elo perhatikan rantai pasok atau supply chain pada gambar di bawah ini.

supply chain produk susu zenius education
Rantai pasok atau supply chain produk susu (Arsip Zenius).

Nah, dari rantai pasok di atas, kita bisa lebih mudah membedakan sifat penggabungan badan usaha. Sifat penggabungan badan usaha dibagi menjadi dua, yaitu gabungan badan usaha vertikal dan horizontal. Perbedaan kedua sifat tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Gabungan vertikal badan usaha merupakan penggabungan tingkat rantai pasok yang berbeda. Contohnya peternak dengan pemasok atau peternak dan manufaktur.
  2. Gabungan badan usaha secara horizontal merupakan penggabungan tingkat rantai pasok yang sama. Contohnya antar peternak atau antar manufaktur.

Nah, keuntungan penggabungan badan usaha secara vertikal antara lain:

  • Mengurangi biaya transaksi.
  • Menyelaraskan permintaan dan penawaran.
  • Kemampuan memonopoli pasar.
  • Mengamankan rantai pasok.

Adanya penggabungan badan usaha vertikal membuat perusahaan dapat memangkas biaya-biaya yang sebenarnya nggak terlalu penting. Sehingga, harga barang atau jasa yang dihasilkan dan dipasarkan kepada konsumen akan menjadi lebih murah.

Lalu, apa aja sih keuntungan penggabungan badan usaha secara horizontal? Keuntungannya antara lain sebagai berikut.

  • Efisiensi biaya produksi.
  • Kemampuan cross selling.
  • Mengurangi persaingan.
  • Sinergi dan buying power.
  • Ekspansi bisnis.

Dengan adanya penggabungan badan usaha horizontal, maka perusahaan tersebut akan semakin besar dan berkembang. Hal itu akan memperbesar potensi dalam memonopoli pasar. Sehingga, produsen baru akan kesulitan bersaing dengan perusahaan yang melakukan penggabungan tersebut.

Baca Juga: Konsep Badan Usaha – Materi Ekonomi Kelas 10

Perbedaan Merger dan Akuisisi

Di awal tulisan ini, gue udah menyinggung tentang penggabungan dua perusahaan ojek online dengan platform belanja online, yaitu Gojek dan Tokopedia yang menjadi GoTo. Kasus tersebut ternyata punya istilah dalam ekonomi lho, yaitu merger.

Nah, kalau ngomongin merger, kurang lengkap rasanya kalau kita nggak menyinggung juga istilah akuisisi. Dalam ekonomi, kedua istilah ini lekat banget, guys. Tapi, tentu saja artinya berbeda. Elo bisa lihat perbedaan merger dan akuisisi di bawah ini.

perbedaan merger dan akuisisi zenius education
Perbedaan merger dan akuisisi (Dok. Cuplikan video Zenius).

Kita bahas dulu pengertian merger.

“Merger merupakan penggabungan dua perusahaan atau lebih menjadi satu perusahaan baru.”

Contohnya adalah GoTo yang udah gue sebutkan sebelumnya dan Bank Syariah Indonesia (BSI). BSI merupakan gabungan dari bank BNI Syariah, BRI Syariah, dan Mandiri Syariah.

Lalu, apa pengertian akuisisi?

“Akuisisi merupakan pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lain.”

Contohnya nggak jauh-jauh dari kehidupan elo nih, yaitu Facebook yang mengakuisisi WhatsApp dan Instagram. Awalnya kan ketiga perusahaan itu berbeda ya, kemudian pada tahun 2014, Mark Zuckerberg yang merupakan founder dan CEO Facebook mengakuisisi aplikasi media sosial lainnya, yaitu WhatsApp dan Instagram.

Coba deh elo cek saat membuka kedua aplikasi tersebut, pasti ada tulisan “from Facebook”. Eitss … tapi per bulan Oktober 2021, Facebook, Inc berganti nama perusahaan menjadi Meta Platforms, Inc.

Jadi, tujuan dari merger dan akuisisi kurang lebih untuk membuat bisnis perusahaan menjadi lebih besar dan mendapat keuntungan lebih. Tapi, kenapa ya ada perusahaan yang memutuskan untuk merger dan ada juga yang lebih memiliki akuisisi? Cari tahu jawabannya di video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini, yuk!

belajar materi pelajaran ekonomi di zenius

Baca Juga: Tahap Pengikhtisaran Akuntansi Perusahaan Dagang – Materi Ekonomi Kelas 12

Contoh Soal Perbedaan Merger dan Akuisisi

Oke, sampai sini udah jelas kan? Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi di atas, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Pernyataan yang benar mengenai perbedaan merger dan akuisisi berikut ini adalah ….

a. Akuisisi adalah gabungan perusahaan menjadi perusahaan baru.

b. Merger adalah pembelian perusahaan lain oleh suatu perusahaan.

c. Bank Syariah Indonesia merupakan contoh akuisisi.

d. Facebook merupakan contoh dari merger.

e. Merger adalah gabungan perusahaan menjadi perusahaan baru, sedangkan akuisisi merupakan pembelian perusahaan lain oleh suatu perusahaan.

Jawab: e. Merger adalah gabungan perusahaan menjadi perusahaan baru, sedangkan akuisisi merupakan pembelian perusahaan lain oleh suatu perusahaan.

Pembahasan: Merger merupakan gabungan perusahaan menjadi perusahaan baru, contohnya Bank Syariah Indonesia. Sedangkan, akuisisi merupakan pembelian perusahaan lain oleh suatu perusahaan, contohnya Facebook. Jadi, jawaban yang paling tepat adalah e.

Contoh Soal 2

Di contoh soal yang kedua ini, gue nggak akan ngasih pembahasannya, karena gue mau elo yang jawab pertanyaan dengan menuliskannya di kolom komentar. Ini dia pertanyaannya.

Sebutkan bentuk badan usaha gabungan vertikal dan horizontal serta contohnya!

Tapi, jangan sebutkan dari contoh yang udah gue kasih di atas ya, elo cari contoh perusahaan lain, boleh yang di Indonesia maupun di luar negeri.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang perbedaan merger dan akuisisi? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi ini di video belajar Zenius menggunakan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Baca Juga: Manfaat dan Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia – Materi Ekonomi Kelas 10

Bagikan Artikel Ini!