Gedung BUMN-badan usaha

Materi Ekonomi: Konsep Badan Usaha

Artikel ini membahas materi ekonomi yaitu konsep badan usaha, yang mencakup pengertian, jenis-jenis badan usaha berdasarkan proses dan kepemilikannya, dan juga bentuk-bentuk badan usaha.

Sebelum kita mengenal konsep badan usaha, kalian tau gak apa sih makna dari usaha? menurut UU No. 3 tahun 1982 pasal 1, Usaha didefinisikan sebagai setiap tindakan, perbuatan atau kegiatan apapun dalam bidang perekonomian, yang dilakukan oleh setiap pengusaha untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba. Atau secara singkat dapat dikatakan dalam bidang ekonomi, usaha adalah kegiatan apapun yang tujuannya mendapatkan  penghasilan. 

Nah bagaimana dengan badan usaha? Apa bedanya konsep badan usaha sama perusahaan ? atau sama? Artikel ini akan membahas konsep badan usaha, jenis-jenis badan usaha berdasarkan proses dan kepemilikannya, dan juga bentuk-bentuk badan usaha. Dimana konsep badan usaha sendiri akan kalian pelajari pada materi ekonomi kelas 10, dan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan terjawab setelah kalian membaca artikel ini sampai selesai. 

Pengertian atau Konsep Badan Usaha

Banyak dari kita, atau orang-orang di sekitar kita menganggap badan usaha dan perusahaan itu sama, padahal keduanya memiliki makna yang berbeda. Pada bukunya yang berjudul “Pengantar Ilmu Perusahaan di Indonesia”, Abdulkadir Muhammad mendeskripsikan perusahaan sebagai tempat terjadinya kegiatan produksi dan berkumpulnya semua faktor produksi. 

Selain itu menurut UU No. 3 tahun 1982 pasal 1, tentang wajib daftar perusahaan, perusahaan merupakan setiap bentuk usaha yang menjalankan jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba. 

Oleh karena itu, dapat kita secara sederhana dapat kita simpulkan, perusahaan adalah kesatuan atau gabungan teknis dari modal dan tenaga kerja untuk menghasilkan barang dan jasa. Jadi, bisa kita katakan bahwa perusahaan adalah tempat berlangsungnya proses produksi.

Sedangkan menurut Dominick Salvatore, seorang ekonom Amerika pengertian dari badan usaha merupakan suatu organisasi yang mengkoordinasi dan mengkombinasi berbagai jenis sumber daya dengan tujuan untuk memproduksi atau menghasilkan barang atau jasa yang dapat dijual.  

Dan menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), badan usaha adalah sekumpulan orang dan modal dalam suatu aktivitas yang bergerak dibidang perdagangan atau dunia usaha atau perusahaan. 

Sehingga, secara garis besar dapat kita simpulkan, badan usaha adalah kesatuan atau gabungan yuridis dan ekonomis menggunakan modal dan tenaga kerja yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau laba. Kenapa disebut kesatuan yuridis atau hukum ? karena pada umumnya badan usaha sudah berbadan hukum. 

Jenis jenis Badan Usaha

Gedung BUMN- konsep badan usaha
Gedung BUMN (Sumber gambar: infobanknews.com)

Jenis-jenis badan usaha dikelompokan menjadi 2 (dua) berdasarkan kepemilikan modal, dan juga berdasarkan proses.

Jenis Badan Usaha menurut Kepemilikan Modal

Jenis badan usaha menurut kepemilikan modal dibagi lagi menjadi 3 (tiga), yaitu:

  1. BUMN (Badan Usaha Milik Negara) atau BUMD (Badan Usaha Milik Daerah), badan usaha yang modal seluruhnya atau sebagian berasal dari pemerintah atau negara.  Jika seluruh modalnya dari pemerintah atau negara maka, tujuannya bukan untuk mendapatkan profit melainkan bentuk pelayanan penuh bagi masyarakat contohnya BULOG, Peruri. Sedangkan yang sebagian dari pemerintah atau negara maka, tujuannya untuk mengambil profit karena ada sebagian modalnya yang bukan dari negara atau pemerintahan contohnya, Telkom, KAI, dan lain-lain. 
  2. BUMS (Badan Usaha Milik Swasta), badan usaha yang milik swasta yang bertujuan mencari profit atau laba. Badan usaha swasta kemudian dibagi lagi menjadi badan usaha kelompok dan badan usaha perseorangan. 
  3. Koperasi, merupakan badan usaha yang merupakan kerja sama antar anggotanya bertujuan untuk mencapai kesejahteraan dari anggotanya, oleh karena itu dalam sebuah koperasi semua anggota di tuntut semua anggota berperan aktif. Kelebihan dari koperasi antara lain, cocok dengan kultur di indonesia, asasnya kekeluargaan, saling membantu antar anggota. Namun setiap badan usaha pasti juga memiliki kekurangan yaitu, dikelola dengan kurang profesional, non-profit oriented, sumber modalnya terbatas.

Jenis Badan Usaha menurut Prosesnya

Jenis badan usaha berdasarkan proses atau jenis kegiatannya dibagi lagi menjadi 5 (lima), yaitu: 

  1. Ekstraktif mengambil langsung tanpa proses, misalnya penebangan kayu, mengambil ikan di laut, dan lain-lain.
  2. Agraris, sering denger gak sih kalo indonesia itu negara agraris? Meskipun namanya agraris tapi bukan berarti hanya dari pertanian saja, dalam jenis badan usaha agraris, mendapatkan profit dengan mengolah tanah atau dari alam. Contohnya,  peternakan, tambak, dan lain-lain.
  3. Industri, dalam jenis usaha industri, mengubah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi, atau bisa juga dari barang setengah jadi menjadi barang jadi. Contohnya, pabrik kain, pabrik baju, dan lain-lain. 
  4. Perdagangan, secara sederhana dapat dikatakan adanya pertukaran tanpa melakukan proses, dengan mendapatkan profit. Contohnya, berdagang di pasar tradisional atau modern.
  5. Jasa, pada umumnya berbentuk pelayanan atau tidak terlihat fisiknya, seperti jasa perbankan, jasa bimbel, dan lain-lain.

Bentuk Badan Usaha

Selain dibedakan dari jenisnya, bentuk badan usaha juga dikelompokkan menjadi 4 (empat), yaitu sebagai berikut:

Badan Usaha Perseorangan 

Merupakan badan usaha yang modalnya berasal dari satu orang saja. Kelebihan dari badan usaha perseorangan adalah karena hanya satu orang maka semua profit atau untungnya untuk diri sendiri, lebih leluasa dalam mengambil keputusan dan melakukan kegiatan ekonomi, dan pajak lebih kecil.

Namun badan usaha perseorangan juga memiliki kekurangan yaitu, kerugian (ketika mengalami rugi) ditanggung sendiri, kerugian tidak terbatas, tingkat keberlangsungan rendah, modalnya terbatas.

Badan Usaha CV

Merupakan badan usaha yang anggotanya minimal 2 atau lebih sebagai pendiri CV. dimana dari pendiri tersebut dibagi menjadi 2 sekutu yaitu sekutu aktif  dan sekutu pasif. Sekutu aktif bertugas mengelola badan usaha dan sekutu pasif  merupakan pihak yang memberikan modal kepada yang aktif untuk mengelola badan usaha.

Kelebihan dari badan usaha cv yaitu, adanya spesialisasi kerja, modalnya lebih besar dibandingkan perseorangan, lebih mudah mendapatkan atau memperoleh kredit dari bank, dan lebih mudah mendapatkan izin. 

Namun, badan usaha cv juga memiliki kekurangan, yaitu profitnya terbagi, tingkat keberlangsungannya sedang, sulit untuk menarik investasi.

Badan Usaha Firma

Mirip dengan CV, bentuk badan usaha Firma juga didirikan oleh 2 orang atau lebih, namun yang membedakannya adalah di badan usaha firma, semua pendirinya merupakan sekutu aktif, dimana semua pendirinya ikut berperan dalam mengelola badan usaha, sehingga biasanya namanya gabungan dari nama pendirinya. 

Kelebihan dari badan usaha firma sebagai berikut, modalnya lebih besar dibandingkan perseorangan, adanya pembagian kerja tergantung spesialisasi, profit dibagi rata.

Badan usaha firma pun tidak luput dari kekurangan, yaitu sulit mengambil keputusan, tingkat keberlangsungan sedang, kerugian tidak terbatas, kesalahan satu orang dapat berdampak atau ditanggung oleh seluruh anggota firma.

Badan Usaha PT (Perseroan Terbatas)

Kata “sero” sendiri memiliki arti saham atau bukti kepemilikan, dan perseroan terbatas berarti memiliki sifat yang terbatas. PT sendiri memiliki 2 jenis yaitu tertutup dan terbuka. Yang terbuka biasanya belakang namanya ada “Tbk,” yang artinya sahamnya bebas di perjual belikan. Sedangkan yang tertutup, kepemilikan saham terbatas atau saham tidak dijual bebas. 

Kelebihan dari badan usaha PT adalah, mudah mendapatkan modal, kewajiban atau tanggung jawabnya terbatas sehingga (ketika mengalami kerugian) kerugiannya hanya sejumlah saham yang kita miliki aja, dikelola secara profesional, gampang jual-beli saham, tingkat keberlangsungan usahanya tinggi. 

Namun PT juga memiliki kekurangan, yaitu double-tax dikenakan pajak perusahaan dan pajak penghasilan, biaya pendirian PT cukup tinggi, profit dibagi, dan PT memiliki aturan pemerintah yang lebih ketat.

Begitulah guys kurang lebih pengertian, jenis, dan bentuk dan tentunya konsep badan usaha yang ada di indonesia, kalo kalian mau penjelasan materi ini dalam bentuk video singkat dan dijelasin sama tutor ekonomi dari zenius, kalian bisa lihat di konsep badan usaha, bebas akses kok, kalian cuma perlu login, selain ada materi, ada latihan soal juga loh, jadi kalian bisa mengukur tingkat pemahaman kalian terhadap materi konsep badan usaha di indonesia. Semoga artikel ini membantu kalian ya, selamat belajar!

Baca Juga Artikel Lainya!

Pengertian Pasar Bebas

Apa itu masalah Ekonomi?

Perbedaan sistem ekonomi