larutan basa

Larutan Basa: Materi Kimia Kelas 11

Artikel ini menjelaskan tentang pengertian larutan basa, ciri-ciri, hingga contoh larutan basa dalam kehidupan sehari-hari.

Hi, guys! Kamu pernah memiliki riwayat penyakit maag gak? Maag merupakan kondisi dimana tubuh memproduksi asam lambung berlebih. Untuk mengobati maag tersebut, kamu bisa menggunakan obat antasida, yaitu obat yang digunakan untuk menetralkan kadar asam di dalam lambung. Sifat dari obat tersebut adalah basa. Dengan begitu, basa dalam antasida akan bereaksi dengan HCl atau asam lambung dan membuatnya netral. Sehingga, maag kamu bisa teratasi.

Contoh larutan basa dalam kehidupan sehari-hari
Contoh basa dalam kehidupan sehari-hari (sumber gambar: unsplash.com/freestocks)

Lalu, basa itu sebenarnya apa sih? Kok bisa digunakan sebagai obat maag, cara kerjanya bagaimana? Contoh basa lainnya apa aja? Daripada semakin penasaran, langsung aja deh scroll ke bawah untuk mendapatkan jawabannya!

Apa Itu Larutan Basa?

Basa merupakan larutan yang memiliki pH > 7. Sifat basa adalah licin jika dilarutkan dalam air, rasanya juga pahit lho, guys. Kamu tidak boleh mencicipi suatu larutan untuk mengetahui apakah larutan tersebut termasuk dalam basa atau bukan. Bisa aja larutan yang kamu cicipi ternyata bersifat korosif, tentu itu termasuk hal yang membahayakan kamu. Untuk mengujinya, kamu bisa menggunakan kertas lakmus dan fenolftalein.

larutan basa
Larutan basa mengubah kertas lakmus merah menjadi biru

Teori Basa Menurut Arrhenius

Seorang ilmuwan asal Swedia bernama Svante Arrhenius (1859-1897), menjelaskan bahwa basa zat yang melepaskan ion OH- dalam air. Basa Arrhenius digambarkan dalam M(OH)x yang diuraikan di dalam air sbb:

M(OH)x → Mx+ + xOH

Contohnya:

Natrium hidroksida = NaOH → Na+ + OH

Kalium hidroksida = KOH → K+ + OH

Kalsium hidroksida = Ca(OH)2 → Ca2+ + 2OH

Ciri ciri Larutan Basa

Kamu udah baca tentang larutan asam belum? Larutan basa memiliki sifat yang sangat berlawanan dengan larutan asam lho. Ciri-ciri larutan basa antara lain, sbb:

  1. Larutan basa menyumbangkan pasangan elektron atau menyumbangkan ion hidroksida (OH-).
  2. Sama seperti larutan asam, larutan basa juga termasuk elektrolit. Tingkat kekuatannya tergantung dari banyaknya ion yang dihasilkan dalam air. Sama seperti larutan asam, basa juga ada yang kuat dan lemah.
  3. Basa memiliki rasa pahit dan licin saat dilarutkan dalam air. Contohnya sabun.
  4. Basa dapat mengubah warna indikator kertas lakmus merah menjadi biru.
  5. Basa dapat mengubah warna fenolftalein menjadi merah muda.
  6. Basa tidak bisa bereaksi dengan logam.
  7. Basa bisa bereaksi dengan asam untuk menjadi garam.

Perlu juga kamu ingat bahwa meskipun basa bisa diuji dengan menggunakan indera perasa, yaitu rasa pahit. Tapi, kamu tidak boleh asal mencicipi suatu larutan. Hal itu karena larutan basa bisa bersifat korosif dan berbahaya untuk kamu.

Kekuatan Basa

Sebelumnya udah aku bahas juga tentang kekuatan asam. Hampir sama dengan kekuatan asam, bahwa kekuatan basa juga ditentukan oleh jumlah ion OH- dan derajat ionisasi. Basa yang dilarutkan dalam air akan mengalami reaksi peruraian menjadi ion. Dari situlah bisa ditentukan apakah larutan tersebut termasuk dalam basa kuat atau lemah. Selain itu, kekuatan basa juga bisa ditentukan oleh tetapan kesetimbangannya, yaitu tetapan ionisasi basa (Kb).

Reaksi kesetimbangan larutan basa bisa dituliskan seperti ini:

LOH (aq) ⇌ L+ (aq) + OH- (aq)

Tetapan ionisasi basa (Kb) bisa dirumuskan sbb:

Kb = [L+][OH-] / [LOH]

Basa Kuat

Basa kuat adalah larutan yang menghasilkan banyak ion dan terurai secara sempurna saat dilarutkan dalam air. Karena terionisasi sempurna, sehingga derajat ionisasinya (α=1). Contohnya adalah NaOH, KOH, LiOH, dan Ba(OH)2.

Berikut ini merupakan rumus ionisasi basa kuat:

[OH-] = x . [M(OH)x]

atau,

[OH-] = valensi basa . M

Basa Lemah

Basa lemah adalah larutan yang menghasilkan sedikit ion dan sedikit terurai saat dilarutkan dalam air. Derajat ionisasi (0<α<1) Contohnya adalah NaHCO3, Al(OH)3, AgOH, dan NH4OH.

Berikut ini merupakan rumus ionisasi asam kuat:

[OH-] = akar dari Kb.[M(OH)]

atau,

[OH-] =[M(OH)].α

Contoh Soal dan Pembahasan

Setelah kamu memahami tentang penjelasan materi larutan basa, sekarang kita masuk ke contoh soal dan pembahasan. Yuk, coba dan perhatikan soal beserta pembahasannya berikut ini!

Soal:

Tentukan konsentrasi ion OH- dalam masing-masing larutan berikut.

  1. KOH 0,004 M
  2. Al(OH)3 0,1 M jika Kb = 2,5 x 10^-6
  3. NH4OH 0,01 M jika terion sebanyak 5%

Pembahasan:

Larutan KOH merupakan basa kuat, sedangkan Al(OH)3 dan NH4OH termasuk basa lemah.

contoh soal dan pembahasan larutan basa

———-

Demikian pembahasan mengenai larutan basa. Nah, sekarang kamu udah paham ‘kan sama larutan basa dan rumus ionisasinya? Agar lebih jelas lagi, kamu bisa banget belajar materi larutan basa di video materi Zenius. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat untuk kamu ya, guys. Have a nice day!

Baca Juga Artikel Kimia Lainnya

Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit

Sistem Periodik Unsur

Ikatan Kimia dan Jenisnya