informasi fakultas kedokteran gigi ui

Info Kuliah Fakultas Kedokteran Gigi UI dan Syarat Masuknya

Fakultas Kedokteran Gigi UI (Universitas Indonesia) merupakan salah satu FKG terbaik di Indonesia. Elo tertarik berkuliah di fakultas ini? Yuk, simak info lengkap jurusan, tahap pendidikan, gelar pendidikan, sampai daya tampung buat mahasiswa baru!

Pernah nggak sih pas lagi enak-enak makan, tiba-tiba gigi rasanya sakit banget, terus pas diperiksa ternyata ada gigi bolong… Sakitnya bukan main kalau sudah sakit gigi, iya nggak sih? Sampai bikin migrain dan susah makan.

Ternyata dari keseluruhan masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia, sebanyak 45,3% di antaranya merupakan masalah gigi rusak/berlubang/sakit, diikuti oleh masalah gusi bengkak dan atau keluar bisul (abses) sebesar 14%. Hal ini berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018. 

Makanya nih, peran dokter gigi sangat penting untuk membantu mengurangi masalah kesehatan gigi. Buat elo yang tertarik untuk berprofesi sebagai dokter gigi di masa depan, Fakultas Kedokteran Gigi UI (Universitas Indonesia) bisa jadi salah satu pilihan elo.

Proses pendidikan kedokteran gigi nggak jauh berbeda dengan pendidikan dokter biasa, kok. Tahapan pendidikannya pun mirip-mirip.

Tapi, kenapa pendidikan dokter gigi dibedakan dengan pendidikan dokter umum, ya? Sampai fakultasnya pun terpisah gini? Nah, biar nggak penasaran, simak terus artikel ini sampai tuntas, ya!

Kenalan dengan Fakultas Kedokteran Gigi UI

Biarpun sama-sama di rumpun kesehatan dan melakukan diagnosis serta tindakan untuk pasien, kedokteran gigi dipisah dengan dokter umum karena keduanya dianggap memiliki disiplin ilmunya masing-masing. 

Elo tahu nggak kalau dulu sebelum Fakultas Kedokteran Gigi UI berdiri, jumlah dokter gigi di Indonesia itu sedikit banget! Bahkan sampai hari ini, perbandingan dokter gigi dan dokter umum jauh banget. Menurut riset Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta pada 2020, jumlah dokter umum di Jakarta mencapai 6.394 dokter, sedangkan dokter gigi hanya 1.644 dokter. 

Selain itu, seiring dengan perkembangan zaman, permasalahan gigi dan mulut di masyarakat juga semakin kompleks. Makanya, sebagai bentuk untuk meningkatkan sumber daya profesional yang bisa membantu dalam memecahkan masalah ini, Universitas Indonesia akhirnya mendirikan Fakultas Kedokteran Gigi pertama kali pada 21 Desember 1960.

Saat ini, Fakultas Kedokteran Gigi UI menawarkan jenjang pendidikan sarjana, profesi, spesialis, magister, dan juga doktoral. 

Nah, sebagai langkah awal untuk menjadi seorang dokter gigi, elo harus menjalani pendidikan sarjana kedokteran gigi dulu buat mendapatkan gelar lulusan Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G). Setelah elo mendapatkan gelar ini, masih ada tahap pendidikan profesi dokter gigi buat mendapatkan gelar dokter gigi (drg.). Kayak dokter umum juga, kan?

Saat menjalani fase pendidikan profesi, elo akan banyak belajar soal dasar-dasar kesehatan gigi dan mulut. Nggak ketinggalan juga buat praktiknya secara langsung, nih. Elo akan mulai praktik melakukan tindakan scaling, menambal gigi, mencabut gigi, hingga pemasangan behel.

Baca Juga: Informasi Seleksi dan Syarat Masuk Fakultas Kedokteran UI

Jurusan di Fakultas Kedokteran Gigi UI

Sebagai salah satu jurusan di rumpun kesehatan, elo mesti berasal dari SMA Jurusan IPA dulu sebagai persyaratan umum, nih. Soalnya, di keseharian kuliah nanti elo bakal banyak berkutat dengan ilmu biologi, kimia, fisika, bahkan matematika, lho! Jadi, pemahaman konsep yang kuat di ilmu-ilmu tersebut bisa dibilang sebagai modal wajib untuk kuliah kedokteran gigi. 

Buat orang awam, merawat gigi dan mulut kayaknya mudah. Padahal, buat tindakan berkelanjutan, contohnya kayak pasang behel itu nggak bisa asal-asalan. Prosedur ini punya perhitungan matematikanya sendiri buat pemasangannya, lho. Selain itu, buat menambal gigi juga akan melibatkan berbagai obat khusus yang punya hitungan dosisnya masing-masing.

Wah, kelihatannya rumit banget ya? Makanya, fakultas ini akan membekali elo yang bertekad jadi dokter gigi untuk belajar dan berlatih buat menajamkan skills dan insting sebelum nanti menangani pasien secara langsung.

Baca Juga: Seluk-beluk Dunia Perkuliahan Universitas Indonesia

Yang serunya lagi, kalau elo sempet kepikiran buat belajar di luar negeri tapi masih ragu, Jurusan Kedokteran Gigi UI punya program Kelas Khusus Internasional (KKI) lho. 

Kalau elo ikutan KKI, nanti setelah lulus elo bakal mendapatkan dua gelar, yaitu gelar S.K.G dari UI dan gelar dari universitas luar negeri yang menjadi partner FKG UI. Universitas partner yang bisa elo pilih di antaranya:

  • University of Melbourne dengan gelar B.Med.Sci (Bachelor of Medical Sciences)
  • Newcastle University dengan gelar M.Res (Master of Research)
  • Academic Center for Dentistry Amsterdam (ACTA), setelah lulus akan mendapatkan Certification of Completion yang diterbitkan oleh  the Dean of ACTA, The Netherlands

Jangan lupa juga cek syarat masuk Fakultas Kedokteran Gigi UI, bisa cek di infografis berikut ini ya!

syarat masuk fakultas kedokteran gigi ui
Syarat masuk FKG UI. Elo bisa persiapkan dari sekarang, ya! (Ilustrasi: Arsip Zenius)

Program Studi S1 Pendidikan Kedokteran Gigi UI

Proses belajar di  Program Studi S1 Kedokteran Gigi UI juga nggak jauh beda dengan Program Studi Pendidikan Kedokteran, nih. Ada beberapa tahap yang wajib elo jalani dulu sebelum bisa praktik mandiri.

Tahap pertama, ada jenjang sarjana kedokteran gigi yang akan elo tempuh selama kurang lebih delapan semester atau empat tahun lamanya. Total belajar di tahap ini tersebar ke dalam 144 SKS.

Di tahap ini, elo bakal menjalani kehidupan kampus pada umumnya kayak presentasi, ujian, kerja kelompok, hingga praktikum. Nah, belajarnya pun tiap semester akan terus meningkat mulai dari yang dasar sampai yang spesifik banget. 

Contoh mata kuliahnya, antara lain Ilmu Biomedik Dasar, Etika dan Hukum dalam Bidang Kesehatan, Ilmu Kedokteran Gigi Dasar, Praktik Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Gigi, Teori dan Skill Lab, dan masih banyak lagi. Nanti di semester akhir, baru deh elo akan fokus untuk skripsi.

Setelah selesai skripsi dan lulus sebagai S.K.G, elo mesti menjalani jenjang profesi klinik terintegrasi yang bisa ditempuh selama kurang lebih dua tahun atau empat semester. Nah, jenjang ini juga bisa disebut sebagai stase koas karena elo bakal terjun langsung untuk merawat pasien. Dengan pengawasan dokter senior juga pastinya, jadi nggak perlu khawatir!

Setelah elo lulus di kedua jenjang ini, baru deh resmi mendapat gelar dokter gigi (drg.).


Baca Juga: Info Kuliah dan Syarat Masuk Fakultas Kedokteran Hewan UGM

Daya Tampung Jurusan di Fakultas Kedokteran Gigi UI

Kalau elo sudah yakin banget mau masuk Jurusan Kedokteran Gigi UI, mulai siapin deh strategi belajarnya. Dengan adanya tiga jalur masuk dengan daya tampung yang berbeda, elo bisa coba semua jalurnya, jadi semangat terus buat mengejar jurusan yang satu ini ya!

daya tampung jurusan kedokteran ui
Daya tampung Jurusan Kedokteran Gigi UI. (Ilustrasi: Arsip Zenius)

Gimana nih perasaan elo setelah baca info seputar Fakultas Kedokteran Gigi UI? Semoga elo semakin yakin dengan pilihan jurusan kuliah elo, ya! 

Elo juga boleh memaksimalkan persiapan SIMAK UI, lho. Seperti yang udah gue jabarkan, kalau kuota penerimaan terbanyak ada di jalur SIMAK UI. Telusuri tiap info penting SIMAK UI mulai dari syarat, cara daftar, materi ujian, sampai jadwal pendaftaran.

Panduan Lengkap SIMAK UI

Asah juga kemampuan dan evaluasi sejauh mana pengetahuan elo dengan latihan soal SIMAK UI. Jadi, pas hari H SIMAK UI, elo bisa menjawab soal dengan percaya diri.

Latihan Soal SIMAK UI

Makin banyak latihan, pasti makin oke dong persiapannya. Udah ngulik panduan lengkap dan latihan soalnya, giliran elo untuk cobain try out SIMAK UI! Langsung klik banner di bawah ini aja, ya.

try out simak ui online zenius

Referensi:

Jumlah Dokter Spesialis, Dokter Umum, dan Dokter Gigi Menurut Sarana Pelayanan Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta – BPS Provinsi DKI Jakarta (​​2018-2020)

Brosur – Kelas Internasional Jurusan Kedokteran Gigi UI (2022)

Kemenkes Tingkatkan Layanan Kesehatan Gigi dan Mulut Yang Aman Dari Penularan COVID-19 – Sehat Negeriku Kemkes (2021)

Pendaftaran Program Studi S1 Reguler – SIMAK UI

Analisis Distribusi Spasial Dokter Gigi, Teknisi Gigi, dan Terapis Gigi – UNAIR News (2021)

Leaflet – Program Studi Studi Kedokteran Gigi dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Gigi (2021)

Bagikan Artikel Ini!