Mengenal Apa Itu Siklon Tropis dan Penyebabnya – Materi Geografi Kelas 10

siklon tropis adalah

Di materi Geografi Kelas 10, lo akan belajar tentang pengertian, macam-macam, dan proses terbentuknya siklon tropis. Yuk, pelajari semua di sini!

Rabu (12/01/22) lalu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bikin pengumuman kalau siklon tropis adalah pemicu hujan ekstrem yang terjadi di wilayah Jabodetabek dan sebagian besar wilayah Jawa. 

Di sekitar tempat tinggal elo mengalami hujan yang lebat banget nggak? Bisa jadi, hujan lebat di tempat elo ini adalah dampak dari siklon tropis.

Tapi, siklon tropis ini apa, sih? Kita cari tahu bareng-bareng yuk!

Pengertian Siklon Tropis dan Jenisnya

pengertian siklon tropis
Citra siklon tropis dari satelit (Dok. Wikimedia Commons)

Siklon tropis adalah badai berkekuatan besar yang terbentuk di perairan tropis dan subtropis. Badai ini bergerak berputar melawan jarum jam di belahan bumi bagian utara. Kalau di bumi bagian selatan, badai ini bergerak searah jarum jam.

Kok namanya siklon, sih? Kata siklon diambil dari bahasa Yunani kyklos yang artinya lingkaran atau roda. Namanya sesuai banget nih sama bentuk siklon yang kalau dilihat dari satelit berupa awan berputar.

Para ahli mengukur siklon ini pakai skala yang namanya Saffir-Simpson. Ada juga nih, yang menggunakan satuan knot sesuai dengan kecepatan anginnya. Satu knot dapat elo konversi menjadi 1,845 km/jam.

Nah, berdasarkan ini, siklon tropis dibagi menjadi 4 jenis:

  • Depresi tropis, yaitu jenis siklon tropis yang paling lemah. Soalnya, kecepatan angin maksimum pada siklon ini sekitar 33 knot atau antara 37 sampai 63 km/jam.
  • Badai tropis, punya kecepatan angin maksimum antara 34 sampai 63 knot atau 64-118 km/jam.
  • Hurricane yang kecepatan anginnya bisa sampai lebih dari 64 knot atau 118 km/jam. Sebutan hurricane ini cuma berlaku kalau siklon terbentuk di Samudera Atlantik. Kalau terbentuknya di Pasifik Utara, kita sebut namanya topan atau taifun. Nah, kalau terbentuknya di Samudera Hindia, baru deh disebut siklon atau cyclone.
  • Major hurricane atau siklon yang paling besar. Siklon baru bisa disebut major hurricane kalau kecepatan anginnya mencapai 96 knot (180 km/jam) atau malah lebih dari itu. 
Mengenal Apa Itu Siklon Tropis dan Penyebabnya - Materi Geografi Kelas 10 9
Kondisi pantai di Florida saat dihantam badai Katrina (dok. Shaun Withers/Picryl)

Terus, bagaimana caranya siklon tropis bisa terbentuk?

Baca Juga: Urutan Lapisan Atmosfer dan Pengertiannya! – Materi Geografi Kelas 10

Penyebab Terjadinya Siklon Tropis

proses terbentuknya siklon tropis
Awan Cumulonimbus, salah satu pertanda terbentuknya siklon tropis (Dok. wikipedia.org)

Menurut BMKG, ada beberapa syarat nih, supaya siklon tropis bisa terbentuk.

Pertama, suhu permukaan laut harus berada pada titik minimal 26,5 derajat celcius sampai ke kedalaman 60 meter.

Kedua, kondisi atmosfer harus memungkinkan terbentuknya awan Cumulonimbus atau awan-awan guntur. Artinya, atmosfer berada dalam kondisi tidak stabil. Awan Cumulonimbus ini penting banget untuk perkembangan siklon tropis.

Atmosfer ini juga harus relatif lembap di ketinggian sekitar 5 km. Kalau dalam keadaan kering, atmosfer tidak dapat mendukung perkembangan aktivitas badai guntur di dalam siklon.

Untuk bisa disebut siklon tropis, siklon harus berada pada jarak sekitar 500 km dari khatulistiwa. Meskipun memungkinkan, siklon jarang banget terbentuk di dekat ekuator. Makanya nih, di Indonesia hampir nggak pernah terjadi siklon tropis. Penjelasan lengkapnya bisa elo cari tahu di video ini.

Selanjutnya, terdapat gangguan atmosfer di dekat permukaan bumi. Gangguan ini berupa angin yang berpusar pada satu titik.

Baca Juga: Perubahan Iklim – Materi Geografi Kelas 10

Tahap Terbentuknya Siklon Tropis

Nah, siklon tropis ini terbentuk dalam empat tahap.

  1. Tahap pembentukan, dimulai dari gangguan atmosfer dan terbentuknya awan Cumulonimbus.
  2. Tahap belum matang, saat munculnya wilayah konvektif atau wilayah yang dipenuhi awan-awan Cumulonimbus. Pada tahap ini elo bisa lihat ada sabuk awan yang melingkar dan berbentuk spiral. Kalau diukur, kecepatan angin pada tahap ini sudah mencapai 34 knot atau lebih. Elo juga sudah bisa melihat pusat sirkulasi atau mata siklon melalui satelit.
  3. Tahap matang atau saat bentuk siklon tropis sudah cenderung stabil. Sirkulasi dan wilayah angin di tahap ini sudah meluas. Keadaan anginnya sudah mulai tenang dan suhu di sekitarnya juga mulai menghangat. Tahap ini cuma bertahan paling lama 24 jam. Sebentar banget, ya?
  4. Tahap pelemahan, atau tahap terakhir. Nah, di tahap ini badai sudah mulai menghilang. Mata siklonnya sudah mulai menghilang, wilayah yang terdampak angin kencang juga sudah mulai melebar. Elo juga sudah nggak bisa melihat awan Cumulonimbus di tahap ini.

Nah, dari penjelasan ini, elo bisa bedakan nggak antara siklon tropis, tornado, dan puting beliung? Penasaran nggak, sih? Kalau elo penasaran, klik banner di bawah ini!

belajar materi pelajaran geografi di zenius

Sekarang, coba asah pemahaman elo seputar siklon tropis dengan menjawab soal-soal ini!

Baca Juga: Konsep dan Siklus Air Tanah – Materi Geografi Kelas 10

Contoh Soal Siklon Tropis

1. Siklon tropis adalah sebuah badai dengan kekuatan besar yang terbentuk di perairan tropis. Berdasarkan skala Saffir Simpson terdapat beberapa jenis siklon tropis. Jika kekuatan angin 37 – 63 km/jam maka tergolong siklon tropis berjenis ….

a. Depresi tropis

b. Badai tropis

c. Hurricane

d. Major hurricane

e. Taifun

Berdasarkan skala Saffir Simpson siklon tropis dibagi menjadi 4 jenis, yaitu: 

  • Depresi tropis, memiliki kecepatan angin 37 – 63 Km/jam
  • Badai tropis, memiliki kecepatan 64 – 118 Km/jam
  • Hurricane, memiliki kecepatan > 118 Km/jam
  • Major hurricane, memiliki kecepatan minimum 180 Km/jam

Jadi, jawaban pertanyaan ini adalah b.

Selain siklon tropis, Bumi juga mengalami bencana meteorologi yang disebut El Nino dan La Nina. Nah lho, apa itu? Cari tahu penjelasannya di aplikasi Zenius, yuk!

Referensi

Siklon Tropis – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

Siklon Tropis Tiffany dan Cody Picu Hujan Ekstrem di Jawa dan Jabodetabek – Tempo (2022)

Bagikan Artikel Ini!