Jenis dan Siklus Air Tanah – Materi Geografi Kelas 10

Siklus Air Tanah

Di dunia ini, ada berbagai jenis siklus air lho ternyata. Salah satunya adalah siklus air tanah. Apa bedanya sama siklus air hujan atau air laut ya?

“Airnya air tanah atau PDAM, Pak?”  tanya ibu elo pas beli rumah.

Sobat Zenius, penasaran nggak sih, apa bedanya air tanah sama PDAM? Kok, kalau orang tua beli rumah sampai harus cek airnya air tanah atau PDAM, ya?

Sebenarnya di dunia ini ada beberapa jenis air dan siklusnya, lho. Ada siklus air laut ada pula siklus air tanah.

Nah, kali ini Zenius mau ajak elo untuk belajar tentang air tanah dan siklusnya. Yuk, belajar bareng-bareng!

Konsep dan Jenis Air Tanah

Air adalah salah satu sumber daya paling penting buat kehidupan. Di Jakarta saja, kebutuhan air bersih bisa mencapai 846 juta meter kubik per tahun.

Dari sekian banyaknya kebutuhan air bersih di Jakarta, ternyata yang bisa dipenuhi PDAM cuma 62 persen saja, lho. Sisanya bagaimana? Bisa dipenuhi melalui air tanah.

Tapi kok, tanah bisa menghasilkan air, ya? Eits, jangan salah. Walaupun tanah memiliki lapisan batuan, ada lapisan tanah yang dapat menampung dan mengalirkan air, lho. Lapisan tanah ini disebut akuifer. Fungsi lapisan tanah ini adalah sebagai cadangan air untuk kebutuhan makhluk yang hidup di wilayah tersebut.

Akuifer ini terbagi dalam dua jenis, akuifer bebas dan akuifer tertekan. Tapi berhubung kebanyakan akuifer bebas sudah tercemar polusi, air tanah yang banyak digunakan sekarang diambil dari akuifer tertekan.

Akuifer tertekan ini letaknya sekitar 15 meter dari permukaan tanah. Jadi, elo perlu membuat sumur untuk menyedot air tanah ini.

Air tanah juga ada berbagai macam, nih. Berdasarkan sumbernya, air tanah terbagi atas lima jenis:

  • Air tanah meteorit yang dihasilkan oleh hujan. Air jenis ini bisa elo temukan di lapisan tanah tidak jenuh.
  • Air tanah tubir yang tersimpan di rongga-rongga batuan yang sudah mengendap. Air tanah jenis ini juga tersimpan di rongga-rongga batuan beku saat magma menyembur ke permukaan.
  • Air tanah fosil, tersimpan di rongga-rongga batuan dan tetap berada di sana sejak penimbunan terjadi. Air tanah ini bisa berusia ratusan bahkan ribuan tahun, lho!
  • Air tanah magma yang muncul dari dalam bumi.
  • Air tanah pelikular atau air yang tersimpan di dalam tanah akibat adanya tarikan molekul-molekul antar tanah.

Selain berdasarkan sumbernya, air tanah juga dapat dibagi berdasarkan letak dan batuannya. Penjelasan lengkap soal jenis air tanah ini bisa elo pahami melalui video ini.

Lalu, bagaimana sih, air tanah bisa terbentuk?

Baca Juga: Dinamika Hidrosfer (Siklus Air) dan Manfaatnya Bagi Kehidupan – Materi Biologi Kelas 10

Siklus Air Tanah

konsep air tanah
Siklus air (Arsip canadianwater.directory)

Air tanah terbentuk melalui sebuah siklus yang disebut siklus air tanah. Siklus ini terjadi dalam tiga peristiwa.

Pertama, terjadi proses penguapan yang membuat air menguap ke udara. Uap air ini akan berkumpul dan membentuk awan.

Nah, pas uap air di awan ini sudah menumpuk, air ini bakalan jatuh ke tanah menjadi hujan. Air hujan ini ada yang jatuh ke permukaan tanah dan disebut air permukaan atau runoff. Ada juga air hujan yang langsung masuk ke dalam tanah dan disebut air infiltrasi (infiltration).

Selanjutnya, sebagian dari air infiltrasi ini bakalan menguap dari permukaan tanah dan kembali membentuk awan di udara. Sementara, sebagian air infiltrasi lainnya bakalan diserap oleh tumbuhan dan kembali ke udara melalui transpirasi. Selain itu, ada pula air infiltrasi yang mengalir sampai ke bawah tanah dan disebut ground water. Air bawah tanah ini bakalan mengalir ke sungai atau danau melalui aliran bawah tanah (groundwater flow)

Jadi, dari sini elo bisa paham dong, kalau air tanah itu berbeda dengan PDAM. Kalau air PDAM diambil dari sumber mata air seperti waduk atau danau dan dialirkan ke rumah-rumah melalui jaringan yang dikelola oleh negara. Sementara, air tanah bisa elo ambil langsung dengan membuat sumur.

Apa elo sekarang sudah paham? Asah pemahaman elo dengan membahas soal ini, yuk!

Baca Juga: Konsep Air Tanah dan Perbedaannya dengan Air Permukaan – Materi Geografi Kelas 10

Contoh Soal Siklus Air Tanah

1. Air hujan yang langsung masuk ke dalam tanah disebut…

a. Air permukaan

b. Air infiltrasi

c. Air bawah tanah

d. Air tanah fosil

e. Air tanah pelikular

Air hujan yang langsung masuk ke dalam tanah dan disebut air infiltrasi (infiltration). Jadi jawabannya adalah b.

Nah, kira-kira kalau air tanah ini dipakai terus menerus oleh manusia, dampaknya seperti apa, ya? Cari tahu jawabannya dengan klik banner ini, yuk!

Jenis dan Siklus Air Tanah - Materi Geografi Kelas 10 9

Baca Juga: Pola Aliran Sungai dan Klasifikasinya – Materi Geografi Kelas 10

Referensi

The Water Cycle – NASA

Bagikan Artikel Ini!