3 Contoh Teks Laporan Hasil Observasi

Artikel ini membahas contoh teks laporan hasil observasi atau disebut juga teks observasi, tentang Kasus COVID-19, Akses Media Sosial, dan juga Angka Melek Huruf Indonesia (AMH).

Kalo kalian sebelumnya sudah mempelajari mengenai teks laporan hasil observasi atau teks observasi, biar kalian ada gambaran dan juga makin paham, pada artikel ini kita bakal bahas mengenai contoh teks laporan hasil observasi nih. 

Nah, tanpa berbasa-basi lagi, berikut beberapa contoh teks laporan hasil observasi tentang Kasus COVID-19, Akses Media Sosial, dan juga Angka Melek Huruf Indonesia (AMH).  

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Kasus COVID-19

Virus corona atau SARS-CoV-2, merupakan virus yang pertama kali diidentifikasi pada tahun 2019, Wuhan, China, dimana infeksi dari penyakit ini disebut COVID-19. Dilansir dari corona.jakarta.go.id COVID-19 merupakan penyakit yang dapat menyebabkan gangguan  pada sistem pernapasan dan radang paru yang disebabkan oleh infeksi Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). 

Gejala yang muncul beragam dari infeksi penyakit ini juga beragam, mulai dari seperti gejala flu biasa seperti batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala sampai yang berkomplikasi berat seperti pneumonia atau sepsis atau bahkan bisa tidak bergejala sama sekali.

Perubahan Kasus COVID-19 Harian
Sumber: JHU CSSE COVID-19

Meskipun sudah setahun lebih dari virus ini ditemukan, sampai saat ini (per 17 Februari 2021) kasus baru orang yang terinfeksi COVID-19 ini masih berlanjut, bahkan di Indonesia per 17 Februari 2021 terdapat sebanyak 10.029 kasus baru, dengan total lebih dari 1,23 juta kasus.

Dari grafik diatas kita juga bisa menyimpulkan bahwa keadaan tidak kian membaik, atau bahkan semakin parah jika dibandingkan dengan tahun 2020. Hal ini membuktikan bahwa baik dari pemerintah terutama dari masyarakat harus bekerjasama dan sangat berperan penting dalam memutus rantai virus ini, agar pandemi ini bisa berakhir. 

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Akses Media Sosial 

Pada era yang serba digital saat ini, hampir setiap dari kita memiliki dan juga mengakses media sosial, dan berdasarkan data yang dikumpulkan oleh We Are Social pada Januari 2021, dimana dari total populasi manusia di bumi mencapai 7,83 miliar pada awal tahun 2021, dan 4,66 miliar orang diantaranya menggunakan internet, serta 4,20 miliar dari seluruh populasi manusia merupakan pengguna media sosial atau setara dengan lebih dari 53% dari total populasi dunia.

Dilansir dari Databoks, sebanyak 94% pengguna internet yang berusia 16-64 tahun, mengakses youtube pada satu bulan terakhir (Januari 2021). Tidak hanya youtube, mayoritasnya orang-orang juga mengakses Whatsapp yaitu sebanyak 87,7%, Instagram yaitu sebanyak 86,6%, serta Facebook yaitu sebanyak 85,5%. 

Dari data tersebut bisa kita simpulkan bahwa semakin kesini manusia semakin terhubung melalui adanya internet dan juga media sosial, baik untuk hiburan, berkomunikasi, dan sebagainya. Hal ini penting bagi pemerintah maupun pengusaha untuk sekedar branding atau untuk berkomunikasi dengan target audiences mereka, mengingat pengguna internet dan juga media sosial sangat diminati saat ini.

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Angka Melek Huruf Indonesia

Angka Melek Huruf atau yang biasa disingkat AMH merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan membaca dan menulis penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas. Tidak hanya menggambarkan kemampuan membaca dan menulis, tapi juga menggambarkan tingkat pendidikan dan juga pengetahuan dari penduduk indonesia, demi menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang semakin lebih baik. 

berapa-angka-melek-huruf-pria-dan-wanita-pada-2019-by-katadata
Sumber: Katadata.co.id

Dilansir dari Databoks, kita bisa lihat dari gambar diatas, bahwa di tahun 2019 angka melek huruf mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu 2018, dimana untuk laki-laki meningkat sebanyak 0,55% dan menyentuh 97,48%, dan untuk wanita mengalami peningkatan sebanyak 0,34% yaitu menyentuh 94,33%. 

Dari diagram diatas kita juga bisa melihat bahwa angka melek huruf (AMH) lebih didominasi oleh Pria, dengan perbedaan antara pria dan wanita yang melek huruf sebanyak 3,15% di tahun 2019. 

Meskipun angka melek huruf tersebut sudah cukup tinggi, namun masih ada sekitar 2,52-5,67% penduduk yang berusia diatas 15 tahun masih buta huruf atau belum bisa membaca dan menulis, sehingga hal ini masih perlu ditingkatkan lebih baik lagi. 

Setelah melihat beberapa contoh diatas, kalian jadi paham dan ada gambaran kan mengenai seperti apa teks laporan hasil observasi atau teks observasi. Semoga artikel ini bisa i membantu kalian ya, Selamat belajar mengenai teks observasi!

Baca juga Artikel Lainnya

Jenis-jenis Frasa
Teks Negosiasi
4 Contoh Teks Negosiasi