Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 73

Gimana sih, cara berpikir logis yang benar dan sistematis biar belajar UTBK elo lebih efektif? Penasaran? Yuk, simak selengkapnya!

Sobat Zenius, elo pernah nggak sih mengalami momen ketika mau menghadapi ujian, elo belajar mati-matian, tetapi hasilnya justru nggak sesuai sama ekspektasi? Padahal, elo ngerasa udah menguasai materi ujian tersebut. Elo udah percaya diri bakal dapat hasil yang memuaskan. 

Nah, salah satu faktor yang bikin elo gagal dalam mencapai tujuan elo itu adalah metode berpikir yang salah. Kalau cara berpikir elo salah, belajar elo jadi nggak efektif.

So, kali ini gue akan membahas tentang gimana cara berpikir logis dengan benar. Buat elo yang mau ikut UTBK, elo penting banget buat paham sama cara berpikir ini. Tujuan elo pasti lulus UTBK, kan? Nah, dengan elo tahu gimana cara berpikir logis yang benar, elo bisa nerapin metode ini agar tujuan elo bisa tercapai.

Here we go.

Definisi Berpikir Logis

Sebelum gue membahas tentang cara berpikir logis dengan benar, elo perlu tahu definisi berpikir.

Menurut elo, berpikir itu apa sih? Diam sambil lihat langit-langit? Ngelihat senja dengan tatapan kosong? Itu mah ngelamun.

Dalam buku Thinking Skills for the Digital Generation: The Development of Thinking and Learning in the Age of Information (2017), berpikir adalah ketika elo mengamati hal-hal di sekitar elo, otak elo menilai apa yang elo amati tadi, sampai akhirnya menghasilkan sebuah kesimpulan.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 74
Ilustrasi berpikir. (Dok. Freepik/Storyset)

Berpikir doang tanpa metode yang benar nggak akan efektif kalau elo nggak berpikir secara logis.

So, apa yang dimaksud berpikir logis?

Definisi berpikir logis atau logical thinking adalah ketika elo berpikir menggunakan penalaran induksi dan deduksi secara konsisten buat mencapai kesimpulan.

“Emang apa sih pentingnya berpikir logis?”

Gue udah kasih contoh kayak di awal tadi. Elo ingin lulus UTBK dan masuk ke PTN impian. Namun, ketika elo nggak tahu cara berpikir logis dengan benar kayak gimana, belajar elo jadi nggak efektif. Otomatis, materi yang elo pelajari nggak masuk ke otak, dan hasilnya mungkin nggak sesuai sama ekspektasi elo. Buat menghindari itu, elo perlu paham cara berpikir logis dengan benar.

Apalagi, cara berpikir logis ada hubungannya sama penalaran induksi dan deduksi. Keduanya sering muncul dalam TPS Penalaran Umum UTBK. Dua-duanya juga penting banget buat bisa mengasah kemampuan berpikir logis elo.

Cara berpikir logis dengan benar juga bisa meningkatkan kecerdasan dan kreativitas elo. Harta yang berharga itu nggak hanya menguntungkan saat elo UTBK aja, tetapi juga buat kehidupan elo seterusnya.

Baca Juga: Ringkasan Materi SBMPTN Terlengkap – Contoh Soal TPS dan TKA

Cara Berpikir Logis dengan Benar

Pertanyaan terbesar adalah, gimana cara berpikir logis dengan benar?

Coba deh, elo lihat ilustrasi di bawah ini.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 75
Ilustrasi cara berpikir logis dengan benar. (Arsip Zenius)

Seperti yang elo lihat pada ilustrasi di atas, ada R alias realitas yang diproses secara induksi, menuju S atau storage (tempat penyimpanan memori) alias otak, dan diproses secara deduksi, kembali ke realitas, begitu seterusnya menjadi sebuah siklus.

Kita mulai dari R, realitas. Realitas adalah segala hal dalam kehidupan sehari-hari yang elo lihat, dengar, baca, cium, bau, dan lain sebagainya. Pokoknya, realitas adalah sesuatu di dunia nyata yang elo amati di sekitar. Nantinya, realitas yang elo amati akan masuk ke dalam storage alias otak kita melalui proses induksi.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 76
Proses dari realitas yang disimpan ke storage melalui proses induksi. (Arsip Zenius)

Tadi, gue sempat menyebut kalau cara berpikir logis yang benar membutuhkan penalaran induksi sama deduksi, kan? Elo bisa kepo lebih lanjut tentang penalaran deduksi dan induksi di sini ya. Namun, di sini, gue akan menjelaskan gimana penalaran induksi dan deduksi menentukan cara berpikir logis dengan benar.

So, induksi adalah pengambilan kesimpulan yang sifatnya umum dari fakta-fakta yang khusus.

Gue jelasin dari realitas ke proses induksi.

Misalnya, realitasnya adalah pada hari Senin, elo berangkat sekolah pukul tujuh pagi. Waktu elo berangkat, jalanan macet banget dan elo terlambat masuk sekolah.

Hari Selasa, elo berangkat sekolah pada pukul tujuh lagi. Elo mengalami peristiwa yang sama, yaitu terjebak kemacetan dan terlambat masuk sekolah.

Hari Rabu, elo masih aja berangkat sekolah pukul tujuh pagi. Dan lagi-lagi, elo terjebak kemacetan. Elo terlambat masuk kelas.

Hari Kamis, elo tetap berangkat pukul tujuh pagi dan positive thinking kalau jalanan nggak bakal macet. Sayangnya, kenyataan nggak sesuai harapan. Jalanan macet lagi, dan elo terlambat masuk sekolah selama empat hari berturut-turut.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 77
Ilustrasi fakta-fakta khusus dalam penalaran induksi. (Arsip Zenius)

Dari empat peristiwa itu, realitas itu diproses melalui induksi.

“Dari Senin sampai Kamis, kok tiap gue berangkat pukul tujuh pagi, gue terlambat masuk sekolah melulu, ya?’

Akhirnya, elo bikin kesimpulan kalau berangkat sekolah pukul tujuh pagi bakal membuat elo terjebak kemacetan dan elo jadi terlambat masuk sekolah.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 78
Ilustrasi mengambil kesimpulan umum dari penalaran induksi. (Arsip Zenius)

Inilah yang disebut proses induksi, dari berbagai peristiwa khusus yang elo amati, elo menarik satu kesimpulan umum.
 

Oke, lanjut. Hasil dari proses induksi itu kemudian disimpan di storage alias otak. Otak elo menyimpan memori kalau berangkat sekolah pukul tujuh pagi bakal bikin elo terjebak kemacetan dan terlambat masuk sekolah.

Hari Jumat tiba. Saatnya elo berangkat sekolah lagi. Elo flashback ke memori yang elo simpan di otak tentang pengalaman empat hari belakangan. Saat inilah, elo memproses memori melalui deduksi.

Kalau tadi induksi adalah mengambil kesimpulan umum dari fakta-fakta khusus, deduksi sebaliknya. Deduksi adalah ketika elo mengambil keputusan dari kesimpulan umum atas fakta-fakta khusus. Keputusan itu elo terapkan pada fakta atau peristiwa khusus lainnya.

Balik lagi ke contoh kasusnya. Elo mau berangkat sekolah di hari Jumat, dan elo teringat sama kesimpulan yang elo buat dari penalaran induksi tadi, yaitu berangkat pukul tujuh pagi bakal bikin elo terjebak kemacetan dan terlambat masuk sekolah. Elo pun mikir, “Kalau gue berangkat pukul tujuh lagi, gue bakal kena macet dong kayak Senin–Kamis kemarin.”

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 79
Ilustrasi pengambilan kesimpulan dalam penalaran deduksi. (Arsip Zenius)

Dari proses deduksi ini, lahirlah pengetahuan baru yang akan elo terapkan buat ke depannya. Ketika elo akan mengalami sebuah peristiwa, elo tinggal menggunakan kesimpulan dari hasil deduksi tadi. Elo nggak akan berangkat pukul tujuh pagi biar nggak terjebak kemacetan dan terlambat ke sekolah.

Dengan cara berpikir logis yang benar kayak contoh di atas, kemampuan induksi dan deduksi elo bakal terasah, elo makin cerdas, dan tentunya lebih mudah dalam mengerjakan TPS UTBK. Buat kepo lebih lanjut tentang cara melatih logika berpikir, elo bisa baca di sini ya.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Nilai UTBK Tinggi Agar Lolos PTN Impian

Bonus: Berpikir Kreatif

Selain ngebahas cara berpikir logis dengan benar, gue mau ngasih bonus nih buat elo, yaitu tentang cara berpikir kreatif!

Kenapa harus berpikir kreatif? Soalnya, cara berpikir kreatif alias creative thinking ini jadi skill penting di era sekarang, termasuk buat generasi elo. Berpikir kreatif nggak hanya penting buat sekolah maupun kerja, tetapi juga kehidupan sehari-hari.

Saking pentingnya berpikir kreatif, menurut buku The Rise of the Creative Class: Revisited (2012) karya Richard Florida, survei terhadap para CEO nunjukin kalau keterampilan yang paling mereka anggap penting adalah berpikir kreatif.

Jadi, apa itu berpikir kreatif?

Menurut Business Dictionary dalam Potential, berpikir kreatif adalah cara melihat masalah atau situasi dari perspektif baru yang nggak biasa, alias out of the box. Dengan berpikir kreatif, elo bisa punya sudut pandang baru buat memecahkan masalah dan menciptakan sesuatu yang lebih fresh.

Ada tiga kunci cara berpikir kreatif menurut buku Creative Thinking: Definition and Structure (2020), yaitu banyak ide berbeda yang dihasilkan, eksperimen sama ide, dan menggunakan ide yang paling cocok buat mencapai tujuan.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 80
Ilustrasi cara berpikir kreatif. (Dok. Freepik/rawpixel.com)

Terus, gimana cara berpikir kreatif?

Melansir Indeed, elo bisa menerapkan cara berpikir sistematis dan kreatif dengan langkah-langkah berikut.

  1. Kumpulkan informasi, bahan, dan sumber inspirasi apa pun yang elo miliki, yang mengarah ke tujuan elo.
  2. Gunakan informasi yang elo dapatkan itu buat ngembangin ide-ide tambahan yang belum ada sebelumnya.
  3. Luangkan waktu buat brainstorming. Pikirkan setiap kemungkinan yang bakal terjadi, seperti gimana jika ide tersebut gagal kalau elo terapkan. Mempertimbangkan bisa menghasilkan solusi yang tepat. Ajak orang lain buat brainstorming dan ngasih idenya buat mecahin masalah.
  4. Ketika elo melibatkan berbagai ide yang berbeda dari orang lain, elo akan menemukan titik temu dari ide-ide tersebut. Ini bisa ngebantu elo buat ngembangin solusi.

Review lagi ide-ide itu dan lakukan eksperimen pada ide yang menurut elo paling efektif. Ini akan membantu elo buat berpikir lebih maju lagi ke depan serta tahu apa yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki ke depannya.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Jadwal Belajar UTBK SBMPTN yang Efektif Plus Contohnya

Contoh Soal Cara Berpikir Logis dan Pembahasan

Kita udah belajar banyak tentang cara berpikir logis dengan benar. Sekarang, gue mau menguji pemahaman elo dengan contoh soal berikut.

Pertanyaan:

Perhatikan daftar pernyataan berikut:

(I) Belajar dapat lebih efektif.

(II) Dapat memiliki metode efektif untuk mencapai tujuan yang baik.

(III) Meningkatkan kecerdasan dan kreativitas.

(IV) Memahami prinsip dasar logika yang benar.

(V) Memperoleh informasi yang sangat banyak.

Dari daftar pernyataan di atas, apa saja manfaat dalam mengetahui cara berpikir yang benar?

  1. (II) dan (IV)
  2. (I), (II), (IV), dan (V)
  3. (I) dan (III)
  4. (I), (II), (III), dan (IV)
  5. (III) dan (IV)

Pembahasan

Seperti yang udah gue jelasin pada bagian “Definisi Berpikir Logis”, cara berpikir yang benar bisa bikin belajar elo jadi lebih efektif. Sehingga, tujuan baik elo bisa tercapai. Selain itu, kecerdasan dan kreativitas elo juga meningkat, dan elo jadi paham prinsip logika yang benar.

So, jawabannya adalah D. (I), (II), (III), dan (IV).

Baca Juga: Cek! 9 Kelebihan Try Out Online yang Bikin Siap Taklukkan Soal UTBK

Penutup

Oke, Sobat Zenius! Buat elo yang mau ikut UTBK, belajar cara berpikir logis dengan benar itu penting banget, karena bisa menata kembali metode berpikir elo dan mengasah skill elo dalam mengerjakan TPS UTBK.

Buat belajar lebih lanjut tentang cara berpikir logis, elo bisa akses selengkapnya melalui Materi UTBK -> TPS -> Penalaran Umum di website atau aplikasi Zenius. Pastikan elo udah daftar akun di aplikasi Zenius ya. Banyak video materi tentang thinking platform yang berguna banget buat membantu elo dalam cara berpikir logis.

Elo bisa klik gambar di bawah ini buat mengakses video materinya.

Cara Berpikir Logis yang Benar Biar Belajar UTBK Lebih Efektif 81

Sekian dulu dari gue. Semoga elo bisa lancar dan sukses ngerjain TPS UTBK dan TPS apa pun yang berkaitan sama logika, ya. Beli jamu di Pasar Raya, sampai ketemu di artikel selanjutnya!

Baca Juga: Cara Makin Jago Kuasai Materi UTBK Setiap Hari!

Referensi

Athreya, Balu H., Mouza, Chrystalla. (2017). Thinking Skills for the Digital Generation: The Development of Thinking and Learning in the Age of Information. Switzerland: Springer Nature.

Creative Thinking: What is it, Why is it Important, and How to Develop it? – Potential (2021)

Florida, Richard. (2012). The Rise of the Creative Class: Revisited. USA: Basic Books.

How To Develop Creative-Thinking Skills in 5 Steps – Indeed (2021)

Ramalingam, D., Anderson, P., Duckworth, D., Scoular, C., & Heard, J. (2020). Creative Thinking: Definition and Structure. Australian Council for Educational Research.

Bagikan Artikel Ini!