3 Cara Belajar Efektif dan Efisien, Bukan Sekedar Belajar Keras

Cara Belajar Efektif dan Efisien

Belajar keras demi nilai yang baik dan diterima di perguruan tinggi sering kali bikin lupa makan bahkan lupa tidur. Ternyata supaya nggak menyiksa diri sendiri, belajar nggak bisa sekedar mati-matian tapi harus efektif dan efisien. Yuk, cari tahu tentang cara belajar efektif dan efisien di artikel ini!

Hai Sobat Zenius!

Apa ya maksudnya belajar efektif dan efisien, bukan sekedar belajar keras saja? Jadi begini, Sobat. Semenjak kecil, pasti elo sering denger nasehat dari orang tua untuk bekerja keras supaya elo bisa meraih cita-cita, bukan?

Kerja Keras (Foto: Unsplash.com by Do Nhu)
Kerja Keras (Foto: Unsplash.com by Do Nhu)

Hal yang sama juga berlaku dengan belajar. Jika elo ingin mendapatkan nilai yang tinggi, ingin mendapatkan peringkat teratas, atau diterima di sekolah atau perguruan tinggi impian, makan belajar keras menjadi kuncinya.

Kalau dilihat dari arti kata keras di KBBI, maka belajar keras itu identik dengan kegigihan dan kesungguhan hati. Pada realitanya, hal itu ditunjukan dengan lamanya waktu yang dihabiskan untuk belajar, dan pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan demi bisa menambah waktu untuk bisa membaca, menghafal, dan latihan soal.

Tentu untuk meraih keberhasilan dalam studi, belajar dengan keras memang perlu. Seorang penulis dari Amerika William H. Armstrong pun juga pernah menulis buku yang berjudul Study is Hard Work”. Akan tetapi, arti kata keras juga membawa makna membahayakan nyawa, lho Sobat.

Mungkin kata membahayakan nyawa terdengar terlalu dramatis, tetapi kenyataan nya memang benar, Sobat. Kurangnya waktu tidur karena belajar bisa mengurangi kualitas hidup elo. Sama seperti bekerja, menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar berkaitan dengan kondisi kesehatan mental yang buruk, dan sudah terbukti bahwa hal ini dipengaruhi oleh gangguan tidur (Afonso, Fonsea, Pires, 2017).

Selain buruk untuk kesehatan, sistem belajar keras yang salah juga tidak dapat dipertahankan untuk waktu yang lama. Mungkin setelah beberapa hari melakukan hal tersebut, elo bisa mengalami yang namanya burnout atau sangat kelelahan sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memulihkan tenaga.

Belajar Keras (Foto: unsplash.com by Josefa nDiaz)
Belajar Keras (Foto: unsplash.com by Josefa nDiaz)

Lalu bagaimana caranya supaya elo bisa tetap belajar dengan gigih tanpa merusak kesehatan elo sendiri dan lebih bisa dilakukan dengan konsisten? Jawabannya adalah dengan cara belajar yang efektif dan efisien. Nah, di artikel kali ini, gue akan memberikan penjelasan nih terkait arti, hubungan, perbedaan efektif dan efisien, dan bagaimana cara belajar dengan menerapkan kedua kualitas tersebut.

Yuk, lanjutin bacanya supaya elo bisa tahu cara-cara untuk belajar dengan lebih cerdas!

Pengertian Efektif dan Efisien

Untuk memulai, ada baiknya nih kalau kita secara singkat mengenal dulu apa yang dimaksud dengan efektif dan efisien.

Pengertian Efektif dan Efisien

Dalam KBBI, efektif memiliki arti suatu usaha yang dilakukan dapat membawa hasil atau efek yang berguna. Definisi yang hampir sama tentang efektifitas juga disampaikan oleh UNESCO. Menurut UNESCO, efektifitas merupakan hasil dari pengukuran tingkat pencapaian sebuah tujuan pendidikan atau persyaratan tertentu.

Pengertian Efektif dan Efisien

Sedangkan, kata efisien dalam KBBI berarti tepat atau sesuai dalam mengerjakan sesuatu sehingga tidak membuang-buang waktu, tenaga, maupun biaya. Sehingga, efisiensi merupakan ukuran kualitas dan jumlah usaha yang dilakukan untuk tercapainya suatu tujuan (Randeree & Ninan, 2011)

Setelah mengerti arti dari efektif dan efisien sekarang kita cari tahu yuk, apa perbedaannya dan keuntungan menggabungkan kedua kualitas tersebut dalam belajar.

Baca Juga

Kenapa yah Belajar Kerasa Jadi Beban?

Kesalahan Belajar Bahasa Inggris dan Bahasa Asing Lainnya

Cara Meningkatkan Motivasi Belajar Kamu Mulai dari Sekarang

Perbedaan Efektif dan Efisien Serta Hubungannya

Efektif dan Efisien, walaupun mungkin terasa seperti sebuah satu kesatuan, namun keduanya merupakan hal yang berbeda, Sobat. Perbedaannya adalah ketika efektif berkaitan dengan cara yang dapat mencapai tujuan, efisien berkaitan dengan tingkat usaha yang dicurahkan.

Nah, kalau elo ingin mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi tentang apa itu efektif dan efisien serta perbedaannya, Zenius juga punya video keren yang menjelaskan tentang hal ini nih. Elo bisa cek video dibawah ini ya. 

Video: Efektif dan Efisien

Figur Hubungan Efektif dan Efisien
Figur Hubungan Efektif dan Efisien

Di atas ini, elo bisa menemukan sebuah figur yang menggambarkan hubungan antara kualitas efektif dan efisien dalam sebuah perusahaan, Sobat. Hubungan langsung antara kedua kualitas ini dapat langsung elo lihat di kolom kiri-atas.

Dari sana, kita bisa mengerti bahwa penggabungan dari kualitas efektif dan efisien dapat menghasilkan kesuksesan dengan biaya yang rendah, dan perusahaan tidak hanya dapat bertahan, namun juga berkembang.

Kalau hal itu diterapkan dalam belajar, maka efektivitas berkaitan dengan kesuksesan elo dalam belajar. Hal ini dapat dicerminkan dari, nilai yang elo dapat, peringkat, atau pun tercapainya impian elo di terima di sekolah tertentu. Nah, kalau cara belajar elo sudah bisa membuat elo mencapai itu semua berarti cara belajar elo sudah efektif.

Belajar efektif dan efisien (Foto: unsplash.com by Kyle Gregory Devaras)
(Foto: unsplash.com by Kyle Gregory Devaras)

Langkah selanjutnya adalah bagaimana supaya usaha yang diberikan dalam mencapai tujuan itu efisien atau tidak berlebihan hingga membahayakan diri elo sendiri. Kalau sudah menemukan takaran yang tepat, maka elo akan bisa berkembang. Tidak hanya memiliki kualitas belajar yang baik, namun juga tingkat pencapaian yang baik.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya supaya kita bisa belajar efektif dan efisien? Tenang, gue sudah siapkan 3 cara belajar efektif dan efisien yang pastinya mudah untuk dimengerti dan diterapkan. Yuk, kita mulai apa saja 3 cara tersebut!

3 Cara Belajar Efektif dan Efisien

Setelah membaca tentang perbedaan dan hubungan efektif dan efisien, pasti elo sudah semakin memiliki gambaran tentang pentingnya kedua hal tersebut dalam belajar. Dengan begitu elo sudah siap untuk mengetahui apa saja 3 cara belajar efektif dan efisien yang ada di bawah ini.

  1. Buat Rencana Belajar
    Menurut panduan belajar dari Ghent University, Belgia, salah satu cara yang penting untuk meningkatkan efisiensi belajar adalah dengan membuat perencanaan yang matang. Apa saja yang perlu dipersiapkan dalam sebuah perencanaan belajar? Berikut adalah dua hal yang perlu elo persiapkan:

    Pada jam berapa waktu paling produktif, kurang produktif, dan paling tidak produktifmu?

    Produktivitas (Foto: Unsplash.com by Andreas Klassen)
    Produktivitas (Foto: Unsplash.com by Andreas Klassen)

    Waktu yang kurang produktif adalah ketika energi dan performa sudah menurun tapi elo masih sanggup untuk tetap belajar walaupun kapasitasnya lebih sedikit.

    Yang terakhir, waktu dimana elo sudah tidak dapat melakukan kegiatan belajar lagi. Mungkin pada jam ini, elo sudah kehabisan energi atau cenderung akan melakukan hal lain untuk mengembalikan energi yang sudah terpakai

    Pada waktu paling produktif itu lah waktu dimana elo perlu mempelajari materi atau mengerjakan tugas yang paling berat. Lalu, elo bisa meletakan pekerjaan yang lebih ringan di waktu yang kurang produktif. Sedangkan pada waktu tidak produktif, gunakanlah waktu ini untuk beristirahat dan bersantai. Dengan menerapkan pembagian waktu ini, elo akan mampu memanfaatkan waktu yang elo miliki dengan efisien tanpa ada kekhawatiran bahwa elo harus menggunakan seluruh waktu elo dalam sehari untuk belajar.

    Gangguan apa yang biasanya ada saat elo sedang belajar?

    Gangguan Belajar (Foto: Unsplash.com by Nubelson Fernandes)
    Gangguan Belajar (Foto: Unsplash.com by Nubelson Fernandes)

    Hal yang kedua ini sangatlah penting untuk diperhatikan. Gangguan-gangguan seperti notifikasi HP, suara musik, atau hal lainnya dapat menghambat belajar elo sehingga belajar mu jadi tidak efektif dan efisien.

    Singkirkanlah gangguan-gangguan itu hingga waktu belajar elo selesai.

  2. Mereview Beberapa kali
    Biasanya kalau mau ujian, masih banyak sekali yang menerapkan SKS atau sistem kebut semalam. Hayo, elo juga nggak nih? Hehe.

    (Foto: unsplash.com by Victoria Heath)
    (Foto: unsplash.com by Victoria Heath)

    Menurut penelitian (Taraban, Maki, & Rynearson, 1999), ternyata dalam minggu-minggu menjelang ujian, siswa justru menghabiskan sedikit waktu lho untuk belajar. Baru setelah 2 hari atau 3 hari menjelang waktu ujian siswa baru mulai panik dan mati-matian belajar untuk ujian. 

    Tentunya hal itu juga sudah terbukti tidak efektif dan efisien, Sobat. “Waduh, kayaknya, gue sendiri juga sering nih merasa seperti ini.” Gapapa, masih ada waktu untuk berubah kok. 

    Nah, untuk menyiasati hal ini, elo bisa lho menerapkan metode 5 kali review ulang yang pernah gue bahas di artikel Kenapa Kita Sering Lupa? Yang perlu elo lakukan hanyalah meluangkan waktu mulai dari 10 menit saja disesuaikan dengan kebutuhan dalam sehari untuk mereview materi yang elo dapat di sekolah. 

    Pengulangan pertama usahakan dalam kurun 24 jam, kedua dalam kurun satu minggu, ketiga tepat pada hari ke tujuh, keempat setelah satu bulan, dan kelima setelah beberapa bulan. Dengan melakukan pengulangan beberapa kali elo juga dapat memiliki ingatan yang lebih tajam terkait materi yang elo pelajari. Sehingga, nggak perlu lagi memforsir tenaga dan menghabiskan sebagian besar waktu elo sehari sebelum ujian.

  3. Latihan Soal

    (Foto: Unsplash.com by Green Chameleon)
    (Foto: Unsplash.com by Green Chameleon)

    Mengerjakan latihan soal menjadi salah satu cara yang baik untuk mengukur keefektifan belajar elo. Dengan latihan soal elo juga dapat mengecek ingatan tentang materi yang sudah elo pelajari.

    Yang perlu elo lakukan setiap kali latihan soal adalah memastikan bahwa elo bisa menjawab soal yang sebelumnya elo nggak bisa (Wade, Tavris, Garry, 2013). Dengan begitu latihan soal dapat benar-benar membantu elo mencapai tujuan elo dalam belajar.

    Sebelum ujian, elo juga perlu mengetes ulang pemahaman elo terkait sebuah materi. Kenapa? Karena menurut penelitian, siswa yang melakukan hal tersebut sekalipun materinya sudah terasa familiar dapat mengingat materi dua kali lebih baik dibandingkan yang tidak mengetes ulang (Karpicke & Roediger, 2007)

Penutup

Nah, begitulah sharing gue kali ini tentang pengertian, perbedaan, dan hubungan efektif dan efisien, serta cara menerapkannya dalam belajar. Semoga informasi yang elo dapatkan kali ini dapat membantu dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi belajar elo supaya belajar tidak merugikan diri elo sendiri ya, Sobat.

Sekian dari gue, see you in the next article!

Referensi

Afonso, P., Fonseca, M., & Pires, J. F. (2017). Impact of working hours on sleep and Mental Health. Occupational Medicine, 67(5), 377–382. https://doi.org/10.1093/occmed/kqx054

Ghent University. (2021, November 16). Maximizing Study Efficiency. Universiteit Gent. Retrieved January 12, 2022, from https://www.ugent.be/student/en/newstudent/studyefficiency.htm

Harvey, L., 2004-21, Analytic Quality Glossary, Quality Research International, http://www.qualityresearchinternational.com/glossary/

Karpicke, J., & Roediger, H. L., III (2007). Repeated retrieval during learning is the key to long-term retention☆. Journal of Memory and Language, 57(2), 151–162. https://doi.org/10.1016/j.jml.2006.09.004

Keivan Zokaei, A., & Simons, D. W. (2006). Value chain analysis in Consumer Focus Improvement. The International Journal of Logistics Management, 17(2), 141–162. https://doi.org/10.1108/09574090610689934

Keivan Zokaei, A., & Simons, D. W. (2006). Value chain analysis in Consumer Focus Improvement. The International Journal of Logistics Management, 17(2), 141–162. https://doi.org/10.1108/09574090610689934

Randeree, K., & Ninan, M. (2011). Leadership and teams in business: A study of IT projects in the United Arab Emirates. International Journal of Managing Projects in Business, 4(1), 28–48. https://doi.org/10.1108/17538371111096872

Taraban, R., Maki, W. S., & Rynearson, K. (1999). Measuring study time distributions: Implications for designing computer-based courses. Behavior Research Methods, Instruments, & Computers, 31(2), 263–269. https://doi.org/10.3758/bf03207718 

Wade, C., Tavris, C., & Garry, M. (2014). The Nine Secrets of Learning. Psychology (11th ed.). Upper Saddle River, N.J.: Pearson Education, Inc. 

Figur Hubungan Efektif dan Efisien

Strategic Human Resource Management in International Organizations – Scientific Figure on ResearchGate. Available from: https://www.researchgate.net/figure/The-characteristics-of-effectiveness-and-efficiency_tbl2_315880459 [accessed 12 Jan, 2022]

Bagikan Artikel Ini!