Tujuan dan Anggota Uni Eropa – Materi Sejarah Kelas 12

siswa belajar tentang uni eropa

Di materi Sejarah Kelas 12, lo akan belajar tentang Uni Eropa. Pahami materi dan contoh soalnya di artikel ini.

Sobat Zenius, di sekolah elo ada yang suka geng-gengan, nggak sih? Bukan geng motor kayak yang di film-film, lho. Tapi geng yang belajar dan nongkrong bareng.

Negara-negara di dunia juga suka bikin geng, lho. Indonesia punya geng yang namanya ASEAN, negara-negara Timur Tengah juga punya geng Uni Emirat Arab. Nah, kalau negara-negara Eropa punya geng Uni Eropa.

Di kelas 12 ini, elo akan belajar tentang sejarah, tujuan, dan perkembangan Uni Eropa. Yuk, belajar bareng-bareng!

Sejarah Uni Eropa

sejarah uni eropa
Robert Schuman (Dok. Laman resmi Uni Eropa)

Sebelum Uni Eropa terbentuk, sebenarnya wilayah Eropa sudah disatukan oleh berbagai kerajaan atau kekuatan. Mulai dari Kekaisaran Romawi, Kekaisaran Bizantium, Kekaisaran Franka, Kekaisaran Pertama Perancis, hingga Jerman di bawah kekuasaan Nazi. Penyatuan-penyatuan ini didasari oleh konsolidasi wilayah oleh kekuatan dinasti.

Bahkan, di tahun 1818 Tsar Alexander dari Rusia mengusulkan pembentukan semacam Uni Eropa saat Kongres Aix-la-Chapelle. Dalam usulannya ini, ia juga mengajukan pembentukan pasukan militer internasional untuk mendukung negara-negara yang dianggap menghadapi ancaman kekerasan.

Ada banyak tokoh politik Eropa saat itu yang mendukung ide tersebut. Sayangnya, hingga Perang Dunia II pecah, gagasan ini tidak terealisasikan, sayang banget, ya? Mungkin nggak sih Perang Dunia II nggak meletus kalau Uni Eropa sudah terbentuk saat itu

Pasca Perang Dunia II, ide penyatuan negara-negara Eropa muncul lagi nih di tahun 1946, tepatnya ketika Perdana Menteri Inggris Winston Churchill mengemukakan ide pembentukan “Eropa Serikat”. 

Berawal dari usulan Winston Churchill, di tahun 1949, Dewan Eropa pun didirikan sebagai organisasi pan-Eropa pertama. Setahun kemudian, Menteri Luar Negeri Perancis Robert Schuman mengusulkan pembentukan komunitas untuk mengintegrasikan industri batu bara dan baja di Eropa.

Usulan ini membentuk Masyarakat Batu Bara dan Baja Eropa (European Coal and Steel Community/ECSC) melalui Perjanjian Paris tahun 1951. Perjanjian ini ditandatangani oleh Perancis, Italia, Belgia, Belanda, Luksemburg, dan Jerman Barat. Ternyata yang bikin negara-negara di Eropa Barat bisa bersatu tuh sektor pertambangan.

Kemudian, di tahun 1957 para pemimpin negara-negara ini menyepakati pembentukan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) melalui perjanjian Roma. 

Di tahun 1992, MEE memiliki 12 negara anggota, yaitu Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, dan Inggris. Negara-negara ini kemudian menandatangani Perjanjian Maastricht yang membentuk Uni Eropa di tanggal 1 November 1993.

Penasaran sama materi sejarah yang lebih mendalam? Elo bisa klik banner di bawah ini, ya!

Banner materi sejarah

Perkembangan Uni Eropa

uang euro sebagai lambang uni eropa
Mata uang euro sebagai salah satu lambang Uni Eropa (Dok. Freepik).

Semenjak Perjanjian Maastricht, beberapa negara mulai deh tuh mendiskusikan soal penggunaan mata uang tunggal. Diskusi ini cukup panjang, sampai memakan beberapa tahun. Akhirnya, pada 1 Januari 2002, negara-negara anggota Uni Eropa menerapkan mata uang tunggal Euro untuk memudahkan transaksi ekonomi.

Nggak hanya soal mata uang, Perjanjian Maastricht ini juga jadi dasar dari munculnya Schengen Area atau wilayah tidak terbatas. Ini diterapkan untuk memudahkan transportasi antar negara anggota. Artinya, lo hanya butuh satu visa bernama visa Schengen untuk bisa travelling keliling negara-negara anggota Uni Eropa.

Perjanjian Maastricht yang jadi salah satu dasar terbentuknya Uni Eropa tuh awalnya cuma ditandatangani 12 negara. Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak negara yang gabung sama Uni Eropa seperti Siprus, Republik Ceska, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Slovakia dan Slovenia bergabung dengan Uni Eropa. Sementara, Bulgaria dan Romania bergabung pada tahun 2007.

Sayangnya, nggak semua bertahan sampai sekarang. Elo pasti sempat dengar kabar tentang Brexit. Bukan Brebes Exit ya, tapi peristiwa keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Tepatnya pada tanggal 31 Januari 2020, Inggris mengumumkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Sejak saat itu, geng Uni Eropa terdiri atas 27 negara anggota saja. Siapa saja anggota Uni Eropa sekarang? Elo bisa lihat di tabel di bawah ini, ya!

Belgia
Perancis
Jerman
Italia
Luxemburg
Belanda
Denmark
Irlandia
Yunani
Portugal
Spanyol
Austria
Finlandia
Swedia
Cyprus
Republik Ceko
Estonia
Hungaria
Latvia
Lithuania
Malta
Polandia
Slovakia
Slovenia
Bulgaria
Romania
Kroasia
Daftar negara-negara anggota Uni Eropa

Baca Juga: Mengenal GNB (Gerakan Non-Blok)

Tujuan Uni Eropa

tujuan uni eropa
Pertemuan Dewan Uni Eropa (Dok. Laman resmi Uni Eropa)

Setiap komunitas atau organisasi pasti punya tujuan. Kalau nggak ada sih itu namanya cuma teman nongkrong. Jadi, Uni Eropa tuh punya tujuan juga. Seperti yang mungkin sudah bisa elo tebak, awalnya mereka cuma mau punya integrasi ekonomi. Tapi, semakin lama ternyata makin banyak kesepakatan dan tujuan yang pengin mereka capai bareng-bareng. Nggak jauh beda kan sama organisasi yang mungkin elo ikuti di sekolah?

Mulai dari perdamaian antar negara anggotanya, masyarakat yang bisa hidup layak, keadilan untuk semua warga negara anggota Uni Eropa, sampai ke penghormatan terhadap bahasa dan budaya. Makanya, walaupun mereka bersatu di bawah Uni Eropa, bahasa tiap negara juga nggak berubah.

Untuk mencapai tujuan-tujuan ini, Uni Eropa membentuk tujuh badan. Tapi, secara umum, ada empat lembaga terbesar yang punya power lebih seperti melansir dari situs resminya Uni Eropa:

  • Parlemen Uni Eropa yang mewakili dan dipilih langsung oleh masyarakat Uni Eropa.
  • Dewan Eropa yang terdiri dari para kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara anggotanya.
  • Dewan Uni Eropa yang mewakili pemerintahan negara-negara anggota. Nah, ini elo jangan sampai tertukar, ya.
  • Komisi Eropa yang mewakili kepentingan Uni Eropa sebagai satu kesatuan.

Kalau elo tertarik dengan isu-isu organisasi internasional baik di level negara ataupun tidak, elo bisa nonton video tentang isu global di bawah ini, ya!

Sampai sini, sudah kebayang belum Uni Eropa itu seperti apa? Atau mungkin elo suka sama materi tentang organisasi internasional? Kalau iya, elo bisa coba cek artikel di bawah ini!

Baca Juga: Latar Belakang dan Tujuan Dibentuknya OPEC

Contoh Soal Uni Eropa

Nah, buat menguji pemahaman elo tentang Uni Eropa, coba deh jawab dua pertanyaan gue di bawah ini!

1. Perjanjian apa yang menandai terbentuknya Uni Eropa?

a. Perjanjian Perancis

b. Perjanjian Roma

c. Perjanjian Lisbon

d. Perjanjian Maastricht

e. Perjanjian Italia

Belgia, Denmark, Perancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, dan Inggris. Negara-negara ini kemudian menandatangani Perjanjian Maastricht yang membentuk Uni Eropa di tanggal 1 November 1993. Jadi, jawabannya adalah d. Perjanjian Maastricht.

2. Kapan Inggris memutuskan untuk keluar dari keanggotaan Uni Eropa?

a. 1 November 1993

b. 1 Januari 2002

c. 1 Januari 2020

d. 31 Maret 2020

e. 31 Januari 2020

Keputusan keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa diumumkan pada tanggal 31 Januari 2020. Jawabannya adalah e.

Penasaran dengan pembentukan berbagai geng negara-negara di dunia? Lo bisa mempelajarinya bareng para tutor di aplikasi Zenius. Yuk, download aplikasinya!

Referensi

  • Laman resmi European Union. “History of the EU”.
  • Matthew J. Gabel. “European Union”. 2020.
  • KBRI untuk Uni Eropa. “Uni Eropa”. 2018.

Baca Juga: ASEAN – Sejarah, Tujuan Berdiri, Negara Anggota, dan Peta

Bagikan Artikel Ini!