gymnospermae

Gymnospermae – Pengertian, Ciri, Klasifikasi, dan Contohnya

Masih ingat sama materi Kingdom Plantae? Kalau lupa, gue bantu elo refresh buat mengingat materi ini sedikit, deh. Jadi, materi ini bakal elo temuin di kelas 10 yang membahas tentang tumbuh-tumbuhan.

Plantae sendiri merupakan salah satu kingdom yang ada di dalam taksonomi, atau yang kita kenal sebagai tumbuhan. Nah, klasifikasi Kingdom Plantae juga luas banget, lho! Hal ini terbukti dengan banyaknya tumbuhan yang bisa kita lihat di sekitar kita.

Salah satu klasifikasi dari Kingdom Plantae ada yang namanya spermatophyta, atau tumbuh-tumbuhan yang menghasilkan biji. Kali ini, gue mau mengajak elo buat membahas salah satu anggota Spermatophyta yang namanya gymnospermae atau tumbuhan berbiji terbuka.

Nggak usah berlama-lama lagi, langsung saja kenalan sama jenis tumbuhan yang satu ini, yuk!

Pengertian Gymnospermae

Sebelum kita membahas tentang gymnospermae lebih jauh, kita kenalan dulu sama pengertiannya, ya. Jadi, apa itu gymnospermae?

Ini bukan gym buat olahraga itu lho, ya … bukan! Gymnospermae adalah tumbuhan tanpa bunga yang menghasilkan biji terbuka. Maksudnya gimana tuh biji terbuka? Jadi, biji dari tumbuhan gymnospermae ini nggak terbungkus dalam ovarium atau bakal buah.

Gampangnya, bijinya terletak di luar bakal buahnya. Makanya, gymnospermae dinamakan tumbuhan berbiji terbuka.

Reproduksi gymnospermae caranya dengan mengembangkan benihnya di permukaan sisik dan daun, yang biasanya tumbuh membentuk suatu kerucut atau berbentuk seperti tangkai. Kerucutnya ini terbagi atas kerucut jantan dan kerucut betina.

Gymnospermae punya saudara dekat nih, namanya angiospermae. Walaupun saudaraan, mereka punya perbedaan yang cukup mencolok, lho. Perbedaan gymnospermae dan Angiospermae terletak di bagian bijinya, di mana angiospermae merupakan tumbuhan berbunga yang bijinya terletak di dalam bakal buah.

Buat yang penasaran sama daur hidup gymnospermae, coba lihat ilustrasi di bawah ini, ya!

Baca Juga: Klasifikasi Tumbuhan Angiospermae – Materi Biologi Kelas 10

Ciri-ciri Tumbuhan Gymnospermae

Setiap jenis tumbuhan punya ciri-ciri tertentu yang membedakannya dengan tumbuhan lain. Untuk tumbuhan Gymnospermae, selain bentuk bijinya yang terletak di luar bakal buah, ada ciri-ciri khas lainnya juga, nih.

Inilah ciri-ciri tumbuhan Gymnospermae:

  • Akarnya merupakan akar tunggang.
  • Tidak memiliki bunga sejati.
  • Memiliki bentuk daun yang cenderung sempit, tebal, dan teksturnya kaku.
  • Sistem reproduksi atau pertumbuhannya berbentuk seperti kerucut (strobilus).
  • Memiliki alat kelamin yang terpisah.
  • Batang dan akarnya berkambium.

Oh iya, selain ciri-ciri yang disebutkan di atas, bentuk kayu dari tumbuhan Gymnospermae juga lebih lembut jika dibandingkan sama Angiospermae dan bisa digunakan untuk membuat kertas dan potongan-potongan kayu.

Baca Juga: Klasifikasi Tumbuhan Paku Pteridophyta, Ciri-Ciri & Contohnya

Klasifikasi Gymnospermae dan Contohnya

Setelah mengetahui ciri-cirinya, gymnospermae juga diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, lho. Berikut ini klasifikasi dan contoh gambar tumbuhan gymnospermae:

  • Cycadophyta

Klasifikasi Gymnospermae yang pertama yaitu cycadophyta atau sikas. Sikas juga punya nama lain yaitu pakis haji. Nah, habitat gymnospermae jenis ini biasanya bisa ditemukan di hutan tropis dan daerah subtropis. Tanaman dengan warna yang selalu hijau ini punya struktur daun seperti bulu dengan batang panjang.

Kalau dilihat sepintas, sikas ini punya bentuk yang menyerupai pohon palem, tetapi mereka ini berbeda, ya! Pohon sikas menghasilkan kerucut jantan (serbuk sari) atau kerucut betina (bakal biji). Sikas yang menghasilkan kerucut betina biasanya hanya menghasilkan biji kalau ada sikas jantan di sekitarnya.

Proses penyerbukannya juga sangat bergantung sama angin dan serangga yang bisa membawa dan menyebarkan serbuknya. Oh iya, biji sikas bisa berbahaya kalau sampai tertelan oleh binatang peliharaan dan manusia, lho.

Hal ini disebabkan terdapat bakteri fotosintetik cyanobacteria, sebuah mikroba yang menghasilkan racun dan neurotoksin tertentu yang terakumulasi dalam benih tanaman dan akar sikas. Racun ini dianggap memberikan perlindungan terhadap bakteri dan parasit jamur.

  • Ginkgophyta

Klasifikasi Gymnospermae yang kedua yaitu ginkgophyta. Ginko pertama kali muncul pada periode Permian atau sekitar 270 juta tahun yang lalu. Wah, umurnya udah tua banget, ya!

Ginkgo biloba merupakan satu-satunya tanaman dari divisi ini yang masih hidup sampai hari ini dan nggak banyak mengalami perubahan, sampai disebut sebagai ‘fosil hidup’.

Ginkgo tumbuh subur di daerah yang terekspos matahari dengan baik, sehingga tumbuhan ini bisa menerima banyak air dan memiliki banyak drainase tanah. Nggak berbeda dengan sikas, tumbuhan ginkgo ini juga menghasilkan kerucut jantan atau betina dengan sel sperma yang menggunakan flagela buat berenang menuju telur di bakal biji betina.

Salah satu keunikannya, pohon ginkgo ini tahan api dan gangguan hama, sehingga mereka tahan terhadap penyakit. Bahkan, ginkgo dianggap memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antimikroba yang bisa digunakan dalam berbagai obat tradisional dan sebagai sumber makanan.

  • Gnetophyta

Klasifikasi Gymnospermae lainnya yaitu gnetophyta yang ditemukan pada tiga genera: Ephedra, Gnetum, dan Welwitschia. Untuk spesies dari genus Ephedra, biasanya ditemukan di daerah gurun atau pegunungan yang tinggi.

Sedangkan untuk spesies dari genus Gnetum atau yang biasa disebut melinjo, mereka meliputi beberapa semak dan pohon, tetapi sebagian besarnya merupakan tumbuhan merambat berkayu yang memanjat di sekitar tanaman lain.

Pohon melinjo mendiami hutan hujan tropis dan punya bentuk daun lebar, rata, dan menyerupai daun tanaman berbunga. Sistem reproduksinya juga berbentuk kerucut jantan dan betina yang seringkali menyerupai bunga.

Untuk spesies Welwitschia, tumbuhan ini hanya hidup di gurun Afrika. Tumbuhan ini memiliki batang besar, daun melengkung yang terbelah ketika mereka tumbuh, dan akar tunggang yang besar. Kerucut jantan dan betina mengandung nektar yang bisa menarik serangga.

  • Coniferophyta

Klasifikasi yang terakhir yaitu coniferophyta. Tumbuhan ini merupakan jenis Gymnospermae yang paling banyak dan bisa ditemukan tumbuh di seluruh dunia, meskipun mereka mendominasi hutan boreal di belahan bumi utara.

Diperkirakan tumbuhan ini punya sekitar 600 spesies. Tumbuhan ini bisa beradaptasi dengan kondisi iklim dingin karena mereka memiliki sifat biokimia tertentu yang memberikan ketahanan terhadap pembekuan.

Contoh tumbuhan coniferophyta ini adalah pohon pinus, pohon cemara, dan pohon damar.

Baca Juga: Perbedaan Metagenesis Tumbuhan Paku dan Lumut – Materi Biologi Kelas 10

Menariknya nih suka ada pertanyaan yang muncul, kayak apa 3 peranan tumbuhan gymnospermae bagi manusia?

  • Cycas bisa digunakan sebagai tanaman hias, serat daunnya dijadikan kain, dan ekstrak bijinya digunakan untuk menghambat pertumbuhan tumor ganas.
  • Ginkgoinae memiliki peranan untuk dijadikan obat-obatan herbal dan bisa dijadikan teh untuk mengobati glaukoma, tinnitus, dan demensia.
  • Coniferinae bisa berguna sebagai antiseptic, antipyretic, dan antimikroba.

Contoh Soal Gymnospermae

Nah, sudah selesai nih pembahasan kita tentang gymnospermae. Tapi, sebelum kita mengakhiri artikel ini, gue mau ajak elo buat refresh pikiran dan mengingat materi yang kita bahas di atas dengan menjawab contoh soal berikut, ya!

Soal:

Pernyataan yang tepat mengenai gymnospermae adalah ….

A. gymnospermae dapat menghasilkan bunga sebagai organ reproduksinya

B. gymnospermae tidak memiliki jaringan pembuluh angkut

C. gymnospermae memiliki akar berupa rhizoid

D. gymnospermae tidak memiliki plasmodesmata

E. gymnospermae tidak memiliki plasmodesmata

Jawaban yang benar adalah e. gymnospermae tidak memiliki plasmodesmata

Gymnospermae adalah tumbuhan yang menghasilkan biji terbuka. Biji terbuka di sini maksudnya adalah biji yang tidak tertutupi daging buah. Gymnospermae adalah tumbuhan tingkat tinggi yang jaringannya sudah terdiferensiasi dan memiliki organ-organ sejati. Organ reproduksi gymnospermae berupa strobilus. 

Gimana, Sobat Zenius? Sampai sini sudah paham kan tentang gymnospermae? Semoga setelah selesai membaca artikel ini, elo sudah semakin kenal sama salah satu jenis bagian dari Kingdom Plantae yang satu ini, ya!

Kalau elo mau belajar lebih lanjut tentang materi ini, elo bisa temukan materinya dengan mengakses video belajar lewat website atau aplikasi Zenius, ya!

***

Ciri & Klasifikasi Kingdom Plantae – Materi Biologi Kelas 10 – Zenius Education (2022)
gymnosperm – Major divisions – Britannica Encyclopedia
Gymnosperm – Definition, Examples and Life Cycle – Biology Dictionary (2017)
Gymnosperms: Definition, Examples, and Reproduction – Thought Co (2018)

Bagikan Artikel Ini!