contoh klasifikasi spermatophyta angiospermae

Mengenal Apa Itu Tumbuhan Biji (Spermatophyta)

Materi ini akan membahas tentang seluk beluk tumbuhan biji atau spermatophyta, mulai dari apa itu tumbuhan biki (spermatophyta), pengertiannya, ciri-ciri, hingga klasifikasinya.

Hi, guys! Sebelumnya kita udah belajar tumbuhan lumut dan paku yang masing-masingnya menghasilkan spora. Nah, sekarang aku bakal mengajakmu untuk mengenal lebih jauh tentang filum terakhir dari kingdom Plantae, yaitu Spermatophyta atau tumbuhan biji. Kira-kira kalau berbicara tumbuhan biji, apa yang terlintas dalam pikiranmu? Yap, pohon jambu, pohon mangga, padi, kedelai, dan masih banyak lagi. Supaya pemahamanmu tentang tumbuhan biji ini semakin luas, yuk bareng-bareng kita pelajari tentang seluk beluk Spermatophyta di artikel ini!

Apa Itu Spermatophyta?

Tadi aku udah menyinggung sedikit tentang Spermatophyta yang merupakan tumbuhan biji. Tapi, pengertian yang sebenarnya itu apa sih? Spermatophyta adalah anggota kingdom Plantae yang memiliki pembuluh dan juga biji. Spermatophyta berasal dari bahasa Yunani yaitu sperma yang berarti biji dan phyton yang berarti tumbuhan. Itulah mengapa Spermatophyta sering juga disebut sebagai tumbuhan berbiji. Mereka menggunakan biji tersebut sebagai cadangan makanan dan embrionya.

Gembong Tjitrosoepomo, melalui bukunya pada tahun 2010 yang berjudul Taksonomi Tumbuhan Spermatophyta, menyebutkan bahwa tumbuhan berbiji adalah golongan tumbuhan dengan tingkat perkembangan filogenetik tertinggi. Waduh, filogenetik itu apa sih? Filogenetik merupakan salah satu cabang Biologi yang mempelajari hubungan evolusi atau pola keturunan dari suatu organisme. Oh iya, balik lagi ke tumbuhan biji atau Spermatophyta yang memiliki ciri khas berupa biji, kemudian akan terbagi lagi menjadi Angiospermae dan Gymnospermae. Nah, biji tersebut merupakan alat reproduksi generatif atau seksual suatu tumbuhan. Diawali oleh peleburan sel telur dengan sel kelamin jantan tumbuhan.

Ciri-ciri Spermatophyta

Setelah tau pengertiannya, cari tau juga yuk tentang ciri-cirinya. Dengan begitu, kamu akan lebih paham mengenai berbagai jenis tumbuhan yang masuk dalam kategori Spermatophyta. Ini dia ciri-ciri dari Spermatophyta:

  • Termasuk tumbuhan kormofita, karena udah bisa dibedakan akar, batang, dan daunnya.
  • Tumbuhan makroskopis dengan ukuran yang bervariasi, ada yang berukuran beberapa sentimeter, ada juga yang berukuran hingga ratusan meter.
  • Anggotanya bisa berbentuk pohon, semak, perdu, dan liana.
  • Memiliki pembuluh angkut xilem dan floem.
  • Memiliki biji untuk cadangan makanan dan regenerasinya.
  • Organisme eukariotik multiseluler.

Klasifikasi Spermatophyta

Spermatophyta dibagi menjadi dua lho, guys. Seringkali kita jumpai ada tumbuhan yang bijinya terletak di dalam bakal buah dan ada juga yang di luar ‘kan? Lho, di luar bakal buah? Iya, kalau tumbuhan dengan biji di luar bakal buah disebut sebagai Gymnospermae, sedangkan yang terletak di dalam buah disebut dengan Angiospermae. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa langsung cari tau dari artikel di bawah ini ya.

Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)

Klasifikasi pertama dari Spermatophyta adalah Gymnospermae atau tumbuhan biji terbuka. Gymnospermae berasal dari bahasa Yunani yaitu gymnos yang berarti telanjang dan sperm yang berarti biji. Nah, tumbuhan biji terbuka berarti bijinya telanjang, karena bijinya gak tertutup oleh bakal buah/karpel. Sehingga, biji akan tampak dari luar. 

Tumbuhan yang termasuk dalam jenis Gymnospermae juga memiliki ciri-ciri lain lho. Menurut Susi Laelawati, dalam buku Keanekaragaman Hayati tahun 2008, tumbuhan Gymnospermae punya alat reproduksi yang berbentuk strobilus atau karangan bunga berbentuk kerucut. Yap, betul, seperti yang dimiliki oleh tumbuhan paku-pakuan. Sehingga, tumbuhan jenis ini gak punya perhiasan bunga. Selain itu, sistem pembuahan yang dimilikinya tunggal.

Berikut ini merupakan klasifikasi dari Gymnospermae:

contoh klasifikasi spermatophyta gymnospermae
Contoh tumbuhan yang termasuk dalam filum Gymnospermae
  • Cycadinae

Tumbuhan yang tergabung dalam kelompok ini memiliki batang yang berkayu. Bentuknya menyerupai palem dan memiliki percabangan yang disebut roset. Bentuk daunnya menyirip. Kelompok Cycadinae memiliki strobilus jantan yang sangat besar, yang mana tersusun atas sporofil-sporofil berbentuk sisik dan terdapat banyak mikrosporangium. Sedangkan, pada strobilus betina, sporofilnya berbentuk sisik dengan dua bakal biji.

Contoh tumbuhan Cycadinae: Cycas rumphii (pakis haji)

  • Ginkgoinae

Tumbuhan yang termasuk dalam kelas Ginkgoinae memiliki bentuk daun seperti kipas yang berwarna keemasan. Anggota kelas ini berupa pohon berumah dua (dioseus), artinya tumbuhan hanya memiliki bunga jantan atau betina aja.

Contoh tumbuhan Ginkgoinae: Ginkgo biloba.

  • Coniferae

Coniferae berasal dari kata conus yang berarti kerucut dan ferre yang berarti mendukung atau membawa. Jadi, ciri utama tumbuhan Coniferae yaitu memiliki tajuk berbentuk kerucut. Anggota kelas ini bisa berupa semak, pohon, maupun perdu. Nah, tumbuhan ini ada yang berumah dua dan ada juga yang berumah satu. Berumah satu berarti di dalam satu pohon terdapat bunga betina dan jantan sekaligus. Ciri lainnya adalah daunnya yang berbentuk jarum.

Contoh tumbuhan Coniferae: Araucaria sp (pohon cemara).

  • Gnetinae

Tumbuhan yang tergabung dalam kelas Gnetinae memiliki ciri-ciri berupa batang berkayu, ada yang bercabang dan tidak. Anggotanya bisa berupa pohon, semak, maupun perdu. Sama seperti Ginkgoinae, kelas Gnetinae juga termasuk tumbuhan berumah dua lho.

Contoh tumbuhan Gnetinae: Gnetum gnemon (pohon melinjo).

Tumbuhan Biji Tertutup (Angiospermae)

Selanjutnya, kita bahas juga nih Angiospermae atau tumbuhan berbiji tertutup. Angiospermae sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu angion yang berarti wadah. Jadi, tumbuhan yang termasuk dalam filum ini merupakan tumbuhan yang bijinya tertutup oleh bakal buah atau karpel. Gak seperti Gymnospermae yang bijinya bakal kelihatan dari luar.

Tumbuhan Angiospermae termasuk golongan dengan sistem pembuahan ganda dan memiliki alat perkawinan berupa bunga. Yap, itulah mengapa Angiospermae juga disebut dengan anthophyta, dari kata anthos yang berarti bunga dan phyta yang berarti tumbuhan.

Nah, anggota dari Angiospermae terbagi menjadi dua. Menurut Zulfiani, seorang penulis buku Ilmu Pengetahuan Alam tahun 2009, tumbuhan biji tertutup bisa dibedakan menjadi monocotyledoneae (monokotil) dan dicotyledoneae (dikotil).

contoh klasifikasi spermatophyta angiospermae
Contoh tumbuhan yang termasuk dalam filum Angiospermae
  • Tumbuhan monokotil

Tumbuhan monokotil adalah tumbuhan yang hanya memiliki satu lembaga biji. Jadi, pada saat berkecambah biji tersebut tidak mengalami pembelahan. Tumbuhan monokotil memiliki bentuk akar serabut dan batangnya tidak bercabang. Selain itu, mereka juga tidak memiliki kambium pada batangnya, sehingga gak ada tuh pertumbuhan sekunder. Oh iya, bentuk tulang daun tumbuhan ini juga sejajar atau melengkung. Bagian-bagian bunga berbilangan tiga.

Contoh tumbuhan monokotil: Zea mays (padi) dan Phalaenopsis amabilis (anggrek bulan)

  • Tumbuhan dikotil

Tumbuhan dikotil memiliki dua lembaga biji, sehingga pada saat berkecambah akan mengalami pembelahan menjadi dua bagian. Bentuk akar yang dimilikinya tunggang dan bercabang-cabang, jadi mereka bisa lebih kuat dibandingkan dengan akar serabut. Tulang daun tumbuhan dikotil berbentuk menjari atau menyirip. Bagian-bagian bunga berbilangan dua, empat, atau lima. Tumbuhan dikotil memiliki kambium, sehingga mereka bisa tumbuh besar (pertumbuhan sekunder).

Contoh tumbuhan dikotil: Parkia speciosa (petai) dan Plumeria acuminate (kamboja).

Nah, itu dia informasi seputar tumbuhan biji atau Angiospermae. Gimana nih, sekarang udah paham ‘kan sama materi kelas 10 di atas? Semoga informasi di atas bermanfaat ya buat kamu. Oh iya, kalau kamu suka jenis tumbuhan yang mana, guys?

Baca Juga Artikel Lainnya

Kingdom Plantae

Kingdom Animalia