Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi

Artikel ini membahas materi pertumbuhan ekonomi, termasuk pengertian pertumbuhan ekonomi, teori pertumbuhan ekonomi, ciri-ciri pertumbuhan ekonomi, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, menghitung pertumbuhan ekonomi beserta contoh soalnya.

Kalo di artikel sebelumnya kita udah bahas mengenai pembangunan ekonomi, sekarang kita bahas mengenai pertumbuhan ekonomi. Nah, sebenarnya kalian tau gak sih perbedaannya pembangunan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi?

Salah satu hal yang paling mendasar yang membedakan keduanya adalah PDB atau Produk Domestik Bruto, dimana pertumbuhan ekonomi hanya berfokus pada nilai yang berhubungan dengan keuangan seperti inflasi, saham, harga, dan sebagainya, sedangkan pembangunan ekonomi memiliki cakupan yang lebih luas yaitu upaya atau usaha ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. 

Untuk lebih jelasnya, pada artikel ini kita akan secara khusus membahas mengenai materi pertumbuhan ekonomi, termasuk pengertian pertumbuhan ekonomi, teori pertumbuhan ekonomi, ciri-ciri pertumbuhan ekonomi, faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, menghitung pertumbuhan ekonomi beserta contoh soalnya. Materi ini juga akan kalian temui pada mata pelajaran ekonomi kelas 11, jadi buat kalian yang kelas 11, atau tertarik mempelajari mengenai ekonomi, baca artikel ini sampai habis ya 🙂

 

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi
Sumber gambar: Jamie Street/Unsplash.com

Dilansir dari Kemenkeu Learning Center, pertumbuhan ekonomi didefinisikan sebagai proses dari perubahan kondisi perekonomian yang terjadi di suatu negara secara berkesinambungan untuk menuju keadaan yang dinilai lebih baik selama jangka waktu tertentu.  

Atau secara sederhana pertumbuhan ekonomi dapat diartikan sebagai peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat yang menyebabkan kenaikan atau meningkatkan produksi barang dan jasa sehingga terjadi peningkatan pendapatan nasional pula dalam periode tertentu. 

dapat disimpulkan pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan kapasitas suatu negara dalam jangka panjang untuk menyediakan barang atau jasa masyarakatnya, namun hal ini  bukan berarti harus terus menerus mengalami kenaikan, karena laju pertumbuhan bisa positif (+) atau juga negatif (-), dimana jika positif artinya ekonomi mengalami pertumbuhan dan sebaliknya jika negatif berarti mengalami perlambatan. 

 

Teori Pertumbuhan Ekonomi

Untuk sampai ke tahapan atau masa dengan pertumbuhan ekonomi sampai saat ini, terdapat berbagai teori yang terbagi dalam 3 (tiga) masa, yang dikemukakan oleh para ahli.

Teori Klasik

Adam Smith, salah satu istilah yang dipopulerkan oleh Adam Smith yaitu pertumbuhan output total, dimana menurutnya faktor pendorong pertumbuhan output negara tersebut, dan sumber daya alam (SDA) bersifat konstan, yang artinya selama SDA nya masih ada maka tergantung dengan manusia dan modalnya untuk mengolah SDA tersebut, dan sebaliknya jika SDA nya habis, maka sdm dan modal tidak ada gunanya. 

Selain itu Adam Smith juga mengemukakan konsep pertumbuhan penduduk, dimana menurutnya dengan tingkat upah minimal atau subsisten penduduk akan cenderung enggan memiliki anak, sehingga pertumbuhan penduduk akan rendah, dan sebaliknya jika tingkat upahnya tinggi, maka pertumbuhan penduduknya juga akan meningkat.

Selain Adam Smith, ahli lain yaitu David Ricardo mengemukakan sebuah konsep the law of diminishing returns, mirip dengan konsep Adam Smith bahwa faktor-faktor pendorong ekonominya adalah SDA SDM, dan modal, namun yang membedakan adalah menurutnya meningkatnya SDM justru menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi, dengan SDA yang tetap (atau tidak bertambah).

Selain itu, Robert Malthus mengemukakan bahwa pertumbuhan ekonomi suatu negara akan bertambah berdasarkan deret hitung (1, 2, 3, 4, 5,…), sementara pertumbuhan penduduk (populasi) berdasarkan deret ukur (1, 2, 4, 8, 16,…), dimana pertumbuhan ekonomi akan kalah cepat dengan pertumbuhan penduduk, sehingga pertumbuhan ekonominya akan terhambat, dimana kita ketahui SDA itu terbatas, namun dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi menyebabkan meningkatnya konsumsi akan SDA tersebut sehingga hal ini akan membahayakan kedepannya. 

Oleh karena itu solusi yang diberikan oleh robert malthus adalah pertumbuhan dan berimbang, serta distribusi kesejahteraan dan memperluas perdagangan internal dan eksternal.

Teori Neo-Klasik

Menurut Robert Solow dan Twelve Swan, menurut mereka pertumbuhan ekonomi suatu negara sangat dipengaruhi itu dipengaruhi oleh faktor produksi, yaitu pertumbuhan penduduk, akumulasi modal, dan kemajuan teknologi.

Sedangkan menurut Sir Roy Harrod dan Evsey Domar, menurut mereka pertumbuhan ekonomi didorong oleh pemanfaatan modal yang efektif dan efisien, yaitu dengan berinvestasi.

Tidak hanya itu, Joseph Schumpeter, mengemukakan bahwa menurutnya pertumbuhan ekonomi didorong oleh adanya inovasi, dimana inovasi akan kebanyakan datang dari entrepreneur atau wirausahawan. 

Teori Pertumbuhan Ekonomi Modern

Pada masa ini sebenarnya memiliki banyak teori yang bermunculan dari para ahli, namun pada kita hanya akan membahas teori yang di kemukakan oleh Walt Whitman Rostow

Menurut Walt Whitman Rostow, pertumbuhan ekonomi suatu negara itu ada tahapnya yang dikemukakan dalam bukunya “The Stage of Economic Grow”, yaitu:

  1. Masyarakat tradisional, dimana biasanya pada tahap ini konsumsinya hanya untuk konsumsi pribadi.
  2. Prakondisi lepas landas, yang merupakan masa transisi dari masyarakat tradisional ke tahapan selanjutnya. Dimana pada tahap ini sudah mulai terjadinya perdagangan kecil. 
  3. Lepas landa, pada tahap ini sudah muncul metode-metode baru yang lebih modern dan memiliki kepentingan untuk menabung. 
  4. Menuju kedewasaan, dimana masyarakatnya sudah familiar dengan teknologi, sehingga bisa memanfaatkan faktor produksinya lebih efektif dan efisien. Atau biasa disebut sebagai peralihan dari negara agraris ke negara industri
  5. Masa konsumsi massal yang tinggi, dimana masyarakat sudah konsumsi tidak hanya kebutuhan primer, tapi juga kebutuhan sekunder, dan tersier, yang artinya masyarakat sudah tidak banyak lagi yang melakukan kegiatan produksi karena dianggap sudah sangat sejahtera.

 

Ciri-ciri pertumbuhan ekonomi

Menurut Prof. Simon Kuznets yang merupakan seorang ahli ekonom, dan juga guru besar ilmu ekonomi ciri-ciri pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah sebagai berikut:

  • Terjadi laju pertumbuhan penduduk serta produk perkapita yang cepat.
  • Meningkatnya produktivitas masyarakat.
  • Adanya perubahan struktural yang signifikan.
  • Terjadinya urbanisasi dalam suatu negara.
  • Melakukan ekspansi ke negara maju.
  • Terjadinya arus barang, modal, dan juga manusia antar bangsa-bangsa atau antar negara di dunia.

 

Faktor-Faktor Pertumbuhan Ekonomi

Faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah pendapatan nasional, dimana hal tersebut dapat ditingkatkan dengan 

Sumber Daya Manusia (SDM)

Sumber daya manusia atau SDM merupakan salah satu faktor produksi dalam ilmu ekonomi, dimana meningkatnya SDM akan mempercepat naiknya pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan.

Sumber Daya Alam (SDA)

Sumber daya alam suatu negara mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara langsung, kenapa? Karena suatu SDA merupakan juga salah satu faktor produksi yang mampu meningkatkan pendapatan.

Namun keberadaan SDA yang berlimpah namun tidak diiringi dengan meningkatnya SDM maka penggunaan dan pemanfaatan SDA akan berujung eksploitasi berlebihan dan tidak bijak, sehingga sangat penting untuk memanfaatkan SDA se-bijak mungkin untuk masa depan yang lebih baik.

Kemajuan Teknologi

Pemanfaatan kemajuan teknologi akan mengindikasikan dengan meningkat pula tingkat kecepatan menghasilkan produk dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini juga berguna untuk menghemat anggaran yang seharusnya untuk pekerja dapat digunakan untuk keperluan lain. 

Tingkat Inflasi

Diketahui ada 2 jenis inflasi yang berpengaruh langsung dalam bisnis perusahaan yaitu cosh-push inflation, yaitu penurunan penawaran barang dan jasa yang disebabkan kenaikan biaya produksi dan demand-pull inflation, yaitu kenaikan permintaan baik berupa barang dan jasa sehingga harganya naik. Untuk lebih jelasnya kalian dapat membacanya di artikel mengenai inflasi.

Tingkat Suku Bunga

Sebuah perusahaan atau usaha yang menggunakan modal pinjaman untuk meningkatkan kualitas perusahaan, dimana pada umumnya pinjaman tersebut memiliki suku bunga. Keberadaan suku bunga yang tinggi dapat berdampak buruk dan juga mempengaruhi permintaan investasi yang rendah terhadap saham perusahaan hal ini dikarenakan biasanya  investor lebih menyukai tabungan konvensional daripada harus menginvestasikan uangnya ke perusahaan.

 

Menghitung Pertumbuhan Ekonomi

Secara matematis persamaan untuk mencari pertumbuhan ekonomi adalah sebagai berikut

Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi 1
Dimana,  

Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi 2  = PDB tahun t

Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi 3 = Produk Domestik Bruto tahun sebelumnya

tahun t = tahun sekarang atau tahun yang akan dicari nilainya (berdasarkan harga konstan).

contoh soal pertumbuhan ekonomi

Mudah bukan? Kurang lebih begitu ya guys pembahasan mengenai materi pertumbuhan ekonomi, kalian juga bisa mempelajari mengenai pembangunan ekonomi di materi ekonomi: pembangunan ekonomi ya 🙂 kalo kalian mau pembahasan mengenai pertumbuhan ekonomi dalam bentuk video singkat dan dibahas oleh tutor ekonomi dari zenius, kalian bisa akses secara gratis di materi pertumbuhan ekonomi, gak cuma materi aja, juga ada contoh soalnya loh! Sekian ya guys, semoga artikel ini memabantu kalian ya, semangat belajar ekonominya!

 

Baca juga Artikel Lainnya

Pasar Bebas

Ilmu Ekonomi dan Permasalahannya

Peran Pelaku Ekonomi dan Kegiatan Ekonomi

Materi Ekonomi: Pertumbuhan Ekonomi 4

Dapatkan pengalaman belajar yang semakin seru dan bikin ketagihan dengan Zenius!

Download Zenius App di sini