Tujuan Reformasi Indonesia dan Area Perubahannya – Materi Sejarah Kelas 12

Reformasi

Hai Sobat Zenius! Kali ini gue mau ngajak elo buat mengenal lebih apa itu reformasi Indonesia. Eloo tahu nggak sih perjalanan negara kita Indonesia sejak masa kemerdekaan sampai akhirnya menganut paham reformasi itu panjang banget?

Nah, mungkin elo bertanya-tanya, kenapa harus reformasi, emang bedanya apa sama zaman lain?

Di sini, gue akan ngajak elo buat lebih dalam memahami apa itu reformasi. Terus, apa sih tujuan reformasi Indonesia? Dan apa aja yang berubah dalam masa reformasi yang terjadi sampai sekarang. Jadi, pastiin elo simak terus ya!

Reformasi
Kerusuhan Mei 1998 (Sumber: wikimedia commons)

Latar Belakang Reformasi Indonesia

Sebelum elo tahu tujuan reformasi Indonesia, gue mau elo tahu dulu, gimana sih bisa muncul reformasi alias latar belakang dari munculnya reformasi. Kita coba inget-inget dulu nih transisi politik yang ada di negara kita. 

Transisi masa politik Indonesia:

  1. Masa Kemerdekaan (1946-1949)
  2. Parlementer (1949-1959)
  3. Demokrasi terpimpin (1959-1965)
  4. Orde Baru (1965-1998)
  5. Reformasi (1998-sekarang)

Dari timeline masa politik Indonesia tersebut, elo bisa lihat kalau sebelum Indonesia masuk ke zaman reformasi, Indonesia mengalami masa Orde Baru yang sangat lama, lebih dari 30 tahun dipimpin oleh Presiden Soeharto. Di masa kepemimpinan Soeharto banyak ketidakpuasan yang dirasakan rakyat, contohnya karena pemerintahan yang Jawa-sentris, dan KKN yang dilakukan oleh Presiden Soeharto yang memperkaya keluarganya. Presiden Soeharto juga terkenal sebagai presiden yang otoriter yang tidak mau menerima kritik. 

demo trisakti jadi salah satu pemicu Reformasi Indonesia
Demo Mahasiswa Trisakti (Sumber BBC)

Sampai pada tahun 1998 terjadi krisis finansial Asia. Indonesia sendiri terkena krisis ekonomi dan moneter. Pada saat itu terjadilah merupakan puncak dari ketidakpuasan rakyat terhadap kepemimpinan Presiden Soeharto. Mahasiswa banyak yang berdemo menuntut kemunduran Presiden Soeharto, sampai akhirnya terjadi kelumpulan politik. Pada akhirnya pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto Mundur dan digantikan oleh wakilnya, yaitu B.J. Habibie.

Reformasi
B.J. Habibie menggantikan Presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998 (Sumber Wikimedia Commons)

Jadi, itu tadi latar belakang terjadinya reformasi, tenang aja, kalau elo masih ngerasa kurang atau masih kepo lebih dalem lagi, elo bisa banget klik banner di bawah ini.

belajar materi pelajaran sejarah di zenius

Baca Juga: Kelebihan dan Kelemahan Era Orde Baru Indonesia – Materi Sejarah Kelas 12

Maksud dan Tujuan Reformasi Indonesia

Sebelumnya elo harus tahu dulu nih, apa sih reformasi itu? Reformasi adalah perubahan secara drastis yang dilakukan untuk memperbaiki tatanan pemerintahan supaya menjadi lebih baik dengan melibatkan seluruh rakyat dalam suatu negara. Nah, dari latar belakang terjadinya reformasi, gue rasa elo udah bisa meraba-raba, apa sih yang jadi maksud dan tujuan reformasi Indonesia? 

Pada penjelasan di atas, gue udah menyinggung bahwa masa pada masa Orde Baru rakyat tidak puas terhadap pemerintah yang otoriter yang dipimpin oleh Presiden Soeharto, sehingga memunculkan banyak perlawanan dan demo yang puncaknya adalah Mei 1998. Elo pasti udah pernah denger kan tentang Peristiwa 1998? 

Dari kejadian tersebut lalu berubahlah masa politik Orde Baru menjadi reformasi, yang memiliki maksud dan tujuan berikut:

  1. Tujuan Politik

Tujuan politik dari adanya reformasi adalah membangun masyarakat dan pemerintahan yang demokratis dan tidak semena-mena. Semua lapisan dan golongan harus bekerjasama, saling menghargai untuk kemajuan pembangunan. 

  1. Tujuan Ekonomi

Melakukan pembangunan merata pada seluruh daerah yang ada di Indonesia, bukan hanya di Jawa, karena sebelum masa reformasi pembangunan hanya dipusatkan di Jawa, khususnya Jakarta. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan umum sesuai dengan UUD 1945 alinea empat. 

  1. Tujuan Hukum

Merapikan hukum menjadi bersih dan adil untuk semua masyarakat, dan menghindari adanya korupsi, kolusi, nepotisme, kekuasaan sewenang-wenang atau otoriter, penyimpangan, dan penyelewengan yang lain yang berkembang saat masa orde baru.

  1. Tujuan Sosial

Membentuk adanya persatuan kelas dan golongan, tanpa memandang latar belakang kesukuan, agama, tingkat ekonomi, dan yang lainnya. 

8 Area Perubahan Reformasi Birokrasi

Apa sih 8 area perubahan reformasi birokrasi itu? Sebelum masuk ke sana, elo harus tahu dulu dong, apa yang dimaksud dengan reformasi birokrasi? Reformasi birokrasi merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik (good governance). 

Elemen birokrasi ini, antara lain pola pikir, kelembagaan, regulasi dan perundang-undangan, sumber daya manusia aparatur, ketatalaksanaan, akuntabilitas, pengawasan, dan pelayanan publik. 

Jadi, seluruh kementerian, lembaga, daerah harus menginternalisasikan 8 area perubahan reformasi birokrasi ini sebagai bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

Dikutip dari Perpusnas (Perpustakaan Nasional Republik Indonesia), sasaran reformasi birokrasi meliputi:

  • Terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
  • Meningkatnya kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
  • Meningkatnya kapasitas dan akuntabilitas kinerja birokrasi.

Sedangkan indikator keberhasilan reformasi birokrasi adalah:

  • Tidak ada korupsi
  • Tidak ada pelanggaran
  • APBN dan APBD baik
  • Semua program selesai dengan baik
  • Semua perizinan selesai dengan cepat dan tepat
  • Komunikasi dengan publik baik
  • Penggunaan waktu (jam kerja) efektif dan produktif
  • Penerapan reward dan punishment secara konsisten dan berkelanjutan
  • Hasil pembangunan nyata

Nah, menurut elo reformasi birokrasi di Indonesia udah berhasil belum?

Baca Juga: Daftar Presiden Era Reformasi dan Kebijakannya – Materi Sejarah Kelas 12

Contoh Soal dan Pembahasan

  1. Faktor ekonomi yang menjadi penyebab berakhirnya Orde Baru dan lahirnya reformasi adalah ….

A. Revolusi Hijau

B. meluasnya mata uang asing

C. swasembada beras ke India

D. ekspor lebih banyak dibanding impor

E. krisis ekonomi dan moneter

Jawaban: E. krisis ekonomi dan moneter

Pembahasan: Krisis ekonomi dan moneter 1998 menyebabkan runtuhnya era Orde Baru dan lahirnya era Reformasi. Masalah ekonomi ini kemudian menimbulkan demonstrasi besar di sejumlah kota penting di Indonesia oleh mahasiswa yang berujung pada lengsernya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998.

2. Presiden pertama yang memulai masa politik reformasi adalah ….

A. Soeharto

B. B.J. Habibie

C. Megawati

D. Joko Widodo

E. Susilo Bambang Yudhoyono

Jawaban : B. B.J. Habibie

Pembahasan: Berakhirnya masa Orde Baru ditandai dengan mundurnya Presiden Soeharto dari kursi presiden, dan digantikan oleh wakilnya yaitu B.J. Habibie. Pemerintahan B.J. Habibie menjadi awal adanya reformasi. 

Nah, Sobat Zenius, itu tadi materi yang bisa gue bahas kali ini. Kalau elo masih mau tahu banyak tentang materi-materi lainnya, elo bisa banget buat buka aja aplikasi Zenius, yang pastinya bakal bikin elo makin tercerahkan! Jadi, buruan daftar ya!

Baca Juga: Latar Belakang Pemerintahan Masa Reformasi – Materi Sejarah Kelas 12

Bagikan Artikel Ini!