Teori Transisi Demografi dan Tahapannya – Materi Geografi Kelas 11

teori transisi demografi zenius education.

Setelah mempelajari dinamika penduduk, selanjutnya kita pelajari teori transisi demografi dan tahapannya. Baca selengkapnya, yuk!

Setiap hari, ada kelahiran dan kematian. Nggak usah jauh-jauh deh, tingkat desa aja kadang ada yang lahir dan meninggal. Beberapa waktu lalu juga pernah di desa gue ada bayi yang lahir, beberapa jam kemudian ada seorang kakek meninggal dunia.

dinamika penduduk zenius education
Kelahiran dan kematian menandakan dinamika penduduk. (Arsip Zenius)

Tingkat kelahiran dan kematian kadang nggak seimbang. Bisa dibilang, kelahiran dan kematian ini juga menandakan dinamika penduduk. Jadi, perubahan penduduk ini akan berbeda tiap masanya.

Selain itu, tingkat kelahiran dan kematian juga memengaruhi komposisi penduduk. Semakin banyak kelahiran, maka akan semakin banyak penduduk usia muda. Terlalu banyak kematian, maka akan mengerucutkan jumlah penduduk usia tua. Nah, perubahan penduduk dari masa ke masa terangkum dalam transisi penduduk atau transisi demografi.

Baca juga: Dinamika Kependudukan Indonesia – Materi Geografi Kelas 11

Pengertian Transisi Demografi

Apa itu transisi demografi?

Transisi demografi merupakan gambaran dinamika penduduk suatu wilayah.

Teori transisi demografi juga bisa diartikan sebagai suatu perubahan kondisi penduduk dari tingkat kelahiran (fertilitas) dan mortalitas tinggi menuju pertumbuhan penduduk dengan tingkat fertilitas dan mortalitas rendah.

Oleh karena itu, ada tiga komponen utama dalam teori transisi demografi, yaitu kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas), dan perpindahan penduduk (mobilitas).

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai teori transisi demografi, elo bisa belajar dari video Zenius dengan klik banner di bawah ini!

belajar materi pelajaran geografi di zenius

Baca juga: Teori Migrasi Penduduk, Contoh, dan Dampaknya – Materi Geografi Kelas 11

Tahap Transisi Demografi

transisi demografi zenius education
Tahap transisi demografi dalam kurva. (Arsip Zenius)

Transisi ini bisa digambarkan pada sebuah kurva yang terbagi menjadi lima bagian. Berikut adalah 5 tahap transisi demografi.

Tahap I

Pada tahap I, jumlah kelahiran dan kematian tinggi. Hal ini karena belum adanya teknologi yang menekan kelahiran. Sedangkan, kematian yang tinggi disebabkan oleh adanya peperangan.

Tahap II

Tahap II dimulai pada saat Eropa mengalami revolusi industri. Tingkat kelahiran memang masih tinggi, tapi teknologi kesehatan udah mulai berkembang di sini. Dengan begitu, tingkat kematian mulai menurun.

Tahap III

Pada tahap ke-III, angka kelahiran semakin menurun seiring dengan dunia yang semakin modern. Banyak program yang dijalankan untuk mempersiapkan kelahiran suatu generasi, seperti KB (Keluarga Berencana). Selain itu, alasan lainnya karena banyaknya wanita karier, perempuan memiliki lebih banyak kesempatan, adanya perkembangan alat kontrasepsi, dan banyaknya masyarakat yang semakin individualis.

Bahkan, nggak sedikit juga keluarga yang menganut istilah childfree, yaitu keputusan suatu pasangan untuk nggak punya anak. Ngomong-ngomong tentang childfree, apa pendapat elo mengenai pandangan tersebut? Setuju atau nggak setuju? Utarakan di kolom komentar, yuk!

Tahap IV

Pada tahap ini, tingkat kelahiran dan kematian berada pada titik yang sangat rendah dan stabil. Ini menunjukkan adanya tren keluarga yang lebih kecil dan semakin banyak penduduk di usia tua.

Tahap V

Eitss … ada juga nih tahap ke-5 yang menggambarkan masa depan. Berdasarkan prediksi, jumlah penduduk pada banyak negara akan negatif, karena semakin sedikit angka kelahiran. Namun, ada skenario lain yang menyatakan bahwa tingkat kelahiran akan meningkat. Hal itu karena semakin banyak orang kaya, maka akan semakin naik juga keinginan orang tersebut untuk mempunyai anak.

Nah, gambaran dinamika penduduk terangkum dalam transisi demografi, yang nggak hanya memproyeksikan masa lalu, tetapi juga memproyeksikan masa depan.

contoh soal transisi demografi zenius education
Gimana cara memprediksi populasi manusia di bumi pada masa depan? (Arsip Zenius)

Untuk mengetahui cara menghitung proyeksi penduduk, elo bisa mempelajarinya di sini.

Baca juga: Benarkah Bahan Bakar Fosil Mengancam Peradaban Manusia?

Contoh Soal Teori Transisi Demografi dan Pembahasannya

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai teori transisi demografi, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Dalam transisi penduduk, tahap dimana angka kelahiran dan kematian berada di titik yang sangat rendah dan stabil merupakan ciri dari tahap ….

A. Tahap 1

B. Tahap 2

C. Tahap 3

D. Tahap 4

E. Tahap 5

Jawab: D. Tahap 4

Pembahasan: Pada tahap 1, ciri-cirinya yaitu tingkat kelahiran dan kematian masih sama-sama tinggi. Pada tahap 2, tingkat kelahiran masih tinggi, namun tingkat kematian udah mulai menurun. Pada tahap 3, tingkat kelahiran mulai menurun. Pada tahap 4, tingkat kelahiran dan kematian berada pada titik terendah dan stabil. Pada tahap 5, jumlah penduduk diprediksi akan negatif, karena tingkat kelahiran lebih rendah daripada kematiannya.

Contoh Soal 2

Pada tahap 1, kenapa sih kok angka kelahiran dan kematian relatif tinggi?

Jawab: Alasannya bisa dari berbagai sektor. Mulai dari sektor kesehatan, budaya, hingga politik antar wilayah. Seperti teknologi kesehatan yang belum memadai, masih banyak terjadi perang, wabah penyakit yang belum ada obatnya, ekonomi, dan pendidikan masyarakat yang masih rendah. Nah, semakin banyak orang meninggal akan membuat insting manusia meningkat untuk terus melahirkan dan bisa meneruskan keturunannya.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang pengertian dan teori transisi demografi? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi ini di video belajar Zenius menggunakan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Baca juga: Fungsi dan Permasalahan Daerah Aliran Sungai – Materi Geografi Kelas 10

Bagikan Artikel Ini!