Fungsi dan Permasalahan Daerah Aliran Sungai – Materi Geografi Kelas 10

daerah aliran sungai zenius education

Sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan manusia, jadi udah seharusnya kita menjaga sungai, termasuk melestarikan Daerah Aliran Sungai (DAS). Penasaran gimana caranya? Cari tau di sini, yuk!

Ketemu Abang di kebun cermai

Beres belanja bayar di kasir

Jangan buang sampah di sungai

Bisa menyumbat saluran air

meme buang sampah sembarangan di sungai
Meme buang sampah sembarangan di sungai. (dok. Instagram/memecomic.id)

Cakeeep!

Ngomong-ngomong tentang sungai nih, gue jadi teringat betapa berharganya sungai, karena telah banyak memberikan manfaat bagi makhluk hidup, termasuk kita. Nah, karena sungai telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan kita, sebagai manusia yang diberi kelebihan untuk berpikir, udah seharusnya dong kita menjaga sungai. Iya nggak?

Salah satu cara kita dalam menjaga sungai adalah dengan melakukan konservasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Wiih … memangnya DAS itu apaan? Apakah suatu nama daerah? Atau daerah untuk air sungai mengalir? Untuk menjawab rasa penasaran elo, langsung aja deh kita bahas pengertian DAS, manfaat, permasalahan, dan cara pelestariannya di bawah ini.

Apa Itu Daerah Aliran Sungai?

Coba elo perhatikan gambar di bawah ini.

peta daerah aliran sungai zenius education
Daerah aliran sungai dari hulu sampai hilir. (dok. Environmental System Science Program)

Daerah yang gue kasih warna merah merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS). Kenapa? Karena ketika turun hujan, maka air yang ada di daerah tersebut akan mengalir ke sungai. Jadi, apa sih yang dimaksud dengan DAS?

Daerah Aliran Sungai merupakan bagian permukaan bumi yang airnya mengalir ke dalam sungai yang bersangkutan apabila hujan.

Menurut Asdak (2007), DAS adalah satu kesatuan ekosistem yang terdiri dari subsistem hulu, tengah, dan hilir. Elo tau nggak apa yang dimaksud dengan hulu, tengah, dan hilir? Jadi, ketiganya merupakan bagian sungai.

Hulu adalah bagian sungai yang letaknya ada di daerah pegunungan atau perbukitan. Jadi, bagian ini merupakan awal mula dari aliran sungai. Biasanya ditandai dengan arus airnya deras, ada air terjun, airnya jernih, dan terdapat batu-batu besar.

Kemudian, ada bagian tengah yang letaknya ada di daerah relatif dasar. Pada bagian ini biasanya arus nggak terlalu deras, terbentuk meander atau kelokan sungai yang besarnya 180°, dan terbentuk hingga hilir sungai. Nah, terakhir adalah bagian hilir atau muara sungai, yang merupakan akhir dari aliran sungai.

Nah, DAS perlu kita konservasi atau lestarikan, karena manfaatnya bagi kita sangat banyak. 

Baca juga: Dinamika Hidrosfer (Siklus Air) dan Manfaatnya Bagi Kehidupan – Materi Geografi Kelas 10

Fungsi Daerah Aliran Sungai

Seperti yang udah gue singgung di awal, bahwa DAS ini punya manfaat yang banyak bagi kehidupan manusia. Apa aja sih fungsi dan manfaat DAS bagi kehidupan manusia? Berikut adalah fungsi-fungsinya.

  1. Bisa menjadi cadangan air.
  2. Sebagai irigasi atau pengairan sawah dan pemukiman.
  3. Bisa dijadikan bisnis perikanan darat.
  4. Sebagai tempat wisata.

Selengkapnya bisa elo baca di video belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini ya!

belajar materi pelajaran geografi di zenius

Baca juga: Pola Aliran Sungai dan Macamnya – Materi Geografi Kelas 10

Permasalahan Daerah Aliran Sungai

Di luar manfaatnya yang cukup banyak, sayangnya DAS merupakan daerah yang rawan rusak, guys. Apa aja sih permasalahan DAS yang biasa ditemukan?

Erosi

Erosi merupakan peristiwa hilang atau terkikisnya tanah dari suatu tempat ke tempat lainnya oleh media alami seperti pergerakan air, angin, atau es. Pada DAS, biasanya erosi terjadi karena adanya air sungai yang mengalir secara terus menerus.

Longsor

DAS merupakan daerah yang rawan rusak, salah satunya adalah longsor. Kerentanan terjadinya longsor bisa disebabkan karena kemiringan lereng yang tinggi dan pemanfaatan lahan yang nggak sesuai dengan kemampuan lahannya. Selain itu juga ada pemicu lainnya seperti curah hujan yang tinggi di daerah tersebut.

Pemukiman di Sekitar DAS Terlalu Padat

Kependudukan merupakan aspek yang sangat penting dalam pengelolaan DAS. Faktor kependudukan ini akan berpengaruh terhadap kondisi DAS. Contohnya gini, ketika manusia nggak peduli dengan DAS seperti membuang sampah atau limbah ke sungai, menanam tanaman yang nggak sesuai dengan kemampuan lahan, dan hal lainnya. Maka, hal tersebut akan menimbulkan masalah bagi DAS.

Selain itu, permasalahan yang sering terjadi pada DAS antara lain lingkungan DAS gundul atau jarang adanya pepohonan dan hutan di sekitar DAS rusak.

Baca jugaPencemaran Lingkungan – 8 Jenis Polusi yang Perlu Diketahui

Pelestarian Daerah Aliran Sungai

Lalu, gimana cara pelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS)? Kita bisa melakukan konservasi DAS, yaitu upaya pelestarian lingkungan DAS yang mencakup aspek perlindungan, pemeliharaan, dan pemanfaatan ekosistem secara berkelanjutan.

Konservasi DAS bisa dilakukan dengan tiga cara, yaitu mekanis, vegetatif, dan edukasi.

konservasi daerah aliran sungai zenius education
Pelestarian Daerah Aliran Sungai dengan konservasi DAS (Dok. Cuplikan video Zenius).

Konservasi DAS Secara Mekanis

Konservasi ini dilakukan dengan hal-hal yang bersifat teknis. Jadi, konservasi ini dilakukan langsung oleh manusia. Misalnya dengan membuat teras bangku pada wilayah hulu, membuat bendungan, membuat guludan, pengendalian daya rusak air yang biasanya dibuat di daerah hulu, dan membuat IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) terpadu.

Konservasi DAS Secara Vegetatif

Cara yang satu ini bisa dilakukan dengan penanaman dan pemilihan jenis tanaman untuk reboisasi, baiknya menggunakan kesesuaian lahan.

Konservasi DAS Secara Edukasi

Kemudian ada cara edukasi, yaitu dengan pemberian pengetahuan kepada masyarakat mengenai konservasi DAS. Contohnya pada program Citarum Harum yang dilakukan oleh pemerintah Jawa Barat dan mahasiswa. Selain itu, kita juga bisa memberikan edukasi bahwa penebangan hutan di sekitar DAS itu akan berbahaya dan membuat DAS rusak. Intinya, berikan edukasi kepada masyarakat sekitar DAS untuk menjaga kebersihan lingkungan, supaya nggak ada pencemaran pada air sungai dan sekitarnya.

Contoh Soal dan Pembahasan Daerah Aliran Sungai

Untuk menguji sejauh mana pemahaman elo mengenai materi di atas, gue ada beberapa contoh soal dan pembahasan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Cekidot!

Contoh Soal 1

Bagian DAS yang dimanfaatkan untuk jalur transportasi dan komunikasi yaitu ….

a. Hulu.

b. Tengah.

c. Hilir.

d. Daerah pertemuan aliran.

e. Pinggiran sungai.

Jawab: c. Hilir.

Pembahasan: Daerah hilir merupakan bagian DAS yang memiliki morfologi berupa dataran rendah. Dengan begitu, daerah ini sering digunakan untuk berbagai aktivitas manusia, seperti mendirikan permukiman, jalur transportasi, komunikasi, dan pertanian padi.

Contoh Soal 2

Kerusakan DAS berdampak pada penurunan kualitas dan fungsi utama sungai. Di bawah ini merupakan upaya yang tepat untuk konservasi DAS secara vegetatif adalah ….

a. Membuat teras bangku pada bagian hulu.

b. Pembuatan bendungan.

c. Pembuatan IPAL terpadu untuk industri dan rumah tangga.

d. Reboisasi dengan tanaman sesuai dengan kesesuaian lahannya.

e. Memberikan pengetahuan tentang konservasi DAS kepada masyarakat luas.

Jawab: d. Reboisasi dengan tanaman sesuai dengan kesesuaian lahannya.

Pembahasan: Konservasi DAS secara vegetatif dilakukan dengan cara penanaman, salah satunya dengan melakukan reboisasi tanaman sesuai dengan kesesuaian lahannya.

*****

Gimana nih, sampai sini udah paham kan tentang Daerah Aliran Sungai? Buat yang lebih menyukai belajar dengan nonton video, elo bisa mengakses materi ini di video belajar Zenius menggunakan akun yang sudah didaftarkan di website dan aplikasi Zenius sebelumnya, ya!

Baca jugaMetode Konservasi Tanah dan Contohnya – Materi Geografi Kelas 10

Referensi:

Kajian Permasalahan Daerah Aliran Sungai Juwet Kabupaten Gunungkidul dan Usulan Penanggulangannya – Ahmad Cahyadi dalam Seminar Nasional Geospatial Day 2012 UNS (2012).

Bagikan Artikel Ini!