Teropong Binokuler

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya!

Artikel ini membahas tentang jenis-jenis teropong, rumus teropong, serta contoh soal dan pembahasan tentang teropong.

Howdy, Sobat Zenius! Pernah nggak sih, lo pergi camping di puncak gunung atau sesimpel lo rebahan terlentang sambil lihat langit malam-malam? Kalau lagi beruntung dan nggak tertutup sama polusi, lo bisa lihat bulan dan bintang dengan jelas meskipun ukurannya amaaaat kecil. Kalau mau bisa lihat lebih jelas lagi, lo bisa pergi ke observatorium ataupun pake teropong, Sob.

Teropong Bintang
Teropong Bintang (Sumber: Lucas Pezeta dari Pexels).

Tapi lo tahu nggak sih, kalau teropong itu ternyata ada banyak jenisnya? Yuk, cari tahu pembahasannya di bawah ini!

Teropong

Sebelumnya nih, lo udah tahu belum kalau yang dimaksud sama teropong itu apaan? Teropong adalah instrumen alat optik yang digunakan untuk melihat suatu objek yang berada di tempat jauh agar bisa tampak lebih dekat dan jelas.

Usut punya usut, sampai saat ini sebenernya masih belum bisa dipastikan siapa yang pertama menjadi penemu teropong. Tapi diyakini bahwa Thomas Digges dan anak laki-lakinya yang bernama Leonard menjadi yang pertama menemukan teropong pada tahun 1450.

Nah, pembuatan teropong sendiri mulai berkembang pesat di Eropa sejak tahun 1590-an yang ditandai dengan adanya perkembangan pembuatan lensa. Lalu, Hans Lippershey mulai mengembangkan dua lensa yang disusun sejajar sehingga menghasilkan perbesaran (Extended Eyeglass) pada tahun 1600. 8 tahun kemudian, hasil karyanya tersebut mulai tersebar di daratan Eropa.

Prinsip kerja dari teropong itu gimana, sih?

  • Teropong akan mengumpulkan radiasi elektromagnetik yang nantinya akan membentuk citra atau wujud dari objek yang sedang diamati.
  • Teropong terdiri atas lensa objektif dan okuler.
  • Jarak fokus objektif bersifat besar.
  • Bayangan dari hasil pengamatan lensa objektif akan selalu jatuh pada titik fokus lensa objektif.

Teropong Galileo

Mungkin lo mengenali teropong Galileo dari sebutan-sebutannya yang lain, seperti teropong panggung, teropong sandiwara, teropong Belanda, ataupun teropong tonil.

Teropong Galileo
Teropong Galileo (Sumber: European Space Agency).

Galileo Galilei (1564-1642) memang bukan orang pertama yang membuat teropong, tapi ia menjadi orang pertama yang menggunakan teropong untuk mengamati benda-benda langit. Pada tahun 1609, ia mengembangkan teropong rancangan Lippershey dari yang mulanya perbesaran teropong pada saat itu hanya berlaku sebanyak 3 kali, menjadi 8 kali dan 20 kali. Teropong buatan Galileo ini berhasil menangkap citra objek empat bulan yang ada di Jupiter dan cincin Saturnus.

Prinsip Kerja Teropong Galileo
Prinsip Kerja Teropong Galileo (Dok. Zenius)

Prinsip Kerja Teropong Galileo

  1. Memiliki dua lensa, yakni lensa objektif (lensa cembung, bersifat positif) dan lensa okuler (lensa cekung, bersifat negatif).
  2. Apabila pengamatan dilakukan oleh mata yang berakomodasi maksimum, maka bayangan objek akan terletak di antara lensa okuler dan titik api. Bayangan yang dihasilkan akan bersifat maya, tegak, dan diperbesar.
  3. Apabila pengamatan dilakukan oleh mata yang tidak berakomodasi, maka bayangan objek yang terbentuk di lensa objektif akan terletak di lensa okuler.

Teropong Bintang

Teropong bintang sendiri banyak jenisnya. Ada yang jenis teropong bintang Galilean, Keplerian, dan Newtonian. Yap, bener banget, sebutan-sebutan tersebut diambil dari nama pembuatnya masing-masing.

Teropong Bintang
Teropong Bintang (Sumber: Fisika Zone)

Teropong bintang Keplerian dibuat oleh Johannes Kepler pada tahun 1611. Sementara teropong bintang Newtonian dibuat oleh Isaac Newton pada tahun 1668.

Prinsip Kerja Teropong Bintang
Prinsip Kerja Teropong Bintang (Dok. Zenius)

Prinsip Kerja Teropong Bintang

  1. Terdiri atas dua lensa cembung (bersifat positif).
  2. Bayangan yang dihasilkan akan berbentuk maya, terbalik, dan diperbesar.
  3. Pengamatan pada teropong bintang dilakukan oleh mata yang tidak berakomodasi maksimum. Hal ini dikarenakan objek yang berada di tak hingga.
  4. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif akan jatuh tepat di fokus lensa objektifnya.
  5. Jarak bayangan yang dihasilkan oleh lensa objektif ke lensa okuler akan sama dengan jarak fokus lensa okulernya.

Jadi nih, untuk rumus-rumus teropong ke depannya, bakal diturunkan dari rumus lensa berikut ini, Sob. Masih inget, kan?

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 209

Keterangan:

f = Fokus lensa

s = Jarak objek

s’ = Jarak bayangan objek

Nah, pada teropong bintang, akan berlaku persamaan-persamaan berikut

* Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 210

* Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 211

Keterangan:

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 212 = Fokus objek (pada lensa objektif)

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 213 = Jarak bayangan objek (dari lensa objektif)

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 214 = Fokus objek (pada lensa okuler/eyepiece)

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 215 = Jarak objek (dari lensa okuler/eyepiece)

Rumus Panjang Teropong Bintang

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 216

Keterangan:

L = Panjang teropong bintang

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = Fokus lensa objektif

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 218 = Fokus lensa okuler

Rumus Perbesaran Teropong Bintang

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 219

Keterangan:

M = Perbesaran teropong bintang

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = Fokus lensa objektif

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 221 = Fokus lensa okuler

Teropong Bumi

Teropong Bumi
Teropong Bumi (Dok. Zenius)

Teropong bumi sering juga disebut sebagai teropong yojana. Sesuai dengan namanya, teropong bumi dipakai untuk mengamati objek-objek yang ada di permukaan bumi. Biasanya, teropong bumi dipakai oleh angkatan laut dan nahkoda kapal.

Prinsip Kerja Teropong Bumi
Prinsip Kerja Teropong Bumi (Dok. Zenius)

Prinsip Kerja Teropong Bumi

  1. Terdiri atas tiga lensa cembung, yakni sebagai lensa okuler, lensa pembalik, dan lensa objektif.
  2. Bayangan yang dihasilkan akan bersifat maya, tegak, dan diperbesar.

Rumus Panjang Teropong Bumi

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 222

Keterangan:

L = Panjang teropong bumi

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = Fokus lensa objektif

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 221 = Fokus lensa okuler

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 225 = Fokus lensa pembalik

Rumus Perbesaran Teropong Bumi

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 219

Keterangan:

M = Perbesaran teropong bumi

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = Fokus lensa objektif

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 221 = Fokus lensa okuler

Teropong Binokuler

Teropong Binokuler
Teropong Binokuler (Dok. Zenius)

Sssttt, ada yang sedikit beda loh sama teropong yang satu ini. Loh, apaan emangnya? Hal ini dikarenakan alih-alih menggunakan lensa sebagai lensa pembaliknya, teropong binokuler menggunakan prisma, Sob!

Bagian-Bagian Teropong Binokuler
Bagian-Bagian Teropong Binokuler (Dok. Zenius)

Prinsip Kerja Teropong Binokuler

  1. Terdiri atas lensa objektif, lensa okuler, dan prisma sebagai pembalik.
  2. Bayangan yang dihasilkan akan tegak dan diperbesar.
Prinsip Kerja Teropong Binokuler
Prinsip Kerja Teropong Binokuler (Dok. Zenius)

Teropong Pantul

Bentuk Teropong Pantul
Bentuk Teropong Pantul (Dok. Zenius)

Teropong pantul sering juga disebut sebagai teropong reflektor atau teropong Newtonian. Teropong ini juga agak beda nih, karena dia pake cermin sebagai ganti fungsi lensa objektif dan pembaliknya. Teropong ini sering digunakan oleh lembaga-lembaga antariksa untuk mengamati objek di luar angkasa yang sangat jauh.

Prinsip Kerja Teropong Pantul (reflektor) dan Bias (refraktor)
Prinsip Kerja Teropong Pantul (reflektor) dan Bias (refraktor) (Dok. Zenius)

Prinsip Kerja Teropong Pantul

  1. Terdiri atas lensa okuler, cermin cekung untuk menangkap cahaya, serta cermin datar sebagai lensa objektif untuk memantulkan cahaya.
  2. Bayangan yang dihasilkan akan bersifat terbalik dan diperbesar.
Prinsip Kerja Teropong Pantul berbeda Desain
Prinsip Kerja Teropong Pantul berbeda Desain (Dok. Zenius)

Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Diketahui sebuah teropong bintang memiliki jarak fokus lensa objektif sebesar 150 cm, sementara jarak fokus lensa okulernya sebesar 25 cm. Hitunglah berapa panjang teropong bintang tersebut!

Pembahasan

a). Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = 150 cm

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 221 = 25 cm

b). Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 231

L = 150 cm + 25 cm

L = 175 cm

Jadi, panjang dari teropong bintang tersebut adalah sebesar 175 cm.

Contoh Soal 2

Diketahui sebuah teropong bumi memiliki fokus lensa objektif sebesar 20 cm, fokus lensa pembalik sebesar 4 cm, serta panjang teropong sebesar 50 cm. Hitunglah berapa jarak fokus lensa objektifnya!

Pembahasan:

a). Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 217 = 20 cm

Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 225 = 4 cm

L = 50 cm

b). Kenalan sama 5 Jenis Teropong dan Rumus-Rumusnya! 234

50 cm = 20 cm + fok + 4 (4 cm)

50 cm = 36 cm + fok

fok = 50 cm – 36 cm

fok = 14 cm

Jadi, jarak fokus lensa objektif pada teropong bumi tersebut adalah sebesar 14 cm.

***

Itu dia pembahasan kali ini mengenai teropong. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat nambah wawasan dan kuriositas lo buat cari tahu lebih banyak ya, Sobat Zen! Jangan lupa juga buat cek tautan-tautan di bawah ini supaya lo makin paham. See you in another article!

Link Video Zenius

Teropong Galileo
Teropong Bintang
Teropong Bumi
Teropong Binokuler
Teropong Pantul

Baca Juga Artikel Lainnya

Lup: Prinsip Kerja, Cara Pengamatan, dan 3 Rumus Perbesaran
Rumus Kekuatan Lensa pada Kelainan Mata
Lensa Optik: Jenis, Rumus, dan Contoh Soal
Bagikan artikel ini: