Contoh Soal PAT Semester 2 Sejarah kelas 10.

Contoh Soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10

Siapa yang sudah nggak sabar menunggu liburan akhir semester tiba? Sebelum itu, persiapkan dulu PAT (Penilaian Akhir Tahun). Nih, gue punya kumpulan soal PAT semester 2 Sejarah kelas 10.

🎵 Libur telah tiba

🎵 Libur telah tiba

🎵 Hore! Hore! Hore!

Eitss, yakin sudah ingin liburan? Mau ke mana, sih, liburan kenaikan kelas ini?

Kalau sudah ingin liburan, sekarang gue nanya, nih, “Elo sudah siap menghadapi PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10, belum?” Untuk menikmati liburan kenaikan kelas, artinya elo akan melewati yang namanya PAT atau Penilaian Akhir Tahun.

Sudah sejauh mana persiapan elo? Gimana persiapannya? Sudah mengerjakan berapa latihan soal? Paham, belum, sama materinya?

Gue punya contoh soal PAT Semester 2 Sejarah kelas 10 sebagai teman belajar elo, nih.

Topik Soal: Peradaban Hindu-Buddha Nusantara

Topik pertama dari soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 adalah peradaban Hindu-Buddha Nusantara. Elo pernah berpikir, nggak, kenapa mayoritas kerajaan Hindu-Buddha ada di pulau Jawa? Gue bilang mayoritas, ya. Artinya, ada juga kerajaan lain di luar pulau Jawa, seperti Kutai dan Sriwijaya. 

Peta Indonesia untuk menggambarkan kerajaan Hindu Buddha.
Mayoritas kerajaan Hindu-Buddha ada di pulau Jawa.

Nah, pada topik kali ini, elo akan mempelajari banyak hal seputar kerajaan Hindu-Buddha. Mulai dari latar belakang berdirinya suatu kerajaan, sistem pemerintahan, pemimpin, agama, dan sosial-budayanya.

Kurang lebih, tipe soal yang akan keluar di PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 seperti ini, guys.

Contoh Soal 1

Pada masa kerajaan Hindu-Buddha, masyarakat sudah hidup rukun, sehingga muncul semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang terkandung dalam kitab ….

A. Sutasoma.
B. Negarakertagama.
C. Pararaton.
D. Kresnayana.
E. Kakawin Bharatayuda.

Jawab: A. Sutasoma.

Pembahasan: 

Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang tertuang dalam kitab Sutasoma menjadi semboyan negara kita saat ini. Kitab tersebut merupakan karya Mpu Tantular pada akhir abad ke-14 yang membahas tentang toleransi beragama Kerajaan Majapahit.

Semangat toleransi yang terinspirasi dari Kerajaan Majapahit itu kemudian dijadikan semboyan bangsa Indonesia. Tujuannya supaya bangsa Indonesia bisa hidup berdampingan di atas perbedaan.

Gimana dengan kitab lainnya? Kitab Negarakertagama karya Mpu Prapanca membahas tentang pemerintahan Kerajaan Majapahit. Pararaton membahas tentang kronologi atau sejarah Kerajaan Singasari. Kresnayana membahas tentang pernikahan Prabu Kresna dan penculikan calon istrinya, yaitu Rukmini. Sedangkan, Kakawin Bharatayuda membahas tentang perang Bharatayuda yang terjadi antara Pandawa dan Kurawa.

Sudah bisa bedakan keempat kitab di atas, kan? Lanjut ke soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 lainnya, ya.

Contoh Soal 2

Dalam konsep politik kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia, ada salah satu konsep tentang tribalism. Ciri dari konsep tribalis pada kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia adalah….

A. Menganggap pemimpin sebagai titisan dewa.
B. Invasi wilayah lain untuk memperluas daerah kekuasaannya.
C. Perilaku setia atau loyal terhadap pemimpin atau rajanya.
D. Pengagungan raja seakan-akan melebihi manusia biasa.
E. Mencaplok wilayah di sekitar daerah kekuasaannya dan penyerahan diri kepada kerajaan yang lebih kuat.

Jawab: C. Perilaku setia atau loyal terhadap pemimpin atau rajanya.

Pembahasan:

Perlu elo ingat, bahwa dalam konsep politik kerajaan Hindu-Buddha, ada konsep dewa-raja, vassalage, dan tribalisme.

Konsep dewa-raja atau deification artinya menganggap bahwa raja adalah titisan dewa, bukan manusia biasa gitu, deh. Jadi, ada konsep mengagungkan raja. Selanjutnya, ada konsep vassalage yang artinya penyerahan diri kepada kerajaan yang lebih kuat. Sedangkan, konsep tribalism merupakan konsep politik yang memegang perilaku setia atau loyal.

Elo bisa baca selengkapnya mengenai politik kerajaan Hindu-Buddha di bawah ini, ya.

Baca Juga: Perkembangan Konsep Dasar Politik Hindu Buddha

Contoh Soal 3

Kerajaan Kutai dapat berdiri karena ditopang oleh beberapa sektor ekonomi. Sektor ekonomi yang berasal dari Kerajaan Kutai, kecuali….

A. Perdagangan.
B. Pertanian.
C. Perikanan.
D. Industri.
E. Peternakan.

Jawab: D. Industri.

Pembahasan:

Coba elo perhatikan peta dari Kerajaan Kutai berikut ini!

Peta Kerajaan Kutai.
Peta wilayah Kerajaan Kutai. (dok. Martha E. Siahaya from Research Gate)

Di sekitar wilayah Kerajaan Kutai terdapat sungai. Kalau ada sungai, bisa kita artikan bahwa ada perdagangan di sana. Selain itu, lahan di daerah sekitar sungai biasanya tumbuh subur. Nah, artinya tanah di sekitar sungai cocok untuk dijadikan pertanian.

Apa lagi sektor ekonomi yang mungkin bisa dijalankan di daerah sekitar aliran sungai? Yap, perikanan. Karena, akan ada ikan-ikan dan hewan air di sungai. Lalu, apakah kemudian industri dan peternakan dijalankan di sana?

Sampai saat ini, belum ada catatan atau arkeolog yang menyatakan bahwa industri dijalankan di Kerajaan Kutai. Karena, dilihat dari produk-produk yang ada di sekitar sana, nggak ada yang dihasilkan dari sektor industri.

Nah, untuk peternakan, ada catatannya dalam Prasasti Yupa. Pada saat itu, Raja Mulawarman mempersembahkan 20.000 ekor sapi. Kalau ada 20.000 ekor sapi, artinya sektor peternakan sudah berjalan dengan baik di sana.

Jadi, yang bukan sektor ekonomi dari Kerajaan Kutai adalah industri. Paham, ya, sampai sini? Elo bisa pelajari materi Kerajaan Kutai dengan nonton video belajar Zenius di sini.

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Mau fokus belajar buat Penilaian Akhir Tahun? Persiapin diri elo lewat pembahasan video materi, ribuan contoh soal, dan kumpulan try out di Zenius!

download aplikasi zenius play store
download aplikasi zenius app store
download aplikasi zenius app gallery

Contoh Soal 4

Berikut ini merupakan perbedaan candi Hindu dengan candi Buddha, kecuali….

A. Fungsi candi Hindu untuk pemakaman, sedangkan candi Buddha untuk peribadatan.
B. Bentuk puncak candi Hindu berbentuk runcing, sedangkan candi Buddha berbentuk stupa.
C. Arah pintu candi Hindu menghadap ke barat, sedangkan candi Buddha menghadap ke timur.
D. Bahan pembangunan dalam candi Hindu menggunakan batuan merah, sedangkan candi Buddha menggunakan batuan andesit.
E. Tidak terdapat relief pada candi Buddha, sedangkan pada candi Hindu terdapat relief yang beragam.

Jawab: E. Tidak terdapat relief pada candi Buddha, sedangkan pada candi Hindu terdapat relief yang beragam.

Pembahasan:

Kita bahas opsi A dulu, yuk! Candi Hindu digunakan sebagai pemakaman, sedangkan candi Buddha digunakan untuk peribadatan. Ini betul, ya. Contohnya, candi Hindu banyak terdapat di wilayah Jawa Timur dan digunakan untuk meletakkan abu kremasi para raja. Nah, kalau contoh candi Buddha adalah Borobudur yang biasa digunakan sebagai tempat beribadah umat Buddha.

Selanjutnya, masuk ke opsi B. Puncak candi Hindu berbentuk runcing, sedangkan candi Buddha berbentuk stupa. Menurut elo benar atau salah? Benar, ya. Contohnya bisa elo lihat pada candi Prambanan sebagai candi Hindu dan candi Borobudur sebagai candi Buddha.

Perbedaan candi Hindu dan candi Buddha.
Bentuk puncak pada candi Prambanan dan Borobudur berbeda, yaitu runcing dan berbentuk stupa. (Arsip Zenius)

Opsi C, pintu candi Hindu menghadap ke barat, sedangkan pintu candi Buddha menghadap ke timur. Benar, nggak, ya? Jawabannya benar, ya, guys. Arah pintu candi ini memang menjadi salah satu ciri khas antara candi Hindu dan candi Buddha.

Opsi D, bahan pembangunan dalam candi Hindu menggunakan batuan merah, sedangkan candi Buddha menggunakan batuan andesit. Ini juga betul, ya. Artinya, jawaban untuk contoh soal 4 adalah D. Pasalnya, candi Buddha terdapat relief, kok. Contohnya candi Borobudur.

Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai warisan peradaban Islam di Nusantara, elo bisa nonton video belajar Zenius di sini.

Topik Soal: Peradaban Islam Nusantara

Topik materi yang akan dijadikan soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 adalah peradaban Islam Nusantara. Hampir sama dengan peradaban Hindu-Buddha, topik ini juga mencakup latar belakang kedatangan Islam ke Indonesia, kehidupan kesultanan Nusantara, dan berbagai jenis kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh, dan Gowa-Tallo.

Elo bisa cek prediksi soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 dari topik ini sebagai berikut.

Contoh Soal 5

Berdasarkan hasil keputusan Seminar Sejarah Islam di Medan pada tahun 1963, ditetapkan kerajaan Islam pertama di Nusantara. Kerajaan tersebut adalah….

A. Demak.
B. Perlak.
C. Samudera Pasai.
D. Lamuri.
E. Persia.

Jawab: B. Perlak.

Pembahasan: 

Banyak orang beranggapan bahwa kerajaan Islam pertama di Nusantara adalah Samudera Pasai. Kenyataannya benar atau keliru, ya, guys?

Jawabannya mutlak salah, ya. Karena, pada soal diminta berdasarkan keputusan Seminar Sejarah Islam di Medan tahun 1963. Lalu, kerajaan manakah yang dimaksud?

Apakah Demak? Bukan. Demak memang sebagai kerajaan Islam pertama, tapi di Jawa, bukan di Nusantara. Lalu, gimana dengan Lamuri? Pernah dengar tentang Lamuri? Masih agak asing, ya? Lamuri ini memang nggak begitu mencolok dan masih kurang kuat untuk dijadikan sebagai kerajaan. Karena, wilayah kekuasaannya nggak jelas, rajanya juga nggak tahu siapa saja.

Jadi, bukan Demak, Samudera Pasai, dan Lamuri, ya. Apakah Persia? Hayo,kerajaan Persia ada di Timur Tengah, ya, guys, bukan di Nusantara. Jadi, kerajaan Islam pertama di Nusantara berdasarkan hasil keputusan Seminar Sejarah Islam di Medan tahun 1963 adalah Perlak.

Baca Juga: Kerajaan Perlak – Silsilah, Peninggalan, dan Masa Kejayaan

Contoh Soal 6

Hikayat yang mengisahkan tentang Merah Silu mengubah namanya menjadi Malik As-Saleh setelah masuk Islam adalah….

A. Hikayat Malem dagang.
B. Sejarah Melayu.
C. Bustanussalatin.
D. Hikayat Raja-Raja Pasai.
E. Hikayat Pattani

Jawab: D. Hikayat Raja-Raja Pasai.

Pembahasan:

Kenapa jawabannya Hikayat Raja-Raja Pasai? Karena, Merah Silu merupakan Raja pertama Kerajaan Samudera Pasai. Berarti, kisah tentangnya sudah pasti tertulis dalam hikayat tersebut.

Seperti biasa, kita bahas satu per satu pilihan ganda yang lainnya, ya.

Ada Hikayat Malem Dongeng yang mengisahkan tentang kronologi Kerajaan Aceh Darussalam, tepatnya tentang Sultan Iskandar Muda. Kemudian, ada Sejarah Melayu, yaitu membahas tentang dunia Melayu, seperti kawasan Selat Malaka.

Bustanussalatin menceritakan kehidupan Kerajaan Aceh Darussalam dan pedoman-pedoman hidup. Terakhir, ada Hikayat Patani yang membahas tentang kehidupan Kerajaan Pattani yang ada di Thailand Selatan.

Baca Juga: Silsilah Kerajaan Samudera Pasai dan Masa Kejayaan – Materi Sejarah Kelas 10

Contoh Soal 7

Berikut adalah beberapa warisan peninggalan peradaban Islam yang berakulturasi dengan budaya Indonesia, kecuali….

A. Atap istana masjid berbentuk limas.
B. Istana Kesultanan Siak di Riau.
C. Sistem penanggalan Jawa.
D. Tradisi grebeg maulud.
E. Tradisi tabuik di Pariaman.

Jawab: B. Istana Kesultanan Siak di Riau.

Pembahasan:

Lebih teliti, ya. Soal di atas meminta elo untuk memilih manakah yang bukan termasuk warisan peradaban Islam yang berakulturasi dengan budaya Indonesia. Kira-kira yang mana?

Yap, Istana Kesultanan Siak di Riau. Kenapa? Nih, perhatikan penampakan dari Kesultanan Siak di bawah ini.

Bangunan Istana Kesultanan Siak di Riau.
Bangunan Istana Kesultanan Siak mirip dengan gaya arsitektur istana di Jazirah Arab. (dok. SIAKKAB).

Bentuk bangunannya mirip gaya arsitektur Istana di Jazirah Arab. Jadi, nggak ada unsur budaya Indonesia pada bangunan tersebut.

Kenapa jawabannya bukan yang lain? Oke, kita bahas satu per satu, ya. Tradisi tabuik di Pariaman itu diambil dari kata Persia tabuik yang artinya peringatan Asyura. Artinya, ada akulturasi antara budaya Indonesia dan peradaban Islam.

Tradisi grebeg maulud juga sama, diadakan untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad, namun menggunakan tradisi Jawa. Ada akulturasi, kan? Kemudian, ada sistem penanggalan Jawa. Sistem tersebut menggunakan penanggalan tahun Hijriah, seperti bulan Muharram, Safar, Ramadhan, dan Syawal. Berarti ada akulturasi, ya. Terakhir, atap masjid berbentuk limas. Nah, bangunan limas itu terinspirasi dari atap bangunan rumah Jawa.

Baca Juga: Sejarah Peradaban Islam di Indonesia Beserta Peninggalannya

Contoh Soal 8

Sebelum Islam masuk, masyarakat menganut beberapa sistem kepercayaan. Di bawah ini, manakah yang bukan merupakan kepercayaan sebelum Islam masuk ke Nusantara adalah….

A. Paganisme.
B. Animisme.
C. Totemusme.
D. Dinamisme.
E. Buddha.

Jawab: A. Paganisme.

Pembahasan: 

Paganisme bukan suatu kepercayaan yang ada di Nusantara sebelum Islam masuk. Jadi, paganisme ini merujuk pada kepercayaan orang Eropa yang muncul sebelum zaman Kristen. Kata paganisme merupakan kata pejoratif orang Kristen untuk kepercayaan tersebut.

*****

Itu dia contoh soal PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10. Elo bisa belajar dengan nonton video Zenius untuk semakin mendalami PAT semester 2 Sejarah kelas 10 dengan klik banner di bawah ini!

Belajar lebih lanjut tentang contoh soal PAT di sini

Namun, nggak sedikit juga guru-guru yang ngasih soal PAT dari materi semester ganjil, lho. Ya, memang nggak banyak, sih. Tapi, alangkah baiknya setelah elo paham materi semester 2, elo flashback lagi materi semester 1.

Gue punya contoh soal yang diambil dari materi semester 1, nih.

Topik Soal: Manusia Indonesia Masa Praaksara

Topik soal selanjutnya dari PAT Semester 2 Sejarah Kelas 10 membahas tentang kehidupan manusia pada zaman purba hingga warisan dari peradaban tersebut. Elo juga akan tahu, apa saja perbedaan manusia purba dan manusia zaman now. Dengan begitu, tipe soalnya nggak akan jauh-jauh seperti berikut ini.

Contoh Soal 9

Awal mula munculnya makhluk hidup dapat dilihat dari sisi pembentukan bumi yang disebut dengan periodisasi….

A. Triasik.
B. Kretaseus.
C. Evolusi.
D. Geologis.
E. Litikum.

Jawab: D. geologis.

Pembahasan: 

Secara harfiah, periodisasi geologi dapat diartikan sebagai perubahan zaman dan waktu yang diukur dengan perubahan secara geologis. Masa tersebut dibagi menjadi 4 periode, yaitu arkaikum, paleozoikum, mesozoikum, dan neozoikum.

Baca Juga: Mengenal Skala Waktu Geologi

Contoh Soal 10

Penemuan peninggalan zaman Mesolithikum berupa Kjokkenmoddinger yang menunjukkan bahwa ….

A. Manusia praaksara sudah dapat mengelola sampah dengan sangat baik.
B. Kjokkenmoddinger dihasilkan dari kulit kerang yang memiliki banyak manfaat.
C. Manusia praaksara pada dasarnya hidup di dekat aliran sungai.
D. Kehidupan manusia praaksara di zaman Mesolitikum sudah sangat kompleks.
E. Kjokkenmoddinger merupakan benda peninggalan yang terpisah dari lapisan tanah selama ribuan tahun.

Jawab: B. Kjokkenmoddinger dihasilkan dari kulit kerang yang memiliki banyak manfaat.

Pembahasan:

Kjokkenmoddinger kalau kita artikan ke dalam bahasa Indonesia adalah sampah dapur. Maksud dari sampah dapur di sini itu bukan yang sampah plastik bekas bumbu dapur dan sejenisnya gitu, ya, guys. Melainkan berupakan tumpukan cangkang kerang dan siput yang telah menggunung.

Dari pengertian tersebut, elo sudah bisa mengambil kesimpulan mengenai jawaban yang paling tepat, ya, kan? Tentu saja jawabannya adalah B.

*****

Gimana nih, sampai sini sudah kebayang, kan, sama soal-soal yang mungkin keluar di PAT semester 2 Sejarah Kelas 10? Elo juga bisa melatih kemampuan dengan level soal yang mirip UTBK beneran di Try Out bareng Zenius.

Referensi:

Kakawin Sutasoma — Website Museum Nasional (2022).

Referensi Gambar:

Traditional ecological knowledge on shifting cultivation and forest management in East Borneo, Indonesia — International Journal of Biodiversity Science, Ecosystem Services & Management (2016).

Bagikan Artikel Ini!