menghitung rumus anuitas

Rumus Anuitas, Cara Cerdas Menghitung Bunga Pinjaman

Kalau kamu masih bingung tentang anuitas, kamu perlu membaca penjelasan di bawah ini untuk mengetahui pengertian dan rumus anuitas. Simak baik-baik ya!.

Dewasa ini banyak sekali masyarakat yang mengajukan kredit untuk membeli rumah atau kendaraan, seperti KKB (Kredit Kendaraan Bermotor) dan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Selain itu, buat kamu yang mau membangun bisnis tapi tidak punya modal yang cukup juga tidak perlu bingung lagi, karena kamu bisa mengajukan pinjaman dengan pengembalian secara diangsur.

Tapi, setelah kamu selesai mengangsur semua modal atau pinjaman tersebut, ternyata uang yang kamu kembalikan besarannya berbeda dengan yang telah kamu pinjam. Apakah ada kecurangan di sini? Oh tentu saja tidak, guys. Hal itu karena adanya bunga yang ditetapkan oleh pemberi pinjaman, misalnya bank. Salah satu suku bunga yang menetapkan hal ini adalah bunga anuitas. Kira-kira seperti apa sih rumus anuitas itu? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!

Apa Itu Anuitas?

Ketika kamu meminjam uang ke bank, entah itu untuk modal usaha atau kredit rumah, maka kamu akan bersinggungan langsung dengan bunga anuitas. Anuitas (annuity) adalah salah satu cara pembayaran atau penerimaan yang dilakukan secara berkala dalam jangka waktu tertentu dengan besaran yang tetap. Jadi, tentu akan mempermudah nasabah atau peminjam dalam membayar angsuran setiap periodenya (bulan).

menghitung rumus anuitas
Suku bunga yang harus diangsur setiap periodenya (photo by Karolina Grabowska from Pexels)

Rumus Anuitas

Konsep dari anuitas adalah angsuran yang dibebankan kepada nasabah akan sama atau tetap setiap periodenya. Pada awal periode pengangsuran, nasabah akan lebih banyak membayar bunganya. Nah, ketika udah di akhir periode pembayaran, baru deh membayar pokok utangnya. Rumus anuitas bisa kamu lihat sebagai berikut:

rumus anuitas

Keterangan:

P : pokok pinjaman (rupiah)

i : suku bunga per tahun (%)

t : lama kredit (bulan)

Jenis-jenis Anuitas

Ternyata, anuitas itu tidak hanya terdiri dari satu jenis aja lho. Melainkan ada jenis-jenis lainnya. Penasaran ada jenis apa aja? Anuitas terdiri dari 4 jenis, yaitu anuitas biasa, anuitas jatuh tempo, anuitas tangguhan, dan anuitas langsung.

Anuitas Biasa (Ordinary Annuity)

Jenis anuitas ini digunakan untuk pembayaran atau angsuran secara berkala dengan jangka waktu tertentu di setiap akhir periode. Ingat ya! Setiap akhir periode.

Anuitas Jatuh Tempo (Due Annuity)

Kalau tadi anuitas biasa dilakukan pada akhir periode, nah anuitas jatuh tempo ini dilakukan pada awal periode. Kamu bakal ketemu sama jenis anuitas ini saat pembayaran sewa, premi asuransi atau simpanan tabungan.

Anuitas Tangguhan (Deferred Annuity)

Anuitas tangguhan merupakan pembayaran atau penerimaan yang dilakukan secara berkala pada jangka waktu tertentu, bahkan ketika periode sudah berjalan, guys. Kamu bisa menemukan jenis anuitas ini pada bunga pembayaran deposito dan pinjaman.

Anuitas Langsung (Immediate Annuity)

Anuitas langsung juga dilakukan secara berkala pada periode tertentu, namun dilakukan secara langsung tanpa ada periode yang tertunda. Kamu bisa menemukan jenis anuitas ini pada pembayaran KKB yang sifat pembayarannya udah pasti.

Itu dia penjelasan mengenai rumus anuitas. Dari penjelasan di atas, kamu udah paham kan tentang pengertian anuitas, rumus, hingga jenis-jenisnya? Semoga penjelasan di atas bermanfaat ya. Semangat belajar!

Baca Juga Artikel Lainnya

Rumus Bunga Majemuk

Cara Mudah Menghitung Persen

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Bagikan artikel ini