Ketentuan PAT (Penilian Akhir Tahun)

Ketentuan PAT (Penilaian Akhir Tahun) Secara Daring, Luring dan Kombinasinya

PAT atau Penilaian Akhir Tahun merupakan sebutan untuk kegiatan mengambil nilai akhir semester genap dari seluruh siswa melalui ujian. Sebutan ini diputuskan oleh menteri pendidikan bersamaan dengan seluruh penyebutan ujian lainnya.

Baca Juga: PAT Dulu dan Sekarang Serta Hikmahnya Saat Ini Terhadap Siswa

Ketentuan PAT (Penilaian Akhir Tahun)

Kegiatan PAT dilakukan dengan beberapa metode yakni secara daring, luring maupun keduanya sebagai kombinasi. Bahkan hal ini juga berlaku untuk beberapa ujian lainnya seperti PTS, PH dan PAS. Adapun untuk pelaksanaannya diatur oleh ketentuan baik berdasarkan peraturan pemerintah / kebijakan sekolah.

Ketentuan PAT (Penilian Akhir Tahun)
Ketentuan PAT (Penilian Akhir Tahun)

1. Ujian Akhir Semester Dilakukan Secara Daring

Berdasarkan peraturan yang berlaku untuk ujian akhir semester genap atau penilaian akhir tahun, harus dilakukan tanpa adanya tatap muka atau mengumpulkan siswa. Terkecuali jika ujian telah terlaksana sebelum turunnya edaran tersebut. Hal ini ditetapkan sebagai kebijakan terkait pandemi.

Situasi yang belum memungkinkan untuk melaksanakan tatap muka dalam proses pembelajaran termasuk ujian, membuat pelaksanaannya mengandalkan jaringan online dalam daring. Hal ini menjadi upaya untuk memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease 19.

2. Ujian Akhir Semester pada Kenaikan Kelas Dilakukan dalam Bentuk Portofolio

Adapun untuk ujian akhir semester kenaikan kelas maka tes dilakukan dalam bentuk portofolio cari nilai rapor dan prestasi pada penugasan sebelumnya. Adapun tugas-tugas tersebut seperti tugas harian dan pengambilan nilai asesmen lainnya yang dilakukan secara jarak jauh.

Hal ini dapat dikatakan sebagai pengambilan rekapitulasi nilai keseluruhan dengan tingkat persentase tersendiri pada masing-masing ujian, yang kemudian dibuat dalam bentuk portofolio nilai dan prestasi siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hal ini tetap menghindari adanya ujian tatap muka.

3. Ujian Akhir Semester Dirancang Untuk Membuat Aktivitas Belajar yang Bermakna

Hal yang penting menjadi menjadi landasan dari seluruh rangkaian pembelajaran adalah bagaimana suatu aktivitas menjadi bermakna bagi para. Adapun untuk pengukuran ketuntasan belajar bukan berdasarkan penyelesaian kurikulum.

Akan tetapi untuk mendorong siswa memahami serta memberi makna akan setiap materi dan pembelajaran yang diterimanya. Hal ini lebih efektif untuk mendukung siswa lebih berkarakter dan mampu bersikap cerdas, peserta dapat memahami kondisi lingkungan maupun proses belajar saat ini.

Baca juga artikel di bawah ini

Siap Hadapi PTS dan PAS Bersama Zenius Optima

Kumpulan Latihan Soal Penilaian Tengah Semester (PTS) SMA Semester Ganjil

Persiapan PTS Semester Ganjil untuk SMA

Latihan Soal PTS Biologi Kelas 12 Semester Ganjil dan Pembahasannya

Contoh Soal PTS Biologi Kelas 12 Semester Ganjil

Soal-soal Buat Pemanasan PTS Sosiologi Kelas 10 SMA

Menyesuaikan Metode Pembelajaran dan Ujian Berdasarkan Wilayah dan Kemampuan Siswa

Di Indonesia tidak semua wilayah dapat menerima akses internet yang mudah maupun dilengkapi dengan gawai yang mendukung. Hal ini tentu bukan masalah pada kota-kota besar dan wilayah terpandang. Namun tidak untuk beberapa daerah lain yang belum mengejar hal tersebut.

1. Menggunakan Metode Daring dengan Jaringan Internet

Metode daring dapat dilaksanakan atau dilakukan oleh wilayah-wilayah kota besar atau pada kondisi siswa yang mampu. Dalam artian terdapat akses yang cukup mudah dan lancar serta gawai mendukung seperti ponsel atau laptop untuk kegiatan online selama belajar.

Hal ini juga menjadi cara guna mengambil nilai melalui tugas harian tugas tengah semester maupun tugas semester genap. Hal ini tetap dioptimalkan sebaik mungkin agar dapat menunjang proses belajar meski hanya menggunakan aplikasi maupun platform meeting.

2. Menggunakan Metode Luring Tanpa Jaringan Internet

Sebaliknya untuk metode luring adalah metode di luar jaringan yakni proses belajar mengajar tetap dilaksanakan tanpa tatap muka hanya saja menggunakan bantuan seperti pengerjaan tugas portofolio dan lain sebagainya. Hal ini disesuaikan berdasarkan kondisi dan pertimbangan yang ada.

Meski demikian bukan berarti hari ini menjadi suatu ketertinggalan daripada menggunakan metode. Akan tetapi siswa dapat memiliki keterampilan serta diupayakan semaksimal mungkin tetap menyerap materi dan pembelajaran yang diberikan berdasarkan kurikulum.

3. Menggunakan Metode Kombinasi

Menggunakan metode kombinasi dapat diartikan sebagai penggabungan antara daring dan luring. Hal ini juga kembali pada kondisi geografis maupun wilayah terhadap akses internet. Termasuk dengan kondisi masing-masing siswa berdasarkan ekonomi.

Metode kombinasi ini dapat berupa pembagian tugas secara online dan penyerahan secara offline dalam bentuk portofolio atau tugas tercetak. Hal ini juga banyak diterapkan pada berbagai wilayah di Indonesia guna mengambil nilai ujian maupun tugas harian.

Fungsi Metode Daring, Luring dan Luring

Suatu kondisi pada masa yang akan datang menjadi hal yang tak dapat diprediksi secara pasti. Seperti halnya pandemi covid 19 yang sebelumnya tak pernah terpikir. Hal ini menyebabkan banyak terjadi kebijakan-kebijakan baru, terutama pada hal-hal yang menyangkut interaksi sosial seperti pembelajaran.

1. Mengurangi Penyebaran Virus

Hall utama yang menjadi pertimbangan pada pembelajaran sistem online maupun jarak jauh adalah berdasarkan merebaknya virus covid 19 di berbagai wilayah di Indonesia. Meski pada kenyataannya hal ini juga dirasakan oleh berbagai wilayah di negara belahan dunia.

Penyebaran ini akan semakin mudah jika sesama individu tidak menjaga protokol kesehatan serta terlalu banyak melakukan interaksi sosial. Oleh sebab itu sampai batas waktu yang tidak ditentukan kegiatan sekolah pun secara teknis dilakukan melalui sistem daring ataupun luring.

2. Tetap Melaksanakan Proses Belajar Mengajar dengan Lebih Aman

Meski sekolah tidak bisa selayaknya masa sebelum pandemi. Namun melalui metode yang disediakan maka hal ini menuntut semua pihak untuk tetap memaksimalkan peluang yang ada selama mematuhi peraturan yang diberlakukan. Dalam artian guru tetap berperan untuk mengajar dan mendidik para siswanya.

Sedangkan siswa juga wajib melaksanakan kegiatan belajar sebagaimana perintah lembaga pendidikan dan tugas yang diberikan oleh pengajar. Selain itu penting untuk tetap bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas maupun mengikuti pembelajaran online.

Baca Juga Artikel Zenius Lainnya

Cara Mengetahui Resensi Buku Fiksi dan Non Fiksi
Cara Membedakan Unsur Buku Fiksi dan Non Fiksi
Cara Mengerti Bahasa Panda
Cara Menulis Puisi yang Baik
Cara Membuat Teks Laporan Hasil Observasi

Lihat Juga Proses Belajar Ala Zenius di Video Ini

Demikian informasi tentang ketentuan PAT berdasarkan metode daring luring maupun kombinasi serta fungsi dari ketiganya. Semoga dengan adanya wabah ini tidak akan menurunkan semangat belajar namun tetap berupaya untuk menjadi pribadi yang sukses di masa akan datang. Buat kamu yang bingung atau mau mengetahui mendalam tentang PAT ini bisa komen di bawah ini ya!