Pengertian PTS, PAS, dan PAT

Mengenal Apa Itu PAS Sebagai Syarat Menyelesaikan Program Belajar SMA

Halo Sobat Zenius? Sudah tahu kan apa itu PAS, PAT dan PTS? Ya, betul sekali, ketiga istilah ini adalah jenis ujian yang pastinya akan segera lo hadapi. Nah, di artikel ini gue akan lebih fokus membahas tentang PAS (Penilaian Akhir Semester). Sebenarnya apa itu PAS? Bagaimana sistem ujiannya sekarang? Akan gue share di artikel ini. Kenapa fokus ke PAS dulu, karena sudah semakin dekat nih waktunya.

Pandemi COVID-19 belum berakhir, kita semua masih belajar daring guna mencegah penyebaran virusnya. Kabarnya tahun ini PAS akan dilaksanakan secara online, PAS juga syarat kenaikan kelas, lho! Yuk, kita cari tahu apa aja sih aturan baru yang sudah dikeluarkan oleh Kemendikbud untuk pelaksanaan PAS selama pandemi ini. Tentunya ada aturan baru agar pelaksanaan PAS berjalan lancar.

Sebelum bahas PAS lebih mendalam, gue mau kasih tau lo dulu tentang: Apa itu PAS, PAT dan PTS? Apa sih pengertiannya?

Mengenal Jenis Ujian: PTS, PAS dan PAT

Kegiatan sekolah atau belajar mengajar secara formal tentu tidak akan terlepas dari yang namanya ujian, tugas serta penilaian yang menyertainya. Namun dengan adanya perubahan struktur menteri tentu berpengaruh juga pada perubahan kebijakan. Berikut ini pengertian satu per satu dari istilah di atas.

Pengertian PTS, PAS, dan PAT
Pengertian PTS, PAS, dan PAT

1. PTS (Penilaian Tengah Semester)

Penilaian Tengah Semester sebelumnya disebut dengan UTS atau Ujian Tengah Semester. Meski sekarang penyebutannya berbeda namun inti kegiatan yang program yang dijalankan sama, yakni melakukan pengujian terhadap siswa pada saat tengah semester atau triwulan.

Namun yang membedakan pada saat pandemi adalah metode pembelajaran atau penilaian menggunakan portofolio maupun secara daring. Selain itu di tahun 2021 ini ujian atau proses pengambilan nilai tidak bisa dilakukan secara tatap muka langsung.

2. PAS (Penilaian Akhir Semester)

Penilaian Akhir Semester dapat dikatakan sama seperti Ujian Akhir Semester atau UAS. Sama dengan ujian PTS ujian ini juga tidak bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan seluruh siswa untuk mengikuti tes. Hal ini diputuskan untuk mencegah dan meminimalisir rantai penyebaran virus Corona.

Penilaian ini dilakukan pada semester ganjil atau yang bisa disebut semester satu. Pada pengambilan nilai ini pun, pihak sekolah tidak bisa mengumpulkan siswa tanpa adanya izin dari pemerintah. Dengan demikian proses pengambilan nilai pun dilakukan secara daring, luring atau campuran.

3. PAT (Penilaian Akhir Tahun)

Ujian Kenaikan Kelas tentu menjadi sebutan yang sangat akrab bagi para alumni dan senior yang pernah mengenyam pendidikan dasar, menengah dan atas. Namun bagi pelajar muda milenial, sebutan itu berubah menjadi Penilaian Akhir Tahun.

Bagaimana prosedur yang berlaku pada ujian ini. Lebih tepatnya penilaian ini dikonotasikan sebagai pengambilan nilai dengan tes secara online maupun tanpa jaringan, serta tak terlepas dari langkah mengantisipasi penyebaran virus menular.

4. PH (Penilaian Harian)

Penilaian Harian atau yang disingkat PH merupakan bahasa baru untuk istilah ujian harian. Penilaian ini dilakukan dengan metode perbaikan dan pengayaan sesuai tingkat kompetensi yang dikuasai. Ulangan harian dilakukan dengan sistem waktu harian.

Selain itu PH ditujukan untuk mengevaluasi kemampuan siswa sesuai materi yang baru disampaikan. Hal ini penting dilakukan tak hanya untuk mengumpulkan nilai, namun juga menjadi bahan tolok ukur para siswa terhadap kemampuan dan pemahaman materi yang dikuasai.

5. US (Ujian Sekolah)

Semua ujian yang lebih dulu disebut di atas juga termasuk dari bagian ujian sekolah. Namun pelaksanaan US yang dimaksud lebih terspesifikasi ke arah Ujian Kelulusan. Ujian ini masih tetap berlaku hingga sekarang, meski secara teknis pelaksanaannya sedikit berbeda.

Ujian Sekolah ditujukan untuk mengukur kemampuan siswa terhadap mata pelajaran yang tidak diujikan pada USBN. Peran penilaian US juga sangat berpengaruh pada kelulusan siswa, hanya saja persentasenya masih sedikit dibawah USBN.

Apakah Ada Perbedaan Sebutan Untuk Masing-Masing Jenjang?

Sebutan untuk kegiatan penilaian-penilaian di atas umumnya berlaku secara keseluruhan pada jenjang pendidikan formal dari SD hingga SMA. Adapun untuk kategori SMA pun memiliki ketentuan umum yang serupa dengan tingkat SMK dan MA.

Sejauh ini penilaian tersebut hanya berbeda pada materi yang diujikan berdasarkan tingkat kompetensinya. Sedangkan untuk istilah singkatan maupun artinya tetap menggunakan penyebutan yang sama. Tak hanya itu, namun untuk aturan daring dan luring pun keduanya tetap disesuaikan kondisi.

Faktor pembeda lainnya yakni berdasarkan lembaga pendidikan atau sekolah masing-masing siswa. Meski demikian secara garis besar seluruhnya diatur oleh peraturan Menteri Pendidikan dalam teknis pelaksanaannya. Terlebih mengingat pandemi ini belum berakhir.

PAS Sebagai Aturan Baru Ujian Kenaikan Kelas

Pada tahun ini ujian kenaikan kelas dilakukan melalui Penilaian Akhir Semester (PAS). Hal ini merujuk pada Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 1 tahun 2021, yang diterbitkan per tanggal 1 Februari 2021. Aturan baru tersebut mencakup mekanisme penyelenggaraan PAS sebagai syarat kenaikan kelas selama masa pembelajaran daring terkait pencegahan penyebaran virus COVID-19. Di bawah ini adalah peraturannya:

–          PAS adalah syarat kenaikan kelas yang dirancang guna mendorong aktivitas belajar yang sarat makna. Ujian ini tidak perlu mengukur capaian kurikulum secara menyeluruh.

–          Ujian dilakukan dalam bentuk portofolio, berupa: nilai rapor, nilai sikap, atau hasil praktik beserta karya siswa.

–          Penilaian juga dapat berupa penugasan. Pihak sekolah maupun guru dapat memberikan tugas sekolah kepada siswa sesuai materi yang sudah dipelajari.

–          Ujian dapat dilakukan dengan penilaian lain yang ditetapkan oleh satu Pendidikan, missal: ujian lisan, praktik, penugasan daring.

–          PAS dilakukan melalui ujian secara daring.

Tips Belajar Menjelang PAS

Mengenal Apa Itu PAS Sebagai Syarat Menyelesaikan Program Belajar SMA 9
Source: Unsplash

Sampai di sini lo sudah tahu kenapa nilai PAS penting untuk menunjang prestasi belajar, kan? Nah, biar nilai PAS lo makin bagus gue kasih tips belajar menjelang PAS.

  1. Membuat Porsi Waktu Belajar yang Efisien

Lo bisa mulai tentukan hal-hal yang menjadi prioritas utama lo. Penting diperhatikan jangan sampai mendesak setiap harinya. Lo bisa banget mulai dengan tentukan porsi waktu belajar yang efisien dengan cara bikin to do list.

  1. Asah Fundamental Skills lo!

Lo udah taukan soal fundamental skill ini. Akan semakin baik, kalau lo punya cara berpikir kritis dan rasional saat mengerjakan soal-soal PAS. Cara mengasahnya dengan push rank di ZenCore untuk persiapkan PAS. Lo bisa download Zenius App untuk memanfaatkan fitur ZenCore, di sana lo bisa nemuin ratusan ribu soal Matematika, Verbal Logic, dan Bahasa Inggris.

  1. Pelajari Materi dari Konsepnya

Coba deh terapkan untuk pelajari materi dari konsepnya. Dengan lo mulai dari konsep lebih dulu, lo gak akan pernah kepikiran buat cari cara cepat dan cuma menghafal aja. Lo akan semakin pede ngadepin soal-soal PAS.

  1. Review Materi Sampai Ngerti!

Lo kan sudah punya fundamental skills yang kuat dan ngerti konsepnya, pertajam terus dengan me-review ulang materi agar makin jago PAS. Dengan rajin me-review materi, lo bisa evaluasi lagi pemahaman lo udah sampai mana.

  1. Sering Latihan Soal di Zenius

Ini akan membantu lo semakin siap PAS, klik link ini. Pada artikel itu terdapat latihan soal untuk mempersiapkan PAS lo. Sering latihan soal akan membuat lo super pede menghadapi PAS. Serunya di Zenius ada video pembahasannya, lho!

Syarat Menyelesaikan Program Pembelajaran

Penting untuk diketahui, bahwa syarat tuntasnya suatu program pembelajaran yakni ditentukan oleh nilai rapor dan presensi. Adapun syarat menyelesaikan program pembelajaran berdasarkan peraturan Menteri Pendidikan terangkum sebagai berikut:

1. Portofolio Berupa Evaluasi atau Nilai Rapor

Selama proses pembelajaran sekaligus ujian yakni dengan mengandalkan sistem jaringan. Sedangkan untuk wilayah dan kondisi tertentu tetap menggunakan luar jaringan dengan metode portofolio dan penilaian rapor. Nilai rapor ini termasuk pada setiap semester.

Terutama pada siswa SMA yakni dibuktikan dengan rapor 5 semester terakhir. Sedangkan untuk rapor semester 6 dapat dijadikan nilai tambahan. Portofolio juga termasuk pada penghargaan dan prestasi yang dicapai oleh siswa misalnya seperti perlombaan dan lain-lain.

2. Penugasan

Penugasan yang dimaksud adalah seluruh pengerjaan tugas yang diberikan selama proses pembelajaran. Seperti adanya tugas harian maupun evaluasi materi yang dilakukan sebagai konsep pemahaman siswa. Hal ini turut menjadi sumbangsih nilai dan persentase terhadap kelulusan.

Hasil penugasan tersebut akan menjadi rekapitulasi sebagai bukti penyelesaian siswa terhadap pengerjaan tugas. Termasuk pertimbangan pihak sekolah dalam memutuskan kelulusan tersebut. Dengan demikian penting untuk tetap memperhatikan setiap tugas guna mendapat nilai terbaik.

3. Tes Luring dan Daring

Berikutnya adalah mengikuti tes pada luring maupun daring sesuai dengan kemampuan wilayah dan siswa. Meski menggunakan sistem online maupun hanya mengandalkan portofolio nilai, hal tersebut tetap wajib dipatuhi siswa dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Hal ini juga sebagai ganti dari ujian sebelumnya hanya saja dikemas dengan teknis tanpa pengumpulan siswa secara langsung. Selain itu metode kombinasi juga bisa diterapkan namun tetap kembali pada faktor geografis dan kemampuan siswa.

4. Bentuk Penilaian Berdasarkan Ketentuan Sekolah

Selain pada beberapa poin yang diatur oleh pemerintah, sekolah juga memiliki andil untuk terhadap proses penilaian siswa. Oleh sebab itu, biasanya terdapat beberapa sekolah yang memiliki pelaksanaan berbeda.

Misalnya dengan adanya tatap muka pada beberapa daerah zona hijau namun tetap dengan protokol kesehatan yang berlaku. Selain itu bisa juga sekolah menambahkan kriteria khusus lain sebagai syarat kelulusan.

5. Penilaian sikap

Ini salah satu yang penting juga. Seperti yang sudah gue jabarkan di atas bahwa terdapat penilai sikap sebagai syarat kenaikan kelas.

Jadi meskipun ujian dilaksanakan secara daring, sikap dan perilaku akan tetap dinilai bahkan bisa jadi tolok ukur kelulusan lo juga. Jadi behave ya Sobat Zenius, hehehe…

Nah, itu tadi pengertian PAS beserta persyaratan menyelesaikan program belajar. Sobat Zenius, lo bisa banget nih menggunakan fitur-fitur keren milik Zenius untuk membantu lo menghadapi PAS yang sudah di depan mata. Bahkan lo bisa latihan mengerjakan soal-soal ujian agar lo semakin siap menghadapi PAS.

Demikian informasi tentang PAS serta syarat kelulusan. Semoga bermanfaat buat lo semua ya! Oh iya, misalnya ada informasi yang masih belum lo ngerti, boleh banget nih komen di kolom komentar di bawah ya Sobat Zenius!