Hari Ayah Nasional zenius

Hari Ayah Nasional, Kenapa 12 November?

Artikel ini akan menguraikan secara singkat tentang Hari Ayah Sedunia pada bulan Juni dan sejarah Hari Ayah Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November.

Halo, sobat Zenius! Untuk mengawali tulisan ini, gue punya beberapa pertanyaan untuk lo jawab tentang ayah/papa/abi/bapak/daddy atau apapun itu sebutan lo. Gue gak mewajibkan lo untuk menjawabnya di kolom komentarーtapi kalau lo mau sharing, kolom komentar tetap terbuka untuk loーini cukup dengan lo menjawabnya dalam hati dan merenungkannya.

  1. Kapan hari ulang tahunnya?
  2. Apa makanan dan minuman kesukaannya?
  3. Apa hobinya?
  4. Apa yang paling dibenci atau yang gak dia suka?
  5. Bagaimana masa kecil dan mudanya?
  6. Di mana dan bagaimana orang tua lo bertemu?
  7. Sebutkan 5 hal dalam diri lo yang mirip dengannya! (bisa karakter atau fisik)
  8. Sebutkan 3 kata yang menggambarkan sifatnya!
  9. Apa keahliannya?
  10. Kalau dia bisa menjadi karakter kartun, siapakah dia?

Jawaban dari daftar pertanyaan di atas bisa digunakan untuk menilai seberapa baik lo mengenal ayah lo. Berapa pertanyaan yang bisa lo jawab? Gue punya referensi game yang bisa lo coba untuk membuktikan apakah jawaban dari pertanyaan di atas udah tepat.

Gimana, seru kan? Harus dicoba sih gamenya. Nah, ngomong-ngomong tentang ayah, keterlibatannya gak bisa dikesampingkan lho. Ayah memiliki peranan yang gak kalah penting dari ibu. Keduanya merupakan pilar dalam perkembangan kesejahteraan emosional anak. Perlu kita ketahui bahwa siapapun bisa menjadi ayah dari seorang anak, tapi untuk menjadi seorang ayah yang baik dibutuhkan waktu seumur hidup.

Kita udah gak asing dengan peringatan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember. Lalu, adakah peringatan Hari Ayah? Ada, peringatan Hari Ayah Nasional jatuh setiap tanggal 12 November. Hmm.. kenapa ya kok di bulan November? Bagaimana sejarahnya? Simak uraiannya di bawah ini ya!

Sejarah Peringatan Hari Ayah Sedunia

Peringatan Hari Ayah dimulai pertama kali pada tanggal 19 Juni 1910 di Spokane, Washington. Sekitar 58 tahun setelah Presiden Woodrow Wilson meresmikan peringatan Hari Ibuーini lama banget sih jaraknya, apalagi peresmian di Indonesia. Nah, peringatan Hari Ibu juga menjadi inspirasi untuk diadakannya peringatan Hari Ayah.

Sebenarnya, pada tanggal 5 Juli 1908, sebuah gereja Virginia Barat sudah mengadakan acara untuk menghormati para ayah. Tapi, hal itu dilakukan secara eksplisit. Tujuan utamanya adalah untuk mengenang 362 pria yang meninggal dalam ledakan Desember (tahun sebelumnya) di tambang Fairmont Coal Company di Monongah. Setelah itu, udah deh hanya dilakukan sekali, dan bukan sebagai hari libur tahunan.

Tahun berikutnya, dilansir dari Live Science, seorang perempuan muda bernama Sonora Smart Dodd sedang duduk di gereja sambil mendengarkan khotbah peringatan Hari Ibu pada bulan Mei 1909. Ibu Dodd udah meninggal sejak melahirkannya, dan ia dibesarkan oleh ayahnya seorang diri, seorang veteran Perang Sipil bernama William Jackson Smart. Dodd merasa ingin menetapkan hari khusus untuk orang tua laki-laki, seperti halnya Hari Ibu. Dodd merasa ayahnya telah mengambil tanggung jawab yang besar seorang diri untuk membesarkan bayi Dodd yang baru lahir beserta lima orang anaknya yang lain, dan apa yang telah dilakukannya sangat perlu diapresiasi sebagai bentuk penghormatan.

hari ayah sedunia zenius
William Jackson Smart yang menjadi inspirasi bagi Sonora Smart Dodd (seorang ibu juga bagi anaknya) untuk menetapkan Hari Ayah (dok. CBS News)

Tahun berikutnya, Dodd memiliki rencana untuk memperingati Hari Ayah pada tanggal 5 Juni, tepat di hari ulang tahun ayahnya. Dodd pergi ke gereja-gereja lokal,  mengunjungi pemilik toko, dan pejabat pemerintahan untuk menggalang dukungan terhadap idenya yang ingin menyetarakan orang tua laki-laki. Ia lalu mengajukan petisi supaya hari tersebut diakui di kotanya. Tapi, pengajuan tersebut gak bisa secepat itu direalisasikan, Walikota Spokane membutuhkan banyak persiapan untuk mengatur peringatan Hari Ayah. Setelah mundur dua minggu dari waktu yang diinginkan Dodd, akhirnya Hari Ayah diperingati pertama kali pada tanggal 19 Juni 1910.

Eitss, tapi peringatan Hari Ayah secara resmi belum ada. Pada tahun 1924, Presiden Calvin Coolidge mendukung upaya Dodd untuk mengadakan Hari Ayah supaya hubungan antara anak dan ayah menjadi lebih dekat. Hal itu bisa memberikan kesan dari anak kepada ayahnya. Kemudian pada tahun 1966, Presiden AS ke-36, Lyndon Johnson memproklamasikan mengenai Hari Ayah. Tapi, baru ada penandatanganan Keputusan Presiden No. 4127 sebagai hari libur pada tahun 1972 oleh Presiden Richard Nixon (Presiden AS ke-37) dengan tanggal resminya yaitu 18 Juni.

Proklamasi Hari Ayah Sedunia zenius

Sejak saat itulah, Hari Ayah mulai diperingati setiap minggu ketiga bulan Juni untuk menghormati figur ayah dalam hidup kita.

Hari Ayah Nasional

Untuk peringatan Hari Ayah Sedunia jatuh pada minggu ketiga bulan Juni, tapi berbeda dengan Indonesia yang memperingati Hari Ayah Nasional menjelang akhir tahun, tepatnya tanggal 12 November.

Hari Ayah Nasional zenius
Selamat Hari Ayah Nasional

Peringatan ini diprakarsai oleh paguyuban bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tahun 2014. Mereka mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo dengan mengadakan sayembara menulis surat untuk ibu. Ternyata, acara tersebut mendapatkan banyak perhatian dan mendapatkan sekitar 70 surat terbaik yang kemudian dijadikan buku. Beberapa surat terbaik dibacakan oleh peserta yang terdiri dari berbagai tingkatan, mulai dari anak SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa. Nah, yang lebih mengharukan adalah saat anak-anak yatim piatu melakukan sungkeman kepada ibu-ibu dari panti jompo.

Setelah acara selesai, panitia dari PPIP mendapatkan pertanyaan dari salah satu peserta, “Kapan diadakan sayembara menulis surat untuk ayah? Kapan peringatan hari ayah? Kami pasti ikut lagi”. Coba deh lo bayangkan kalau lagi jadi panitia sebuah acara, tiba-tiba mendapatkan pertanyaan seperti itu dari peserta. Lo juga pasti akan berpikir, “Iya juga ya, kapan sih kira-kira peringatan hari ayah? Kalau diadakan lagi seperti ini pasti seru kan ya?”. Nah, sama seperti PPIP yang kemudian mencari tahu kapan peringatan Hari Ayah Nasional hingga audiensi ke DPRD Kota Surakarta.

Di DPRD Kota Surakarta, PPIP menanyakan adakah peringatan Hari Ayah? Kalau belum ada, bisakah seseorang atau lembaga menginisiasi penetapan hari tersebut? Sayangnya, PPIP gak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari situ. Akhirnya, mereka melakukan berbagai kajian mengenai peringatan Hari Ayah. Hasilnya, PPIP menggelar deklarasi Hari Ayah di Indonesia dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Hari Ayah Nasional. Deklarasi tersebut digabung dengan Hari Kesehatan dan mengambil semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya”.

Pada hari dan jam yang sama, deklarasi tersebut juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT. Deklarasi tersebut menghasilkan peluncuran buku berjudul Kenangan untuk Ayah yang berisi surat anak dari hasil sayembara menulis surat untuk ayah. Setelah usai, panitia mengirimkan buku tersebut beserta piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Bupati Sabang, Merauke, Sangir, Talaud, dan Pulau Rote. Kemudian, pada tanggal 12 November 2006, Presiden SBY mendeklarasikan Hari Ayah Nasional yang akan diperingati setiap tanggal 12 November.

Pentingnya Peran Ayah Bagi Perkembangan Anak

Di Hari Ayah Nasional ini, mari sejenak kita lihat peran ayah kita selama ini. Gak hanya ibu, ayah juga memegang peran penting bagi perkembangan anak, terutama dalam bidang kognitif, perilaku, kesehatan umum, dan kesejahteraan anak. Selain itu, dengan kita memiliki seorang panutan laki-laki atau sosok ayah dalam hidup kita, maka bagi remaja laki-laki bisa mengembangkan sikap dan sifat positifnya. Sedangkan, bagi remaja perempuan akan membuatnya memiliki opini positif mengenai sosok laki-laki, seperti bercermin gitu lho, “Laki-laki yang penyayang, pelindung, dan bertanggung jawab adalah suatu hal yang sangat berharga, oke gue akan cari sosok seperti itu lagi dalam hidup gue”.

Peran ayah dalam Hari Ayah Nasional zenius
Peran ayah dalam Hari Ayah Nasional dok. Tenor

Menurut penelitian yang dilakukan oleh peneliti asal Korea, Yoon-Soo Roh dan Sonam Yang dalam jurnal berjudul “The Effects of Psychological Variables of Father’s Role on Parenting Participation” menyebutkan bahwa partisipasi sosok ayah dalam hal pengasuhan sebaiknya dilakukan secara aktif, bukan hanya pasif. Aktif di sini diartikan dengan sosok ayah yang memahami perannya untuk mendidik anak dalam hal perkembangan kognitif, keterampilan sosial, dan kesehatan fisik, serta memenuhi kebutuhan anak-anaknya terhadap kesehatan dan emosional. Sedangkan, tanggung jawab seperti mencari nafkah untuk menyediakan sandang, pangan, dan papan ternyata dikatakan sebagai partisipasi pasif.

Jadi, untuk sosok ayah atau calon ayah yang membaca ini, mulai seimbangkan perannya untuk menjadi lebih aktif lagi dalam berpartisipasi mengasuh anak ya. Karena, peran mendidik ternyata bukan hanya terletak pada ibu, melainkan juga ayah. Untuk anak-anak atau siapa pun yang membaca ini, yuk kita dukung juga sosok ayah dalam hidup kita untuk berpartisipasi lebih aktif dalam hal pengasuhan anak.

*****

Itu dia uraian mengenai Hari Ayah Nasional yang jatuh setiap tanggal 12 November di Indonesia. Peringatan ini mungkin kurang mendapatkan antusiasme yang sama seperti halnya Hari Ibu, tapi sosok ayah tetap harus dihormati dan diapresiasi peranannya. Gak melulu ayah kandung, kita juga bisa memperingati Hari Ayah Nasional untuk seseorang yang kita anggap sebagai sosok ayah. Jadi, untuk hari ini dan seterusnya, katakan pada ayah kalau lo mencintainya, dan ucapkan juga terima kasih telah hadir. 

Referensi

Putsanra, Dipna Videlia. 2020. Beda Sejarah Hari Ayah Sedunia pada Juni dan Hari Ayah 12 November. Diakses melalui website https://tirto.id/beda-sejarah-hari-ayah-sedunia-pada-juni-dan-hari-ayah-12-november-f6UF pada 9 November 2021.

Melina, Remy. 2010. Father’s Day Turns 100: How Did It Begin?. Diakses melalui website https://livescience.com/10697-father-day-turns-100.html pada 9 November 2021.

History. 2009 (update 2021). Father’s Day 2022. Diakses melalui website https://www.history.com/topics/holidays/fathers-day pada 10 November 2021.

Ollker, Ditta M. 2011. The Importance of Fathers: Is Father’s Day Real?. Diakses melalui website https://www.psychologytoday.com/us/blog/the-long-reach-childhood/201106/the-importance-fathers pada 12 November 2021.

Roh, Youn Soo & Sonam Yang. 2013. The Effects of Psychological Variables of Father’s Role on Parenting Participation. Diakses melalui website https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3836545/ pada 12 November 2021.

Baca Juga Artikel Lainnya

Hari Dokter Nasional: Sejarah Profesi Dokter di Indonesia

Hari Palang Merah Indonesia dan Misi Kemanusiaan di Tengah Pandemi

Hari Olahraga Nasional, Tengok Fakta Menariknya, Yuk!