Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM dan Pembahasan

Ilustrasi belajar contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM.

Siapa nih yang punya impian untuk menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada? Yuk, cari tahu seperti apa contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM-nya di sini!

Mana nih suaranya calon Gamada (Gadjah Mada Muda)? Gue yakin, banyak dari elo yang punya impian buat diterima di PTN ini.

Bener nggak nih tebakan gue?

View Results

Loading ... Loading ...

Universitas Gadjah Mada memang merupakan salah satu PTN terfavorit di Indonesia. PTN ini bertahan menjadi Universitas terbaik pertama dari tahun 2021 kemarin versi Topuniversities (2021, 2022).

Tapi, UGM nggak cuma peringkat satu sebagai universitas terbaik saja, UGM juga jadi PTN paling diminati pertama di Indonesia berdasarkan laporan dari Kompas (2021).

UGM, peringkat pertama universitas terbaik sekaligus paling diminati.
Ilustrasi UGM, universitas terbaik sekaligus paling diminati (Arsio Zenius)

Gimana? Sudah siap untuk memenangkan kursi milik elo?

Mungkin bersaing di SBMPTN saja masih belum cukup  untuk meloloskan elo menjadi Gamada. Tapi, elo masih punya kesempatan dengan mengikuti ujian mandiri, lho. 

Oleh karena, jalur penerimaan ini perlu juga dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. 

Nah, UM UGM sebenarnya terdiri dari beberapa jalur, salah satunya adalah melalui ujian tertulis, yaitu CBT-UTUL UGM.

Tunggu-tunggu! Berarti, sudah belajar untuk SBMPTN masih harus belajar untuk UTUL UGM juga ya? Tenang saja, materi yang diujikan di kedua tes tersebut kurang lebih sama kok. 

Nah, seperti SBMPTN, UTUL UGM juga menguji kemampuan berbahasa elo, melalui Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU). DI tes tersebut pengetahuan Bahasa Indonesia elo jadi salah satu yang diuji.

Kira-kira soalnya seperti apa ya? Supaya ada gambaran, yuk, lihat contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM-nya di bawah ini!

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM atau UTUL UGM

Pada kesempatan kali ini, gue akan membagikan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM dari tahun 2017 dan 2018 yang dilengkapi dengan pembahasannya. Jadi, setelah elo nyoba mengerjakan sendiri, elo bisa langsung deh, cek jawaban mana yang benar.

Contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM di artikel ini akan mencakup 5 topik materi, Sobat Zenius. Apa saja, tuh?

Ada topik tentang ide pokok, kalimat efektif, makna kata, kata hubung atau konjungsi, dan tentang penggunaan tanda koma. 

Kalau begitu, yuk, kita mulai!

Topik: Ide Pokok Bacaan

Apa sih ide pokok itu? 

Ide pokok adalah topik inti dari pembahasan suatu teks. Biasanya, ide pokok disebut juga sebagai gagasan pokok atau gagasan utama. 

Sebuah ide pokok terletak pada kalimat utama. Maka dari itu, pada umumnya ide pokok dilengkapi dengan beberapa kalimat penjelas atau pendukung. 

Apa sih ide pokok itu? 

Ide pokok adalah topik inti dari pembahasan suatu teks. Biasanya, ide pokok disebut juga sebagai gagasan pokok atau gagasan utama. 

Sebuah ide pokok terletak pada kalimat utama. Maka dari itu, pada umumnya ide pokok dilengkapi dengan beberapa kalimat penjelas atau pendukung.

Pada contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM, kalimat utama dilengkapi dengan kalimat pendukung.
Ilustrasi kalimat utama dan kalimat pendukungnya (Arsip Zenius)

Contohnya, karena gue mau bahas tentang contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM, gue juga menyediakan informasi tentang apa itu UM UGM dan jenis topik materi yang diujikan.

Jadi, ide pokok ini ditemenin gitu dengan detail-detail yang menguatkannya.

 

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM

1. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok. (Arsip Zenius)

Gagasan utama bacaan di atas adalah ….
A. kerja keras menciptakan budaya maju
B. pentingnya budaya maju untuk suatu bangsa
C. budaya sebagai peradaban suatu bangsa
D. budaya jati diri sebagai peradaban sebuah bangsa
E. cara-cara penciptaan budaya maju bagi sebuah bangsa

Jawaban dan Pembahasan:

Untuk menjawab soal tersebut, elo bisa mulai dengan mengidentifikasi dulu nih, mana yang merupakan kalimat pendukung dan mana yang kalimat inti berdasarkan struktur bacaanya. 

Kalimat pendukungnya ada pada kalimat (1) dan (2) sebagai pengantar dan kalimat (5) dan (6) sebagai kesimpulan atau penutupnya. Sedangkan, pada bagian inti bacaannya ada kalimat (3) dan (4). 

Maka selanjutnya, elo perlu memilih kalimat yang merupakan kalimat utama di antara kalimat (3) dan (4) itu. 

Kalimat (4) ngomongin kalau sebuah bangsa yang nggak punya budaya untuk maju bukanlah bangsa yang unggul. Lalu, kalimat (3) menerangkan tentang pentingnya budaya bagi sebuah bangsa. 

Menurut elo, mana sih yang merupakan kalimat untamanya? (3) atau (4). Yak! Tentu saja yang (4), ya. Karena kalimta (3) ini sifatnya sebagai pendukung saja untuk kalimat (4).

Terakhir, untuk tau gagasan utamanya, elo tinggal pilih jawaban yang merupakan inti dari kalimat (4) itu, deh.

Maka, jawaban yang benar adalah C. budaya sebagai peradaban suatu bangsa.

2. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok. (Arsip Zenius)

Ide pokok bacaan di atas adalah ….
A. hasil kajian terhadap penataan angkutan di Gunungkidul
B. penyatuan angkot dan angkudes
C. alasan keberatan penumpang angkutan
D. menyusutnya jumlah angkutan di Gunungkidul
E. sepinya penumpang angkutan di Gunungkidul

Jawaban dan Pembahasan:

Sambil baca, elo pun bisa sambil mengidentifikasi nih kalimat-kalimat mana saja yang merupakan kalimat penjelas atau pendukung dari informasi yang disampaikan. 

Dari kalimat pertama, elo bisa tahu kalau sebuah kajian penataan angkutan sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan Gunung Kidul.

Lalu, di kalimat-kalimat berikutnya elo dapetin tuh informasi detailnya tentang akibat dari adanya angkutan perkotaan, adanya permasalahan biaya angkutan dari desa ke kota, hingga penurunan jumlah angkutan desa dan kota yang terjadi.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang ide pokok. (Arsip Zenius)

Nah, detail-detail itu sebenarnya hanya menerangkan pernyataan yang ada pada kalimat pertama tadi saja, Sobat Zenius.

Karena diterangkan oleh kalimat-kalimat lainnya, kalimat pertama pun merupakan kalimat utama dalam paragraf.

Dari situ kita bisa ketahui bahwa ide pokok bacaan di atas adalah A. hasil kajian terhadap penataan angkutan di Gunungkidul.

Itu tadi contoh soal tentang ide pokok. Semoga elo sudah bisa ya menentukan ide pokok paragraf.

Kalau masih kesulitan, mengenal macam-macam ide pokok sesuai letaknya pada paragraf bisa membantu, lho. Memang apa saja sih macamnya? Langsung cari tahu melalui link materi dibawah ini, ya.

Membaca Cepat dan Memahami Ide Pokok Paragraf

Topik: Kata Bentukan atau Berhimbuhan

Dalam tipe soal ini, elo bisa memperhatikan tiga faktor yang menentukan benar atau salahnya penulisan sebuah kata. Yaitu, ketepatan penulisan, kesesuaian makna, dan penempatan yang tepat pada struktur kalimatnya.

Kata berimbuhan sendiri perlu untuk diperhatikan dengan seksama. Karena, sebuah kata yang ditambahi imbuhan bisa berubah maknanya. Begitu pula dengan penggantian 

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM

1. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Kata bentukan yang salah terdapat pada ….
A. kalimat (1)
B. kalimat (2)
C. kalimat (3)
D. kalimat (4)
E. kalimat (5)

Jawaban dan Pembahasan:

Kalau diperhatikan baik-baik, ada dua kata yang sebenarnya bermasalah pada bacaan di atas. Yang pertama adalah kata “diupayakan” pada kalimat (3) dan kata”mengkualifikasi” pada kalimat (4).

Berikut perbandingannya.

diupayakanmengkualifikasi
Penempatan(salah) karena sebagai subjek seharusnya nomina.(benar) sebagai predikat
Makna(salah) karena di awal kalimat sebagai subjek seharusnya berbentuk nomina.(salah) karena seharusnya “berkualifikasi”
Cara penulisan(salah) karena seharusnya “upaya”. Sedangkan, “diupayakan” tidak ada dalam KBBI.(benar) sesuai dengan KBBI.

Maka, kalau dari analisis di atas, kata yang paling salah terletak pada C. kalimat (3).kata “diupayakan”.

2. Pemakaian kata berimbuhan yang tidak tepat terdapat dalam kalimat ….

A. kekeliruan penyimpanan memori di otak bisa terjadi setelah mendengar atau membaca banyak informasi

B. pemecahan ombak untuk mengurangi abrasi dapat dilakukan dengan beberapa cara

C. sebuah organisasi memberikan pemahaman yang bagus tentang bakau kepada Kelompok Cinta Lingkungan

D. penanaman pohon jati dilakukan di lahan seluas dua hektare

E. penambahan jumlah warga yang dengan sadar ikut menjaga ekosistem cukup besar

Jawaban dan Pembahasan:

Untuk menjawab soal tersebut, elo perlu nih untuk mengingat jenis imbuhan berdasarkan letak penggunaanya. Karena bisa menentukan bentuk katanya.

Jenis imbuhan.
Ilustrasi jenis imbuhan. (Arsip Zenius)

Pada pilihan di atas, seluruh kata yang dicetak miring mendapatkan imbuhan di awal dan di akhir kata dasarnya. Yaitu imbuhan pe- dan -an yang membentuk kata yang menunjukan sebuah aktivitas atau proses.

Dari keempat kata berimbuhan tersebut, seluruh penulisannya betul, tetapi ada yang makna dan penempatannya salah, yaitu kata “penambahan” yang seharusnya “pertambahan”. Kenapa? 

Karena, kata “penambahan”berarti ada aktivitas menambah, sedangkan kita perlu kata yang menunjukan adanya tambahan.

Maka, jawabannya adalah E. penambahan jumlah warga yang dengan sadar ikut menjaga ekosistem cukup besar.

Baca Juga: Pengertian Affix, Prefix, Suffix, Infix Beserta Contohnya

Topik: Makna Kata

Tulisan makna, topik contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM.
Ilustrasi topik makna kata. (Arsip Zenius)

Satu kata bisa memiliki interpretasi makna yang berbeda-beda, Sobat Zenius. Untuk itu, elo perlu memperhatikan beberapa hal, seperti makna kata dasarnya menurut KBBI dan konteks dimana sebuah kata itu digunakan.

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM

1. Pemerintah merasa bangga telah memprioritaskan hasil karya sendiri dalam menopang pembangunan konstruksi nasional. Kata yang tepat untuk menggantikan kata memprioritaskan dalam kalimat di atas adalah ….

A. mengunggulkan

B. mendahulukan

C. memperhatikan

D. mempertahankan

E. menggunakan

Jawaban dan Pembahasan:

Apa nih jawaban elo untuk pertanyaan di atas? Kira-kira mana sih yang artinya sama dengan kata “memprioritaskan”.

Imbuhan konfiks pada kata “prioritas”.
Ilustrasi imbuhan dari kata “prioritas”.(Arsip Zenius)

Nah, kata “memprioritaskan” itu kan berasal dari kata dasar “prioritas” yang dikenai imbuhan mem- dan -kan. Kalau elo cek di KBBI, “prioritas” itu artinya didahulukan atau diutamakan.

Nah, dari pilihan yang ada, kira-kira mana tuh kata yang memiliki interpretasi yang paling mirip dengan arti kata “prioritas”? Yak betul sekali!

Jawabannya adalah B. mendahulukan.

Baca Juga: Contoh Soal Ide Pokok dalam Paragraf dan Pembahasannya

2. Insiden pesawat keluar landasan merupakan kecelakaan yang paling sering terjadi. Kata yang tepat untuk menggantikan kata insiden dalam kalimat di atas adalah ….

A. tindakan

B. kejadian

C. keadaan

D. kecelakaan

E. kenyataan

Jawaban dan Pembahasan:

Siapa nih yang bingung antara “kejadian” dan “kecelakaan”?

View Results

Loading ... Loading ...

Kalau dilihat dari peristiwanya sih memang kata “kecelakaan” nampak sesuai ya, Sobat Zenius. Jadi semacam menggambarkan kecelakaan pesawat terbang gitu.

Tapi, kita perlu mengecek nih makan katanya berdasarkan KBBI.

Apa sih maknanya? Artinya adalah berlangsungnya suatu kejadian. Maka, jawaban yang paling tepat adalah B. kejadian.

Nah, jenis makna yang sesuai dengan KBBI seperti arti kata “insiden” itu merupakan makna denotatif

Topik: Kata Hubung atau Konjungsi

Apa sih kata hubung itu? Seperti namanya ya, kata hubung atau konjungsi merupakan kata yang dihubungkan untuk menghubungkan dua atau lebih kata, klausa, kalimat, maupun paragraf.

Fungsi konjungsi atau kata hubung.
Ilustrasi fungsi konjungsi. (Arsip Zenius)

Jenis konjungsi bisa dibagi jadi tiga nih, yaitu konjungsi antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf.

Sedangkan, berdasarkan fungsinya ada konjungsi aditif, adversatif, penghubung klausa, dan penghubung temporal. Untuk dapat penjelasan masing-masing macamnya, elo bisa cek artikel di bawah ini, ya.

Baca Juga: Pengertian Konjungsi, Jenis, dan Cara Menggunakannya

Nah, pada contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM kali ini, kita akan menggunakan konjungsi antarkalimat, Sobat Zenius. Tanpa berlama-lama, yuk, langsung kita ke soalnya!

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM

1. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang kata hubung.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang kata hubung. (Arsip Zenius)

Isian yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang dalam bacaan di atas adalah ….

A. sedangkan

B. akan tetapi

C. selanjutnya

D. mesikupun

E. bahkan

Jawaban dan Pembahasan:

Pada bacaan, kalimat (6) memiliki bagian yang masih rumpang, Sobat Zenius.

Kalimat (6) sendiri membicarakan tentang syarat yang perlu dipenuhi. Syarat untuk apa? Nah, jawabannya ada pada kalimat (5)

Karena menghubungkan dua kalimat, maka kita butuh konjungsi antarkalimat. Nah, dari pilihan di atas, yang merupakan konjungsi antarkalimat hanya B. akan tetapi, C. selanjutnya, dan E. bahkan.

Karena pada kalimat (6) ada unsur ketidak selarasan atau kontra dengan kalimat sebelumnya, maka, dari tiga pilihan tersebut, yang paling tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah B. akan tetapi.

Kalau elo coba masukin pilihan yang lainnya pun, pasti bunyi kalimatnya akan sumbang atau nggak nyambung.

2. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang kata hubung.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang kata hubung. (Arsip Zenius)

Hubungan kalimat (2) dan kalimat (3) pada bacaan di atas dapat diperjelas dengan kata penghubung ….

A. ketika itu

B. di samping itu

C. karena itu

D. selain itu

E. selanjutnya

Jawaban dan Pembahasan:

Sekarang elo punya tugas untuk menghubungkan kalimat (2) dan (3), nih.

Kalimatnya tentang apa sih? Kalimat (2) itu tentang kesadaran terhadap suatu hal, yaitu tren pembangunan rendah karbon.  Sedangkan, kalimat (3) ini menyatakan hasil dari kesadaran itu, yaitu upaya menggenjot ekonomi yang tidak terlepas dari pertumbuhan rendah emisi dan pertumbuhan berkelanjutan.

Dari bahasannya, kedua kalimat itu punya hubungan sebab-akibat, Sobat Zenius. Karena A maka B dilakukan.

Maka, kata hubung yang tepat adalah C. karena itu, yang menunjukan akibatnya.

Topik: Penggunaan Tanda Koma

Tanda baca.
Ilustrasi tanda baca. (Arsip Zenius)

Koma merupakan salah satu tanda baca, yang peletakannya bisa sebelum unsur-unsur pemerincian, konjungsi antarklausa (tetapi, melainkan, sehingga) atau setelah konjungsi antarkalimat (oleh karena itu, meskipun demikian).

Fungsi koma sendiri dapat merinci informasi, memberi kalimat atau informasi tambahan, maupun menghindari salah baca. 

Kita coba identifikasi penggunaan koma yang benar pada dua contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM di bawah ini, yuk!

Contoh Soal Bahasa Indonesia UM UGM

1. Penggunaan tanda baca Koma (,) yang tepat terdapat dalam kalimat ….

A. beberapa mahasiswa yang lolos tes dan memenuhi persyaratan, akan mendapat beasiswa dari universitas terkenal di Tokyo

B. para mahasiswa yang akan mengikuti tes kemampuan bahasa Jepang secara gratis diharapkan mendaftarkan diri di ruang kantor

C. para ahli matematika merasa kagum, ketika mengetahui perhitungan lebah yang sangat cermat

D. seorang pedagang di pasar mengatakan, sambil melayani pelanggannya, bahwa kenaikan harga cabai dan bawang merah sudah berlangsung selama tiga tahun

E. para penyelenggara negara yang dalam batas waktu tertentu tidak melaporkan harta kekayaannya ke KPK, akan dikenakan sanksi yang berupa denda atau hukuman

Jawaban dan Pembahasan:

Dari pilihan di atas, jawaban yang benar itu terletak pada pilihan D. seorang pedagang di pasar mengatakan, sambil melayani pelanggannya, bahwa kenaikan harga cabai dan bawang merah sudah berlangsung selama tiga tahun.

Kenapa? 

Karena, penggunaan dua koma pada kalimat tersebut sesuai dengan fungsi dan peletakannya, Sobat Zenius.

Koma pertama itu memberikan informasi tambahan tentang hal yang dilakukan pedagang saat ia mengatakan sesuatu. Lalu, koma kedua diletakkan sebelum konjungsi antarklausa (bahwa).

2. Perhatikan bacaan di bawah ini.

Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang penggunaan tanda koma.
Ilustrasi Bacaan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM tentang penggunaan tanda koma. (Arsip Zenius)

Pemakaian tanda baca koma (,) yang salah terdapat dalam ….

A. kalimat (1)

B. kalimat (2)

C. kalimat (3)

D. kalimat (4)

E. kalimat (5)

Jawaban dan Pembahasan:

Penggunaan koma pada contoh bacaan tersebut tepat kecuali pada D. kalimat (4).

Yuk, kita cermati kalimatnya:

(4) Setelah melampaui Thailand sampai akhir tahun 2017 dengan jumlah publikasi ilmiah internasional Indonesia mencapai angka 18.500, pada triwulan pertama tahun 2018 Indonesia berhasil menggeser Singapura, sehingga menempati urutan ke-2 di ASEAN setelah Malaysia.

Terdapat dua koma di dalam kalimat tersebut. Koma pertama setelah angka 18.500 itu benar penggunaannya, sebagai pemisah antara anak kalimat dan induk kalimat. Kedua klausa setelah dan sebelum koma itu sama-sama memiliki subjek dan predikat.

Namun, penggunaan koma kedua sebelum kata “sehingga”itu tidak tepat karena konjungsi sehingga tidak perlu didahului dengan koma.

Gimana? Walaupun koma itu kecil, ternyata penggunaannya nggak bisa sembarangan ya? Ada aturan yang harus diikuti.

Nah, untuk tahu aturan serta contoh penggunaan koma, elo bisa cek materi di bawah ini.

Tanda Koma

Penutup

Gimana, sudah siap jadi pejuang UTBK sekaligus UM UGM?

View Results

Loading ... Loading ...

Kalau siap, berarti elo juga harus mau untuk banyak-banyak mengerjakan contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM, dong. 

Nah, karena contoh yang gue sampaikan di dalam artikel ini belum semuanya, elo bisa cek contoh soal lengkapnya dengan mengklik banner di bawah ini, ya.

contoh soal Bahasa Indonesia UM UGM

Referensi

10 PTN Paling Diminati Selama SBMPTN, Bisa Jadi Referensi 2022 – Kompas (2021)

Bagikan Artikel Ini!