Contoh Soal Bahasa Indonesia SIMAK UI dan Pembahasan

Ilustrasi Belajar Bahasa Indonesia SIMAK UI

Hai Sobat Zenius, siapa di sini yang lagi ngambis buat masuk kampus UI? Untuk menjadi bagian dari UI, si kampus perjuangan, elo bisa mendaftar melalui tiga jalur seleksi, yaitu SNMPTN, SBMPTN, dan Seleksi Masuk yang dikenal dengan SIMAK UI.

So, elo harus memanfaatkan tiga kesempatan yang ada. Jangan sampai karena elo sudah pede dan merasa ngerjain SBMPTN dengan benar elo mengabaikan tes seleksi mandiri seperti SIMAK UI yang dilaksanakan sebelum pengumuman hasil SBMPTN.

Sesuai namanya, SIMAK UI diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang tertarik berkuliah di UI. apa saja, sih, materi yang diujikan pada simak UI? Nah, materi yang diujikan pada SIMAK UI dibagi menjadi tiga, yaitu

  1. Tes Kemampuan Dasar (KD). Meliputi Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
  2. Tes Kemampuan IPA (KA). Meliputi Matematika IPA, Fisika, Kimia, dan Biologi.
  3. Tes Kemampuan IPS (KS). Meliputi Ekonomi Sejarah, Geografi, dan Sosiologi.

Kalau elo mengambil pilihan program studi IPS, maka elo akan diujikan adalah Tes Kemampuan Dasar dan Tes Kemampuan IPS. Begitu pula kalau elo mengambil pilihan program studi IPA, maka elo akan diujikan Tes Kemampuan Dasar dan Tes Kemampuan IPA.

Sedangkan kalau elo mengambil program studi baik IPA maupun IPS maka elo akan diujikan ketiga materi di atas.

Nah, di artikel kali ini gue akan bahasa salah satu mata pelajaran yang diujikan pada SIMAK UI dan dekat sekali dengan kita. Ada yang tahu, nggak? Yups, materi tersebut adalah Bahasa Indonesia! Sehari-hari kita berbahasa, berinteraksi dengan orang lain menggunakan bahasa. Tapi, kok ketika bahasa Indonesia dijadikan soal jadi susah, ya? Ada yang ngerasain juga, nggak? Komen di bawah, ya!

Kalau elo ngerasa gitu juga, harap tenang. Kenapa? Karena di artikel ini gue akan sharing tentang tes Bahasa Indonesia, contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI yang pernah muncul, dan pembahasannya. 

So, pastikan elo simak baik-baik informasi contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI di bawah ini, ya.

Kenalan Dengan Bahasa Indonesia SIMAK UI

Sobat Zenius, siapa sih yang menciptakan bahasa? Atau muncul begitu saja? Ngga, dong!

Bahasa merupakan kesepakatan bersama. Contohnya elo dan temen elo berinisiatif menciptakan kata, makna, dan pengaplikasiannya. Tujuannya, ya, buat komunikasi keduanya aja. Apakah itu bisa dikatakan menciptakan bahasa?

Penciptaan Kata dalam Bahasa
Penciptaan Kata dalam Bahasa (Sumber: Arsip Zenius)

Singkatnya, siapa saja bisa menciptakan kata. Akan tetapi, permasalahannya adalah bagaimana cara menyodorkan kata yang kita ciptakan ke peradaban dan dipakai bersama? 

Kurang lebih begitulah cara bahasa dapat tercipta. Melalui kata-kata, yang kemudian disusun menjadi kalimat, dan berpadu menjadi bahasa. 

Nah, setelah tahu bagaimana bahasa tercipta, kita kembali ke bahasan utama, yuk. Topik apa saja, sih yang sering diujikan di SIMAK UI Bahasa Indonesia?

Jadi, ada beberapa materi Bahasa Indonesia yang perlu elo kuasai untuk menghadapi SIMAK UI. Diantaranya: 

  1. Ide pokok kalimat 
  2. Ide pokok paragraf
  3. Perbaikan kalimat
  4. Kalimat efektif
  5. Pernyataan sesuai atau tidak sesuai
  6. Simpulan

Paham materi nggak cukup dalam mempersiapkan diri menghadapi SIMAK UI. Elo juga perlu asupan  contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI untuk lebih siap menghadapi tes yang satu ini. Untuk itu, tanpa berbasa-basi, yuk, simak contoh soalnya.

Contoh Soal Bahasa Indonesia SIMAK UI

Khusus buat elo, berikut soal-soal Bahasa Indonesia SIMAK UI yang pernah muncul di tahun 2017 – 2019. Susah, nggak, ya? Simak, yuk.

Topik: Ide Pokok Kalimat

Ide pokok merupakan ide utama dalam membangun sebuah teks. Misalnya gue mau membuat teks tentang informasi SIMAK UI. Kemudian nanti akan dibahas, apa itu SIMAK UI? Apa saja yang diujikan? Bagaimana alur pendaftarannya, dan seterusnya.

Nah, biar makin kebayang, nih. Kita simak contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI pada topik ide pokok kalimat, yuk.

Contoh Soal 1

(1) Setelah penemuan lukisan tangan tertua di dunia yang berusia sekitar 40.000 tahun, sejumlah peneliti gabungan melacak jejak manusia purba yang berkaitan dengan lukisan tersebut. (2) Para arkeolog dan peneliti melakukan ekskavasi di Leang Bulu Buttue di kawasan karst, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tak jauh dari tempat penemuan lukisan cadas tertua di dunia pada 2014. (3) Saat ini ribuan artefak batu, tulang binatang dan beberapa temuan lainya dalam proses analisis tim arkeologi indonesia Australia.

(4) “Kami pernah menemukan lukisan atau seni cadas yang berusia 40.000 tahun dan boleh dikatakan sebagai tertua di dunia. (5) Kami akan mencari manusia yang membuat lukisan ini. (6) Penelitian ini nantinya akan mempunyai nilai penting untuk menjelaskan bentuk-bentuk kehidupan manusia purba yang pernah tinggal di wilayah ini, misalnya kehidupan budaya dan sosial mereka,” kata Dr. Adam Brumm dari Griffith University, Salah satu pemimpin penelitian ini di Maros.

(7) Ekskavasi saat ini, masih berkaitan dengan ekskavasi pada 2013, 2014, dan 2016 di kawasan Karst Maros. (8) Penelitian pada 2013 – 2015 tidak hanya menemukan lukisan tertua yang berusia 40.000 tahun, tetapi juga perhiasan prasejarah yang berusia sekitar 30.000 tahun. (9) Penghuni gua membuat anting-anting dan manik-manik dari tulang dan gigi mamalia darat endemik Sulawesi, seperti babi, rusa, dan kuskus beruang. (10) Ternyata, perhiasan yang ditemukan di Leang Bulu Bettue adalah temuan pertama di Indonesia sehingga penghuninya mengukir simbol-simbol geometris di atas batu. (11) Temuan yang membuat arkeolog optimis akan menemukan penghuni atau manusia yang berkaitan dengan lukisan dan perhiasan itu.

Apa gagasan utama pada kalimat (1)?

A. lukisan tangan tertua berusia sekitar 40.000 tahun

B. penemuan lukisan tangan tertua di dunia

C. peneliti gabungan melacak jejak manusia purba

D. jejak manusia purba berkaitan dengan lukisan tangan tertua

E. sejumlah peneliti melacak manusia pencipta Iukisan purba

Jawaban dan pembahasan:

Kalimat (1) merupakan kalimat majemuk. Hal ini ditandai dengan tanda koma yang memisahkan antara induk kalimat dan anak kalimat. Nah, masih pada inget nggak, nih? Kalau gagasan utama kalimat majemuk terdapat pada induk kalimat atau anak kalimat, ya? Yap. Di induk kalimat, ya.

Struktur Kalimat Majemuk
Struktur Kalimat Majemuk (Sumber: Arsip Zenius)

Pada kalimat (1) disebutkan bahwa terdapat peneliti yang melacak jejak manusia purba yang berkaitan dengan lukisan.  Sehingga, jika kita cocokan dengan opsi jawaban di atas, jawaban yang tepat adalah C. peneliti gabungan melacak jejak manusia purba.

Baca Juga: Materi 4 Ide Pokok Paragraf dan Contoh Soal.

Contoh Soal 2

(1) Rumah pintar (smart home) merupakan istilah yang biasanya digunakan untuk mendefinisikan sebuah tempat tinggal yang menggunakan sebuah pengendali jarak jauh (remote control) untuk mengintegrasi berbagai perangkat yang ada secara otomatis. (2) Rumah pintar dapat dikatakan sebagai sebuah rumah yang saling terhubung (e-home) secara otomatis. (3) Rumah tersebut dikatakan cerdas karena dapat memonitor seluruh kegiatan melalui sebuah komputer. (4) Rumah pintar terdiri atas beberapa perangkat yang saling terhubung dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pemilik rumah. (5) Rumah pintar dapat mengendalikan sistem secara otomatis, mulai dari kontrol cahaya, suhu ruangan, peralatan multimedia, dan keamanan. (6) Perangkat teknologi yang digunakan memungkinkan kegiatan berjalan secara otomatis, tanpa bersentuhan langsung dengan tangan pemilik rumah. (7) Cukup dengan remote control, pemilik rumah dapat beraktivitas dengan lebih mudah, lebih efisien, aman, dan murah.

Gagasan pokok kalimat (7) adalah ….

A. cukup dengan remote control

B. pemilik rumah dapat beraktivitas

C. pemilik rumah lebih mudah beraktivitas

D. remote control lebih efisien, aman, dan murah

E. dengan remote control, pemilik rumah beraktivitas

Jawaban dan pembahasan:

(7) Cukup dengan remote control, pemilik rumah dapat beraktivitas dengan lebih mudah, lebih efisien, aman, dan murah.

Dari kalimat (7) kita dapat informasi bahwa remote control memudahkan, lebih, aman, dan murah pemilik rumah dalam beraktivitas. Dan jika kita= cermati pada opsi jawaban di atas, yang memiliki makna yang sama adalah C. pemilik rumah lebih mudah beraktivitas.

Elo juga bisa mencoba latihan soal terkait topik ide pokok kalimat di sini, ya.  Oh iya, kedua soal di atas pernah muncul pada SIMAK UI tahun 2018 dan 2019, lho, Sobat Zenius.

Topik: Ide Pokok Paragraf

Hampir mirip dengan ide pokok kalimat, bedanya ide pokok paragraf cakupannya lebih luas. Mengapa? Elo pasti masih pada inget, dong? Apa itu paragraf? Gue bilang lebih luas karena paragraf merupakan kalimat-kalimat yang berisi ide pokok. Masih inget, dong?

Nah, terus, bagimana, sih, penerapannya pada soal? Coba kerjakan soal di bawah ini, ya.

Contoh Soal 1

(1) Salah satu ubur-ubur paling primitif di dunia, Cassiopea, tidur setiap malam. (2) Ubur-ubur berukuran sekitar 2.5 – 5 sentimeter ini sering disebut sebagai ubur-ubur terbalik karena mereka hidup di dasar laut dengan tentakel yang menghadap ke atas. (3) Hewan ini yang dapat ditemukan di perairan dangkal di Samudra Pasifik dan Atlantik Barat.

(4) Melalui berbagai eksperimen di laboratorium, para peneliti menyimpulkan bahwa Cassiopea memenuhi dua kriteria penting tentang tidur, yakni berkurangnya aktivitas dan respons terhadap stimulus untuk jangka waktu tertentu dan meningkatnya keinginan untuk tidur setelah kekurangan tidur. (5) Para peneliti menemukan bahwa tubuh Cassiopea bergetar 30% lebih lambat pada malam hari dibandingkan siang hari. Kemudian, ketika tempat mereka tidur diambil, mereka membutuhkan waktu sekitar lima detik untuk bangun dan mengorientasikan diri mereka kembali. (7) Selanjutnya, ketika para peneliti membuat mereka tidak bisa tidur dengan menyemprotkan air, Cassiopea menjadi lebih sering tertidur pada siang hari. (8) Bukti-bukti tersebut juga menunjukkan bahwa hewan yang tidak memiliki sistem saraf yang terpusat sekalipun, seperti Cassiopea, juga membutuhkan tidur. (9) Hal ini berarti tidur menjadi keadaan perilaku paling kuno yang tertanam dalam garis keturunan hewan.

Gagasan pokok bacaan di atas adalah ….

A. dua kriteria penting tidur bagi Cassiopea

B. pembuktian perilaku tidur ubur-ubur

C. ciri-ciri hewan primitif di dunia

D. perilaku tidur pada hewan tanpa sistem saraf terpusat

E. tidur sebagai perilaku kuno dalam garis keturunan hewan

Jawaban dan pembahasan:

Untuk mencari gagasan pokok, terdapat langkah-langkah yang perlu dilakukan, yaitu mencari gagasan tiap paragraf, kata kunci, dan simpulkan keduanya. 

Gagasan utama paragraf satu terdapat pada kalimat (1), yaitu salah satu ubur-ubur paling primitif di dunia adalah Cassiopea yang tidur setiap malam. 

Gagasan utama paragraf dua terdapat pada kalimat (4), yaitu  para peneliti menyimpulkan bahwa Cassiopea memenuhi dua kriteria penting tentang tidur, yakni berkurangnya aktivitas dan respons terhadap stimulus untuk jangka waktu tertentu dan meningkatnya keinginan untuk tidur setelah kekurangan tidur.

Kata kunci yang kita dapat adalah ubur-ubur dan tidur. Sehingga, jawaban yang tepat adalah A. dua kriteria penting tidur bagi Cassiopea.

Baca Juga: Cara Menentukan Ide Pokok dari Suatu Paragraf

Contoh Soal 2

Walaupun terletak tepat di pinggir Danau Toba, Desa Tigaras bukanlah pilihan umum untuk berwisata. Orang-orang lebih mengenal Parapat sebagai gerbang pariwisata Danau Toba. Tigaras memang belum dikelola sebaik Parapat untuk jadi tujuan wisata. Salah satu bukti yang paling kasatmata adalah akses jalannya masih buruk. Aspalnya berlubang-lubang dan angkutan umum terbatas.

Gagasan utama paragraf di atas adalah ….

A. letak Desa Tigaras di pinggir Danau Toba

B. perbandingan Desa Tigaras dengan Parapat

C. belum baiknya pengelolaan Desa Tigaras sebagai tempat wisata

D. alasan Parapat sebagai tujuan wisata di Danau Toba

E. pilihan lokasi wisata yang ideal di Danau Toba

Jawaban dan pembahasan:

Inti teks di atas adalah membahas mengenai Desa Tigaras yang belum dikelola sebagai Desa Parapat untuk menjadi tujuan wisata.  Hal ini terbukti dari beberapa akses menuju Desa Tigaras yang masih buruk. 

Dari penjelasan, gagasan utama soal di atas adalah B. perbandingan Desa Tigaras dan Parapat.

Selain soal di atas, elo juga bisa mencoba mengerjakan soal SIMAK UI tahun 2017. Selamat mencoba. Nah, contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI di atas pernah muncul pada tahun 2018 dan 2019, lho.

Topik: Perbaikan Kalimat

Seperti namanya, pada topik ini elo akan diuji untuk memperbaiki kalimat. Pada topik ini kejelian elo sangat diperlukan, nih. Kejelian tersebut meliputi struktur kalimat mulai dari konjungsi, penempatan subjek, predikat, kata keterangan, dan masih banyak lagi.

Biar makin kebayang, coba kerjakan soal di bawah ini, yuk.

Contoh Soal 1

(1) Peringatan Hari Raya Galungan di Kabupaten Semarang berlangsung khidmat. (2) Umat Hindu di Bumi Serasi ini menggelar persembahyangan di pura dan candi yang ada di Kabupaten Semarang, seperti yang dilakukan belasan umat Hindu di Desa Asinan, Bawen, yang menggelar persembahyangan di Candi Ngempon, Kecamatan Bergas.

(3) Ritual persembahyangan di Candi Ngempon ini memperlihatkan akulturasi  budaya Jawa dan Hindu yang cukup kental. (4) Mulai dari pakaian hingga rupa-rupa sesaji menjadi persembahan. (5) Para laki-laki terlihat memakai penutup kepala blangkon, berbaju surjan warna hitam, dan memakai bawahan berupa kain jarik (batik). (6) “Karena kami di Jawa, adat-adat Jawa kami pakai. (7) Sama seperti di Bali, ikat kepala dan bajunya itu bagian dari adat, umat apa pun memakainya,” kata Pemangku Pura Tirtaloka, Dwi Yanto. (8) Sementara itu, sejumlah sesaji yang dibawa, menurutnya, merupakan warisan budaya sejak zaman Majapahit. (9) Antara lain adalah daksina atau palinggihan (tempat duduk) bagi Yang Maha Esa dan tumpeng janganan sebagai perlambang permohonan kepada Sang Hyang Widhi agar diberi seger kuwarasan (segar bugar). (10) Tidak hanya itu, kidung mantra yang  dinyanyikan dalam persembahyangan ini pun menggunakan bahasa Jawa. (11) Lebih jauh lagi, dalam memaknai hari raya Galungan ini juga menggunakan sudut pandang budaya Jawa.

Kalimat perbaikan dari kalimat (11) adalah ….

A. lebih jauh lagi, memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandangan budaya Jawa

B. secara lebih jauh, memaknai hari raya Galungan ini juga menggunakan sudut pandang budaya Jawa

C. lebih jauh, pemaknaan hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa

D. secara lebih dalam, kita memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa

E. lebih jauh lagi, dalam memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa

Jawaban dan pembahasan:

Penjelasan Struktur Kalimat (11)
Penjelasan Struktur Kalimat (11) (Sumber: Arsip Zenius)

Predikat pada kalimat menggunakan meng- yang artinya merupakan predikat aktif. Syarat untuk predikat aktif adalah subjek yang melakukan itu. Sedangkan pada teks di atas subjeknya abstrak. Nah, jadi, kita perlu, nih, mengubah predikatnya menjadi pasif dengan mengubah kata “menggunakan” menjadi “digunakan.

So, jawaban yang tepat untuk memperbaiki kalimat pada soal adalah E. lebih jauh lagi, dalam memaknai hari raya Galungan ini juga digunakan sudut pandang budaya Jawa.

Contoh Soal 2

(1) Salah satu ubur-ubur paling primitif di dunia, Cassiopea, tidur setiap malam. (2) Ubur-ubur berukuran sekitar 2.5 – 5 sentimeter ini sering disebut sebagai ubur-ubur terbalik karena mereka hidup di dasar laut dengan tentakel yang menghadap ke atas. (3) Hewan ini yang dapat ditemukan di perairan dangkal di Samudra Pasifik dan Atlantik Barat.

(4) Melalui berbagai eksperimen di laboratorium, para peneliti menyimpulkan bahwa Cassiopea memenuhi dua kriteria penting tentang tidur, yakni berkurangnya aktivitas dan respons terhadap stimulus untuk jangka waktu tertentu dan meningkatnya keinginan untuk tidur setelah kekurangan tidur. (5) Para peneliti menemukan bahwa tubuh Cassiopea bergetar 30% lebih lambat pada malam hari dibandingkan siang hari. Kemudian, ketika tempat mereka tidur diambil, mereka membutuhkan waktu sekitar lima detik untuk bangun dan mengorientasikan diri mereka kembali. (7) Selanjutnya, ketika para peneliti membuat mereka tidak bisa tidur dengan menyemprotkan air, Cassiopea menjadi lebih sering tertidur pada siang hari. (8) Bukti-bukti tersebut juga menunjukkan bahwa hewan yang tidak memiliki sistem saraf yang terpusat sekalipun, seperti Cassiopea, juga membutuhkan tidur. (9) Hal ini berarti tidur menjadi keadaan perilaku paling kuno yang tertanam dalam garis keturunan hewan.

Untuk memperbaiki kalimat (3) di atas, hal yang harus dilakukan adalah ….

A. membuang kata “dapat”

B. membuang kata “yang”

C. mengganti kata “ditemukan” menjadi “ditemui”

D. mengganti kata “di” menjadi “pada”

E. mengganti kata “dan” menjadi “serta”

Jawaban dan pembahasan:

Kalimat (3): Hewan ini yang dapat ditemukan di perairan dangkal di Samudra Pasifik dan Atlantik Barat.

Untuk memperbaiki kalimat (3), kita bisa membuang kata “yang”. Mengapa? Karena nomina jika ditambahkan dengan kata “yang” akan membuat kalimat kata selanjutnya menjadi kata keterangan nomina. Pada kasus di atas, jika kata “yang” dihilangkan, maka kata setelah nomina akan berubah menjadi predikat dan lebih padu. 

Sehingga, jawaban yang tepat untuk pertanyaan diatas adalah B. membuang kata “yang”.

Baca Juga: Mengenal Ejaan Bahasa Indonesia dan Penggunaannya

Contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI terkait topik perbaikan kalimat di atas pernah muncul pada SIMAK UI tahun 2017 dan 2018, lho, Sobat Zenius

Topik: Kalimat Efektif

Kalimat efektif merupakan kalimat yang tersusun sesuai kaidah yang berlaku dan memenuhi unsur yang harus dimiliki tiap kalimat,memperhatikan EYD, dan bisa memberikan pengaruh. Pertanyaannya, pengaruh yang bagaimana, sih?

Tentu saja pengaruh kemudahan diterima bagi pendengar. Kalau kalimatnya nggak efektif, pasti pendengar juga akan bingung, dong? Ini orang ngomong apa, sih? Bisa jadi akhirnya pendengar mendapatkan informasi yang salah. Sederhananya begitu, ya, tentang kalimat efektif.

Biar makin kebayang lagi, langsung aja cek contoh soalnya, yuk.

Contoh Soal 1

(1) Setelah penemuan lukisan tangan tertua di dunia yang berusia sekitar 40.000 tahun, sejumlah peneliti gabungan melacak jejak manusia purba yang berkaitan dengan lukisan tersebut. (2) Para arkeolog dan peneliti melakukan ekskavasi di Leang Bulu Buttue di kawasan karst, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tak jauh dari tempat penemuan lukisan cadas tertua di dunia pada 2014. (3) Saat ini ribuan artefak batu, tulang binatang dan beberapa temuan lainya dalam proses analisis tim arkeologi Indonesia Australia.

(4) “Kami pernah menemukan lukisan atau seni cadas yang berusia 40.000 tahun dan boleh dikatakan sebagai tertua di dunia. (5) Kami akan mencari manusia yang membuat lukisan ini. (6) Penelitian ini nantinya akan mempunyai nilai penting untuk menjelaskan bentuk-bentuk kehidupan manusia purba yang pernah tinggal di wilayah ini, misalnya kehidupan budaya dan sosial mereka,” kata Dr. Adam Brumm dari Griffith University, Salah satu pemimpin penelitian ini di Maros.

(7) Ekskavasi saat ini, masih berkaitan dengan ekskavasi pada 2013, 2014, dan 2016 di kawasan Karst Maros. (8) Penelitian pada 2013 – 2015 tidak hanya menemukan lukisan tertua yang berusia 40.000 tahun, tetapi juga perhiasan prasejarah yang berusia sekitar 30.000 tahun. (9) Penghuni gua membuat anting-anting dan manik-manik dari tulang dan gigi mamalia darat endemik Sulawesi, seperti babi, rusa, dan kuskus beruang. (10) Ternyata, perhiasan yang ditemukan di Leang Bulu Bettue adalah temuan pertama di Indonesia sehingga penghuninya mengukir simbol-simbol geometris di atas batu. (11) Temuan yang membuat arkeolog optimis akan menemukan penghuni atau manusia yang berkaitan dengan lukisan dan perhiasan itu.

Kalimat yang tidak efektif pada bacaan di atas adalah kalimat ….

A. (4)

B. (6)

C. (8)

D. (9)

E. (11)

Jawaban dan pembahasan:

Kalimat efektif memiliki syarat harus ada subjek dan predikat yang jelas, kalimatnya dianggap utuh dan efektif. Untuk itu, coba kita cek dari masing-masing opsi jawaban, yuk.

Penjelasan Struktur Kalimat pada Soal
Penjelasan Struktur Kalimat pada Soal (Sumber: Arsip Zenius)

Nah, pada kalimat (11), tidak ada predikat. Mengapa? Karena kata “yang” pada kalimat (11) membuat kata setelah subjek menjadi kata keterangan. Sehingga, kalimat (11) menjadi tidak efektif. Dan jawaban untuk pertanyaan di atas adalah E. (11).

Pelajari Juga: Video Materi Kalimat Efektif

Contoh Soal 2

(1) Meskipun gejala dan efeknya hampir mirip, ada perbedaan besar antara stres dan depresi. (2) Depresi merupakan masalah kesehatan umum yang dapat menyebabkan periode kesedihan berkepanjangan dan memicu pikiran bunuh diri. (3) Di lain sisi, stres juga masalah umum dan serius, tetapi sering diremehkan dan menganggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (4)Apa perbedaan antara depresi dan stres? (5) Depresi merupakan kondisi klinis yang memiliki beberapa gejala yang jelas. (6) Ini merupakan penyakit umum yang cukup banyak menyerang populasi dunia. (7) Sama seperti gangguan kardiovaskuler, depresi dikategorikan sebagai sebuah penyakit. (8) Sementara itu, stres memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. (9) Stres dapat hadir dalam jutaan bentuk, apakah itu masalah keluarga, tekanan pekerjaan dan keuangan, serta kesepian. (10) Sesuatu yang dianggap seseorang sebagai tugas sehari-hari dan dapat diselesaikan dengan mudah juga menyebabkan stres.

Kalimat manakah yang tidak efektif pada bacaan di atas?

A. kalimat (1)

B. kalimat (2)

C. kalimat (3)

D. kalimat (4)

E. kalimat (6)

Jawaban dan pembahasan:

Jawaban yang tepat adalah kalimat (3). Mengapa? Karena terdapat kata “menganggap” yang menggambarkan kalimat aktif dan harus dilakukan makhluk hidup. Sedangkan pada kalimat (3) subjeknya adalah stres dan bukan makhluk hidup. 

So, udah jelas, ya? Jawabannya adalah C. kalimat (3).

Topik: Pernyataan Sesuai atau Tidak Sesuai

Soal Bahasa Indonesia agaknya nggak bisa dipisahkan dengan topik yang satu ini. Dari elo SD hingga tes SIMAK UI pun masih sering memunculkan soal ini. Topik ini sangat menguji pemahaman isi bacaan elo. 

Kunci untuk mengerjakan soal tipe ini adalah sering-sering latihan. Untuk itu, elo bisa coba kerjakan soal di bawah ini, ya. 

Contoh Soal 1

(1) Nelayan di pantai selatan Kabupaten Kebumen memilih mencari lobster selama cuaca buruk melanda perairan itu. (2) Selain harganya mahal, biaya operasional nelayan juga tidak besar karena area tangkapan lobster hanya terletak di sekitar bukit-bukit karang tepi pantai. (3) Muslimin (45), nelayan Pantai Pasir, mengatakan bahwa masa panen lobster berlangsung pada saat gelombang laut tinggi menyebabkan nelayan tidak bisa melaut. (4) Dalam sekali tangkapan, paling sedikit nelayan membawa lobster 2 kg. (5) “Untuk sekali melaut, satu perahu bisa mendapat 4-5 kg, tetapi jika sepi hanya mendapat 2 kg. (6) Bahkan, beberapa perahu bisa mendapat 7 kg,” ujarnya.

(7) Dia menuturkan bahwa pendapatan dari menangkap lobster juga lebih besar daripada ikan laut. (8) Satu kilogram bisa  terjual Rp250.000,00 hingga Rp450.000,00. (9) Lobster merah dihargakan Rp250.000,00-Rp350.000,00 per kg, lobster hijau Rp250.000,00-Rp450.000,00 per kg, dan lobster mutiara Rp600.000,00-Rp1.000.000,00 per kg.

(10) Eko Wardi (33), nelayan di Pantai Menganti, mengatakan bahwa selain nilai ekonomi lebih tinggi, jarak dan waktu tangkap lobster lebih pendek. (11) Biasanya untuk melaut, nelayan membutuhkan 20 liter solar, tetapi untuk mencari lobster, mereka hanya membutuhkan 3-4 liter. (12) Selain lobster, kata Eko, beberapa komoditi laut lainnya yang dapat dicari di daerah pinggir pantai adalah rajungan dan ubur-ubur.

Pernyataan-pernyataan berikut sesuai dengan isi bacaan di atas, kecuali ….

A. hasil tangkapan lobster berkisar antara 2-7 kg sekali melaut

B. panen lobster terjadi pada saat gelombang laut tinggi

C. nelayan beralih mencari lobster karena hasil tangkapannya lebih banyak daripada ikan

D. selain lobster, nelayan dapat juga mencari rajungan dan ubur-ubur di daerah pinggir pantai

E. mencari lobster membutuhkan bahan bakar tidak sebanyak untuk mencari ikan laut

Jawaban dan pembahasan:

Untuk menjawab soal yang satu ini, kita cek, yuk, pernyataan dari masing-masing opsi dengan teks pada soal.

  • Pernyataan pada opsi a terdapat pada kalimat (4) – (6), tetapi kurang tepat. Mengapa? Karena sejumlah 2 – 7 kg bukan rata-rata hasil tangkapan lobster sekali melaut, melainkan 4 – 5 kg.
  • Pernyataan pada opsi b terdapat pada kalimat (3), sehingga pernyataan tersebut sesuai dengan isi bacaan.
  • Pernyataan pada opsi c terdapat pada kalimat (7), sehingga pernyataan tersebut sesuai dengan isi bacaan.
  • Pernyataan pada opsi d terdapat pada kalimat (12) sehingga penyataan tersebut sesuai dengan isi bacaan.
  • Pernyataan pada opsi e terdapat pada kalimat (11), sehingga pernyataan tersebut sesuai dengan isi bacaan.

Sehingga, dapat disimpulkan bahwa jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas dalah A. hasil tangkapan lobster berkisar antara 2-7 kg sekali melaut.

Contoh Soal 2

(1) Meskipun gejala dan efeknya hampir mirip, ada perbedaan besar antara stres dan depresi. (2) Depresi merupakan masalah kesehatan umum yang dapat menyebabkan periode kesedihan berkepanjangan dan memicu pikiran bunuh diri. (3) Di lain sisi, stres juga masalah umum dan serius, tetapi sering diremehkan dan menganggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (4) Apa perbedaan antara depresi dan stres? (5) Depresi merupakan kondisi klinis yang memiliki beberapa gejala yang jelas. (6) Ini merupakan penyakit umum yang cukup banyak menyerang populasi dunia. (7) Sama seperti gangguan kardiovaskuler, depresi dikategorikan sebagai sebuah penyakit. (8) Sementara itu, stres memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. (9) Stres dapat hadir dalam jutaan bentuk, apakah itu masalah keluarga, tekanan pekerjaan dan keuangan, serta kesepian. (10) Sesuatu yang dianggap seseorang sebagai tugas sehari-hari dan dapat diselesaikan dengan mudah juga menyebabkan stres.

Pernyataan manakah yang tidak sesuai dengan bacaan di atas?

A. depresi mempunyai kemiripan dengan stres

B. stres juga merupakan masalah kesehatan mental

C. depresi dapat berakibat fatal bagi penderitanya

D. ternyata ada perbedaan cukup besar antara stres dan depresi

E. stres sering kali dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari

Jawaban dan pembahasan:

Inti dari teks di atas:

  • Depresi merupakan masalah kesehatan, penyakit, gejalanya jelas.
  • Stres merupakan masalah umum, hadir dalam bentuk berbeda, tidak ada gejala yang jelas.

Lalu, mana pernyataan yang tidak sesuai? Kita cek masing-masing opsi, yuk.

  • Pernyataan pada opsi a dijelaskan pada kalimat (1), sehingga opsi ini sesuai dengan isi bacaan di atas.
  • Pernyataan pada opsi b menjelaskan bahwa stres merupakan masalah kesehatan mental, sedangkan pada teks disebutkan bahwa stres merupakan masalah umum. Sehingga, pernyataan ini kurang sesuai.
  • Pernyataan pada opsi c dijelaskan pada kalimat (2), di mana depresi bisa mengakibatkan bunuh diri yang mana merupakan hal yang sangat fatal. Sehingga, opsi ini sesuai dengan isi bacaan.
  • Pernyataan pada opsi d dijelaskan pada kalimat (1) juga, sehingga opsi ini juga sesuai dengan isi bacaan di atas.
  • Pernyataan pada opsi e dijelaskan pada kalimat (9), sehingga opsi ini sesuai dengan isi bacaan di atas.

Nah, jadi jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah B. stres juga merupakan masalah kesehatan mental.

Baca Juga: Strategi dan Tips Lolos SIMAK UI.

Kedua contoh soal terkait pernyataan sesuai atau tidak sesuai di atas pernah muncul pada soal SIMAK UI Bahasa Indonesia tahun 2017 dan 2019, lho, Sobat Zenius.

Oke, Sobat Zenius. Jadi, seperti itulah contoh soal Bahasa Indonesia SIMAK UI. Udah kebayang, dong, ya? Semoga informasi terkait contoh soal dan pembahasan di atas bermanfaat, ya!

Kalau elo masih ngerasa contoh soal di atas kurang, tenang-tenang. Zenius masih punya banyak kumpulan soal-soal SIMAK UI lainnya. Cuss, langsung klik banner di bawah ini aja, ya!

Latihan Soal SIMAK UI

Bagikan Artikel Ini!