Diskusi: Kenapa Teh Botol Membeku Ketika Dibuka?

Artikel ini menjabarkan langkah-langkah dan variabel eksperimen fenomena pembekuan Teh Botol yang bisa kamu coba sendiri.

Hey Guys. Seperti yang kalian bisa lihat, artikel Zenius Blog tuh biasanya bersifat satu arah. Ada penulis dari tim Zenius yang panjang lebar memaparkan satu topik, entah itu tips persiapan SBMPTN, tips mengatasi masalah belajar, hingga penjelasan fenomena sains dan sosial di kehidupan sehari-hari. Pemaparan tersebut kemudian ditanggapi oleh kalian para pembaca di bagian komen. Format ini dipakai di hampir seluruh artikel yang ada di Zenius Blog.

Tapi, kita juga sempat mencoba format lain pada Zenius Blog agar lebih bersifat 2 arah, yaitu format diskusi. Pada artikel format diskusi, biasanya tim Zenius mengangkat sebuah topik secara ringkas dan di bagian akhir meminta pendapat para pembaca terkait topik tersebut. Tulisan yang pernah kita bikin format ini adalah diskusi tentang OSPEK dan diskusi tentang Bela Negara. Lumayan rame tuh. Diskusinya juga termoderasi dengan baik, nggak ngalor-ngidul ke mana-mana.

Nah, kali ini, gue pengen ngajak kalian diskusi lagi nih. Tapi, bahan diskusi kali ini rada beda karena gue akan kasih kalian teka-teki Fisika untuk dipecahkan. Sebenarnya, ide teka-teki Fisika ini datangnya dari Wisnu, tutor Fisika kita. Tapi, gue jadi tertarik untuk melakukan dan bantuin eksperimen teka-teki Fisika ini. Kayak gimana tuh teka-tekinya? Yuk, langsung aja tonton video di bawah ini.

Wah, kok bisa ya, teh yang tadinya masih cair, tiba-tiba membeku dalam sekejap ketika dibuka? Membekunya malah di luar, bukan di dalam freezer! 😮 

Langkah-langkah Eksperimen

Apa kalian pernah mengalami kejadian serupa? Kalo lo penasaran atau nggak percaya, lo bisa cobain sendiri tuh eksperimennya. Simpel kok.

  • Beli teh botol atau minuman kemasan botol lainnya.
  • Teh botolnya kita masukin ke dalam freezer kulkas.
  • Setelah beberapa jam, kita keluarin teh botolnya.
  • Ternyata tehnya masih dalam bentuk cair.
  • Kita buka tutup botolnya, perlahan-lahan teh tersebut membeku

Variabel yang Perlu Diperhatikan dalam Eksperimen

Tapi di sini gue mesti jujur dulu nih. Eksperimen di atas gue lakukan nggak sekali langsung berhasil. Gue melakukan eksperimen terhadap beberapa teh botol dan mostly gagal. Hehehe. Kenapa bisa gagal? Jadi, keberhasilan eksperimen di atas bergantung pada beberapa hal berikut yang juga mesti lo perhatikan kalo lo ingin mencoba eksperimen ini.

1. Temperatur freezer & durasi di dalam freezer

Beda kulkas, beda temperaturnya. Dan sayangnya, nggak semua kulkas punya catatan atau display yang kasih tau temperatur freezer-nya berapa.

Perbedaan temperatur tiap kulkas ini nantinya ngaruh ke durasi penyimpanan teh botol di dalam freezer. Gue udah mencobakan di tiga kulkas berbeda. Pada ketiga kulkas ini, gue dapat tiga variasi durasi yang berbeda pula. Ada yang cuma butuh satu jam. Ada yang butuh satu setengah jam. Ada yang butuh 3 jam lebih. Makanya pada instruksi di atas, gue ga bisa kasih waktu yang pasti, gue cuma bisa bilang “beberapa jam”. Kalo durasinya kurang, teh botolnya masih sekedar dingin dan masih “sangat” cair. Ketika tutupnya dibuka, nggak ada reaksi apa-apa. Kalo durasinya kelamaan, teh botolnya udah keburu membeku semua di dalam freezer. Akhirnya, gue taruh dulu tuh teh botol di luar kulkas (suhu ruangan) untuk dicairin. Kalo udah cair, gue masukin freezer lagi. So, tepatnya berapa jam, itu tergantung kulkas yang digunakan.

Tapi, gimana cara taunya durasi yang pas agar eksperimen ini berhasil? Lo mesti sering-sering cek keadaan teh botolnya. Setelah beberapa kali bereksperimen, gue menemukan kalo teh botolnya udah setengah membeku atau udah ada sedikit tanda-tanda pembekuan, kemungkinan besar, pas tutupnya dibuka, lo akan menyaksikan fenomena seperti yang terlihat seperti pada video di atas.

2. Kerapatan tutup teh botol

Ada satu teh botol gagal diujikan karena ternyata tutupnya kurang rapat. Rada aneh sih, karena seharusnya tutup dari pabrikan terkemas rapat. Nggak tau juga deh apa yang menyebabkan tutup teh botol ini nggak rapat, entah dari warungnya atau lain-lain. Karena tutupnya kurang rapat, teh botol ini membeku duluan di dalam freezer dalam waktu yang relatif cepat. So, pastiin ya, tutup teh botol yang lo pake buat eksperimen terkemas rapat.

Diskusi Eksperimen

Nah, setelah lo ujikan, kira-kira kenapa dan gimana ya, fenomena di atas bisa terjadi? Udah ada yang tau belum nih penjelasannya? Seperti yang udah gue sebut sebelumnya di atas, gue nggak akan kasih penjelasannya sekarang. Justru sekarang gue pengen tantang kalian nih buat mikirin kira-kira kenapa fenomena tersebut bisa terjadi. Gue mengundang lo untuk diskusi di comment section di bawah artikel ini. Lo boleh nanyain tentang langkah-langkah eksperimennya, boleh minta petunjuk jawaban, atau sekalian langsung jabarin penjelasannya hasil pemikiran lo. Kita diskusikan bareng-bareng hingga beberapa hari ke depan. Setelah beberapa hari, gue akan publish penjelasannya di artikel terpisah. That’s why, link bit.ly/zentehbotol masih belum aktif ya.

Disclaimer: Eksperimen ini tidak bermaksud untuk menjual atau meng-endorse merk Teh Botol. Zenius tidak memiliki afiliasi apapun dengan merk tersebut. Penggunaan Teh Botol hanya untuk mempermudah objek eksperimen. Kalian juga dapat mencoba langkah-langkah eksperimen di atas pada minuman kemasan botol lainnya, bahkan air mineral dalam botol juga bisa kok :)

 

==========CATATAN EDITOR===========

Kalo ada di antara kamu yang mau ngobrol atau diskusi dengan Fanny atau pembaca lain terkait fenomena pembekuan teh botol di atas, langsung aja tinggalin comment di bawah artikel ini ya.

Tertarik belajar dengan zenius.net? Kamu bisa pesan membership zenius.net di sini.