6 Cara Masuk PTN dan Tips Memilih Jurusan Terbaik

Cara jadi mahasiswa di PTN Impian

Tips efektif terkait langkah-langkah masuk kuliah. Dari tips memilih jurusan, sampai cara meningkatkan peluang dalam seleksi SNMPTN dan SBMPTN.

Halo Sobat Zenius, ketemu lagi sama gue Glenn. Di artikel kali ini, gue akan mengupas tuntas cara masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri), terutama buat elo yang saat ini sedang duduk di kelas 12 SMA sederajat atau alumni yang sedang mempersiapkan SNBT 2023. 

Bagi elo yang udah ngebet banget untuk masuk kuliah, segala upaya emang harus dilakukan untuk mencapai tujuan ini. Tapi dalam upaya mencapai tujuan, elo mungkin akan berhadapan dengan berbagai macam pertanyaan yang membingungkan, contohnya seperti:

  • Gue cocoknya kuliah di jurusan apa?
  • Universitas yang bagus di Indonesia ada apa saja sih?
  • Apa aja sih cara masuk PTN yang ada di Indonesia?
  • Sebaiknya cara masuk PTN A itu lewat jalur seleksi apa ya?
  • Apa saja yang harus dipersiapkan untuk masuk perguruan tinggi?
  • Bagaimana taktik menentukan urutan pemilihan jurusan ketika daftar SNBP/SNBT?
  • Apa saja indikator dalam menentukan urutan prodi dalam pendaftaran SNBP/SNBT?
  • Berapa nilai SNBT untuk masuk PTN impian?

Dan masih banyak pertanyaan lain yang biasanya membingungkan bagi para calon mahasiswa. Nggak jarang banyak peserta yang gagal saat seleksi masuk universitas, hanya karena kurang informasi. 

Oke intinya sih, semua pertanyaan di atas akan gue jawab dalam tulisan ini. Terutama pertanyaan mengenai cara masuk PTN. Nggak hanya membahas cara masuk PTN, gue juga akan membedah strategi dan tahap-tahap yang bisa elo lakukan.

Ada enam langkah cara masuk PTN yang paling efektif. Apa saja? Yuk, kita lihat sama-sama!

6 Cara Masuk PTN Paling Efektif

Oke, gue akan mulai membahas cara-cara masuk PTN. Yuk, ambil catatan, agenda, dan siap-siap untuk menulis! Karena 6 cara masuk PTN yang akan gue bahas di sini akan membantu elo untuk merencanakan strategi yang lebih matang, supaya peluang elo diterima juga semakin besar. 

Mari kita mulai dengan cara pertama!

1. Tentukan Bidang Ilmu yang Ingin Elo Tekuni

Ini adalah langkah pertama dari cara masuk PTN. Sebelum elo memilih masuk ke suatu jurusan dalam universitas, elo pilih dulu bidang ilmu yang mau elo pelajari. Langkah ini penting banget dan harus elo pikirkan matang-matang, karena kalau langkah awalnya salah, berantakan sudah langkah-langkah berikutnya. 

Ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan calon mahasiswa dalam menentukan langkah pertamanya ini, di antaranya:

Langsung Menentukan Jurusan/Universitas Idaman

Hal pertama yang harus elo lakukan adalah menentukan bidang ilmu yang ingin elo tekuni dulu, jangan belum apa-apa langsung menentukan jurusan apalagi universitas idaman. Kalau udah mantap, baru kemudian kita lihat jurusan/universitas yang bisa mendukung ambisi elo untuk mendalami bidang ilmu tersebut.

Menyamakan Bidang Ilmu dengan Pelajaran di Sekolah

Bidang ilmu itu luas banget, jauh lebih luas daripada 13 mata pelajaran yang elo pelajari di sekolah.
Contohnya bidang ilmu politik, bidang ilmu hukum, bidang ilmu agrikultur, bidang ilmu medis, bidang ilmu penerbangan, bidang pengolahan energi, dsb.

Menyerahkan Keputusan Jurusan/Universitas kepada Orangtua atau Guru

Keputusan dalam menentukan bidang ilmu yang ingin elo ingin tekuni, semuanya harus berasal dari diri elo sendiri, karena keputusan ini akan jadi komitmen elo seumur hidup. Bukan komitmen guru, bukan juga komitmen orang tua. Elo yang akan ngejalanin, elo juga yang akan menghadapi segala konsekuensinya.

Mereka yang berkuliah di jurusan pilihan orang lain, sebagian besar bernasib salah jurusan dan akhirnya drop out kuliah karena merasa jenuh dan tertekan dalam belajar.

Memilih Bidang hanya Berdasarkan Alasan Finansial Prospek Kerja

Jika alasan elo memilih suatu bidang ilmu hanya sekadar prospek kerja, tapi tidak dibarengi keinginan kuat untuk mendalami ilmunya, biasanya ujung-ujungnya kuliahnya juga ga akan maksimal. Percuma juga kuliah di jurusan dengan prospek kerja bagus tapi prestasi akademiknya amburadul. Terus gimana dong cara menentukan bidang ilmu yang ingin ditekuni? Prinsipnya adalah:

“Pilih bidang yang membuat elo TERTANTANG. Pilih bidang yang bikin elo penasaran sampai elo rela buat ngulik itu siang-malam tanpa kenal waktu biar gak dibayar sekalipun.”

“Pilih bidang yang tanpa disuruh pun elo curi-curi waktu buat belajar sendiri, atau tanpa sadar suka cari-cari info di internet atau lewat Google.”

“Pilih jurusan yang memicu ‘sense of wonder’ dalam diri elo. Pilih jurusan yang bener-bener akan jadi muara ilmu pengetahuan yang ingin elo tekuni sampai akhir hayat elo.”

Coba deh elo explore bidang apa yang membuat elo merasa tertantang, apa bidang yang membuat elo penasaran, bidang yang memicu ‘sense of wonder’, serta membuat elo gemas ingin mendalami hal itu sampai jadi seorang expert

Apapun jurusan kuliah yang elo pilih, akan ada konsekuensinya masing-masing. Pastikan bahwa elo mengetahui konsekuensi apa yang akan elo hadapi, dan elo siap menjalani konsekuensi itu karena memang elo berambisi untuk menekuni ilmu tersebut.

PS. Kalau elo ingin membaca lebih detail tentang langkah pertama ini, elo bisa baca artikel “SERIOUS WARNING: Jangan Sampai Elo Salah Milih Jurusan!”

2. Tentukan Program Studi yang Berkaitan dengan Bidang Ilmu yang Elo Pilih

Cara masuk PTN yang kedua adalah menentukan jurusan atau program studi yang sesuai dengan bidang ilmu yang ingin elo pelajari. Oh iya, banyak calon mahasiswa yang belum apa-apa sudah menentukan universitasnya dulu, baru setelah itu berpikir mau masuk jurusan apa di universitas tersebut. Tolong jangan dibalik langkahnya, guys.

Supaya lebih mudah, gue bahas dengan contoh, deh.

Misalnya bidang ilmu yang mau elo tekuni adalah dunia medis. Artinya, elo punya beberapa alternatif jurusan yang relevan dengan dunia medis, misalnya:

  • Pendidikan Kedokteran
  • Pendidikan Farmasi
  • Ilmu Biokimia
  • Teknik Biomedis/Biomedical Engineering
Ragam profesi di bidang medis
Ragam profesi di bidang medis. (Arsip Zenius)

Dari 4 jurusan yang berkaitan dengan dunia medis di atas, elo mau pilih yang mana? Nah, sebelom menentukan, elo bisa cari tahu sedetail-detailnya tentang setiap jurusan tadi. Cari tau apa aja yang dipelajari, dan mana yang paling elo suka. Kalau udah yakin, baru deh elo pilih jurusannya.

Cara masuk PTN yang ini harus elo terapkan dengan tepat. Ini langkah yang penting banget karena akan jadi penentu untuk langkah-langkah selanjutnya.

3. Cari Tau Perguruan Tinggi yang Menawarkan Program Studi Tersebut

Setelah tadi menentukan program studi, cara masuk PTN selanjutnya adalah mencoba cari tau universitas-universitas mana saja yang menawarkan jurusan tersebut. Kalau kita mengikuti contoh seperti cara nomor 2 tadi, kita bisa punya pilihan:

  1. Fakultas Kedokteran – Universitas Indonesia
  2. Fakultas Kedokteran – Universitas Padjadjaran
  3. Fakultas Kedokteran – Universitas Gadjah Mada
  4. Fakultas Kedokteran – Universitas Brawijaya
  5. Fakultas Kedokteran – Universitas Airlangga
  6. Teknik Biomedis – Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  7. Fakultas Farmasi – Universitas Indonesia
  8. Fakultas Farmasi – Universitas Gadjah Mada
  9. Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran
  10. FMIPA Biokimia – Institut Pertanian Bogor

Nah, itu kira-kira contoh beberapa kandidat jurusan-universitas (selanjutnya kita sebut dengan istilah prodi) yang relevan dengan dunia medis. Elo bisa terapkan juga cara yang sama sesuai dengan bidang ilmu yang elo minati.

Beberapa tips dari gue untuk menentukan prodi yang sesuai dengan bidang elo:

Cari Informasi Mengenai Fakultas/Jurusan yang Ingin Dituju

Mencari info mengenai tujuan elo sebelum menempuh pendidikan tinggi bisa dibilang susah-susah gampang. Meski begitu, dengan mencari informasi sebanyak mungkin tentang jurusan, elo jadi bisa dengan mudah menentukan keputusan ingin masuk PTN yang mana.

Coba aja search di Google “fakultas (misalnya: farmasi) terbaik di Indonesia”, kemudian elo bisa lihat beberapa yang menarik buat elo.

Cari Informasi Melalui Mahasiswa yang Berkuliah di Universitas Tersebut

Cari tau lebih mendalam dunia perkuliahan di universitas yang elo incar dengan melihat curhatan kakak-kakak angkatan di berbagai tulisan blog atau media sosial yang lain. Percaya deh, kalo elo serius ngulik, banyak banget curhatan kakak angkatan yang menceritakan lingkungan dunia kampus mereka.

Cari Informasi Terkait Kualitas dan Prestasi di Universitas yang Ingin Dituju

Cari berita-berita tentang prodi yang elo minati. Berita yang elo dapatkan bisa jadi positif, atau negatif.
Kalau misalnya beritanya seputar prestasi-prestasi para mahasiswanya menang lomba di kancah internasional, hasil penelitiannya membawa terobosan bagi dunia ilmu pengetahuan, dan prestasi-prestasi lainnya, itu bisa jadi pertanda baik buat elo.

Tapi kalo beritanya seputar kasus bunuh diri mahasiswa karena stres kuliah, perkelahian antar mahasiswa (tawuran), kasus bullying yang dilakukan senior hingga mengakibatkan kematian, atau protes mahasiswa terhadap korupsi yang dilakukan dekan/rektor… Nah, itu bisa jadi pertanda buruk bagi elo, sekaligus bisa jadi bahan evaluasi untuk melirik alternatif lain.

Sampai di sini, gue harap elo kebayang ya maksud gue dalam menentukan beberapa kandidat prodi sebagai pilihan tempat elo berkuliah. 

Satu hal penting yang perlu gue tekankan di sini adalah, pastikan elo memilih beberapa alternatif prodi ini dengan pertimbangan yang matang. 

“Jangan milih beberapa prodi secara ‘asal pilih’ doang supaya sekadar ada cadangan.”

Kenapa menurut gue hal ini penting? Karena dari pengalaman gue, sering banget ada siswa yang mengeluh.

“Aduh gue cuma dapet pilihan 3 nih, rasanya kurang sreg deh sama jurusan ini. Apa ngulang tau depan aja kali ya?”

Nah, dengan menerapkan cara-cara masuk PTN ini, gue harap nggak ada yang akan mengalami hal kaya gitu saat udah jadi mahasiswa nanti. Pertimbangkan setiap pilihan elo dengan matang, supaya ga ada alesan “cuma dapet pilihan ketiga”. Pastikan seluruh option elo itu emang udah elo evaluasi secara seksama, sehingga walaupun elo ‘cuma’ dapet pilihan ketiga, elo akan kuliah dengan sepenuh hati.

4. Tentukan Jalur Seleksi yang Akan Ditempuh untuk Masuk Universitas

Oke, ada apa aja sih jalur seleksi sebagai cara masuk universitas negeri di Indonesia? Secara garis besar, jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia, terbagi menjadi 3 jalur utama, yaitu:

A. Jalur SNBP

SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) atau dulu disebut SNMPTN/jalur undangan adalah jalur seleksi masuk universitas negeri tanpa tes seleksi. Jalur ini terbuka khusus bagi calon mahasiswa yang masih duduk di bangku kelas 12. Jadi bagi yang sudah alumni SMA/SMK/MA/sederajat, sudah tidak lagi bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP.

Secara garis besar, cara masuk PTN yang satu ini mengharuskan para calon peserta melakukan serangkaian proses pendaftaran, verifikasi, submit nilai rapor semester 1-5 & bukti dokumen prestasi-prestasi lainnya (jika ada). Setelah itu, peserta tinggal menunggu apakah dirinya lolos seleksi SNBP.

Lalu bagaimana hasil SNBP atau SNMPTN dari tahun-tahun sebelumnya? Berdasarkan data dari tahun 2018 hingga 2022, tingkat kelulusan peserta nggak pernah lebih dari 20%.

Data penerimaan seleksi jalur undangan pada tahun-tahun tersebut bisa elo lihat pada tabel di bawah ini.

Data penerima seleksi jalur undangan
Data penerima seleksi jalur SBMPTN/Undangan. (Arsip Zenius)

Ada satu hal penting yang perlu elo perhatikan kalau elo menggunakan jalur SNBP. Setiap tahun, setiap angkatan, selalu terjadi satu skenario kesalahan sama yang dilakukan ratusan ribu calon mahasiswa… Apaan tuh? 

Kesalahan masal di mana ratusan ribu siswa kelas 12 nggak mempersiapkan diri untuk mengikuti tes masuk universitas, karena entah terlalu pede atau terlalu berharap sehingga hanya mengandalkan jalur ini. Padahal kenyataannya jarak pengumuman SNBP dan SNBT hanya selisih waktu 2-3 minggu saja. Apakah sempat belajar persiapan SNBT hanya dalam waktu sesingkat itu?

Satu pelajaran penting yang bisa kita ambil dari kesalahan kakak-kakak angkatan elo adalah: Jangan terlalu berharap dan mengandalkan jalur SNBP! 

Hal ini juga berlaku bagi elo yang sekolah di SMA favorit dengan prestasi akademis yang baik. Sudah terlalu banyak cerita dari siswa yang terlalu pede karena sekolah di SMA favorit dengan modal nilai yang memuaskan, tapi gagal lolos seleksi SNBP atau SNMPTN.

Bagi elo yang ingin informasi selengkapnya seputar jalur seleksi SNBP, seperti persyaratan, cara daftar, jadwal penting, sistem seleksi, daya tampung, indikator seleksi, persentase/peluang lolos, dan sebagainya, elo bisa cek laman Info SNBP Zenius.

B. Jalur SNBT

Cara masuk PTN selanjutnya adalah yang paling umum dan lebih fleksibel karena beberapa golongan bisa mengikutinya meskipun bukan anak SMA lagi.

Yaitu melalui jalur SNBT (dulu namanya SBMPTN), ini adalah jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan sistem tes/ujian tertulis, atau yang biasa kita sebut UTBK. 

Nah, pada pelaksanaan SNBT 2023 nanti hanya akan ada Tes Skolastik. Tes ini akan terdiri dari:

  1. Potensi Kognitif
  2. Penalaran Matematika
  3. Literasi Bahasa Indonesia
  4. Literasi Bahasa Inggris

Kalo elo mau tau mengenai seluk-beluk SNBT 2023 terbaru, seperti aturan baru, jenis-jenis soal, dan contoh soal, langsung cek artikel di sini Informasi Lengkap SNBT(UTBK) 2023

Nah, mungkin di antara lo ada yang penasaran gimana sih tingkat persaingan SBMPTN dalam skala nasional? Berikut adalah rekap data 5 tahun terakhir sejak tahun 2018:

Penerimaan seleksi melalui UTBK
Penerimaan melalui jalur UTBK/SNBT (Arsip Zenius)

Wah, bisa elo lihat bahwa tingkat persaingan jalur SNBT juga nggak kalah ketat dengan jalur SNBP. 

C. Jalur Ujian Mandiri (UM)

Cara masuk PTN selanjutnya adalah jalur seleksi masuk universitas melalui tes/ujian yang diselenggarakan oleh masing-masing institusi/universitas bersangkutan. 

Masing-masing universitas, memiliki nama, jadwal, serta format soal yang berbeda. 

Berikut adalah nama beberapa ujian mandiri yang cukup dikenal:

  • Universitas Indonesia = Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI)
  • Universitas Gadjah Mada = Seleksi Ujian Tulis (UTUL) UGM
  • Universitas Diponegoro = Seleksi Mandiri Masuk (SMM) Undip
  • Institut Pertanian Bogor = Ujian Talenta Masuk (UTM) IPB

Dan masih banyak nama-nama Ujian Mandiri lainnya, tergantung dengan istilah yang diberikan universitas masing-masing. Oleh karena itu, gue harap elo bisa lebih pro-aktif dalam mengorek informasi seputar Ujian Mandiri yang diselenggarakan oleh kandidat-kandidat universitas yang elo inginkan, khususnya seputar jadwal pendaftaran, tes, deadline bayar uang kuliah, dan pengumuman hasil tes.

****

Oke, itu gambaran singkat dari keempat jalur penerimaan calon mahasiswa di Indonesia. Satu pesan penting yang gue harap elo ingat adalah: Jangan hanya mengandalkan 1-2 jalur seleksi masuk universitas, apalagi hanya mengandalkan jalur SNBP. 

Jumlah calon mahasiswa di Indonesia yang ingin berkuliah diprediksikan sekitar 800 ribu – 1 juta orang, sementara jumlah bangku kuliah hanya sekitar 300 ribu kursi. Artinya, ada persaingan ketat bagi para calon mahasiswa untuk bisa masuk bangku kuliah setiap tahunnya.

Saran singkat dari gue, tetap ikut jalur SNBP, tapi jangan terlalu diharapkan, anggap saja kalo lolos itu adalah BONUS hasil kerja keras elo dari kelas 10. Belajarlah untuk persiapan SNBT dengan anggapan bahwa elo ga diterima di jalur SNBP. 

Selain itu, siapkan juga diri elo untuk mengikuti berbagai jalur seleksi mandiri (UM) di beberapa universitas. Karena secara umum, persaingan masuk jalur SMBT, relatif lebih ketat dibandingkan dengan persaingan masuk melalui jalur ujian mandiri. Gak jarang banyak murid Zenius yang justru lebih berhasil di jalur Ujian Mandiri seperti SIMAK UI, UTUL UGM, USM, STAN, UM UNDIP, dan lain-lain.

5. Petakan Tingkat Persaingan dari Alternatif Prodi yang Diminati

Oke setelah menentukan beberapa opsi kandidat prodi yang bisa jadi alternatif (langkah 2), sekarang saatnya elo memetakan tingkat persaingan dari opsi-opsi yang sebelumnya elo tulis di atas. 

Eh tapi, cara menentukan tingkat persaingan berdasarkan apa nih? Beberapa di antara elo mungkin akan jawab berdasarkan passing grade, atau berdasarkan ‘gengsi’ dari universitas, atau bisa juga ada yang menjawab berdasarkan lokasi universitas yang paling dekat dengan rumah.

Langsung gue jawab aja, ya. Indikator yang paling tepat dalam memetakan persaingan masuk untuk setiap prodi bukanlah dengan melihat passing grade, gengsi, atau akreditasi universitas, tapi berdasarkan rasio peminat berbanding dengan jumlah kursi yang tersedia.

Mungkin ada yang bertanya-tanya kenapa passing grade ga bisa jadi indikator yang tepat? Passing grade itu berguna untuk mengevaluasi try out, tapi kurang akurat untuk memprediksi tingkat persaingan dalam prodi tertentu. 

Nah, sekarang gimana nih caranya melihat rasio jumlah peminat dengan daya tampung? Sedikit banyak, memang lo yang harus mau pro-aktif sendiri untuk mencari tau dari kandidat-kandidat prodi yang elo minati. Untuk mengetahui info jumlah peminat & daya tampung, sebetulnya semua informasi itu dibuka secara umum kok di website resmi SNBT. 

Nah, kalo elo sudah menemukan rasio pada masing-masing jurusan, tinggal elo liat berapa perbandingan persentasenya, semakin kecil persentasenya, maka tingkat persaingan pada prodi tersebut semakin ketat. 

6. Optimalkan Peluang Penerimaan di Setiap Jalur Seleksi

Oke, kita sampai pada cara masuk PTN terakhir. Pada cara ini, gue asumsikan elo udah punya keputusan yang bulat terkait dengan:

  • Bidang ilmu yang ingin ditekuni (cara ke-1)
  • Beberapa alternatif prodi yang menjadi tujuan kuliah (cara ke-2 & 3)
  • Peta seberapa ketat persaingan dari masing-masing prodi yang menjadi target tujuan elo (cara ke-5)

Sekarang dengan modal 3 poin di atas, pertanyaannya adalah:

“Bagaimana strategi untuk plotting opsi-opsi prodi tsb agar kita dapat MEMAKSIMALKAN PELUANG PENERIMAAN pada SNBP, SNBT, dan UM?”

Cara Masuk PTN Jalur SNBP

Pada prinsipnya elo hanya memiliki 2 modal untuk menjadi bahan pertimbangan SNBP, yaitu nilai raport elo semester 1-5 dan indeks sekolah elo masing-masing. Makanya, satu-satunya cara untuk memprediksikan adalah dengan melihat tren sejarah penerimaan SNBT di sekolah elo pada beberapa angkatan di atas elo.

Jika lo melihat tren bahwa sekolah elo langganan bisa masuk PTN A untuk prodi (misalnya) teknik Kimia, maka peluang elo untuk bisa masuk prodi tersebut pada PTN A relatif lebih besar daripada elo daftar ke PTN lain, di mana sekolah asal elo tidak pernah punya track record penerimaan sebelumnya.

Tips lain yang bisa gue share adalah, jika elo tidak terlalu pede dengan nilai rapor atau index sekolah elo, sebaiknya jangan mengisi pilihan 1 dengan prodi yang tingkat persaingannya tinggi, sementara pilihan 2 & 3 elo isi dengan prodi yang persaingannya relatif mudah. 

Kenapa jangan? Karena berdasarkan survei yang dilakukan oleh tim Zenius, jumlah peserta yang diterima pada pilihan 2 & 3 relatif sangat sedikit dibandingkan penerimaan pada pilihan 1. 

Jadi praktisnya, jika elo langsung menaruh PTN yang tingkat persaingannya relatif mudah LANGSUNG pada pilihan 1, kemungkinan elo diterima akan lebih tinggi. Coba deh elo lihat diagram yang menunjukan persebaran penerimaan mahasiswa dari jalur SNMPTN (atau sekarang SNBP).

Persebaran persentase penerimaan Kampus & Jurusan melalui jalur SNMPTN/SNBP
Persebaran penerimaan Kampus & Jurusan melalui SNMPTN/SNBP (Arsip Zenius)

Cara Masuk PTN Jalur SNBT

Cara yang kedua ini bisa dibilang lebih fleksibel untuk diikuti bahkan oleh siswa yang sudah jadi alumni. Nggak heran, cara masuk PTN yang satu ini selalu punya peminat paling banyak dibandingkan cara masuk PTN lewat SNBT atau Ujian Mandiri. Oke, gue langsung aja ke tips menentukan jurusan pada seleksi SBMPTN, ada 2 tips utama yang sangat gue sarankan:

Tips 1: Prioritaskan Universitas yang Tidak Memiliki Opsi Ujian Mandiri

Perlu elo perhatikan juga, bahwa ada beberapa PTN yang tidak membuka jalur ujian mandiri. Nah, jika dalam beberapa alternatif pilihan prodi elo adalah universitas yang tidak membuka jalur mandiri, berarti pastikan prodi tersebut elo ambil di jalur SNBT!

Jangan sampai jadwal tes ujian mandirinya bentrok jadwalnya satu sama lain! Dalam konteks di atas, kemungkinan yang biasanya selalu bentrok jadwal tes ujiannya adalah UTUL UGM dan SIMAK UI. Jadi pada akhirnya elo harus memilih salah satu untuk diikuti Ujian Mandirinya, sementara 1 lagi masuk jadi pilihan di SNBT.

Tips 2: Prodi yang Persaingannya Ketat, Sebaiknya Ambil di Ujian Mandiri

Nah, terus gimana dong cara paling efektif untuk menentukan mana pilihan 1,2,3? 

Rumusnya adalah: Prodi yang tingkat persaingannya ketat, lebih baik dikejar di Ujian Mandiri, daripada di SNBT. Kenapa begitu? Karena berdasarkan pengalaman gue, tingkat persaingan di Ujian Mandiri relatif tidak seketat jalur SNBT.

Cara Masuk PTN Jalur Ujian Mandiri (UM) 

Setelah elo selesai plotting pilihan jurusan untuk SNBT, berarti sisanya elo bisa mengikuti Ujian Mandiri.

Ujian mandiri merupakan salah satu cara masuk PTN. Di Indonesia, banyak PTN yang menyelenggarakan sendiri ujian mandiri mereka dengan berbagai nama, seperti SIMAK UI, UM Undip, hingga SPMB Mandiri Unsoed. 

Nah, sebelum menggunakan cara masuk PTN yang satu ini, gue ada beberapa saran buat elo sebelum mengikuti Ujian Mandiri:

Jangan Takut Mencoba Jalur Mandiri

Jangan males ikut Ujian Mandiri! Banyak banget murid Zenius tahun-tahun lalu yang akhirnya malah mendapat hasil yang lebih memuaskan di ujian mandiri daripada SNBP dan SNBT. Jadi, jika elo ada waktu, ada kesempatan, jangan disia-siakan. Peluang elo masuk universitas ga akan dateng setiap hari, atau setiap minggu.

Buat Timeline Ujian Mandiri di Setiap Universitas

Bikin timeline jadwal rundown beberapa ujian mandiri di kalender elo, supaya elo ga kelewat deadline penting. Beberapa hal yang perlu elo perhatikan adalah: 

    • Jadwal buka pendaftaran
    • Deadline penutupan pendaftaran
    • Jadwal (+lokasi) tes ujian
    • Jadwal pengumuman hasil tes
    • Deadline batas akhir pembayaran uang kuliah

Pastikan elo memiliki informasi yang akurat terhadap 5 poin di atas untuk masing-masing proses seleksi mandiri yang elo ikuti. Dengan memiliki jadwal rundown yang jelas serta perencanaan yang matang, tingkat peluang/kemungkinan elo diterima masuk universitas akan jauh lebih besar daripada mereka yang maju bertanding tanpa melakukan perencanaan yang matang.

Setelah gue jabarkan di atas, bisa disimpulkan kalau cara masuk universitas negeri itu beragam tapi meskipun banyak jalurnya, bukan berarti hal ini mudah. 

Seperti yang gue bilang, jangan terlalu menggantungkan nasib pada SNBP, elo bisa mulai berlatih SNBT dari sekarang, salah satunya dengan cara mengikuti try out SNBT. Nah, kalo elo mau tau apa aja manfaat ikutan try out dan pembuktian bahwa anak-anak yang sering ikut try out bisa lebih mudah masuk PTN, langsung cek artikel di bawah ini ya:

Oke, sekian tips dan info mengenai cara masuk PTN dari gue. Semoga bermanfaat & membuat perencanaan lo lebih matang.

Khususnya untuk mengoptimalkan peluang elo untuk masuk kuliah tahun ini. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Baca juga:

Bagikan Artikel Ini!