Proses siklus batuan dan pengertiannya

Proses Siklus Batuan, Pengertian Batuan Beku dan Contohnya! – Materi Geografi Kelas 10

Halo, guys! Hari ini, kita akan mempelajari yang namanya proses siklus batuan beserta jenis-jenisnya. Nah, bicara mengenai siklus, di dalam kehidupan kita sebenarnya tak lepas dari yang namanya siklus, lho! Misalnya saja siklus pertemanan, kalian pasti pernah mengalami yang namanya siklus pertemanan, dong?

Ketika menjalani siklus pertemanan, pasti ada kalanya kalian berantem dan gak saling ngobrol dengan sahabat. Anehnya, gak lama kemudian pasti akan ada masanya baikan dan hangout bareng sahabat kalian lagi. Nah, siklus seperti ini ternyata terjadi juga pada bebatuan, lho! Seperti halnya magma yang berubah menjadi batuan, kemudian kembali lagi menjadi magma. Well, untuk lebih jelasnya, kita langsung masuk ke penjelasan siklus batuan di bawah ini, yuk!

Proses Siklus Batuan

proses siklus batuan
Proses siklus batuan | Sumber: Zenius

Berdasarkan gambar di atas, proses siklus batuan berawal dari magma, yang kemudian mengalami proses pendinginan sehingga membentuk batuan beku. Selanjutnya, batuan beku ini mengalami yang namanya penghancuran oleh tenaga eksogen sehingga membentuk batuan sedimen klastik. 

Well, batuan sedimen klastik ini akan mengalami beberapa proses. Pertama, ada yang namanya proses pelarutan atau oksidasi sehingga membentuk batuan sedimen kimia. Yang kedua ketika adanya aktivitas organisme sehingga membentuk batuan sedimen organik.

Setelah kedua proses tersebut, batuan akan mengalami yang namanya proses perubahan suhu, tekanan, atau karena adanya unsur lain sehingga membentuk batuan metamorf. So, batuan metamorf ini akan kembali menjadi magma ketika terganggunya keseimbangan suhu dan tekanan. 

Nah, kira-kira begitulah penjelasan dari proses siklus batuan. Pada dasarnya, batuan yang membentuk litosfer itu terbagi menjadi tiga yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu-persatu, ya!

Baca Juga: Dinamika Hidrosfer dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

1. Batuan Beku

pengertian batuan beku dan contohnya
Jenis Batuan Beku

Sebelum membahas jenis dan contoh dari batuan ini, pertama-tama kita akan membahas pengertian batuan beku terlebih dahulu. Jadi, batuan beku merupakan batuan yang pada mulanya berbentuk magma, kemudian mengalami proses pendinginan sehingga menjadi beku. Nah, batuan ini terbagi menjadi 3 jenis, nih Sobat, yaitu batuan beku dalam, korok, dan luar. 

A. Batuan Beku Dalam (Plutonik)

Batuan beku dalam atau plutonik merupakan jenis batuan yang membeku atau mengalami pendinginan saat masih di dalam bumi. Proses pendinginan yang terjadi sangat lambat sehingga menghasilkan kristal sempurna. Contoh batuan beku dalam atau plutonik yaitu granit, diorit, gabro, dan peridotit. 

B. Batuan Korok (Hypo-abyss)

Batuan korok disebut juga sebagai hypo-abyss, batuan ini terjadi karena adanya sisa magma cair yang menyusup ke celah-celah dalam kulit bumi sehingga mengalami proses pendinginan yang cepat. Contoh batuan korok adalah granit profirit dan diorit profirit. 

C. Batuan Beku Luar (Efusif)

Batuan beku luar atau efusif terjadi ketika magma sudah mencapai permukaan bumi dan akhirnya membeku. Oleh karena itu, proses pendinginannya sangat cepat sehingga tidak membentuk kristal atau amorf. Contoh batuan beku luar yaitu basalt, andesit, obsidian, dan batu apung.

Baca Juga: Materi Geografi: Dinamika Planet Bumi

2. Batuan Sedimen

jenis dan contoh batuan sedimen
Jenis Batuan Sedimen

Jenis batuan litosfer yang kedua adalah batuan sedimen, nih, guys! Apa itu batuan sedimen? 

Batuan sedimen adalah batuan yang berasal dari batuan beku, kemudian mengalami proses pelapukan, terangkut oleh air, udara, atau es, dan selanjutnya mengalami pengendapan. Nah, jenis batuan ini digolongkan menjadi dua yaitu berdasarkan sifat pelapukan dan mediumnya. 

A. Sifat Pelapukan

Berdasarkan sifat pelapukannya, jenis batuan sedimen terbagi menjadi tiga yaitu klastik (mekanik), kimiawi, dan organik. 

  • Batuan sedimen klastik (mekanik) merupakan jenis hancuran batuan. Contoh batuan sedimen klastik yaitu breksi, konglomerat, dan batu pasir. 
  • Batuan sedimen kimiawi adalah jenis batuan yang terjadi karena adanya larutan yang diendapkan. Contoh batuan sedimen kimiawi yaitu batu kapur dan batu gips. 
  • Batuan sedimen organik adalah batuan yang terjadi karena adanya endapan organisme. Contoh batuan sedimen organik yaitu batu gamping dan batu koral. 

B. Medium

Berdasarkan mediumnya, batuan sedimen dapat dibedakan menjadi tiga yaitu aeris atau aeolis, glasial, dan akuatis. 

  • Aeris atau aeolis merupakan batuan yang diendapkan berdasarkan angin, contohnya tanah loss dan gurun pasir.
  • Glasial merupakan batuan yang diendapkan oleh es, contohnya morena. 
  • Akuatis merupakan batuan yang diendapkan oleh air, contohnya breksi dan konglomerat. 

3. Batuan Metamorf

Jenis dan contoh batuan metamorf
Jenis Batuan Metamorf

Batuan metamorf merupakan batuan beku atau sedimen yang berubah bentuk karena adanya suhu atau tekanan yang berubah. 

A. Batuan Metamorf Kontak

Batuan metamorf kontak adalah jenis batuan yang berubah bentuk karena suhu tinggi, contohnya batu marmer, kuarsit, dan antrasit.

B. Batuan Metamorf Dinamo

Batuan metamorf dinamo adalah jenis batuan yang berubah bentuk karena adanya tekanan tinggi, contohnya sabak.

C. Batuan Metamorf Pneumatolitis

Batuan metamorf pneumatolitis adalah jenis batuan yang berubah karena disusupi unsur lain, contohnya turmalin dan topaz.

Belajar geografi di video materi Zenius

Contoh Soal Proses Siklus Batuan

  1. Setiap material di muka bumi dapat berubah menjadi batuan metamorf jika mengalami…. 

A. Pendinginan

B. Pelapukan

C. Sedimentasi

D. Tekanan tinggi

E. Litifikasi

Jawaban: D. Tekanan tinggi

Baca Juga: Mengenal Objek Studi Geografi – Materi Geografi Kelas 10

Finally, selesai juga nih pembahasan kita hari ini tentang proses siklus batuan. So, pastinya Sobat Zenius udah paham dong mengenai materi hari ini? 

Btw, kalau ingin mendalami lagi mengenai siklus batuan, kalian bisa langsung kunjungi aplikasi Zenius, ya! Di sana, kalian juga bisa menemukan mata pelajaran lainnya lho, seperti matematika, sosiologi, bahasa inggris, dan lain-lainnya. Yuk, buat akun Zenius kalian sekarang!

Bagikan Artikel Ini!