Pengertian dormansi, contoh, dan faktor-faktor dormansi.

Dormansi – Pengertian, Contoh, dan Faktor yang Mempengaruhi

Hai Sobat Zenius! Saat cuaca lagi hujan, kadang-kadang tuh gue suka ngerasa ngantuk dan memutuskan buat tidur sebentar. Dengan target gue bakal bangun saat cuaca udah mendukung untuk ngelanjutin pekerjaan.

Eh tapi ini bukan berarti gue males, ya! Hehe.

Daripada ngerjain tugas dalam keadaan ngantuk dan males, lebih baik gue istirahat sebentar dan energinya disimpan buat kerjain pas udah nggak hujan lagi. Ya, kan?

Dormansi adalah kondisi saat tumbuhan berhenti tumbuh dan berkembang
Ilustrasi Istirahat di Cuaca yang Kurang Mendukung (Arsip Zenius)

Tapi elo tau nggak sih, bukan cuman gue aja lho yang ngelakuin hal tersebut, tapi tumbuhan juga! Tumbuhan bisa nggak aktif tumbuh dan berkembang saat kondisi lingkungan nggak mendukung.

Kejadian tersebut dinamakan dengan dormansi. Tapi, apa itu dormansi sebenarnya? Kenapa tumbuhan bisa melakukan dormansi Apa aja faktor-faktornya?

Buat ngejawab pertanyaan-pertanyaan di atas, mending elo simak artikel ini sampai habis, ya! Cekidot!

Pengertian Dormansi

Gambar pohon yang sedang melakukan dormansi.
Ilustrasi Pohon Melakukan Dormansi (Dok. Wikimedia Commons)

Mungkin banyak dari elo yang udah pernah ngeliat pemandangan pohon pas musim dingin ini. Entah di film, berita, internet, atau mungkin udah pernah liat secara langsung?

Tumbuhan di atas ini nggak ada daunnya, tapi apakah mereka udah mati? Belum tentu gengs! Bisa jadi tumbuhan tersebut lagi mengalami yang namanya dormansi. Pengertian dormansi sebenarnya apa sih?

Dormansi adalah kondisi saat tumbuhan itu nggak aktif melakukan pertumbuhan dan perkembangan. Dormansi dilakukan kalau lingkungan disekitarnya nggak mendukung terhadap pertumbuhan dan perkembangannya.

Faktor yang Mempengaruhi Dormansi

Nah, kalau bicara tentang lingkungan disekitar tumbuhan yang kurang mendukung berarti berkaitan sama faktor-faktor tumbuhan melakukan dormansi. Jadi apa aja faktor yang mempengaruhi dormansi?

Faktor yang mempengaruhi dormansi ada tiga, yaitu: suhu, sinar matahari, dan air.

Sebenarnya, suhu dan sinar matahari ini berhubungan banget. Jadi misalnya sinar mataharinya dikit berarti suhunya bakal dingin. Begitu juga sebaliknya.

Faktor yang mempengaruhi dormansi adalah suhu, matahari, dan air.
Faktor yang Mempengaruhi Dormansi (Arsip Zenius)

Tapi ngomong-ngomong, pastinya si tumbuhan punya alasan dong buat ngelakuin hal tersebut. Jadi kenapa ya tumbuhan melakukan dormansi? 

Ternyata tumbuhan melakukan dormansi karena akan membantu mereka menghemat energi dan nutrisi di kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.

Contohnya kayak pas musim dingin dan musim kemarau. Nah, setelah cuaca mulai mendukung barulah tumbuhan bakal memakai energinya lagi untuk bertumbuh. Jadi lebih efisien dan hemat kan penggunaan energinya?

Terus kalau misalnya ditanya apa yang terjadi ketika tumbuhan dormansi? Pertama, aktivitas sel tumbuhan akan berkurang (mengurangi fotosintesis ketika sinar matahari kurang atau musim dingin). 

Lalu, tumbuhan bakal menyimpan energi dan nutrisi. Yang terakhir tumbuhan bakal menunda pertumbuhan dan perkembangannya.

Perbedaan pohon saat musim gugur dan musim dingin.
Gambaran Pohon Dormansi (Arsip Zenius)

Sekarang elo bakal gue ajak mengenal jenis-jenis dormansi dan tanaman yang bisa mengalaminya, nih. Simak yuk!

Baca Juga: Pertumbuhan Primer dan Sekunder Tumbuhan

Jenis-Jenis dan Contoh Dormansi

Secara umum, dormansi dibagi menjadi dua tipe, yaitu dormansi primer dan dormansi sekunder. Beda keduanya apa? Simak tabel di bawah ini yuk!

Perbedaan dormansi primer dan sekunder adalah primer dari faktor internal dan sekunder dari faktor eksternal.
Perbedaan Dormansi Primer dan Sekunder (Arsip Zenius)

Nah, kan elo udah tau nih tentang jenis-jenis dormansi. Kira-kira fenomena ini terjadi pada tumbuhan apa aja dan di fase apa aja ya?

Contoh dormansi ini bisa elo temuin di tumbuhan yang masih dalam bentuk benih atau biasa disebut sebagai dormansi biji, maupun tumbuhan yang sudah tumbuh besar gengs. Alias saat mereka melakukan fotosintesis.

Dormansi Benih

Dormansi Benih atau dormansi biji terjadi saat lingkungan nggak mendukung untuk tumbuh atau melakukan perkecambahan misalnya kekurangan air. 

Jadi pas masa dormansi, biji beristirahat deh tuh. Karena untuk melakukan perkecambahan, mereka kekurangan zat-zat yang diperlukan. Nah, tapi apa dampak positif dormansi pada biji tanaman tersebut?

Ya tentunya, dampak positif dari dormansi ini supaya biji atau benih tanaman ini nggak berkecambah terlalu cepat sebelum waktunya. Daripada maksain buat segera tumbuh, mending biji tersebut beristirahat.

Dormansi biji terjadi jika tidak adanya salah satu faktor yang mendukung perkecambahan.
Ilustrasi Dormansi Biji atau Dormansi Benih (Dok. Freepik)

Nantinya kalau udah ada hujan dan airnya cukup, maka si biji tersebut akan berkecambah, yang diawali dengan proses imbibisi (masuknya air dan zat-zat yang diperlukan untuk melakukan perkecambahan ke dalam benih).

Oh ya, pada dormansi benih atau biji ada faktor hormon yang berperan dalam proses dormansinya, yaitu hormon asam absitat (ABA) yang dapat menghambat pertumbuhan yang dihasilkan oleh hormon giberelin dan auksin.

Asam absitat ini bakal muncul sendiri ketika kondisi lingkungan di sekitar benih nggak menguntungkan. 

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Tumbuhan Biji (Spermatophyta)

Dormansi Saat Musim Dingin

Nah, kalau saat musim dingin ini, selain bisa terjadi sama benih atau biji bisa terjadi juga sama tanaman desidua seperti oak, maple, dan willow. 

Oh ya, tanaman desidua adalah tanaman yang bisa menggugurkan daunnya di suatu keadaan. Taman desidua ini bisa elo temuin di negara empat musim.

Gimana prosesnya ya? Jadi, si tumbuhan ini bakal siap-siap untuk dormansi di musim gugur. Caranya adalah dengan menyerap nutrisi dari klorofil daun. Jadi jangan heran kalau misalnya tumbuhan di musim gugur itu daunnya berubah dari hijau jadi oranye atau merah.

Karena, pigmen warna hijau dari klorofil pada daun tersebut bakal digantikan dengan pigmen warna merah atau oranye.

Pohon akan menggugurkan daunnya saat musim gugur
Ilustrasi Musim Gugur (Dok. Freepik)

Terus, mereka bakal menggugurkan daunnya deh! Itu dia kenapa disebut musim gugur. Tumbuhan desidua ini daunnya nggak kuat sama musim dingin.

Jadi daripada daun dari tumbuhan ini mati, mendingan daunnya digugurkan secara mandiri dulu deh di musim gugur.

Begitu masuk musim dingin, mereka udah siap karena energi dan nutrisi dari daun itu udah lebih dulu disimpan di akar atau batang.

Pada musim dingin, pohon melakukan dormansi.
Ilustrasi Pohon di Musim Dingin (Dok. Freepik)

 Kalau udah masuk musim semi, baru deh si tumbuhan bakal numbuhin daun dan tunasnya lagi.

Tepatnya pas suhu udah menghangat dan sinar matahari udah muncul. Karena kayak yang gue bilang di awal, mereka bakal tumbuh lagi pas lingkungan sudah mendukung, ya kan?

Pohon kembali menumbuhkan daunnya saat musim semi.
Ilustrasi Pohon pada Musim Semi (Dok. Wikimedia Commons)

Nah begitu masuk musim panas, kan suhu udah hangat dan sinar matahari intensitasnya meningkat. Jadi dari energi yang mereka simpan pas musim dingin, tumbuhan bakal melakukan yang namanya fotosintesis maksimal.

Baca Juga: 6 Jenis Jaringan Tumbuhan

Tantangannya ada lagi nih yaitu gimana cara si tumbuhan bisa adaptasi di lingkungan yang panas. Biasanya, kalau suhu panas berarti penguapan akan berlangsung lebih cepat ya. 

Pohon melakukan fotosintesis maksimal saat musim panas.
Ilustrasi Pohon saat Musim Panas (Dok. Freepik)

Ditakutkan daun dari tumbuhan itu bakal jadi kering akibat sinar matahari. Tanaman desidua ini juga bisa menggugurkan daunnya saat terjadi musim kekeringan. Tujuannya sama kayak pas awal musim semi, untuk mengurangi penguapan air dari daun dan diserap lagi deh energinya.

Proses dormansi ini nggak hanya terjadi sekali lho gengs. Tumbuhan melakukan dormansi dengan terus-menerus selama tumbuhan ini masih bisa beradaptasi.

Dormansi akan berlangsung terus menerus selama pohon bisa beradaptasi.
Ilustrasi Pohon di Empat Musim (Dok. Freepik)

So, kalau ditanya apakah dormansi menguntungkan bagi tumbuhan? Yes it is! Karena tumbuhan jadi bisa menghemat energi di kondisi lingkungan yang tidak mendukung daripada harus mati karena tidak dapat hidup di musim tertentu tersebut.

Jadi, jangan salah sangka ya, kalau terlihat tumbuhan tersebut sudah mati, bisa jadi belum lho. Siapa tau mereka lagi melakukan dormansi!

Gimana nih gengs? Cukup mudah dipahami kan materi kali ini? Tinggal inget dormansi adalah elo yang suka rebahan di siang hari pas kondisi hujan, dan daripada ngerjain tugas dengan kondisi ngantuk, mending istirahat dulu.

Contoh Soal Dormansi

Karena kita udah hampir selesai ke ujung materi, gue mau kasih latihan soal buat elo nih biar makin paham! Langsung aja yuk kerjain, cus…

Contoh Soal 1

Apa yang dimaksud dengan dormansi pada tumbuhan. Dormansi adalah keadaan ketika tumbuhan …. 

A. Mati

B. Tertutup salju

C. Keluar dari dalam tanah

D. Berhenti tumbuh sementara

E. Berbuah

Jawaban:

Dormansi merupakan kondisi saat tumbuhan itu nggak aktif melakukan pertumbuhan dan perkembangan. Dormansi dilakukan kalau lingkungan disekitarnya nggak mendukung terhadap pertumbuhan dan perkembangannya. Jadi jawabannya adalah D. Berhenti tumbuh sementara

Contoh Soal 2

Hormon tumbuhan yang berperan dalam proses dormansi biji adalah

A. Asam Nitrat

B. Asam Sitrat

C. Asam Absitat

D. Hormon Giberelin

E. Hormon Auksin

Jawaban: 

Ahli Fisiologi asal Inggris, P.F. Wareing menemukan bahwa ada zat yang menghambat pertumbuhan sel pada tumbuhan, yang pada awalnya dikenal sebagai zat absisin. Kemudian zat tersebut dikenal luas dan ditemukan pada banyak tumbuhan yang melakukan dormansi. Zat atau hormon pertumbuhan tersebut disebut juga dengan nama C. Asam Absitat.

Contoh Soal 3

Perkecambahan merupakan berakhirnya masa dormansi biji dimulai dengan proses…

A. Pembibitan

B. Imbibisi

C. Munculnya hormon asam absitat

D. Fotosintesis

E. Pengguguran

Jawaban: Ketika masa dormansi berakhir, maka artinya kondisi lingkungan sudah mulai mendukung. Air,  zat-zat yang diperlukan, sinar matahari, dan suhu lingkungan sudah muncul kembali. Maka selanjutnya adalah tumbuhan perlu menyerap semua zat tersebut yang dinamakan juga dengan proses B. Imbibisi.

Asiik, udah sampai di penghujung materi nih! Semoga elo udah paham ya. Tapi misalnya elo masih merasa pengen belajar lebih lanjut tentang dormansi dan perkembangan tumbuhan, elo tinggal klik banner di bawah ini aja untuk akses video lengkapnya.

Dormansi - Pengertian, Contoh, dan Faktor yang Mempengaruhi 9

Selain itu, elo juga bisa akses materi Biologi lainnya di sini. Sekian dari gue, selamat belajar and have a nice day!

Referensi

Fisiologi Tumbuhan: Suatu Pengantar – Harahap, Fauziyah, Unimed Press, Medan, 2012

Dormansi – Materi Imbibisi, Biologi, Kelas 12, Zenius Education

Bagaimana Tumbuhan Makan? – Proses Fotosintesis 
Bagikan Artikel Ini!