pengadilan nuremberg

Pengadilan Nuremberg: Awal Mula Persidangan Internasional Terhadap Tokoh Nazi

Pengadilan Nuremberg menjadi pengadilan internasional yang diadakan untuk memberikan dakwaan atas kejahatan kemanusiaan. Dalam hal ini, Nazi menjadi organisasi yang dituduh atas dakwaan tersebut

Halo Sobat Zenius semua! Bagaimana, nih, kabarnya? Semoga sehat selalu, ya, di tengah wabah virus corona yang masih menghantui kita. Tetap jaga protokol kesehatan di manapun kalian berada! Kali ini bersama gue, Adieb, kita akan kembali menelusuri puing-puing sejarah dari negara yang terkenal dengan sepakbolanya saat ini, yaitu Jerman.

Sebelumnya, gue udah pernah bahas mengenai sejarah tembok Berlin. Mungkin lo semua juga sudah tahu bagaimana kisah kebangkitan dan keruntuhan tembok yang memisahkan Jerman Barat dan Jerman Timur tersebut. Nah, selain tembok Berlin, gue juga mau mengajak lo semua ke sebuah pengadilan internasional pertama yang mengajukan dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan. 

Kira-kira persidangan apa, ya? Lo bisa lihat sekilas lewat video di bawah ini

Video penjelasan mengenai pengadilan Nuremberg

Nah, gimana menurut lo? Udah punya gambaran kira-kira gue akan menceritakan tentang apa di dalam artikel ini? Yap, gue akan coba menceritakan kepada lo semua mengenai pengadilan Nuremberg yang dihadiri oleh negara-negara sekutu, seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, dan Perancis dan mengajukan dakwaan terhadap suatu organisasi yang bernama Nazi Jerman.

Penyebab Diadakannya Pengadilan Nuremberg

pengadilan nuremberg
Para terdakwa di pengadilan Nuremberg | Credit Image by ushmm.org

Apa yang di dalam benak Sobat Zenius saat mendengar tokoh yang bernama Adolf Hitler? Sosok menyeramkan? Kejam? Pembantaian kaum Yahudi? Punya kumis yang menyerupai almarhum Gogon Srimulat? Yap, mungkin semua gambaran tersebut sudah terbayang di pikiran kalian saat ini.

Ketua dari Partai Nazi tersebut memang dikenal sebagai orang yang paling kejam di dunia pada masanya. Namanya pun kian mencuat semenjak ia mengambil alih posisi kanselir di Jerman pada tanggal 30 Januari 1933. 

Tak lama setelah ia menduduki tahtanya, Hitler dan Nazi mulai merancang rencana jahat untuk menumpas bangsa Yahudi serta musuh-musuh Nazi lainnya.

Semenjak tahun 1933-1938, bangsa Yahudi yang tinggal di Jerman mengalami penganiayaan di bawah pemerintahan Nazi dan hukum Nuremberg. Sebagai gambaran lo, Nuremberg ini adalah salah satu kota di Jerman yang terletak di bagian Bavaria setelah ibu kota Munich.

Di sepanjang tahun tersebut, orang-orang Yahudi di Jerman dipecat dari pegawai negeri serta bisnis-bisnis milik Yahudi diboikot. Puncaknya, saat memasuki bulan November 1938 terjadi sebuah peristiwa yang bernama Kristallnacht, di mana sinagog-sinago milik Yahudi dibakar dan toko-toko mereka dihancurkan. Sebanyak 100 orang Yahudi dibunuh dan ribuan lainnya ditangkap. 

“Waduh, kejam juga ya, Hitler sama Nazi ini”

Ya memang begitu Sobat Zenius! Bahkan, tidak berhenti di situ saja. Selama Perang Dunia II yang terjadi antara 1939-1945, Nazi sudah membunuh sekitar enam juta orang Yahudi yang berada di wilayah Eropa serta lima juta orang lainnya karena alasan politik, rasial, ideologi, dan orientasi seksual. Nazi melakukan genosida besar-besaran melalui penembakan dan pembunuhan massal di kamp menggunakan gas beracun. Tragedi ini juga biasa kita kenal sebagai Holocaust.

Baca Juga: Mengapa Jerman Kalah di Perang Dunia II?

Dimulainya Persidangan Nuremberg di Jerman

pengadilan nuremberg
Pemandangan selama persidangan nuremberg berlangsung | Credit Image by historyextra.com

Berangkat dari kekejaman-kekejaman yang dilakukan Adolf Hitler bersama Nazi, akhirnya pada bulan Desember 1942, para sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, dan Perancis memutuskan untuk menuntut kekejaman atas pembunuhan yang dilakukan oleh Nazi Jerman terhadap penduduk sipil serta berencana untuk mengadakan pengadilan yang bertempat di Nuremberg.

Sayangnya, nih, Sobat Zenius, pendirian pengadilan Nuremberg ini menuai kendala. Bagaimana tidak, empat penuntut mempunyai hukum negara masing-masing. Joseph Stalin, pemimpin dari Uni Soviet mengusulkan untuk melakukan eksekusi terhadap 50.000-100.000 staf Jerman. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, mengusulkan untuk melakukan eksekusi tanpa pengadilan terhadap para petinggi Nazi. 

Hal ini tentu menuai tanda tanya besar Sobat Zenius di antara para sekutu tersebut. Alhasil, jalan keluar dari semua itu adalah para sekutu menetapkan hukum dan prosedur untuk pengadilan Nuremberg berdasarkan Piagam London dari Pengadilan Internasional Militer atau International Military Tribunal (IMT). Piagam London tersebut dikeluarkan pada tanggal 8 Agustus 1945. Lewat Piagam ini, sekutu menyetujui kalau para terdakwa akan diadili dan diperbolehkan membawa pengacara sebagai pembela.

Dari Piagam London tersebut, sekutu membuat kategori tiga tuduhan kejahatan kepada terdakwa, yaitu:

  • Kejahatan terhadap perdamaian, termasuk perencanaan, mempersiapkan, atau memulai perang agresi atau perang yang melanggar janji internasional
  • Kejahatan perang, termasuk perlakuan tidak pantas yang diberikan kepada tawanan perang dan penduduk sipil serta pelanggaran kebiasaan atau hukum perang
  • Kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk pembunuhan, perbudakan, serta penganiayaan atas dasar politik, ras, dan agama

“Kenapa pengadilan ini diadakan di Nuremberg?”

Nah, mungkin di antara lo bertanya-tanya mengenai hal itu. Alasan kenapa Nuremberg dijadikan kota untuk mengadakan pengadilan adalah karena kota ini merupakan kota di Jerman yang tidak mengalami kerusakan yang cukup parah akibat perang. Selain itu, kota ini juga menjadi tempat Nazi untuk membuat propaganda. Dengan demikian, maka suatu hal yang tepat untuk mengakhiri rezim Nazi dengan mengadakan pengadilan di tempat tersebut.

Hingga pada akhirnya, pengadilan berlangsung di Nuremberg pada tanggal 20 November 1945 atau tepatnya 76 tahun yang lalu. Semua sesi pengadilan selanjutnya dilanjutkan di kota ini.

Baca Juga: Konsep Perang Dingin atau Cold War – Materi Sejarah Kelas 12

Pengadilan Nuremberg: The Major War Criminals

pengadilan nuremberg
Hermann Goering di Persidangan Nuremberg | Credit Image by thetimes.co.uk

Sobat Zenius ada yang bisa nebak nggak kira-kira berapa lama pengadilan Nuremberg ini berlangsung? Kalau ada yang bisa jawab, gue checkout-in barang lo deh. Bercanda  hehe

Yap, pengadilan ini berlangsung cukup lama dari tanggal 20 November 1945 hingga 1 Oktober 1946. Hampir memakan waktu satu tahun, lho! Nah, salah satu pengadilan Nuremberg yang paling terkenal adalah The Major War Criminals.

“Wih, apa itu? Isinya pasti penjahat-penjahat besar, ya?”

Dalam persidangan The Major War Criminals, empat negara dari sekutu masing-masing mengirimkan dua delegasinya untuk menjadi hakim. Satu sebagai hakim utama dan satunya lagi hakim pengganti. Pada persidangan ini, hakim agung dipegang oleh seorang hakim asosiasi dari Mahkamah Agung Amerika Serikat, Robert H. Jackson.

Persidangan berlangsung sebanyak 216 sesi. Dari hasil persidangan tersebut, sebanyak 24 tokoh Nazi bersama organisasi Nazi seperti Gestapo dan polisi rahasia negara menjadi terdakwa pada tanggal 1 Oktober 1946. Akan tetapi, dua orang (Robert Ley dan Gustav Krupp von Bohlen und Halbach) dari 24 tokoh Nazi tersebut dilepaskan dakwaannya oleh hakim. Alasannya karena Robert Ley sudah bunuh diri terlebih dahulu saat di penjara. Sedangkan Gustav secara medis tidak layak untuk mengikuti pengadilan selanjutnya. 

Sementara itu, tiga terdakwa lainnya, yaitu Hjalmar Schacht, Franz von Papen, dan Hans Fritzsche dibebaskan juga dari dakwaannya. Empat orang lainnya, yaitu Karl Donitz, Boldur von Schirach, Albert Speer, dan Konstantin von Neurath dijatuhi hukuman penjara selama 10-20 tahun. Lalu, tiga orang lain, yaitu Rudolf Hess, Walther Funk, dan Erich Raeder dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Kemudian, 12 terdakwa lainnya dijatuhi hukuman gantung yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 1946. Beberapa nama dari 12 terdakwa tersebut adalah Hans Frank, Wilhem Frick, Julius Streicher, Alfred Rosenberg, Ernst Kaltenbrunner, dan Joachim von Ribbentrop. Dari 12 terdakwa, dua nama menjadi sorotan utama, yaitu Martin Bormann dan Hermann Goring. Martin Bormann mendapatkan hukuman mati in dan diadili secara absentia. Sedangkan Hermann Goering melakukan bunuh diri terlebih dahulu sebelum dieksekusi.

Buat lo yang masih asing dengan istilah in absentia, istilah hukum ini maksudnya adalah persidangan yang dilakukan tanpa dihadiri oleh terdakwa. Jadi, dalam persidangan Martin Bormann, ia tidak hadir di dalam persidangan dan dikenai hukuman mati.

Terus, pasti lo juga bertanya-tanya mengenai Hermann Goering. Kok bisa-bisanya dia lebih memilih bunuh diri daripada dijatuhi hukuman mati?

Melalui Historia, semula awalnya Goering meminta kepada hakim untuk dijatuhi hukuman tembak layaknya prajurit. Kendati demikian, hakim menolak usulan dari Goering. Alhasil, Goering lebih memilih untuk bunuh diri daripada harus dijatuhi hukuman gantung yang terkesan seperti penjahat perang.

Baca Juga: Awal Mula Krisis Misil Kuba dan Berakhirnya, Hampir Mengancam Dunia!

Pengadilan Tambahan Nuremberg

pengadilan nuremberg
ruang pengadilan nuremberg | Credit Image by dw.com

“Loh, ada tambahannya, bang? Kayak main PS aja hehe”

Yap, betul. Pengadilan Nuremberg tidak hanya berhenti pada The Major War Criminals saja. Setelah itu, Amerika Serikat mengajukan 12 pengadilan tambahan yang masih dilangsungkan di Istana Kehakiman Nuremberg. Pengadilan ini diajukan terhadap pejabat tinggi pemerintah Jerman, militer, profesional medis, hingga industrialis. Pengadilan tambahan berlangsung pada bulan Desember 1946-April 1949.

Dikarenakan pengadilan ini diajukan oleh Amerika Serikat, maka otomatis pengadilan ini berbeda dengan pengadilan sebelumnya yang berpacu pada persidangan internasional yang terdiri dari sekutu. 

Dalam pengadilan ini, terdapat berbagai macam proses pengadilan yang diberlakukan, mulai dari pengadilan dokter, hakim, hingga industrialis dari Jerman. Pengadilan Dokter yang berlangsung pada tanggal 9 Desember 1946-20 Agustus 1947 menghasilkan 23 terdakwa karena dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk kejahatan eksperimen medis terhadap tawanan perang.

Kemudian, pada Pengadilan Hakim yang berlangsung pada tanggal 5 Maret-4 Desember 1947 menghasilkan dakwaan 16 pengacara dan hakim diduga melanjutkan rencana Nazi dengan menerapkan hukum Third Reich.

Sementara itu, pengadilan selanjutnya membahas mengenai industrialis Jerman yang diduga memperlakukan perbudakan terhadap tenaga kerja dan menjarah negara-negara yang dijajah. Selanjutnya, beberapa tuduhan lain juga muncul seperti perwira tentara yang melakukan kekejaman terhadap tawanan perang serta petugas SS (Schutzstaffel) yang dituduh melakukan kekerasan terhadap narapidana di kamp. 

Buat lo yang belum tahu petugas Schutzstaffel, pada dasarnya SS adalah korps elit berseragam hitam dari Partai Nazi.

Dari Pengadilan Tambahan yang berlangsung selama kurang lebih 2 ½ tahun, terdapat 185 orang terdakwa. 12 orang menerima hukuman mati, 8 lainnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, dan 77 orang mendapatkan hukuman penjara dengan jangka waktu yang bervariasi. 

Baca Juga: Hari Toilet Sedunia, Sejarah Toilet dan Perannya dalam Perkembangan Peradaban!

Itu dia cerita singkat mengenai pengadilan Nuremberg yang perlu lo ketahui. Dari pengadilan internasional pertama tersebut, ada beberapa keunikan yang terjadi di dalamnya. Salah satunya adalah selama proses pengadilan yang dilangsungkan oleh empat negara, terdapat translator yang menerjemahkan proses persidangan ke dalam empat bahasa, yaitu Inggris, Perancis, Jerman, dan Rusia.

Persidangan Nuremberg menjadi pengadilan internasional pertama yang menindaklanjuti kejahatan terhadap kemanusiaan. Berkat adanya pengadilan ini, kejahatan yang dilakukan oleh Nazi Jerman terhadap orang-orang tidak bersalah bisa terbalaskan dengan tuntas. Akan tetapi, selama persidangan itu berlangsung, tokoh besar Nazi, Adolf Hitler, tidak pernah mengikuti rangkaian acaranya. Pasalnya, ia sudah melakukan bunuh diri terlebih dahulu setelah kalah dalam Perang Dunia ke-2.

Demikian penjelasan dari gue. Kalau ada tambahan atau lo request mau bahas tentang apa di artikel selanjutnya, tinggal komen di bawah, ya!

Referensi:

https://www.britannica.com/biography/Adolf-Hitler

https://encyclopedia.ushmm.org/content/en/article/kristallnacht

https://www.history.com/topics/world-war-ii/nuremberg-trials

https://www.archives.gov/publications/prologue/2010/winter/nuremberg.html

https://www.britannica.com/event/Nurnberg-trials

https://www.britannica.com/topic/SS

https://encyclopedia.ushmm.org/content/en/article/the-nuremberg-trials

https://historia.id/militer/articles/hermann-goering-sang-tiran-angkasa-nazi-jerman-P4nJ1/page/2

Bagikan artikel ini: