Ikatan Logam: Ciri-Ciri, Sifat dan Proses Terbentuknya – Materi Kimia Kelas 10

Ikatan Logam Materi Kimia (Arsip Zenius)

Halo Sobat Zenius, pada kesempatan kali ini gue mau ajak elo mengenal tentang ikatan logam, mulai dari ciri-ciri, proses terbentuknya hingga contoh ikatan logam di artikel ini.

Pada artikel sebelumnya yaitu Mengenal Ikatan Kimia, elo udah mempelajari berbagai jenis ikatan kimia, termasuk ikatan logam tentunya. Sesuai dengan namanya, ikatan ini merupakan ikatan yang terjadi dari unsur logam, unsur logam seperti apa sih? Contohnya besi, perak, emas, perunggu, tembaga, aluminium, dan lain-lain. 

Memahami mengenai ikatan ini gak susah kok, simple-nya ikatan logam adalah gaya tarik menarik antara ion – ion bermuatan positif dengan elektron – elektron pada kulit valensi pada suatu atom unsur logam.

Seperti apa sih sebenarnya ikatan ini? Dalam artikel ini kita bakal bahas nih mengenai ciri-ciri, sifat, dan juga proses pembentukannya. Materi ini juga akan kalian temui dan pelajari pada mata pelajaran kimia kelas 10. Lanjut baca, yuk!

Ciri ciri Ikatan Logam

Sama hal nya dengan jenis ikatan yang lain, ikatan ini juga memiliki “ciri”-nya tersendiri. Berikut ciri-ciri dari ikatan ini pada umumnya:

  1. Memiliki jumlah elektron valensi yang sedikit, sehingga kemungkinan elektron berpindah ke atom lain sangat besar. 
  2. Kulit terluarnya relatif kosong atau longgar, sehingga elektron mudah berpindah.
  3. Mobilitas atau perpindahan elektron cukup tinggi, sehingga memungkinkan elektron valensinya mengalami delokalisasi atau tidak menetap di satu atom, melainkan senantiasa berpindah-pindah.
  4. Elektron valensi yang berpindah-pindah tersebut kemudian berbaur membentuk awan elektron yang menyelimuti muatan positif logam.
  5. Ikatan logam dapat diilustrasikan sebagai bola yang terjajal rapat satu sama lain.

Sifat Ikatan Logam

Secara sederhana, pada umumnya ikatan logam memiliki sifat sebagai berikut:

  1. Pada umumnya berwujud padat pada suhu kamar, kecuali Hg atau merkuri.
  2. Memiliki tekstur yang keras, namun menjadi lentur saat ditempa.
  3. Memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi.
  4. Merupakan konduktor panas dan listrik yang baik.
  5. mengkilap.

Kalau list di atas bisa disimpulkan, sifat-sifat yang dibentuk dari ikatan logam adalah padat, bertekstur keras, titik leleh dan didih tinggi, konduktor panas, dan mengkilap. 

Jadi, kalau elo dapat pertanyaan sebutkan sifat-sifat senyawa yang terbentuk dari ikatan logam, elo bisa jawab lewat kesimpulan tadi ya.

Sebelum lanjut ke bagian proses pembentukannya, elo udah download aplikasi Zenius belum nih? Di download yuk untuk dapatkan akses ke berbagai video pembelajaran dan juga latihan soalnya juga, klik banner di bawah ini ya!

cta banner donwload apps zenius

Download Aplikasi Zenius

Tingkatin hasil belajar lewat kumpulan video materi dan ribuan contoh soal di Zenius. Maksimalin persiapanmu sekarang juga!

icon download playstore
icon download appstore
download aplikasi zenius app gallery

Proses Pembentukan Ikatan Logam

Pada dasarnya salah satu penyebab terbentuknya ikatan logam adalah akibat adanya delokalisasi elektron yang senantiasa berpindah-pindah, kemudian terjadilah proses saling meminjamkan elektron atau juga sering disebut sebagai model lautan elektron. 

Jadi, menurut teori lautan elektron ikatan pada logam terjadi akibat gaya tarik menarik antara muatan positif ion logam dengan elektron bermuatan negatif yang dapat bergerak dengan bebas.

Ikatan Logam materi Kimia
Model Lautan Elektron (Dok. Wikimedia Commons)

Mudahnya elektron bergerak bebas disebabkan oleh 2 hal yaitu energi ionisasi yang rendah, serta orbital yang kosong. Pada umumnya unsur logam memiliki energi ionisasi yang rendah, hal ini menyebabkan elektron valensinya tidak secara kuat menarik elektron ke inti atomnya, sehingga energi ionisasinya rendah dan elektron bergerak bebas.

Selain itu,  adanya orbital yang kosong pada unsur logam menyebabkan mungkinnya terjadi perpindahan elektron antara orbital secara bebas. Itulah kenapa, karena elektron bergerak bebas dan saling meminjamkan elektron satu sama lain, seakan-akan membentuk kabut elektron dan terjadi delokalisasi. 

Atom logam kemudian akan saling membentuk ikatan, bahkan menjadi molekul yang besar sekali, itulah mengapa logam yang berupa padatan (kecuali Hg atau merkuri) sifatnya keras.

Muncul pertanyaan kayak gini nih mengapa elektron valensi pada logam dapat mengalami delokalisasi? Coba balik lagi ke pembahasan ciri ikatan logam deh. Karena elektro valensinya yang sedikit perpindahan ke atom yang besar mungkin terjadi, kulit luar yang longgar memudahkan perpindahan ini. Itulah mengapa terjadi delokalisasi dan tak menetap di satu atom.

Masih suka bingung dengan pelajaran dari sekolah? Wah elo perlu pahami lagi tuh materinya. Langganan paket belajar Zenius bisa bantu masalah elo yang satu ini. Lewat penjelasan dari tutor hingga live class yang seru, dijamin bakal lebih gampang ngerti deh. Langsung langganan aja yuk!

Ikatan Logam: Ciri-Ciri, Sifat dan Proses Terbentuknya – Materi Kimia Kelas 10 9
Yuk, langganan sekarang!

Mudah untuk dipahami bukan? Kurang lebih begitulah pembahasan mengenai ikatan logam, kalo elo mau pembahasan yang berupa penjelasan dalam video singkat dan dijelaskan oleh tutor zenius langsung, elo bisa buka klik banner di bawah ini dan akses gratis, dan cuma perlu login

Pelajari materi Kimia di video materi belajar Zenius
Klik dan langsung belajar!

Semoga artikel ini membantu kalian ya, Selamat Belajar!

Baca juga Artikel Lainnya

Jenis Ikatan Kovalen

Struktur Atom

Sifat Periodik Unsur

Originally published: February 20, 2021
Updated by: Silvia Dwi

Bagikan Artikel Ini!