Daya tampung dan keketatan IPB

Kuliah di Institut Pertanian Bogor (IPB)

Artikel ini akan membahas tentang seluk beluk kampus IPB, mulai dari profil kampusnya, menjelajah fakultas dan jurusan IPB, hingga jalur masuknya.

Hi, guys! Kali ini aku akan mengajak kamu untuk mengenal lebih dekat kampus Institut Pertanian Bogor atau IPB. Pasti banyak ‘kan di antara kamu yang berkeinginan untuk melanjutkan pendidikan di sini? Maka dari itu, aku mau berbagi sedikit informasi tentang hal-hal yang harus kamu tau sebelum memutuskan untuk daftar kuliah di sini.

Institut Pertanian Bogor (IPB)
Rektorat kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)

Aku harap artikel ini bisa menjadi informasi buat kamu, khususnya yang pingin jadi mahasiswa IPB. So, udah siap untuk mengenal sang kampus impian? Yuk, langsung aja scroll artikel ini sampai kamu gak menemukan informasi apapun lagi di sini!

Universitas vs Institut

Sebelum jauh membahas tentang kampus IPB, aku mau kamu tau dulu perbedaan antara universitas dan institut. Berikut ini adalah perbedaan yang mendasar antara kedua jenis instansi tersebut.

Universitas

Universitas merupakan perguruan tinggi yang memiliki cakupan luas, seperti bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Universitas memiliki pilihan jurusan yang banyak, mulai dari vokasi, sarjana, pascasarjana, dan juga profesi untuk bidang tertentu. Yap, cakupan universitas sangat luas, sehingga mahasiswa, tenaga pendidik, dan tenaga non-pendidiknya juga banyak. Dengan kata lain, populasi universitas sangat besar.

Misalnya, Universitas Padjadjaran yang menyediakan berbagai rumpun bidang, antara lain: kedokteran, farmasi, pertanian, sastra, teknik, sosial politik, dan ekonomi bisnis.

Institut

Sedangkan, institut merupakan perguruan tinggi yang hanya fokus pada rumpun bidang tertentu, seperti pertanian, seni, dan teknologi. Selain dibekali ilmu pengetahuan, mahasiswa yang berkuliah di institut juga dibekali dengan keterampilan pada bidangnya. Untuk populasi di institut tidak sebanyak universitas, karena pembelajarannya fokus pada bidang tertentu, sehingga jurusan yang ditawarkan juga terbatas. Itulah mengapa mahasiswa, tenaga pendidik dan non-pendidik di institut lebih sedikit.

Contohnya adalah Institut Teknologi Bandung yang lingkupnya hanya terbatas pada bidang teknik dan teknologi, Institut Seni Indonesia yang fokus pada bidang kesenian, dan Institut Pertanian Bogor dengan fokus bidangnya pertanian.

Profil Kampus IPB

Setelah kamu tau perbedaan universitas dan institut, sekarang kita mulai masuk ke pembahasan khusus. Yap, membahas tentang kampus IPB. Pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”, maka hal pertama yang akan aku sampaikan yaitu profil kampus IPB.

Institut Pertanian Bogor (IPB) adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang terletak di Jl. Raya Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebelum terbentuk, IPB ternyata dulunya merupakan Fakultas Pertanian Universitas Indonesia lho, guys. Ia memisahkan diri pada tanggal 1 September 1963 dan menjadi kampus IPB seperti yang kamu kenal saat ini. Saat ini, IPB telah menjadi perguruan tinggi kelas dunia yang berbasis riset dengan kompetensi utamanya yaitu pertanian, kelautan, dan tropikal biosains.

Tagline yang dibawa oleh IPB adalah “Inspiring Innovation with Integrity in Agriculture, Ocean and Biosciences for Sustainable World”. Dengan tagline tersebut, mahasiswa IPB diharapkan untuk dapat menjadi sosok yang inspiratif, inovatif, dan tetap menjaga integritasnya. Sehingga, kehadiran IPB dan mahasiswanya akan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat. Wah, sungguh tagline yang luar biasa!

Fakultas dan Jurusan di IPB

IPB menawarkan jenjang pendidikan vokasi (diploma), sarjana, dan pascasarjana. Namun, saat ini aku hanya akan membahas tentang jenjang sarjana ya. Kalau kamu tertarik untuk mengetahui vokasi dan pascasarjana IPB, bisa langsung kunjungi website resminya berikut ini:

Denah kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)
Denah kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)

Nah, sekarang yuk kita bahas fakultas dan jurusan jenjang sarjana di IPB!

Fakultas Pertanian (FAPERTA)

Fakultas pertama yang akan aku bahas adalah FAPERTA IPB. Pokoknya fakultas ini ikonik banget deh di IPB, iyalah namanya juga Institut Pertanian Bogor, pertanian gitu lho. Pertanian ini juga memegang peran penting bagi persediaan makanan rakyat. Jadi, memang cukup krusial ya fakultas yang satu ini.

Penasaran ada apa aja prodi di FAPERTA IPB? Ini dia jajaran prodinya:

  • Manajemen Sumberdaya Lahan
  • Agronomi dan Hortikultura
  • Proteksi Tanaman
  • Arsitektur Lansekap

Prodi Manajemen Sumberdaya Lahan mengajak mahasiswanya untuk belajar mengenai proteksi tanaman, kimia fisika tanah, dan fisiologi tumbuhan dasar. Selanjutnya ada prodi Agronomi dan Hortikultura, di sini kamu akan belajar tentang agronomi, pemuliaan tanaman, hortikultura, dan pembiakan tanaman. Buat kamu yang suka coba-coba menyilangkan tanaman, di prodi ini cocok banget deh. Kemudian, ada prodi Proteksi Tanaman. Kamu akan diajak mempelajari tentang agroekologi, entomologi, ilmu hama tumbuhan, dan nematologi. Terakhir ada prodi Arsitektur Lansekap yang mempelajari seni dan arsitektur, teknik studio, sketsa, dan juga sejarah arsitektur lansekap.

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)

Tahukah kamu bahwa FKH IPB merupakan yang pertama dan tertua di Indonesia. Wah, inisator banget ya, guys! Awalnya, FKH sejak kampus IPB berdiri hingga tahun 2000 menempati kampus Taman Kencana, kemudian pada tahun 2001 pindah ke gedung baru di kampus Dramaga. Program studi yang terdapat di FKH IPB hanyalah Kedokteran Hewan. Di sini kamu akan belajar tentang farmakologi, ilmu penyakit dalam, toksikologi veteriner, zoonosis, anatomi, embriologi dan genetika, dietetik klinik, dll yang tentunya akan menunjangmu dalam menempuh profesi dokter hewan. FKH IPB juga menyediakan profesi dokter hewan kok, guys. Jadi, setelah mendapatkan gelar sarjana kedokteran hewan, kamu bisa langsung ambil profesi di sini.

Fakultas Peternakan (FAPET)

Sama seperti pertanian yang ikut menyumbang dalam pemenuhan kecukupan pangan, FAPET IPB juga terus melakukan inovasi untuk mewujudkan hal tersebut. Sudah banyak riset dan inovasi yang diberikan oleh FAPET IPB untuk masyarakat, seperti keju segar berbahan lokal dan tentunya memiliki harga lebih murah. Selain membantu masyarakat luas, FAPET IPB juga ikut serta dalam meningkatkan nilai tambah bagi peternak.

Berikut ini prodi yang terdapat di FAPET IPB:

  • Teknologi Produksi Ternak
  • Nutrisi dan Teknologi Pakan
  • Teknologi Hasil Ternak

Teknologi Produksi Ternak mempelajari tentang segala hal yang berhubungan dengan ternak selama masa produksi, seperti materi bahan pakan, fisiologi hewan, kesehatan ternak, dan produksi ternak. Selanjutnya ada prodi Nutrisi dan Teknologi Pakan yang mempelajari seluk beluk pakan nutrisi untuk hewan, seperti fisiologi nutrisi, nutrisi pakan, bahan pakan, teknik formulasi bahan pakan, dan industri pakan. Terakhir ada prodi Teknologi Hasil Ternak yang mempelajari tentang manajemen rumah potong hewan, manajemen lingkungan, bangunan dan peralatan industri peternakan, serta teknologi hasil peternakan.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)

FPIK IPB ini mulai dirintis tahun 1953, guys. Sebelum tahun itu, FPIK ini bernama Fakultas Perikanan, jadi gak ada kelautannya. Program studi yang terdapat di FPIK IPB, yaitu:

  • Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya
  • Manajemen Sumberdaya Perairan
  • Teknologi Hasil Perairan
  • Manajemen Perikanan Tangkap
  • Ilmu dan Teknologi Kelautan

Pertama, aku akan membahas tentang prodi Teknologi dan Manajemen Perikanan Budidaya. Di sini kamu akan belajar tentang oseanografi, ikhtiologi, nutrisi ikan, akuakultur, dan fisika kimia perairan. Di Manajemen Sumberdaya Perairan, kamu akan belajar tentang fisiologi hewan air, biologi populasi ikan, konservasi sumber daya hayati perairan, ekotoksikologi perairan. Selanjutnya ada prodi Teknologi Hasil Perairan, di sini kamu akan diajak untuk belajar teknologi hasil perairan, bahan baku industri perairan, dan biokimia hasil perairan. Kemudian, pada prodi Manajemen Perikanan Tangkap, kamu akan mempelajari kebijakan perikanan tangkap, metode penangkapan ikan, alat dan teknologi penangkapan ikan, dan analisis hasil tangkapan dasar. Terakhir ada prodi Ilmu dan Teknologi Kelautan mempelajari tentang oseanografi, akustik dan instrumentasi kelautan, keanekaragaman hayati laut, dan geografis kelautan.

Fakultas Kehutanan (FAHUTAN)

FAHUTAN ini merupakan salah satu fakultas pioneer alias masuk dalam jajaran fakultas pertama di IPB. Awalnya FAHUTAN ini merupakan Sekolah Tinggi Pertanian di Bogor (Landbouw Hogeschool), kemudian pada tahun 1940 menjadi bagian dari fakultas IPB. Kalau masalah pengakuan terkait dengan fakultas ini sih jangan diragukan lagi, guys. FAHUTAN IPB, khususnya Hutan Pendidikan Gunung Walat, udah diakui pihak institusi kehutanan dalam dan luar negeri mengenai keberhasilannya dalam pengelolaan hutan terintegrasi.

Berikut adalah prodi yang ditawarkan oleh FAHUTAN IPB:

  • Manajemen Hutan
  • Teknologi Hasil Hutan
  • Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata
  • Silvikultur

Aku akan membahas dari yang paling bawah ya, yaitu prodi Silvikultur. Di prodi ini kamu akan belajar tentang fisiologi pohon, ekologi hutan, silvika, ilmu tanah hutan, dan dendrologi. Selanjutnya ada prodi Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata, di sini kamu akan belajar tentang konservasi SDA hayati, ekologi satwa liar, perilaku satwa liar, dan perencanaan konservasi. Buat kamu yang tertarik dengan hasil hutan dan kreasinya, kamu mungkin akan cocok masuk prodi Teknologi Hasil Hutan, karena di sini kamu akan belajar tentang pengolahan hasil hutan, anatomi dan identifikasi kayu, sifat kayu, dan mekanika kayu. Terakhir, ada prodi Manajemen Hutan. Kamu akan belajar tentang ilmu kehutanan dan etika lingkungan, ilmu ukur tanah dan pemetaan wilayah, manajemen hutan, dan inventarisasi sumber daya hutan.

Fakultas Teknologi Pertanian (FATETA)

FATETA IPB awalnya bernama Fakultas Teknologi dan Mekanisasi Pertanian pada tahun 1964. Selanjutnya pada tahun 1981 nama tersebut diubah menjadi FATETA.

Ada apa aja prodi yang terdapat di FATETA IPB? Yuk, kita uraikan satu per satu!

  • Teknik Pertanian dan Biosistem
  • Teknologi Pangan
  • Teknologi Industri Pertanian
  • Teknik Sipil dan Lingkungan

Prodi pertama yang akan dibahas ada Teknik Pertanian dan Biosistem yang mempelajari tentang agronomi, mekanika teknik, pemrograman teknik, dan bahan teknik. Kemudian ada Teknologi Pangan, kamu akan diajak untuk belajar tentang sanitasi pangan, teknologi pertanian, kimia pangan, mikrobiologi pangan, dan analisis pangan. Selanjutnya ada Teknologi Industri Pertanian, di sini kamu akan mempelajari tentang perencanaan proyek dan industri, perancangan pabrik, dan teknologi-teknologi pertanian. Terakhir ada Teknik Sipil dan Lingkungan, kamu akan diajak untuk mempelajari teknologi pertanian, gambar teknik konstruksi, mekanika fluida dan hidrolika, mekanika bahan, dan desain berbantu komputer.

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Fakultas yang satu ini mungkin udah gak asing lagi ya buat kamu. Kita udah mempelajari IPA sejak bangku sekolah. Jadi, pasti udah kebayang sih kalau kuliah di FMIPA bakal ketemu sama prodi dan belajar apa aja, hanya pembahasannya lebih spesifik dan mendalam.

Di FMIPA IPB terdapat 9 prodi, yaitu:

  • Aktuaria
  • Biokimia
  • Fisika
  • Ilmu Komputer
  • Matematika
  • Kimia
  • Biologi
  • Meteorologi Terapan
  • Statistika

Di sini aku hanya akan membahas tentang prodi yang mungkin masih asing buat kamu aja ya, seperti Aktuaria, Biokimia, Meteorologi Terapan, dan Statistika. Prodi Aktuaria mempelajari tentang matematika aktuaria, matematika keuangan, ekonomi, dan analisis data. Buat kamu yang penasaran dengan prodi Aktuaria bisa baca artikel: Berkenalan dengan Jurusan Ilmu Aktuaria. Selanjutnya, ada prodi Biokimia, tentu aja di sini kamu akan belajar tentang genetika, mikrobiologi, biofisika, serta kimia organik dan fisik. Untuk jurusan Meteorologi Terapan, kamu akan mempelajari tentang mekanika fluida, agronomi, ilmu tanah, oseanografi, serta algoritma dan pemrograman. Terakhir ada prodi Statistika, yang akan membawamu belajar statistika, metode pengambilan sampel, analisis data, dan statistika komputasi.

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)

Jangan heran ya kalau di kampus dengan rumpun bidang pertanian juga ada FEM. Nih, sekarang coba bayangkan kalau ada orang yang lagi merintis bisnis hortikultura. Keahlian ia dalam merawat tanaman dan membuat teknologinya tidak akan sempurna tanpa diiringi ilmu ekonomi dan manajemen bisnis hortikultura. Ilmu ekonomi dan manajemen juga penting dalam bidang pertanian. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung majunya pertanian dan perekonomian di Indonesia. Nah, buat kamu yang tertarik dengan dunia pertanian, tapi ingin mempelajari juga perekonomian dan manajemen, cocok deh masuk salah satu program studi yang terdapat di FEM ini, yaitu:

  • Ekonomi Pembangunan
  • Manajemen
  • Agribisnis
  • Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan
  • Ekonomi Syariah

Sekarang, aku jabarkan materi kuliah yang akan kamu temui pada tiap prodi di FEM IPB ini ya. Pertama ada prodi Ekonomi Pembangunan, di sini kamu akan belajar tentang makro dan mikro ekonomi, ekonomi pembangunan, perdagangan internasional, dan matematika keuangan. Prodi Manajemen akan mempelajari tentang akuntansi, manajemen keuangan, manajemen pemasaran, serta manajemen produksi dan operasi. Untuk prodi Agribisnis ini cocok buat kamu pecinta dunia kewirausahaan, di sini kamu akan mempelajari tentang bisnis, kewirausahaan, usaha tani, dan risiko agribisnis. Selanjutnya ada produk Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, tentu saja kamu akan belajar tentang ekonomi pertanian, lingkungan, perikanan, kehutanan, bahkan pariwisata. Pokoknya semua hal tentang ekonomi rumpun bidang pertanian deh. Terakhir, ada prodi Ekonomi Syariah, yang dimana kamu akan belajar tentang prinsip dasar hukum Islam, manajemen produk halal, akuntansi syariah, ekonomi syariah, dan hukum zakat.

Fakultas Ekologi Manusia (FEMA)

Tahukah kamu kalau FEMA ini merupakan kampus termuda di Institut Pertanian Bogor lho, guys. Tapi, jangan memandangnya sebelah mata ya! FEMA IPB udah dinobatkan sebagai satu-satunya Fakultas Ekologi Manusia di Indonesia, bahkan hanya ada tiga di Asia Tenggara, termasuk yang di IPB ini. FEMA lainnya terdapat di Filipina (College of Human Ecology University of Philippines) dan Malaysia (Faculty of Human Ecology Universiti Putra Malaysia).

Program studi yang ditawarkan di FEMA IPB adalah, sbb:

  • Ilmu Gizi
  • Ilmu Keluarga dan Konsumen
  • Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Mahasiswa di FEMA IPB ini akan belajar tentang anatomi manusia, ilmu gizi dasar, biokimia, fisiologi, dan metabolisme untuk prodi Ilmu Gizi. Untuk kamu yang suka tentang masalah sosial keluarga maupun customer, cocok sih ambil prodi Ilmu Keluarga dan Konsumen, karena di sini kamu akan belajar: gender dan keluarga, psikologi anak, pengembangan keluarga, pendidikan holistik, serta pendidikan dan perlindungan konsumen. Nah, kalau prodi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat akan mempelajari tentang sosiologi, pengembangan masyarakat, komunikasi, dan penyuluhan.

Dari berbagai program studi di IPB, ada beberapa prodi yang menjadi favorit dan memiliki keketatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan prodi lainnya nih, guys.

Daya tampung dan keketatan IPB

Nah, dari prodi yang memiliki keketatan tertinggi pada SBMPTN 2020, adakah prodi impianmu? Kalau ada, kamu harus lebih giat lagi belajarnya supaya bisa bersaing dengan peserta lainnya. Contohnya aja pada prodi Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap, satu orang harus bisa mengalahkan 25 orang untuk mendapatkan kursi di prodi tersebut lho, guys. Bayangkan kalau kamu masih santai-santai tanpa persiapan tapi memiliki impian tinggi untuk masuk kampus yang super keren ini. Wah, peluang untuk mewujudkan impianmu akan semakin kecil. Mau apapun prodi yang kamu tuju, kamu harus selalu melakukan persiapan agar hasilnya sesuai dengan harapanmu. Semangat!

Cara Menjadi Mahasiswa IPB

Nah, bagaimana sekarang, apakah kamu makin tertarik untuk menjadi bagian dari IPB dengan menjadi mahasiswanya? Sekarang, pelajari jalur masuknya, yuk guys!

Jalur SNMPTN

SNMPTN merupakan seleksi dengan jalur masuk yang diadakan secara nasional dan didasarkan pada hasil penelusuran prestasi akademik, yaitu menggunakan rapor dan portofolio akademik. Kamu yang mau masuk jalur ini akan melewati tahap registrasi akun LTMPT, pengisian data PDSS, pemeringkatan, dan pendaftaran SNMPTN.

Jalur UTBK SBMPTN

Selanjutnya ada jalur SBMPTN, ini juga merupakan seleksi yang diadakan secara nasional dengan didasarkan oleh hasil UTBK dan kriteria lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN. Jadi, kalau tes SNMPTN berdasarkan nilai rapor, kalau SBMPTN berdasarkan hasil tes. Untuk tahapan dan informasi lainnya tentang SBMPTN bisa kamu cek di laman SBMPTN LTMPT.

Baca artikel tentang UTBK 2021: Jadwal, Cara Daftar, dan Pengumumannya.

Jalur Mandiri

IPB juga membuka jalur mandiri lho, guys. Beberapa jalurnya antara lain:

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai informasi masuk IPB, kamu bisa kunjungi laman Admisi IPB.

Itu dia informasi mengenai Institut Pertanian Bogor (IPB). Semoga dengan kamu membaca artikel ini, motivasi kamu untuk kuliah di IPB semakin tinggi ya, guys. Semangat! Have a nice day!